That'S Our Girl //Wind Breaker
Chapter 9 #Back Story
"Arti dari Chizu sendiri adalah panjang umur dan ribuan mutiara."
"Ibuku memberiku nama ini karena aku adalah anak pertama, sekaligus yang menggatikan sosok 'ibu' bagi adik adikku,"
"Ibuku adalah seorang dokter bedah, tentunya beliau adalah sosok yang cantik dan kaya,"
"Tapi tidak dengan ayahku, yang seorang pengangguran dan pemabuk, tapi ku akui dia tetap tampan sebagai seorang pria,"
"Sejak kecil, aku sangat suka dengan seni bela diri, aku sangat menyukainya, dan Hajime aniki mengajariku caranya berkelahi,"
"Di kala itu aku adalah orang paling kuat ke 2 setelah Hajime aniki"
"Dan sejak kecil juga, aku tak pernah merasakan ketenangan di rumahku"
"Di umurku yang ke 10 tahun, aku baru menyadari, bahwa hubungan orang tuaku tak baik baik saja..."
"Ibu sering berdebat dengan ayah, dan saat itu terjadi, aku dan adik adikku selalu mengurung diri di kamar,"
"Ayah sering kali meminta uang berjumlah besar setiap hari pada ibu,"
"Dan ayah akan memukuli ibu jika ibu tak memberi apa yang dia inginkan"
"Menurutku, ayah tak menyayangi ibu,"
"Di suatu malam, saat ayah pergi dari rumah, aku mengikutinya, dan alangkah terkejutnya, aku melihat ayah menemui wanita lain, wanita itu membawa seorang anak yang dua tahun lebih tua dariku,"
"Ayahku dan wanita itu terlihat seperti memperdebatkan sesuatu."
Tsubaki Yuki
Kau lebih memilih wanita itu dari pada aku?!!
Tsubaki Yuki
Kita sudah menikah dan memiliki anak-
Tsuchiyama Kaito
Urus anakmu sendiri, aku ingin kita cerai, titik.❄
Tsuchiyama Shisui
Otou-san... Akan meninggalkan ibu?
Tsuchiyama Kaito
*cuma natap Shisui lalu kembali natap Yuki
Surat cerainya sudah ku urus, kau hanya tinggal menandatanganinya.❄
Tsuchiyama Kaito
*jalan pergi
Tsubaki Yuki
Tega ya kamu!
*meneteskan air mata
Tsubaki Yuki
Aku masih cinta kamu, Kaito!
Tsuchiyama Kaito
*mengabaikan Yuki
"Saat itu, ayah melihatku yang sembunyi di balik dinding bangunan"
Tsuchiyama Kaito
Aku tau kau di sana.❄
Tsuchiyama Chizu
*jalan ke arah Kaito
Tsubaki Yuki
Siapa anak itu?
Tsuchiyama Kaito
*memperlihatkan Chizu pada Yuki dan Shisui
Tsuchiyama Chizu, anakku❄
Tsuchiyama Chizu
*liat Shisui
Tsuchiyama Shisui
*lihat Chizu
"Hanya itu yang kuingat di malam itu,"
"Satu tahun kemudian, keluargaku pindah ke Tokyo,"
"Di sanalah, hubungan keluargaku benar benar hancur,"
"Karena ayah terus terusan melakukan KDRT pada ibu, dan ibu akhirnya mulai sakit sakitan, dan ayah mulai jarang pulang ke rumah,"
"Jadi mau tak mau, aku yang harus mengurus kehidupan dirumah, mengurus ibu dan ke lima adikku, membersihkan rumah, memasak makanan, dan tak lupa aku menjalankan kewajibanku sebagai seorang pelajar,"
"Suatu hari, ayah pulang ke rumah dengan membawa wanita muda yang sedang hamil, dan ayah memamerkannya pada ibuku yang terbaring di kasur, dan tanpa lama Ayah langsung meminta ibuku untuk menandatangani surat cerai,"
"Seperginya ayahku bersama wanita barunya..."
"Di sanalah aku berbicara dengan Ibuku, dan itu lah percakapan yang terakhir dengan beliau..."
Tsuchiyama Chiyo
Chizu, jagalah adikmu, ya^^
*memegang pipi Chizu
Tsuchiyama Chiyo
Setelah ini dan seterusnya, aku tak bisa menemanimu lagi ^^
Tsuchiyama Chiyo
Aku beruntung punya anak yang hebat sepertimu,
Tsuchiyama Chizu
Kaa-san...
*mengeluarkan air mata
Tsuchiyama Chizu
Ku mohon... Jangan pergi dulu....
Tsuchiyama Chiyo
Maaf ya? Kaa-san tak bisa memenuhi harapanmu, ^^
*mengusap air mata Chizu
Tsuchiyama Chiyo
Saat kau berumur 16 tahun nanti, kembalilah ke kota Makochi bersama ke lima adikmu, sepupumu pasti akan menjagamu,
Tsuchiyama Chiyo
Nee Chizu, teruslah tersenyum ya?
Tsuchiyama Chiyo
Kau sangat manis jika tersenyum^^
Tsuchiyama Chizu
Tunggu, Kaa-san!
Tsuchiyama Chiyo
Gomenne😉...
Tsuchiyama Chiyo
Sayonara...
*death
Tsuchiyama Chizu
Kaa-san!!
*menangis
Tsuchiyama Chizu
Hiks... Kaa-san!!!
"Ayah menceraikan ibuku, meninggalkan ku dan adik adikku, lalu pergi entah kemana bersama wanita barunya..."
"Dan ibuku mati, di depanku..."
"Ku pikir, aku dan kelima adikku akan kelaparan dan mengemis di jalanan karena tak memiliki uang,"
"Tapi ternyata Ibuku sudah mengurus semuanya di jauh hari sebelumnya"
"Direktur di rumah sakit tempat ibuku bekerja, telah membiyayai kehidupanku dan kelima adikku, yang tentunya uang itu adalah potongan gaji milik ibuku yang sudah di tabung bertahun tahun, bukan milik si direktur,"
"Dan ibu punya simpanan uang sebesar ¥800.000.000 yang dimana ayahku tak mengetahuinya, dan ibu memberikannya padaku untuk memenuhi kebutuhan sehari hariku bersama ke lima adikku,"
"Ternyata ibuku sudah memperhitungkan semua ini..."
"Aku cukup beruntung, ya?"
Comments
Hanadulset
semudah itu kayanya matiin char
2024-12-27
0
Ciciaa?
Tsubakino😔😔
2024-11-04
0
orang kul"
mon maap KDRT itu apa ya?
2024-07-20
1