Arumi memandangi wajah Adib yang duduk di sebelahnya tanpa berkedip. Hal itu sontak membuat Adib terkejut tatkala menoleh karena ia tak mendengar suara Arumi kembali. Dan kini kedua pasang mata tersebut saling beradu pandang dalam diam di satu garis lurus yang sama.
"Apa sebelumnya kita pernah bertemu, Mas?" tanya Arumi yang mendadak bersuara.
"Maksudmu?" pancing Adib.
"Aku merasa familiar dengan suaramu dan juga ada beberapa ucapanmu yang mengingatkanku dengan seseorang," jawab Arumi lirih dan sangat terlihat apa adanya.
"Siapa?" tanya Adib kembali yang penasaran akan jawaban Arumi.
Apakah istrinya ini sudah mengingat dirinya di masa lampau atau belum ?
Seseorang yang mungkin tak berarti apa pun bagi seorang Arumi Safitri di masa lalu baik dari pikiran terlebih soal urusan hati, sama sekali tidak. Karena pertemuan mereka hanya tiga kali. Itu pun dalam waktu yang cukup singkat. Ibarat kata seperti numpang lewat mirip iklan di televisi.
Namun berbeda dalam pikiran dan hati Kapten Laut (E) Adib Pratama Hadijoyo yang mengalami love at the first sight alias cinta pada pandangan pertama. Ya, sejak ia tanpa sengaja dipaksa keadaan harus berinteraksi dengan Arumi ketika pertama kalinya mereka berjumpa, Adib sudah jatuh cinta.
Dan cinta itu semakin mengusik jiwanya ketika bertemu untuk yang kedua kalinya dengan Arumi. Lalu ketiga kalinya berjumpa kembali yang memang disengaja oleh Adib kala itu. Setelahnya, Adib benar-benar kehilangan jejak wanita spesial ini dari hidupnya.
Pertemuan dirinya tanpa sengaja ketika menolong Arumi dalam gelap gulita beberapa jam yang lalu yang berujung keduanya menikah penuh keterpaksaan, itu adalah pertemuan mereka yang keempat. Namun hingga detik ini Adib belum mengungkapkan perasaannya pada Arumi.
Di masa lampau ketika Adib bertekad mendatangi Arumi di dermaga tempat wanita ini bekerja untuk menyampaikan isi hatinya, ternyata Arumi sudah mengundurkan diri dan pindah kota. Ia pun tak tahu di mana Arumi pindah kala itu. Terlebih ada tugas negara menanti dirinya yang membuat fokusnya pun terbagi.
Dari kejauhan, ia hanya bisa terus mendoakan Arumi dalam kondisi sehat di mana pun berada. Tak lupa juga Adib berpasrah diri di setiap sujudnya akan nasib cintanya pada Arumi yang belum tersampaikan pada sang pujaan hatinya itu.
Apakah ia akan berjodoh atau tidak dengan Arumi ?
Semua sudah ia pasrahkan dalam doa dan sujudnya.
Ingatlah bahwa terkadang Tuhan mengabulkan doa-doa kita bukan di waktu yang cepat tetapi yakinlah akan datang di saat yang tepat.
☘️☘️
"Bukan siapa-siapa, Mas. Hanya seseorang yang iseng menggangguku di masa lalu saat aku sibuk bekerja."
"Iseng? Maksudnya?" pancing Adib yang semakin penasaran.
"Ah, lupakan saja Mas. Aku kalau ingat sama orang itu, bisa-bisa darting. Nanti Mas yang enggak ngerti apa-apa, bisa kena semprot aku." Arumi memilih ingin menyudahi pembicaraan yang menurutnya tak penting ini. Lagi pula dirinya juga sedang benar-benar terlupa dengan nama dan sosok pria di masa lalunya tersebut yang ia juluki iseng tadi. Baik secara ingatan dan kenangan yang masih samar-samar tidak jelas.
Lagi pula dalam benak Arumi saat ini, Adib adalah orang yang baru pertama kali berjumpa dengannya beberapa jam yang lalu. Bukan pernah bertemu dengannya di masa lalu.
Adib pun memilih untuk mengalah dan mengikuti apa yang diinginkan istrinya tersebut. Ia tak mau memaksa Arumi untuk mengingatnya. Karena ia menyadari bahwa di masa lalu pasti kehadiran dirinya tidak penting dalam hidup Arumi.
"Tadi kamu bilang mau menyampaikan sesuatu padaku. Apa itu?" tanya Adib.
Sebuah helaan napas berat kembali menyergap Arumi. Ia sangat berharap Adib mau mengabulkan keinginannya tersebut.
"Apa boleh sementara ini aku tetap tinggal di rumah peninggalan Mas Yuda?" tanya Arumi dengan nada lirih dan kondisi mata yang mendadak berembun.
Arumi seakan begitu memohon pada Adib mengenai hal yang satu ini. Seketika...
Bersambung...
🍁🍁🍁
*BANTU LIKE YA USAI MEMBACA💋
Lope-lope sekebon 🌹
Ikuti alur mereka ya💋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Katherina Ajawaila
jgn bolehin Adib,
2024-09-26
1
Abie Mas
kenapa masih betah di rumah itu
2024-07-19
5
WaTea Sp
dih arumi ngapain lg tinggal ma orang yg gak tau diri
2024-06-14
2