CTHK 15 ~ Di mana Kamu?

Pandu mondar-mandir di dalam kamar, kesal dengan ulah Dara. Andai Jaya tahu, pejabat hotel yang dimaksud gadis itu adalah dirinya, sudah pasti akan mendapatkan ceramah panjang kali lebar. Menurutnya Dara mulai berani, padahal semua bermula dari kesalahan  gadis itu.

“Mulai berani dia, cuek dan arogan. Adiknya saja bersikap sok manis di hadapanku, tapi dia jelas-jelas salah malah menantangku." 

Usai mengoceh mengeluhkan sikap dara, Pandu membuka ponselnya. Ternyata sudah menyimpan kontak Dara yang didapat dari melihat database pegawai hotel. Mengirimkan gadis itu pesan, tidak lama ada balasan.

“Siapa takut,” gumam Pandu membaca pesan balasan dari Dara. “Dia bilang siapa takut. Hah, dia menantangku.”

Pandu meninggalkan kamarnya, akan menemui Dara. Tidak biasanya dia meributkan hal sepele seperti ini, apalagi berurusan dengan perempuan yang biasanya selalu dijauhi karena tidak ingin berurusan dengan perempuan yang mengejar dirinya dengan agresif. Namun, urusan Dara seakan menjadi masalah besar dan harus diselesaikan. Seolah dia sedang berurusan dengan … laki-laki.

Mulutnya sempat mengumpat karena rumah yang terlalu besar dan kediaman Surya di bagian belakang. Kemungkinan Dara menempati kamar tamu, tapi ada Citra juga. Sempat ragu melanjutkan tujuannya mencari Dara khawatir salah kamar. Saat akan berbalik, dia melihat sosok yang dicari.

“Semesta mendukung, dia menuju kemari.” Dahi Pandu mengernyit mana kala Dara malah keluar menuju taman. Bergegas menyusul, tapi urung saat melihat Dara ternyata berbicara dengan Harsa. Meskipun tidak menunjukan keberadaannya, dari ucapan Dara, ia yakin kalau mereka sepertinya sudah saling mengenal dan … tidak akur.

Wajahnya tersenyum sinis mendengar ucapan Dara yang tidak ramah, lalu dikejutkan obrolan kedua insan itu.

“Di mana masalahnya, semua orang punya masa lalu meskipun pahit. Aku yakin tidak akan berpengaruh pada hubungan Bunda dan Papamu. Justru aku balik tanya, bagaimana kalau mereka tahu bagaimana kamu dan Citra mengkhianati aku. Apalagi aku dengar Citra sedang … hamil.”

Tangan Pandu mencengkram handle pintu mendengar kenyataan yang diucapkan oleh Dara. Malam itu, di mana ia mendapatkan pukulan di wajahnya. Dara hanya diam ketika Pandu mengatakan kalau perempuan itu sedang stress dan banyak masalah, asal tebak kalau kekasihnya selingkuh. Ternyata hal itu … benar.

Yang lebih mengejutkan Pandu, kekasih Dara adalah keponakannya dan selingkuh dengan adiknya sendiri. Wajar saja kalau gadis itu emosi, cenderung kalap. Sempat tidak percaya diri dengan Harsa yang dianggapnya lebih hebat, kompeten dengan pekerjaannya dan akan mudah mendapatkan pendamping hidup. Nyatanya hanya pria brengs*k dan tidak tahu malu, Pandu pun tersenyum sinis.

“Jangan lagi bahas masalah ini, aku sibuk dan tidak ada waktu berurusan denganmu.”

Tidak ingin tertangkap basah sedang menguping, Pandu segera meninggalkan tempat itu dan kembali ke kamarnya.

“Halo,” ujar Pandu menghubungi seseorang. “Aku ada tugas untukmu, cari tahu tentang seseorang. Hubungannya di keluarga termasuk orang terdekatnya. Identitasnya aku akan kirim. Waktumu dua puluh empat jam,” titah Pandu lalu mengakhiri panggilan.

***

Pandu dan Jaya sedang berbincang di meja makan. Kemala mengarahkan asisten rumah tangga yang menyiapkan menu sarapan. Harsa dan Surya baru bergabung, tidak lama Citra yang datang agak tergesa lalu menyapa Jaya.

“Maaf Opa, semalam aku tidak bisa tidur. Maklum di tempat baru,” ujar Citra, seharusnya dia yang lebih muda menunggu yang tua bukan sebaliknya.

“Tidak masalah, semoga nanti malam bisa lebih nyenyak ya,” sahut Jaya.

Pandu melirik sekilas dan berdecak pelan, dia merasa Citra memang malas bukan karena kesiangan yang disebabkan berada di lingkungan baru. Pandangannya menelisik mencari seseorang, siapa lagi kalau bukan Dara. Hendak bertanya, tapi ragu. Tidak ingin diduga macam-macam.

“Kemana Dara? Apa dia tidak bisa tidur seperti Citra?” tanya Jaya mewakili Pandu yang bertanya-tanya.

“Sudah berangkat, sepertinya Dara jadwal shift pagi,” jawab Kemala.

“Shift pagi? sepagi ini sudah berangkat?” tanya Jaya sambil menatap Pandu seakan meminta jawaban.

“Sepertinya sudah dari tadi Opa, biasanya subuh dia sudah berisik dan ribet mengganggu yang lain masih istirahat,” cetus Citra bermaksud menjelekan Dara.

“Shift pagi dimulai jam enam, bisa jadi ia berangkat lebih awal,” jelas Pandu.

“Karena alasan itulah, dia lebih banyak tinggal di rumah kost yang tidak jauh dari hotel. Terkadang saat libur atau malam pun, kalau ada masalah dan dia harus datang ya datang,” jelas Kemala lagi.

Jaya hanya mengangguk pelan lalu melanjutkan sarapannya, Pandu melihat kalau Papinya seperti merencanakan sesuatu. Semoga saja bukan hal yang membuat gadis itu semakin membangkang, karena ia masih harus membalaskan dendamnya.

“Lihat saja nanti,” ujar Pandu lirih.

“Lihat apa?” tanya Surya.

“Ck, bukan apa-apa.”

Citra tidak melepaskan pandangannya dari Pandu, pagi ini pria itu terlihat lebih tampan dengan setelan kerja. Harsa yang melihat Citra terus memandang Pandu, menendang kaki perempuan yang duduk tepat di hadapannya.

“Papi akan dampingi Pandu, mengenalkan pada direksi. Kamu temani kami,” titah Jaya pada Surya.

Harsa menghela nafasnya, meskipun posisi Surya nantinya akan diserahkan padanya. Tidak menutup kemungkinan porsi Pandu akan lebih banyak. Hanya Citra yang tetap berada di rumah, semua sudah berangkat dengan kendaraan masing-masing. Termasuk juga Kemala yang harus mengecek kondisi butiknya.

Melihat Pandu kembali lagi, Citra langsung menghampiri.

“Mas … eh, Paman Pandu. Aduh, kok kayaknya aneh ya kalau panggil Paman. Usia kita kayaknya nggak jauh deh. Aku panggil Mas saja gimana,” ujar Citra, Pandu menatapnya tanpa emosi.

“Terserah,” sahut Pandu. Ponselnya tertinggal di kamar, tidak mungkin ia berangkat tanpa alat tersebut.

“Mas, aku boleh kerja di hotel juga? Di rumah terus, kayaknya bakal bosen deh.” Citra mengekor langkah Pandu.

“Tanya Dara, dia lebih tahu peluang di sana.”

“Aku sering tanya, tapi ya gitu. Kayaknya dia nggak mau aku ikut kerja disana, takut tersaingi mungkin.”

Pandu masuk ke kamar dan menutup pintu, saat keluar dengan ponsel di tangannya masih ada Citra menunggu di luar.

“Boleh ya, Mas,” pintanya dengan nada manja.

“Banyak peluang untuk petugas housekeeping. Mau?”

“Hah, housekeeping? Maksudnya aku beres-beres kamar?” tanya CItra mengernyitkan dahi dan menunjukan wajah tidak suka.

“Ya seperti itu.”

“Yang lainlah Mas, jadi asisten Mas Pandu aja, gimana?”

“Aku tidak butuh asisten.” Pandu bergegas meninggalkan Citra.

Dalam perjalanan, ia menghubungi Dara dengan mode loudspeaker agar fokus mengemudinya tidak terganggu.

“Halo,” ujar Dara di ujung sana.                                                          

“Di mana kamu?” tanya Pandu.

“Halo, Om Pandu. Suaranya tidak jelas, halo,” ujar Dara agak berteriak.

“Dara, jangan bercanda.”

“Om Pandu, halo … halo. Sinyalnya jelek.”

Tut tut tut.

“Apa dia bilang, sinyal jelek? Dia pikir berada di hutan.”

Sedangkan di Grand Season, Dara terkekeh setelah mengakhiri panggilan dari Pandu.

“Sok akrab, segala tanya aku di mana.”

\=\=\=\=

Pandu : Di mana kamu?

Dara : Di hatimu

Author : Anjaaayyy 🤣🤣🤣

Terpopuler

Comments

Esih Sukaesih

Esih Sukaesih

bagus thor karakter dara walapun konyol tpi kocak😊😊

2025-01-23

0

Esih Sukaesih

Esih Sukaesih

😁😁😁ada² aja dara

2025-01-23

0

Maratus Sholeha

Maratus Sholeha

/Drool//Drool//Drool/

2024-12-26

0

lihat semua
Episodes
1 CTHK 1 ~ Kita ... Putus
2 CTHK 2~ Kenapa Harus Dia
3 CTHK 3 ~ Tinggal Bersama
4 CTHK 4 ~ Kamar 2807
5 CTHK 5 ~ Kepalamu
6 CTHK 6 ~ Mau Coba
7 CTHK 7 ~ Orang Yang Salah
8 CHTK 8 ~ Dunia Vs Daun Kelor
9 CTHK 9 ~ Kita Saudara
10 CTHK 10 ~ Tragis
11 CTHK 11 ~ Tukang Ngadu
12 CTHK 12 ~ Tukang Ngadu (2)
13 CTHK 13 ~ Balas Dendam
14 CTHK 14 ~ Rahasia
15 CTHK 15 ~ Di mana Kamu?
16 CTHK 16 ~ Ancaman Pandu
17 CTHK 17 ~ Ada Apa Denganku?
18 CTHK 18 ~ Dasar Tandu!
19 CTHK 19 ~ Pandu dan Dara (1)
20 CTHK 20 ~ Pandu - Dara (2) Apa Mungkin ....
21 CTHK 21 ~ KUA
22 CTHK 22 ~ Bidadari
23 CTHK 23 ~
24 CTHK 24 ~ Menggoda
25 CTHK 25 ~ Kecewa
26 CTHK 26 ~ Dasar Om-om
27 CTHK 27 ~ Waktunya Menikah
28 CTHK 28 ~ Gara~ gara Katro
29 CTHK 29 ~ Kamu Tidak Berhak
30 CTHK 30 ~ Menyelinap (Lagi)
31 CTHK 31 ~ Jodoh Pilihan Bunda (1)
32 CTHK 32 ~ Jodoh Pilihan Bunda (2)
33 CTHK 33 ~ Siapa Dia?
34 CTHK 34 ~ Panda Jatuh Cinta
35 CTHK 35 ~ Hanya Satu Macam
36 CTHK 36 ~ Rahasia (1)
37 CTHK 37 ~ Rahasia (2)
38 CTHK 38 ~ Miss You Panda
39 CTHK 39 ~ Nasihat Dara
40 CTHK 40 ~ Ijab Qabul, yuk!
41 CTHK 41 ~ Siap Lahir dan Batin
42 CTHK 42 ~ Orang Yang Salah
43 CTHK 43 ~ Sudah Gil4
44 CTHK 44 ~ Aku Dijebak
45 CTHK 45 ~ Aku Bersedia
46 CTHK 46 ~ Rencana Besok
47 CTHK 47 ~ Nanti Saja
48 CTHK 48 ~ Yang Terbaik
49 CTHK 49 ~ kenapa ?
50 CTHK 50 ~ Tempat Untuk Pulang
51 CTHK 51 ~ Sekarang
52 CTHK 52 ~ Diseruduk Panda
53 CTHK 53 ~ I'm Coming
54 CTHK 54 ~ I Love You, Panda
55 CTHK 55 ~ Bayi Panda
56 CTHK 56 ~ Usaha Membuat Bayi Panda
57 CTHK 57 ~ Lupa !!
58 CTHK 58 ~ Gagal
59 CTHK 59 ~ Resepsi (Masih)
60 CTHK 60 ~ Obrak Abrik Panda
61 CTHK 61 ~ Ada Apa Dengan Panda ? AADP
62 CTHK 62~ Bedrest (Bayi Panda)
63 CTHK 63 ~ Pacul
64 CTHK 64 ~ Serangan
65 CTHK 65 ~ Tunggu Aku
66 CTHK 66 ~ Temani Aku
67 CTHK 67 ~ Lembur
68 CTHK 68 ~ Serangan (2)
69 CTHK 69 ~ Aku Datang
70 CTHK 70 ~ Nostalgia
71 CTHK 71 ~ Ngidam
72 CTHK 72 ~ Rambut (Lagi)
73 CTHK 73 ~ Jenguk Bayi
74 CTHK 74 ~ Bayi Panda OTW
75 CTHK 75 ~ Baby Boy
76 CTHK 76 ~ Kapan Selesai?
77 CTHK 77 ~ Coba Lagi
78 CTHK 78 ~ Kejutan
79 CTHK 79 ~ Keinginan Pandu
80 CTHK 80 ~ Emosi
81 CTHK 81 ~ Baik-baik Saja
82 CTHK 82 ~ Pandu Sachet
83 CTHK 83 ~ Yang Berikutnya
84 CTHK 84 ~ Hantu Cilik
85 CTHK 85 ~ Mungkinkah ? (Empat) ~ END
Episodes

Updated 85 Episodes

1
CTHK 1 ~ Kita ... Putus
2
CTHK 2~ Kenapa Harus Dia
3
CTHK 3 ~ Tinggal Bersama
4
CTHK 4 ~ Kamar 2807
5
CTHK 5 ~ Kepalamu
6
CTHK 6 ~ Mau Coba
7
CTHK 7 ~ Orang Yang Salah
8
CHTK 8 ~ Dunia Vs Daun Kelor
9
CTHK 9 ~ Kita Saudara
10
CTHK 10 ~ Tragis
11
CTHK 11 ~ Tukang Ngadu
12
CTHK 12 ~ Tukang Ngadu (2)
13
CTHK 13 ~ Balas Dendam
14
CTHK 14 ~ Rahasia
15
CTHK 15 ~ Di mana Kamu?
16
CTHK 16 ~ Ancaman Pandu
17
CTHK 17 ~ Ada Apa Denganku?
18
CTHK 18 ~ Dasar Tandu!
19
CTHK 19 ~ Pandu dan Dara (1)
20
CTHK 20 ~ Pandu - Dara (2) Apa Mungkin ....
21
CTHK 21 ~ KUA
22
CTHK 22 ~ Bidadari
23
CTHK 23 ~
24
CTHK 24 ~ Menggoda
25
CTHK 25 ~ Kecewa
26
CTHK 26 ~ Dasar Om-om
27
CTHK 27 ~ Waktunya Menikah
28
CTHK 28 ~ Gara~ gara Katro
29
CTHK 29 ~ Kamu Tidak Berhak
30
CTHK 30 ~ Menyelinap (Lagi)
31
CTHK 31 ~ Jodoh Pilihan Bunda (1)
32
CTHK 32 ~ Jodoh Pilihan Bunda (2)
33
CTHK 33 ~ Siapa Dia?
34
CTHK 34 ~ Panda Jatuh Cinta
35
CTHK 35 ~ Hanya Satu Macam
36
CTHK 36 ~ Rahasia (1)
37
CTHK 37 ~ Rahasia (2)
38
CTHK 38 ~ Miss You Panda
39
CTHK 39 ~ Nasihat Dara
40
CTHK 40 ~ Ijab Qabul, yuk!
41
CTHK 41 ~ Siap Lahir dan Batin
42
CTHK 42 ~ Orang Yang Salah
43
CTHK 43 ~ Sudah Gil4
44
CTHK 44 ~ Aku Dijebak
45
CTHK 45 ~ Aku Bersedia
46
CTHK 46 ~ Rencana Besok
47
CTHK 47 ~ Nanti Saja
48
CTHK 48 ~ Yang Terbaik
49
CTHK 49 ~ kenapa ?
50
CTHK 50 ~ Tempat Untuk Pulang
51
CTHK 51 ~ Sekarang
52
CTHK 52 ~ Diseruduk Panda
53
CTHK 53 ~ I'm Coming
54
CTHK 54 ~ I Love You, Panda
55
CTHK 55 ~ Bayi Panda
56
CTHK 56 ~ Usaha Membuat Bayi Panda
57
CTHK 57 ~ Lupa !!
58
CTHK 58 ~ Gagal
59
CTHK 59 ~ Resepsi (Masih)
60
CTHK 60 ~ Obrak Abrik Panda
61
CTHK 61 ~ Ada Apa Dengan Panda ? AADP
62
CTHK 62~ Bedrest (Bayi Panda)
63
CTHK 63 ~ Pacul
64
CTHK 64 ~ Serangan
65
CTHK 65 ~ Tunggu Aku
66
CTHK 66 ~ Temani Aku
67
CTHK 67 ~ Lembur
68
CTHK 68 ~ Serangan (2)
69
CTHK 69 ~ Aku Datang
70
CTHK 70 ~ Nostalgia
71
CTHK 71 ~ Ngidam
72
CTHK 72 ~ Rambut (Lagi)
73
CTHK 73 ~ Jenguk Bayi
74
CTHK 74 ~ Bayi Panda OTW
75
CTHK 75 ~ Baby Boy
76
CTHK 76 ~ Kapan Selesai?
77
CTHK 77 ~ Coba Lagi
78
CTHK 78 ~ Kejutan
79
CTHK 79 ~ Keinginan Pandu
80
CTHK 80 ~ Emosi
81
CTHK 81 ~ Baik-baik Saja
82
CTHK 82 ~ Pandu Sachet
83
CTHK 83 ~ Yang Berikutnya
84
CTHK 84 ~ Hantu Cilik
85
CTHK 85 ~ Mungkinkah ? (Empat) ~ END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!