Bab 18 - Pulang ke Rumah

Sepulangnya di rumah, kebetulan Bu Retno, Wulan, dan Bambang sedang tidak berada di rumah. Mereka bertiga entah pergi ke mana, Arumi tak tahu. Yuni melihat kedatangan Arumi bersama Adib dan ibu mertuanya. Arumi pun memanggil Yuni untuk menghampirinya. Ia memperkenalkan Yuni pada Adib dan Nyonya Elsa.

"Tolong titip istriku ya, Kak. Kalau ada apa-apa, tolong segera hubungi nomor ini. Tidak perlu sungkan," ucap Adib seraya menyerahkan sebuah kertas berisi nomor ponsel pribadinya pada Yuni.

"Siap, Mas."

"Terima kasih," ucap Adib.

"Sama-sama, Mas. Tidak perlu sungkan. Arumi sudah seperti adik saya sendiri," tutur Yuni.

Nyonya Elsa pun mengajak Yuni berbincang sejenak di teras rumah. Sedangkan Adib membawa beberapa tas yang dominan berisi belanjaan barang-barang Arumi. Sebelum mereka bertiga tiba di kediaman Arumi, Adib mampir sejenak ke dokter kandungan di sebuah rumah sakit untuk memeriksa kondisi Arumi dan bayinya.

Biasanya, Arumi hanya memeriksakan kandungannya ke puskesmas atau ke bidan dekat komplek perumahannya. Semua dalam kondisi sehat dan dokter hanya menyarankan agar Arumi banyak istirahat serta tidak boleh stres. Terlebih tak lama lagi menjelang waktu persalinan.

Setelah itu, Adib mengajak Arumi berkunjung ke pusat perbelanjaan ternama di kota tersebut untuk membeli pakaian terutama baju hamil dan menyu*sui hingga dalaman untuk Arumi. Beberapa barang untuk sang jabang bayi serta persiapan kelahiran juga sudah dibeli.

Arumi tak bisa menolak kemauan Adib. Bahkan Nyonya Elsa juga sangat antusias memilihkannya terutama bagian dalaman. Sebab untuk hal satu itu, Adib masih sungkan dan tidak begitu paham. Wajah Arumi semakin merah padam. Rasanya ia mau tenggelam saja ke dalam sungai berlumpur. Saat ibu mertuanya tengah asyik memilihkan dalaman dan baju dinas alias linge*rie untuknya.

"Istri itu separuh jiwa suami. Sudah sepantasnya kita juga wajib melayani suami dengan baik. Berdandan cantik ketika suami pulang. Berpakaian yang dia sukai maupun melakukan hubungan suami istri terlebih saat suami memintanya. Dulu, Mama menikah sama Papanya Adib juga belum ada cinta. Mungkin cinta Mama ada tapi hanya setipis tisu. Sedangkan cinta Papanya Adib begitu dalam untuk Mama seperti dalamnya samudera. Mama yakin kalian berdua bisa menjadi suami istri yang saling mencintai dan berbahagia di masa depan. Asalkan bisa tahu hak dan kewajiban masing-masing. Cinta itu pasti mengikuti dengan sendirinya," tutur Nyonya Elsa ketika ia mengambil sebuah linge*rie warna merah maroon untuk Arumi.

Nyonya Elsa mengatakan padanya jika beberapa benda penting itu bisa Arumi simpan sebagai kado. Arumi bisa gunakan suatu saat nanti bersama Adib jika memang sudah waktunya.

Arumi begitu terharu melihat perhatian Nyonya Elsa padanya. Dikarenakan Bu Retno tak pernah memberikan perhatian padanya selayaknya ibu mertua pada menantu. Membelikan sebuah barang pada dirinya pun tak pernah.

Alhasil ada lebih dari sepuluh tas belanjaan besar serta kardus-kardus berisi peralatan dan mainan untuk bayi yang kini memenuhi kamarnya.

"Bang, lihat kamarku jadi penuh karena barang-barang ini." Arumi pun tiba-tiba mengeluh dan merengek.

Jujur saja ini bukan sifat aslinya. Ketegasan Arumi seketika sirna sejak keluar dari kamar hotel. Virus manja Adib seakan menular juga pada dirinya. Atau bisa jadi bawaan bayinya yang tadi mendapat sentuhan lembut dari Papanya. Walaupun Adib bukanlah ayah kandung jabang bayinya. Akan tetapi bayi dalam perutnya seakan sudah sefrekuensi dengan Adib.

"Sengaja. Kalau kamarmu penuh kan jadinya merasa sempit karena banyak barang. Terus kamu enggak betah tinggal di sini. Fix sepakat, nanti setelah melahirkan maka segera pindah ke rumah baru sama aku dan jagoan kita yang sebentar lagi melihat dunia serta anak-anak kita yang lain nantinya. Apa mau kepindahanmu dipercepat sekarang juga? Always ready for you,"

"Anak-anak yang lain," gumam Arumi lirih. Namun tentu saja hal itu terdengar di telinga Adib.

"Tentu saja dong, Ma. Kata kamu di usiaku segini biasanya punya satu atau bahkan dua anak tapi aku baru menikah. Setelah melahirkan no pakai K B. Semoga Tuhan segera memberiku tambahan 1, 2, 3 anak juga boleh. Kalau lebih dari tiga berarti bonus. Wajib disyukuri," tutur Adib seraya tersenyum penuh keyakinan.

Sedangkan Arumi hanya bisa terpelongo mendengarnya.

"Abang mau bikin taman kanak-kanak?"

"Aku anak tunggal yang selalu kesepian karena enggak punya saudara. Aku enggak pengin anak-anakku kelak seperti diriku yang kesepian. Kamu mau kan ngabulin permintaanku itu, please?"

Sebuah helaan napas berat menyergap Arumi. Namun setelah ditelaah lebih lanjut, dirinya sekarang sudah menjadi istri Adib. Seperti penuturan Nyonya Elsa padanya bahwa istri itu separuh jiwa dari suami. Kodrat istri adalah tunduk alias manut sama suami. Selama hal itu dalam kebaikan.

"Iya, Bang. Arumi siap kok. Tapi kasih Arumi waktu ya. Kan kata orang kalau habis lahiran masih sakit dan suka was-was kalau mau punya anak lagi. Biasanya dikasih jeda," ucap Arumi.

"Liburnya kan 40 hari kena palang merah habis lahiran. Setelah itu, boleh kan?"

Obrolan yang bersifat !ntim tersebut pun berakhir dengan kemenangan di pihak Adib. Arumi kalah berdebat jika dengan Adib. Sebab apa yang dikatakan Adib memang benar dan sesuai lumrahnya. Ia pun hanya bisa memasrahkan hidupnya pada Sang Pencipta. Berharap tak ada kesedihan lagi yang menderanya sehingga trauma masa lalu tak lagi hadir dalam hidupnya bersama Adib.

Senyum terus mengembang di wajah suaminya. Keduanya pun memutuskan untuk keluar dari kamar.

Arumi mendadak terkejut ketika melihat sosok seorang wanita yang asing tengah berdiri di depan kamarnya. Arumi memperkirakan usia wanita ini sekitar empat puluh tahun lebih.

"Siapa dia, Bang?" tanya Arumi.

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

arumi beruntung menikah dengan adib & mertua mama Elsa. sepertinya wanita asing itu adalah bodyguard sekaligus pelayanan arumi ya?

2024-05-12

7

Yunia Afida

Yunia Afida

semoga itu penjaga arumi biar g dusakiti

2024-05-12

3

Dewi Masitoh

Dewi Masitoh

mgkn arumi dikasih pembantu buat beres2 rumah

2024-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Tragedi Memilukan
2 Bab 2 - Tabur Bunga
3 Bab 3 - Ibu Mertua Kejam dan Ipar Durjaaana
4 Bab 4 - Tangkap Mereka !!
5 Bab 5 - Terpaksa Menikah
6 Bab 6 - Benalu Tak Tahu Malu (Keluarga Toxic)
7 Bab 7 - Saling Bertukar Kata
8 Bab 8 - Merasa Dejavu
9 Bab 9 - Permintaan Arumi
10 Bab 10 - Sebuah Janji
11 Bab 11 - The One I Love The Most (Yang Paling Aku Cintai)
12 Bab 12 - Nafkah
13 Bab 13 - Trauma Masa Lalu
14 Bab 14 - Cerita Masa Lalu (Part 1)
15 Bab 15 - Cerita Masa Lalu (Part 2)
16 Bab 16 - Cerita Masa Lalu (Part 3~End)
17 Bab 17 - Sebuah Panggilan
18 Bab 18 - Pulang ke Rumah
19 Bab 19 - Pembantu
20 Bab 20 - Mantan Adik Ipar Kembali Berulah
21 Bab 21 - Semakin Menjadi
22 Bab 22 - Bapak Sakit
23 Bab 23 - Gelayut Mendung
24 Bab 24 - Awan Hitam (Duka)
25 Bab 25 - Sekedar Balas Budi
26 Bab 26 - Pertemuan Pertama
27 Bab 27 - Petuah Dina
28 Bab 28 - Pertemuan Kedua
29 Bab 29 - Jatuh Terhempas Ke Dasar Jurang Cinta
30 Bab 30 - Tak Sadarkan Diri
31 Bab 31 - Operasi
32 Bab 32 - Koma
33 Bab 33 - Sudah Sadar
34 Bab 34 - Keputusan Arumi
35 Bab 35 - Sebuah Mimpi
36 Bab 36 - Mengikhlaskan
37 Iklan Sejenak
38 Bab 37 - Baby Blues Syndrome
39 Bab 38 - Mendatangi Psikiater
40 Bab 39 - Pisah Sementara
41 Bab 40 - Minta Hadiah
42 Bab 41 - Bertemu Setelah Sekian Lama
43 Bab 42 - Berkunjung ke Rumah Sahabat
44 Bab 43 - Reaksi Arumi
45 Bab 44 - Kamar Rahasia
46 Bab 45 - Kangen
47 Bab 46 - Semua Karena Cinta
48 Bab 47 - Meriang
49 Bab 48 - Melawan Phobia
50 Bab 49 - Rasa Pertama Kali
51 Bab 50 - Tak Bisa Berhenti
52 Bab 51 - Berbanding Terbalik
53 Bab 52 - Belum Juga Hadir
54 Bab 53 - Ngabotram Yang Tak Biasa
55 Bab 54 - Sangat Miris
56 Bab 55 - Sebuah Insiden
57 Bab 56 - Kejadian Satu Malam
58 Bab 57 - Tragis ( Karma )
59 Bab 58 - Sebuah Permintaan
60 Bab 59 - Gejolak Rasa di Pagi Hari
61 Bab 60 - Aku Sudah Hamil
62 Bab 61 - Pemakaman
63 Bab 62 - Ngidam
64 Bab 63 - Ending
65 Promo Novel Baru
66 PROMO KARYA BARU
67 PROMO KARYA BARU
68 PROMO KARYA BARU
69 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab 1 - Tragedi Memilukan
2
Bab 2 - Tabur Bunga
3
Bab 3 - Ibu Mertua Kejam dan Ipar Durjaaana
4
Bab 4 - Tangkap Mereka !!
5
Bab 5 - Terpaksa Menikah
6
Bab 6 - Benalu Tak Tahu Malu (Keluarga Toxic)
7
Bab 7 - Saling Bertukar Kata
8
Bab 8 - Merasa Dejavu
9
Bab 9 - Permintaan Arumi
10
Bab 10 - Sebuah Janji
11
Bab 11 - The One I Love The Most (Yang Paling Aku Cintai)
12
Bab 12 - Nafkah
13
Bab 13 - Trauma Masa Lalu
14
Bab 14 - Cerita Masa Lalu (Part 1)
15
Bab 15 - Cerita Masa Lalu (Part 2)
16
Bab 16 - Cerita Masa Lalu (Part 3~End)
17
Bab 17 - Sebuah Panggilan
18
Bab 18 - Pulang ke Rumah
19
Bab 19 - Pembantu
20
Bab 20 - Mantan Adik Ipar Kembali Berulah
21
Bab 21 - Semakin Menjadi
22
Bab 22 - Bapak Sakit
23
Bab 23 - Gelayut Mendung
24
Bab 24 - Awan Hitam (Duka)
25
Bab 25 - Sekedar Balas Budi
26
Bab 26 - Pertemuan Pertama
27
Bab 27 - Petuah Dina
28
Bab 28 - Pertemuan Kedua
29
Bab 29 - Jatuh Terhempas Ke Dasar Jurang Cinta
30
Bab 30 - Tak Sadarkan Diri
31
Bab 31 - Operasi
32
Bab 32 - Koma
33
Bab 33 - Sudah Sadar
34
Bab 34 - Keputusan Arumi
35
Bab 35 - Sebuah Mimpi
36
Bab 36 - Mengikhlaskan
37
Iklan Sejenak
38
Bab 37 - Baby Blues Syndrome
39
Bab 38 - Mendatangi Psikiater
40
Bab 39 - Pisah Sementara
41
Bab 40 - Minta Hadiah
42
Bab 41 - Bertemu Setelah Sekian Lama
43
Bab 42 - Berkunjung ke Rumah Sahabat
44
Bab 43 - Reaksi Arumi
45
Bab 44 - Kamar Rahasia
46
Bab 45 - Kangen
47
Bab 46 - Semua Karena Cinta
48
Bab 47 - Meriang
49
Bab 48 - Melawan Phobia
50
Bab 49 - Rasa Pertama Kali
51
Bab 50 - Tak Bisa Berhenti
52
Bab 51 - Berbanding Terbalik
53
Bab 52 - Belum Juga Hadir
54
Bab 53 - Ngabotram Yang Tak Biasa
55
Bab 54 - Sangat Miris
56
Bab 55 - Sebuah Insiden
57
Bab 56 - Kejadian Satu Malam
58
Bab 57 - Tragis ( Karma )
59
Bab 58 - Sebuah Permintaan
60
Bab 59 - Gejolak Rasa di Pagi Hari
61
Bab 60 - Aku Sudah Hamil
62
Bab 61 - Pemakaman
63
Bab 62 - Ngidam
64
Bab 63 - Ending
65
Promo Novel Baru
66
PROMO KARYA BARU
67
PROMO KARYA BARU
68
PROMO KARYA BARU
69
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!