CTHK 10 ~ Tragis

Sabar Dara, percuma meladeni orang yang tidak waras. Yang ada ikutan gil4.

Dara pun mengabaikan Citra, tapi perempuan itu tidak terima bahkan menarik tangan Dara.

“Jangan sampai aku berbuat kasar lalu kamu akan playing victim dengan mengatakan aku yang bersalah. Aku menghormati Bunda dan Om Surya karena hari bahagia mereka,” ungkap Dara.

Entah dari mana asalnya, Harsa sudah berada diantara mereka, kalau boleh jujur kehadirannya sudah seperti jelangkung. Citra pun melepaskan tangan Dara.

“Dara, tidak akan ada pria yang bisa menggantikan aku di hati kamu. Apalagi yang lebih hebat, nyatanya kamu malah merayu Pandu.”

Tuduhan Harsa ini cukup membuat Dara naik darah. Baru kemarin ada niat konyol menghabisi lawan bicaranya, sekarang ada lagi. Apa ia harus berikan tonjokan pula di wajah Harsa dan jambak rambut Citra, karena mereka pasangan serasi. Sama-sama menjengkelkan.

“Kalian ini, enyahlah dari pandanganku.” Dara tidak ingin memperpanjang masalah, apalagi ia melihat Kemala dan Surya yang sudah berganti pakaian diikuti oleh asistennya berjalan ke arah mereka.

“Ada apa ini?” tanya Surya lalu menatap bergantian Dara, Harsa dan Citra.

“Tidak ada apa-apa Pah,” jawab Citra manja lalu memeluk lengan pria itu. “Tadinya kamu sedang merencanakan kejutan, tapi gagal deh. Selamat menikmati honeymoon kalian ya.”

“Dara, Citra, jangan buat masalah. Papa Surya sudah siapkan kamar untuk kalian di kediamannya,” ungkap Kemala dan hanya Citra yang sepertinya sangat antusias.

“Besok aku shift pagi, sementara masih tinggal di kosan. Mungkin nanti ….”

“Segera urus kepindahan mu, jangan sampai Opa tahu kalau kamu masih tinggal di rumah kost.”

“Hm.”

“Bye, hati-hati di jalan,” ujar Citra lagi. “Mas, kalau kita menikah nanti aku mau honeymoon ke maldives ya,” rengek Citra sambil memeluk lengan  Harsa yang hanya direspon dengan decakan. “Jangan sampai kalian macam-macam di belakangku,” ancam Citra pada Harsa dan Dara.

“Aku macam-macam sama dia?” Dara menunjuk Harsa, memastikan tuduhan adik tirinya. Macam-macam yang dimaksud Citra, mungkin kembali bersama. Sepertinya otak Citra sudah bergeser, bagaimana mungkin ia harus kembali dengan Harsa. Bahkan dikasih gratis pun akan ditolak mentah-mentah.

“Untukmu saja, aku bersyukur menyaksikan kebenaran meskipun pahit. Tidak bisa aku bayangkan kalau ternyata kami berjodoh, lalu ….”

“Diamlah Dara, jangan munafik dan sok suci.” Harsa menatap sinis dengan senyum mengejek. “Aku lihat sendiri kamu memohon-mohon pada Pandu.”

“Ya … ya … ya, terserah kalian saja.” Dara meninggalkan Harsa dan Citra, meskipun kakinya sudah gatal hendak menendang sel4ngkangan Harsa.

Sedangkan di tempat berbeda, Pandu sudah kembali ke kamar 2807. Melempar jasnya ke sofa dan menghempaskan tubuhnya di ranjang, menatap langit-langit kamar. Sama halnya dengan Dara ia pun terkejut mereka bisa bertemu lagi dan menjadi kerabat.

Meskipun sudah mendengar kalau Surya akan menikah dengan wanita yang memiliki dua orang anak perempuan, tapi ia tidak tahu kalau ternyata salah satunya adalah Dara.

“Ck, mana aku janji akan tinggal di rumah papi,” gumam Pandu lalu beranjak duduk dan mengeluarkan ponselnya menghubungi seseorang.

“Pak David, ada hal yang ingin aku bicarakan. Bisa kita bertemu?”

***

Setengah enam pagi, Dara sudah tiba di hotel. Berganti seragam, sedangkan wajah dan rambut sudah rapi sejak keluar dari kamar kostnya. Kabar ia berurusan dengan tamu tamu VVIP bahkan member aktif, sudah santer di divisi housekeeper.

“Mbak Dara, kita turut prihatin,” ujar salah satu petugas housekeeping.

“Iya, Mbak. Dengan kemampuan dan kecerdasan mbak Dara, pasti mudah cari kerja lagi.” Kali ini petugas laundry yang bicara.

Brak.

Dara menutup lokernya dengan keras, lalu menatap kedua petugas di sampingnya.

“Maksud kalian apa? Kalian senang kalau aku dipecat? Memang kalian siapa, cenayang atau apa? Pak Leo saja belum ada bicara apapun, lagi pula kalian tidak tahu masalahnya jadi tutup mulut kalian.”

Kedua petugas itu langsung pergi, karena takut Dara lebih marah lagi.

“Pagi-pagi sudah cari gara-gara.”

“Lo, yang cari gara-gara,” ujar Vio sudah bersandar pada salah satu loker. “Mereka bener lagi, kalau lo dipecat gimana?”

“Nggak gimana-gimana, mungkin aku bisa jadi benalu di keluarga bapak tiri aku. Kebetulan mereka kaya raya,” sahut Dara.

“Memang siap dan yakin lo bakal bae-bae aja, bertemu Harsa tiap hari dan mungkin dia akan jadi ipar lo?”

“Kisah percintaan aku kayaknya menarik jadi film ya, adik tiri adalah maut atau kita ubah adik tiri koplak dan pacar lakn4t.”

Vio hanya menggelengkan kepalanya. “Tugas gue pagi ini, membersihkan kamar 2807 setelah penghuninya keluar untuk sarapan.”

“Dia masih di sini?”

“Menurut lo?”

“Apa aku temui lagi ya, terus minta maaf. Kali ini lebih tulus dan ….”

“Jangan macam-macam Ra.”

“Nggak mungkin dia nggak maafin dong, sekarang ‘kan dia sudah jadi … Om aku.” Obrolan mereka terhenti, karena ponsel Dara berdering. Sebelum menjawab, gadis itu sempat berdeham.

“Selamat Pagi, Pak Leo. Ada yang bisa saya bantu?”

“Gimana bisa bantu saya kalau kamu buat masalah dan tidak bisa bantu diri sendiri.”

Dara sampai menjauhkan ponsel dari telinganya, karena suara berteriak di ujung sana. Cukup lama Leo berteriak dan memaki.

“PAk David memanggilku termasuk juga kamu. Awas saja kalau aku sampai kena imbas dari ulahmu.”

“Hah, Pak David? Halo, Pak Leo.” Ternyata panggilan berakhir. “Ck, gimana ini. Vio temani ke kamar 2807 ya, please!”

“Ogah, gue nggak mau ikutan kena masalah.” Vio berlalu dari hadapan Dara.

“Nasibmu Dara, tragis,” gumam gadis itu sambil menepuk dahinya.

Terpopuler

Comments

Henny Mihawati

Henny Mihawati

Novel nya bagus ini teh/Good/

2025-02-09

0

Rita Murwanti

Rita Murwanti

sampai bab ini masih Oce Thor alur. bahasa.ceritanya bagus seru lucu semangat ya Thor awas kl lama* aneh* keluar jalur ceritanya😅

2025-01-09

0

YuWie

YuWie

pribadi dara ini menarik banyak lelaki ya

2024-11-07

1

lihat semua
Episodes
1 CTHK 1 ~ Kita ... Putus
2 CTHK 2~ Kenapa Harus Dia
3 CTHK 3 ~ Tinggal Bersama
4 CTHK 4 ~ Kamar 2807
5 CTHK 5 ~ Kepalamu
6 CTHK 6 ~ Mau Coba
7 CTHK 7 ~ Orang Yang Salah
8 CHTK 8 ~ Dunia Vs Daun Kelor
9 CTHK 9 ~ Kita Saudara
10 CTHK 10 ~ Tragis
11 CTHK 11 ~ Tukang Ngadu
12 CTHK 12 ~ Tukang Ngadu (2)
13 CTHK 13 ~ Balas Dendam
14 CTHK 14 ~ Rahasia
15 CTHK 15 ~ Di mana Kamu?
16 CTHK 16 ~ Ancaman Pandu
17 CTHK 17 ~ Ada Apa Denganku?
18 CTHK 18 ~ Dasar Tandu!
19 CTHK 19 ~ Pandu dan Dara (1)
20 CTHK 20 ~ Pandu - Dara (2) Apa Mungkin ....
21 CTHK 21 ~ KUA
22 CTHK 22 ~ Bidadari
23 CTHK 23 ~
24 CTHK 24 ~ Menggoda
25 CTHK 25 ~ Kecewa
26 CTHK 26 ~ Dasar Om-om
27 CTHK 27 ~ Waktunya Menikah
28 CTHK 28 ~ Gara~ gara Katro
29 CTHK 29 ~ Kamu Tidak Berhak
30 CTHK 30 ~ Menyelinap (Lagi)
31 CTHK 31 ~ Jodoh Pilihan Bunda (1)
32 CTHK 32 ~ Jodoh Pilihan Bunda (2)
33 CTHK 33 ~ Siapa Dia?
34 CTHK 34 ~ Panda Jatuh Cinta
35 CTHK 35 ~ Hanya Satu Macam
36 CTHK 36 ~ Rahasia (1)
37 CTHK 37 ~ Rahasia (2)
38 CTHK 38 ~ Miss You Panda
39 CTHK 39 ~ Nasihat Dara
40 CTHK 40 ~ Ijab Qabul, yuk!
41 CTHK 41 ~ Siap Lahir dan Batin
42 CTHK 42 ~ Orang Yang Salah
43 CTHK 43 ~ Sudah Gil4
44 CTHK 44 ~ Aku Dijebak
45 CTHK 45 ~ Aku Bersedia
46 CTHK 46 ~ Rencana Besok
47 CTHK 47 ~ Nanti Saja
48 CTHK 48 ~ Yang Terbaik
49 CTHK 49 ~ kenapa ?
50 CTHK 50 ~ Tempat Untuk Pulang
51 CTHK 51 ~ Sekarang
52 CTHK 52 ~ Diseruduk Panda
53 CTHK 53 ~ I'm Coming
54 CTHK 54 ~ I Love You, Panda
55 CTHK 55 ~ Bayi Panda
56 CTHK 56 ~ Usaha Membuat Bayi Panda
57 CTHK 57 ~ Lupa !!
58 CTHK 58 ~ Gagal
59 CTHK 59 ~ Resepsi (Masih)
60 CTHK 60 ~ Obrak Abrik Panda
61 CTHK 61 ~ Ada Apa Dengan Panda ? AADP
62 CTHK 62~ Bedrest (Bayi Panda)
63 CTHK 63 ~ Pacul
64 CTHK 64 ~ Serangan
65 CTHK 65 ~ Tunggu Aku
66 CTHK 66 ~ Temani Aku
67 CTHK 67 ~ Lembur
68 CTHK 68 ~ Serangan (2)
69 CTHK 69 ~ Aku Datang
70 CTHK 70 ~ Nostalgia
71 CTHK 71 ~ Ngidam
72 CTHK 72 ~ Rambut (Lagi)
73 CTHK 73 ~ Jenguk Bayi
74 CTHK 74 ~ Bayi Panda OTW
75 CTHK 75 ~ Baby Boy
76 CTHK 76 ~ Kapan Selesai?
77 CTHK 77 ~ Coba Lagi
78 CTHK 78 ~ Kejutan
79 CTHK 79 ~ Keinginan Pandu
80 CTHK 80 ~ Emosi
81 CTHK 81 ~ Baik-baik Saja
82 CTHK 82 ~ Pandu Sachet
83 CTHK 83 ~ Yang Berikutnya
84 CTHK 84 ~ Hantu Cilik
85 CTHK 85 ~ Mungkinkah ? (Empat) ~ END
Episodes

Updated 85 Episodes

1
CTHK 1 ~ Kita ... Putus
2
CTHK 2~ Kenapa Harus Dia
3
CTHK 3 ~ Tinggal Bersama
4
CTHK 4 ~ Kamar 2807
5
CTHK 5 ~ Kepalamu
6
CTHK 6 ~ Mau Coba
7
CTHK 7 ~ Orang Yang Salah
8
CHTK 8 ~ Dunia Vs Daun Kelor
9
CTHK 9 ~ Kita Saudara
10
CTHK 10 ~ Tragis
11
CTHK 11 ~ Tukang Ngadu
12
CTHK 12 ~ Tukang Ngadu (2)
13
CTHK 13 ~ Balas Dendam
14
CTHK 14 ~ Rahasia
15
CTHK 15 ~ Di mana Kamu?
16
CTHK 16 ~ Ancaman Pandu
17
CTHK 17 ~ Ada Apa Denganku?
18
CTHK 18 ~ Dasar Tandu!
19
CTHK 19 ~ Pandu dan Dara (1)
20
CTHK 20 ~ Pandu - Dara (2) Apa Mungkin ....
21
CTHK 21 ~ KUA
22
CTHK 22 ~ Bidadari
23
CTHK 23 ~
24
CTHK 24 ~ Menggoda
25
CTHK 25 ~ Kecewa
26
CTHK 26 ~ Dasar Om-om
27
CTHK 27 ~ Waktunya Menikah
28
CTHK 28 ~ Gara~ gara Katro
29
CTHK 29 ~ Kamu Tidak Berhak
30
CTHK 30 ~ Menyelinap (Lagi)
31
CTHK 31 ~ Jodoh Pilihan Bunda (1)
32
CTHK 32 ~ Jodoh Pilihan Bunda (2)
33
CTHK 33 ~ Siapa Dia?
34
CTHK 34 ~ Panda Jatuh Cinta
35
CTHK 35 ~ Hanya Satu Macam
36
CTHK 36 ~ Rahasia (1)
37
CTHK 37 ~ Rahasia (2)
38
CTHK 38 ~ Miss You Panda
39
CTHK 39 ~ Nasihat Dara
40
CTHK 40 ~ Ijab Qabul, yuk!
41
CTHK 41 ~ Siap Lahir dan Batin
42
CTHK 42 ~ Orang Yang Salah
43
CTHK 43 ~ Sudah Gil4
44
CTHK 44 ~ Aku Dijebak
45
CTHK 45 ~ Aku Bersedia
46
CTHK 46 ~ Rencana Besok
47
CTHK 47 ~ Nanti Saja
48
CTHK 48 ~ Yang Terbaik
49
CTHK 49 ~ kenapa ?
50
CTHK 50 ~ Tempat Untuk Pulang
51
CTHK 51 ~ Sekarang
52
CTHK 52 ~ Diseruduk Panda
53
CTHK 53 ~ I'm Coming
54
CTHK 54 ~ I Love You, Panda
55
CTHK 55 ~ Bayi Panda
56
CTHK 56 ~ Usaha Membuat Bayi Panda
57
CTHK 57 ~ Lupa !!
58
CTHK 58 ~ Gagal
59
CTHK 59 ~ Resepsi (Masih)
60
CTHK 60 ~ Obrak Abrik Panda
61
CTHK 61 ~ Ada Apa Dengan Panda ? AADP
62
CTHK 62~ Bedrest (Bayi Panda)
63
CTHK 63 ~ Pacul
64
CTHK 64 ~ Serangan
65
CTHK 65 ~ Tunggu Aku
66
CTHK 66 ~ Temani Aku
67
CTHK 67 ~ Lembur
68
CTHK 68 ~ Serangan (2)
69
CTHK 69 ~ Aku Datang
70
CTHK 70 ~ Nostalgia
71
CTHK 71 ~ Ngidam
72
CTHK 72 ~ Rambut (Lagi)
73
CTHK 73 ~ Jenguk Bayi
74
CTHK 74 ~ Bayi Panda OTW
75
CTHK 75 ~ Baby Boy
76
CTHK 76 ~ Kapan Selesai?
77
CTHK 77 ~ Coba Lagi
78
CTHK 78 ~ Kejutan
79
CTHK 79 ~ Keinginan Pandu
80
CTHK 80 ~ Emosi
81
CTHK 81 ~ Baik-baik Saja
82
CTHK 82 ~ Pandu Sachet
83
CTHK 83 ~ Yang Berikutnya
84
CTHK 84 ~ Hantu Cilik
85
CTHK 85 ~ Mungkinkah ? (Empat) ~ END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!