Chapter 20

"Naretta , katakan sama aku siapa yang menghamili mu ?" bentak Dean ketika mereka duduk berdua di sofa depan tv .

Setelah dirawat semalaman di rumah sakit , paginya Naretta sudah diperbolehkan dan kini kedua sudah sampai apartemen milik mereka .

"Dean , biar Naretta istirahat dulu . Dia belum sepenuh nya pulih ". Ucap Sasya yang baru saja membantu Naretta duduk disofa . Dan Kaivan yang berdiri tak jauh dibelakang mereka .

"Kak Sasya gak usah ikut campur , ini masalah rumah tangga ku kak ". Teriak Dean

"Sekarang katakan pada ku siapa yang menghamili mu ? Apa kau diperkosa atau kau menjual diri selama aku pergi keluar kota!" , tuduh nya pada Naretta

Naretta yang sedari tadi menunduk kini mengangkat kepala nya dan menatap Dean dengan perasaan tak percaya . Bagaimana bisa pria yang ia cinta bisa mengatakan hal seperti itu ? . Dada nya terasa sesak menahan sakit akibat bentakan suami nya itu ditambah perkataan Dean yang begitu mengiris hati nya .

"Dean!!!." bentak Kaivan

"Kau ini suami macam apa ? Istri mu belum pulih . Jangan membentak nya .. Seharus nya kau menjaga mental nya bukan malah membuatnya down seperti ini ". Ucap Kaivan dengan nada tinggi .

"Kak , aku hanya bertanya tentang siapa anak yang dikandung Naretta ini ". Teriak Dean dengan suara tak kalah tinggi .

"Kalau kau tak ingin mengakui anak didalam kandungan Naretta , biar aku saja yang akan merawat nya jika lahir nanti ". Ucap Kaivan

Dean memicingkan matanya menatap Kaivan ,"Apa jangan-jangan kak Ivan yang menghamili Naretta ?" tuduhnya

"Ya , aku yang menghamili Naretta .." ucap Kaivan jujur

Naretta membulatkan mata nya tak percaya jika Kaivan akan berani mengakui nya , begitu juga dengan Sasya yang langsung membungkam mulut nya karena terkejut .

"Kau ...B*d*b*h kak ". Dean sudah siap melayangkaan Bogeman untuk Kaivan dan pria itu pun tak menghindar . Dia benar-benar ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya .

Tak masalah jika ia harus babak belur asal Naretta tidak menjadi sasaran kemarahan Dean.

Buugghh ...

Buuugghhh ....

Buuugghhh ...

Dean benar-benar menghajar tubuh Kaivan hingga babak belur , wajah nya pun tak luput dari serangan tangan Dean .

Kaivan tak berniat membalas , dia ingin Dean melampiaskan seluruh amarah nya pada nya karena ia juga bersalah telah menghamili adik ipar nya itu .

"DEAN ... BERHENTII !! ". Teriak Sasya sambil terus menangis , ia melihat Dean menghajar Kaivan membabi buta .

Naretta menutup mata dan telinganya karena tak sanggup melihat kedua pria itu berkelahi , air mata nya terus mengalir .

Dengan terpaksa Sasya melerai kedua nya dengan cara memeluk Dean dari belakang .

Kaivan sendiri sudah ambruk dilantai , hidung nya mengalir darah segar . Seluruh tubuh nya juga sudah memar .

"Ku mohon berhenti .." lirih Naretta yang masih memejamkan mata dan menutup telinga , sungguh dia begitu takut ketika melihat ada orang berkelahi .

Tubuhnya sudah gemetar .

Dean melirik Naretta sekilas lalu melepas pelukan Sasya dan berjalan masuk kedalam kamar .

Braaakkk ....

Dean menutup pintu dengan kencang hingga membuat Sasya dan Naretta berjingkat kaget .

Sasya mendekati Kaivan , dilihat nya pria itu tengah merintih kesakitan sambil memegang dadanya . Sudut bibirnya pun sudah berdarah karena sobek .

"Kak .." panggil Sasya pelan sembari mengangkat kepala Kaivan dan menaruhnya dipangkuannya , bibir Sasya bergetar menahan isak tangis yang akan kembali tumpah .

"Nar-reett-aa .." ucap Kaivan terbata-bata

"Tahan sebentar ya kak , aku akan menelpon ambulans ". Ucap Sasya lalu mengambil ponselnya dan menelpon ambulans .

.

.

.

Tak lama ambulans datang dan segera membawa Kaivan untuk lekas diberi penanganan . Disana Sasya setia menunggu sembari merapalkan doa untuk Kaivan .

.

Naretta masih berada diapartemen , dirinya tak tahu lagi harus bagaimana ? Hanya pulang kerumah orang tua nya yang terlintas dipikiran nya saat ini .

Menangis terlalu lama , nyata nya membuat wanita yang tengah berbadan dua itu kelelahan hingga tertidur disofa depan tv .

Dean keluar dari kamar dan mendapati Naretta yang sudah tertidur dengan masih menyisakan isakan tangis juga lelehan air mata yang masih membasahi kedua mata nya .

Sebenarnya Dean tak tega melihat Naretta seperti itu , tapi apa boleh dibuat . Hati nya masih sakit dan belum bisa menerima kenyataan jika bayi yang dikandung istrinya itu adalah anak dari kakak angkat nya .

Dean kembali ke kamar dan sudah berganti pakaian , dia menyambar kunci mobil yang ada diatas meja lalu pergi keluar apartemen . Tujuannya kali ini adalah club , mungkin bisa menenangkan pikiran nya saat ini meski pun hanya sementara .

.

Sedang dirumah sakit Sasya masih setia menemani Kaivan yang belum sadarkan diri dengan sungkup oksigen yang terpasang menutupi hidung serta mulut nya .

"Kak , apa yang kakak katakan tadj benar . Jika yang menghamili Naretta adalah kak Ivan sendiri ?" gumam Sasya dengan mata berkac-kaca , seolah belum percaya dengan apa yang terjadi .

Sasya menelungkupkan kepala nya disisi ranjang dan tangannya memegang tangan Kaivan . Tak lama ada pergerakan perlahan dari jari Kaivan .

Sasya mendongak dan menatap Kaivan yang sudah sadar kan diri , buru-buru ia memanggil dokter .

"Kak.. Kakak udah sadar ?" tanya Sasya lirih sembari ia mengucap syukur dalam hati .

Tak berselang lama dokter datang dan segera memeriksa keadaan Kaivan .

"Syukurlah pasien baik-baik saja , mungkin nanti hanya merasakan perih juga ngilu akibat bekas pukulan juga memar nya ". Ujar dokter menjelaskan

"Apa perlu dirawat inap dok ?" tanya Sasya

Dokter mengangguk ,"Ya pasien harus menjalani rawat inap selama 3 hari , nanti kami akan selalu menantau keadaan pasien ".

"Ada yang ditanyakan lagi ? Kalo tidak saya permisi .." ucap dokter

"Terimakasih dok .."

Dokter tersenyum kemudian pergi meninggalkan ruang rawat Kaivan .

"Sya .. Di-mana Naa-retta ?" tanya Kaivan terbata-bata .

"Kak , kakak baru aja sadar kenapa nanyain Naretta , seharusnya kakak pulihin dulu kesehatan kakak ". Omelnya kesal karena kakak nya lebih mementingkan Naretta daripada kesehatannya .

"Sya , to-long panggilin Naretta kemari .." pinta Kaivan

"Kak , aku gak tau Naretta dimana ? Mending kak Ivan pulihkan dulu kesehatannya jangan mikir yang lain-lain dulu ". Ucap Sasya lalu bangkit dari duduknya dan keluar meninggalkan Kaivan .

Sasya tidak pergi jauh , dia hanya duduk diluar ruangan rawat Kaivan .

"Naretta .. kamu kenapa bikin keluarga ku jadi berantakan gini , aku membenci mu".

.

.

.

Terpopuler

Comments

N~R

N~R

g ngaca kau dean,kau pun sudah selingkuh dan menghamili sekertaris pribadi mu,bahkan sudah 3 bulan hamilnya,bisa bisa nya g terima.naretta pun g akan melakukan perbuatan tak senonoh kalau bukan karena obat perangsang.itupun imbas dari perbuatan mu dan Sani😤😠

2025-02-17

0

Endang Werdiningsih

Endang Werdiningsih

lu pikir narreta mau hamil sama kaivan secara sadar???!,sasya blom tau kebenaran'a,,,
sebrengsek apa dean mengkhianati narreta,,secara terang"an dean selingkuh,,sedangkan narreta hamil karena dijebak tunangan sani selingkuhan dean...
lagak lu dean,,merasa plg me derita...

2025-02-06

0

Ita rahmawati

Ita rahmawati

andai aku jd sasya juga pasti benci,,masih mending hamil sm laki2 lain dari pada sm kakaknya suami walaupun cuma kakak angkat

2024-12-25

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Pengumuman
92 KARYA BARU
93 PROMOSI KARYA BARU
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Pengumuman
92
KARYA BARU
93
PROMOSI KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!