Chapter 02

Disebuah kamar hotel bintang 5 tak jauh dari Apartemen yang ditempati Naretta . Terdengar sepasang manusia sedang asyik bergumul dalam satu selimut saling bertukar Saliva maupun keringat .

"Aahh .. Faster baby .." desah wanita yang berada dibawah kungkungan nya .

"anything for you".

Pria itu semakin mempercepat gerakan pinggulnya membuat wanita itu menggelinjang dan mendesah tak karuan .

Dua orang itu adalah Dean dan Sani sekretaris nya . Mereka telah menjalin hubungan terlarang ini tanpa diketahui oleh siapapun termasuk Naretta .

"Akuu-ahh .. Mau keluar ..." racau Sani yang hampir mencapai klimaks

"Bersama ..." ucap Dean , keringat menetes membasahi perut rata Sani .

"Keluarkan didalam .." pinta Sani

"Kenapa ..?"

"Akh-aku ingin akh .. hamil anakmu .." jawab Sani bibir nya terus mengeluarkan desahan .

"Baiklah jika itu mau mu ...Aarggghh". Dean menggeram mencapai puncak ,nafas nya terengah-engah menikmati sisa pelepasannya .

Dean bangkit dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan meninggalkan Sani yang memejamkan mata sambil mengatur nafas nya .

Dibawah guyuran shower yang membasahi seluruh tubuh Dean . Ia menundukkan kepala nya dan telapak tangannya menyentuk dinding kamar mandi .

"Naretta sayang .. Maaf mas mengkhianati pernikahan kita ". sesal nya .

Selesai membersihkan diri , Dean langsung keluar dari kamar mandi dan melihat Sani masih belum beranjak dari posisi nya .

Dean berjalan mendekati ranjang dan menyambar pakaiannya yang tergeletak dilantai .

"Cepat bangun dan bersihkan tubuh mu .." perintah nya pada Sani .

Sani yang mendengar itu langsung membuka kedua matanya dan mendudukkan dirinya agar bersandar pada headboard.

"Mas .. Kau ini selalu saja seperti ini .. Setelah puas kau langsung membuangku dan kembali berkata kasar ". Protes Sani

"Jangan banyak bicara , cepat bersihkan tubuh mu dan kita pulang ". Titah Dean .

Sani mengerucutkan bibirnya dan berjalan menuju kamar mandi .

Sedang Dean menunggu nya sambil menyalakan rokoknya .

Sani baru saja selesai membersihkan diri melihat Dean yang merokok terlihat begitu cool dimatanya .

Sani langsung menghampiri nya dan memeluk Dean dari belakang .

"Mas .. Apa kamu tak berniat menceraikan istri mu ?". Tanya Sani

Mendengar itu Dean langsung membalikkan tubuhnya dan mencengkeram lengan Sani .

"Tutup mulut mu ! Kau hanya pelacur ku jadi kau tak berhak mengatur kehidupan ku ". Bentak Dean

"Tapi kau yang pertama untukku mas .. Bagaimana jika nanti aku hamil anak mu ?" . Teriak Sani sambil meringis menahan sakit pada lengan nya .

"Itu mau mu ... Kenapa dengan mudah membuka paha mu untuk ku .."

"Kau jahat mas .."

"Dan perlu kau ingat , aku tak akan menceraikan istriku . Dan sampai kamu hamil anak ku , gugurkan saja !" Ancam Dean , matanya menatap nyalang pada Sani . Cengkeraman tangannya pada lengan Sani ia lepaskan seraya mendorong Sani hingga terjatuh .

Dean berjalan pergi meninggalkan kamar hotel .

Sani hanya bisa menangis terisak , mendapatkan perlakuan seperti ini .. Dia yang begitu bodoh kenapa dulu dengan mudah nya memberikan hal berharga nya pada Pria beristri seperti Dean ,karena obsesi nya yang ingin menjadikan Dean sebagai pasangan hidup nya . Sani rela menjadi pelacur bagi atasan nya itu .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Mama ... " teriak Naretta berlari menghampiri mama Tesa yang sedang duduk diruang tamu sambil menonton saluran acara televisi kesukaannya .

Mama Tesa menoleh mendengar teriakan Naretta .

"Jangan teriak-teriak , ini bukan hutan .." pekik mama Tesa ketika putri nya sudah duduk disamping nya sambil memeluk nya .

"Aahh mama .. Retta kan kangen sama mama ". Ucap Naretta memeluk erat mama Tesa

"Mama doang nih yang dikangenin ?" sindir papa Anggara yang baru saja keluar dari ruang kerja nya .

Naretta menoleh mendengar suara cinta pertama nya itu . "Papa ...." teriak nya dan berlari memeluk papa Anggara

"Gimana kabar mu nak ?" tanya papa Anggara sambil melepas pelukan putri nya itu .

"Seperti yang papa lihat .. Retta sehat wal Afiat ". Jawab Netta seraya menyunggingkan senyum manis nya .

"Kamu sendirian nak ? Dean gak ikut ?" Tanya papa Anggara lagi .

Naretta menggeleng. "Dean lagi ada meeting dadakan pa , jadi gak bisa ikut ".

Papa Anggara mengangguk paham lalu menggandeng tangan putri nya untuk duduk dan ikut bergabung dengan mama nya .

Mereka mengobrol , bercengkrama melepas rindu . Jarang sekali waktu seperti ini bisa Naretta rasakan kembali setelah menikah dengan Dean .

"Ma .. Bikin kue yukk .."Ajak Naretta

"Mau bikin kue apa sih ..? " Tanya mama Tesa

"Kue brownies coklat kesukaan ku ma .." Jawab Naretta .

Naretta merindukan momen-momen ketika dirinya dan sang mama asyik membuat kue brownies kesukaannya . Sambil bermain lempar-lemparan tepung , hingga membuat dapur jadi berantakan mirip kapal pecah .

Papa Anggara juga tak memarahi mereka . Karena bagi papa Anggara apapun yang membuat istri dan anak nya bahagia akan ia lakukan . So sweet banget yaa ...

"Ya udah mama suruh bik Tari cek dulu bahannya .." Kata mama Tesa bangkit dari duduknya dan berjalan menuju dapur .

Tinggallah Naretta dan papa Anggara .

"Nakk ..." panggil papa Anggara

Naretta menoleh menatap papa Anggara . "Ya pa .." jawab nya sambil meletakkan ponsel nya .

"Kamu bahagia kan sama pernikahan mu ?" Tanya papa Anggara .

"Kenapa papa tiba-tiba tanya seperti itu ?"

"Gapapa ... Papa hanya ingin memastikan jika putri papa hidup bahagia dengan pilihannya ." ucap papa Anggara

mendengar itu Naretta langsung mengambur memeluk papa nya . Sungguh meskipun hanya ucapan seperti itu tapi mampu menyentuh hati nya .

"Makasih yaa pa , udah selalu khawatirin keadaan Netta .. Udah jadi papa yang terbaik juga buat Netta .. Maaf kalo Netta masih suka ngrepotin papa ". Kata Naretta , mata nya berkaca-kaca .

Papa Anggara mengelus Surai Naretta .

"Kamu ngomong apa sih nak .. Bagi papa kamu segala nya .. jadi jangan bicara seperti itu lagi .." ucap Papa Anggara

"Pokoknya makasih ya pa .. Udah mau jadi superhero buat Netta . Aku sayang papa ".

"Papa lebih sayang kamu nak ..."

Mama Tesa yang melihat itu ikut tersenyum terharu ...

Mama Tesa merasa beruntung dikarunia suami yang begitu mencintai dan menyayangi nya . Dan menjadi Ayah yang hebat untuk anak-anak nya .

"Udah belum ini acara pelukannya .. Katanya mau bikin kue ". Goda mama Tesa yang melihat Retta masih memeluk papa Anggara .

Naretta langsung melepas pelukan itu dan berjalan menghampiri mama Tesa .

"Jadi dong mah .. " kata Naretta

"Tapi ke supermarket depan dulu yaa .. Ada bahan yang masih kurang .." Ucap mama Tesa

"Siap mah ..." jawab Naretta sambil mengandeng lengan mama Tesa .

Kedua nya pergi kesupermarket depan komplek rumah papa Anggara dengan jalan kaki , karena jarak nya yang dekat . Hanya berkisar 50 m dari rumah .

sepanjang jalan kedua nya asyik mengobrol juga bercanda . Tak lupa juga menyapa tetangga .

"Eh Bu Tesa ... Mau kemana Bu ?" sapa salah satu tetangga ibu-ibu yang berdandan menor meskipun usia nya lebih tua dari mama Tesa .

"Bu Yani .. Mau ke supermarket depan komplek .." Jawab mama Tesa .

"Ini Retta yaa Bu ...?" tanya nya kembali .

Firasat Retta sudah tak enak mendengar pertanyaan dari Bu Yani .. Retta pun langsung mengajak mama Tesa untuk melanjutkan perjalanan nya ke supermarket daripada harus meladeni ibu-ibu berdandan menor itu .

"Iya Bu .. Saya permisi duluan ya Bu Yani .." pamit Mama Tesa

"Oh iya Bu Tesaa .. Silakan ..." ucap Bu Yani

Terpopuler

Comments

Anonim

Anonim

wuaaaahhhh Dean meetingnya ngamar sama Sani. Bisa Sani dulu nih yang hamil anaknya Dean

2025-01-28

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

hadewww taunya hanya mengadon bertanggung jawab tidak mau laki2 lacknut

2025-01-19

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

astaga ternyata suaminya lagi meeting berdua dengan sekretaris nya 🤦

2025-01-19

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Pengumuman
92 KARYA BARU
93 PROMOSI KARYA BARU
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Pengumuman
92
KARYA BARU
93
PROMOSI KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!