Chapter 12

Setelah lama berendam dalam bathup , gejolak Naretta tak kunjung mereda .

"Mas .. Panas .." racau Naretta

"Iya mas tau , tapi mau gimana lagi .. Kamu kalo berendam lebih lama lagi bisa sakit ", ucap Kaivan .

Lalu Kaivan mengangkat Naretta dari dalam bathup dan menggendong nya keluar dari kamar mandi .

Dalam gendongan Kaivan pun Naretta terus menggeliat , membuat Kaivan harus bisa menahan diri .

"Aaargghh sial ! jangan banyak gerak !" kata Kaivan menggeram karena dibawah sana sudah ada sesuatu yang menegang .

Kaivan membaringkan Naretta diranjang dengan pelan-pelan.

"Istirahat lah dulu .." ucap Kaivan kemudian bangkit dari ranjang , tapi tangannya langsung ditarik oleh Naretta hingga menindihnya . Naretta langsung mel*mat bibir tebal Kaivan dengan rakus .

Sontak Kaivan yang mendapat serangan secara tiba-tiba itu langsung membulatkan matanya terkejut , Kaivan harus menahan diri agar tidak lepas kendali .

Sial nya ! Ciuman rakus dari Naretta sungguh menggunggah naluri pria nya . Tanpa sadar Kaivan pun membalas ciuman itu dengan tak kalah rakus nya .

Tangan Naretta terangkat menyentuh kemeja Kaivan dan melepaskan kancing nya satu persatu . Kaivan pun juga tak tinggal diam , tangan kirinya memegangi tengkuk Naretta dan memperdalam ciuman nya , sedangkan tangan kanannya menelusup masuk dalam blouse Naretta meremas dua gunung kembar nya .

"Aakhhhh..." desah Naretta

Kaivan menarik Naretta agar duduk dipangkuannya dan segera Kaivan melucuti pakaian Naretta hingga membuat wanita itu telanj*ng bulat .

"Tubuhmu indah sekali honey .." bisik Kaivan ditelinga Naretta .

Kaivan kembali mendorong Naretta hingga telentang , lalu Kaivan bangkit dan melucuti pakaiannya sendiri . Kemudian ia merangkak naik keatas ranjang .

"Mas .. Touch me ". Racau Naretta , tangannya menyentuh dada bidang Kaivan membuat pria itu menggeram tertahan .

Tangan Kaivan bergerak nakal turun kedaerah terlarang menyentuh titik sensitif Naretta dan memainkan kacang nya .

"Akkhhh mas .. Ughh .." Naretta tak bisa menahan desahannya , tubuhnya meliuk-liuk dibawah kungkungan Kaivan .

Dan Kaivan mencoba memasukkan dua jari nya kedalam area sensitif Naretta dan mulai memainkan nya .

"M-mass .. Akhh aak-uu uhh maau kel-ahh arr.." . Tubuh Naretta menggelinjang bersamaan dengan cairan yang keluar dari bagian inti nya .

Kaivan mencabut tangannya dan menj*lati jari-jari nya yang terkena cairan itu , Naretta memejamkan matanya nafas nya ngos-ngosan merasakan pelepasan . Tapi gejolaknya masih belum sepenuh nya mereda .

"Mas .. Kenapa panas lagii .. Ahh .." Racau Naretta yang memegang lengan Kaivan .

"Tapi ..."

"Mas , touch me please .." mohon Naretta dengan mata sayu

"Naretta , yang kita lakukan salah .." ucap Kaivan seketika tersadar dengan apa yang dia lakukan pada Naretta .

"Please mas .. aku butuh kamu .." pinta Naretta , tangannya bergerak nakal memegang benda milik Kaivan dan menyambar bibir seksi nan tebal itu .

"Aarrgghhh ..." Geram Kaivan ."Oke , jika itu mau mu .." , persetan dengan hubungan kakak dan adik ipar . Dirinya kepalang tanggung sudah melakukan hal sejauh ini dengan Naretta .

Kaivan memegang benda milik nya tepat didepan inti Naretta dan mulai memasuki nya .

Jleebb ....

"Aakhhhh ...." Desah kedua nya secara bersamaan .

"Damt itu ! Kau sempit sekali honey ..." Racau Kaivan , sambil mendongakkan kepala nya . Miliknya seperti diremas kuat oleh inti Naretta .

"Ahh .. Sakit mas .." Rintih Naretta merasakan sakit saat milik Kaivan masuk kedalam intinya . Karena milik Kaivan lebih besar dibanding milik Dean membuat Naretta merasakan sesak pada intinya . Naretta juga lupa jika kemarin ia baru saja melepas kontrasepsi dan dokter menyarankan untuk melakukan hubungan suami istri seminggu setelah melepas kontrasepsi nya , tapi karena kejadian tadi dirinya terpaksa melanggar saran dari dokter .

Kaivan mengecup kening Naretta dengan lembut , dirinya mulai bergerak pelan diatas tubuh Naretta .

.

Sudah berkali-kali Kaivan menyemburkan benih kualitas nya dirahim Naretta tapi tak membuat nya puas .

Naretta pun juga sudah merasa kelelahan dan gejolak nya sudah mulai menghilang . Mata nya mulai terpejam .

"m-mas akkhh aku lelah .." racau Naretta yang berusaha mempertahankan kesadarannya .

"Sebentar lagi honey .." Kaivan semakin mempercepat gerakan pinggul nya membuat Naretta tersentak .

"Ah mas , aku m-mau uh keluar .." Desah Naretta

"Bersamaa honey .."

"Aakhhhh ..." kedua nya mendesah bersamaan saat merasakan pelepasan untuk yang terakhir kali nya setelah 4 jam lama nya bertempur diatas ranjang , bahkan diatas meja pun juga tak luput menjadi tempat mereka menyatu . Saling berbagi peluh juga Saliva .

Kaivan sudah ambruk diatas tubuh Naretta dengan bertumpu menggunakan siku nya agar tak menindih wanita itu . Dirinya masih mengatur nafas dan menikmati sisa pelepasan nya . Sedang Naretta sudah memejamkan mata tak sadarkan diri karena kelelahan .

Kaivan bangkit dari ranjang setelah menyelimuti tubuh polos Naretta dan mengecup kening wanita itu kemudian berjalan menuju kamar mandi .

Dibawah guyuran air dingin yang mengalir dari shower, membasahi tubuhnya dari ujung rambut hingga kaki . Telapak tangannya bertumpu pada tembok . Mata nya terpejam , pikiran nya terus mengingat kejadian yang baru saja ia lakukan bersama adik ipar nya .

"Bodoh ! Kenapa begitu mudah nya aku terperangkap dengan istri dari adikku sendiri . Sial nya , kenapa dia terlihat begitu menggoda .. Aarrgghh !!." Gumam Kaivan .

Selesai membersihkan diri , Kaivan keluar dari kamar mandi hanya mengenakan celana boxer , bagian dada nya ia biarkan telanjang . Lalu Kaivan mendekati Naretta dan berbaring disamping nya .

"Maaf , jika aku kelepasan ". Bisik Kaivan ditelinga Naretta , setelah nya ia mulai memejamkan mata dan tidur sambil memeluk Naretta .

.

.

Pagi hari Naretta terbangun lebih dahulu karena terganggu dengan suara alarm yang terus berbunyi . Naretta mengerjapkan kedua mata nya , perut nya terasa berat seperti ada yang memeluk nya .

Ia pun melirik nya , alangkah terkejutnya dirinya jika ada sepasang tangan kekar yang tengah memeluk erat dirinya . Naretta langsung mendongak menatap si pemilik tangan tersebut , dirinya kembali terkejut ketika melihat wajah damai kakak ipar nya yang terlelap tidur disamping nya .

Dengan hati-hati Naretta memindahkan tangan Kaivan , tapi gerakan nya justru membangunkan pria itu .

"Hmmm.. Kau sudah bangun ?" tanya Kaivan dengan suara khas serak orang bangun tidur

"I-iyaa mas .." jawab Naretta gugup .

Naretta langsung bangkit dari ranjang , sial nya saat akan berdiri bagian inti nya begitu perih mungkin karena milik Kaivan lebih besar dibanding milik suami nya . Jadi membuatnya seperti merasakan malam pertama yang kedua kali nya .

Jujur , Naretta akui bahwa ia juga puas dengan apa yang dilakukan kakak ipar nya itu tadi malam .

"Kenapa ? Sakit ya ?" tanya Kaivan terlihat begitu khawatir saat melihat Naretta meringis menahan perih .

Naretta mengangguk .

Tanpa aba-aba Kaivan bangkit dari ranjang dan menggendong Naretta ala bridal style menuju kamar mandi . Kaivan mendudukkan Naretta diatas wastafel , sedang dirinya mengisi bath up dengan air hangat agar Naretta bisa berendam untuk merileks kan otot-otot nya .

Setelah bath up penuh Kaivan kembali menggendong Naretta dan menurunkan nya didalam bath up .

"Aku keluar dulu , panggil saja jika sudah selesai .." ucap Kaivan lalu keluar dari kamar mandi .

Didalam kamar mandi Naretta mulai menangis dengan apa yang telah ia lakukan semalam dengan Kaivan . Dirinya merasa telah mengkhianati pernikahannya dengan Dean .

"Mas Dean , maafkan Retta .. Retta udah khianatin pernikahan kita .." sesal nya sembari menangis terisak-isak .

.

.

.

Terpopuler

Comments

Nicky Nick

Nicky Nick

tenang retta suamimu lbh parah.. mending ma kakak iparmu aja lbh setia babang ivan

2024-12-29

1

Ibelmizzel

Ibelmizzel

dak apa2 Retta suamimu lebih parah dgn keadaan sadar dan berulang2 menyelingkuhimu.

2024-12-06

0

Ita rahmawati

Ita rahmawati

beruntung nya nareta dapet 2 sekaligus kakak beradik yg sm2 tampan dn gagah 🤣

2024-12-25

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Pengumuman
92 KARYA BARU
93 PROMOSI KARYA BARU
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Pengumuman
92
KARYA BARU
93
PROMOSI KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!