Bab 4

Hari yang telah dinantikan telah datang yaitu Narin telah dinyatakan lulus dengan nilai yang sangat bagus, bukan hanya Narin saja yang mendapatkan nilai bagus tapi Eric pun juga mendapatkan nilai yang tak kalah bagus dari Narin.

Sesuai dengan janjinya selesai lulus Eric akan membantu papanya di perusahaan, dan hari ini dia akan datang ke perusahaannya untuk pertama kalinya, dan itu atas permintaan sang papa.

Saat diruang makan Eric langsung duduk dan menyapa mama papanya yang sedang makan.

"Pagi ma pa," sapa Eric dengan senyumnya yang manis.

"Pagi sayang, kamu hari ini mau ke kantor papa ya," tanya mama Eric, tak percaya bahwa Eric akan menurut dengan ucapannya tempo dulu yang menginginkan Eric setelah lulus agar mau membantu papanya di perusahaan.

"Iya ma, Eric kan sudah janji sama papa kalu Eric bakalan bantu papa di perusahaan setelah Eric lulus nanti," jawab Eric seraya menikmati sarapan paginya.

"Oh iya Eric nanti papa akan mengenalkanmu sebagai CEO di perusahaan papa, karena kamu adalah putra satu satunya papa dan mama miliki dan itu artinya kamulah pewaris tunggal keluarga Bramantyo," terang papa Eric dengan tegas.

"Tapi pa, Eric kan belum ada pengalaman buat jadi CEO dan selama ini kan Eric belum pernah mengurusi perusahaan jadi Eric takut nanti kalau papa kecewa dengan hasil kerja Eric," tolak Eric secara halus takut papanya marah.

"Sudah Eric nanti kamu di perusahaan ada asisten pribadi yang akan membantumu dalam mengurus semua pekerjaanmu di kantor, dan dia juga akan mengajarimu bagaimana cara mengurus perusahaan dan lain sebagainya, jadi kamu tidak usah khawatir," ucap sang papa meyakinkan putranya itu.

Setelah sarapan selesai Eric dan papanya bergegas untuk berangkat ke kantor.

☘️☘️☘️

Tidak lama kemudian mobil yang membawa Eric dan papanya telah sampai di gedung yang menjulang tinggi dan megah, selama ini Eric tidak pernah ke kantor jadi orang orang tidak banyak yang mengenal sosok Eric bahwa dia adalah putra dari pemilik perusahaan ini dan pewaris tunggal keluarga Bramantyo.

Eric segera masuk ke dalam perusahaan, banyak orang yang menyapa mereka dengan senyuman, dan ada juga yang hanya menatap kagum karena Eric sangatlah tampan, namun dia tetap dingin seperti sifatnya yang dulu waktu di kampus.

Akhirnya mereka sudah sampai di ruangan Direktur yaitu ruangan papa Eric, lalu papa Eric duduk di kursi kebesarannya dan menyuruh Eric untuk duduk.

Tak lama kemudian datanglah seorang laki laki yang masih muda bernama Reno dia orang kepercayaan papanya dan mengurus segala urusan kantor.

Reno sosok laki laki muda berumur 23 tahun yang bekerja di perusahaan papanya Eric, serta menjadi orang kepercayaan papanya saat papanya tidak di kantor, dan sekarang Reno akan menjadi Asisten Pribadinya Eric yang akan membantu Eric dalam mengurus perusahaannya.

"Eric perkenalkan ini Reno, dia akan menjadi Asisten Pribadimu yang akan membantu semua pekerjaanmu selama kamu di perusahaan," ucap sang papa mengenalkan Reno pada Eric putranya.

"Eric," ucap Eric sambil menyodorkan tangannya ke Reno untuk berkenalan.

"Saya Reno Tuan muda, saya akan membantu anda untuk mengurus perusahaan ini," sahut Reno dengan penuh hati hati karena dia melihat sosok Erik yang sangat dingin tanpa mau mengeluarkan senyuman sedikit pun.

"Reno tolong kamu antar Eric keruangannya, biar dia bisa mempelajari semuanya yang ada di perusahaan ini, dan jangan lupa mulai sekarang kamu adalah Asisten Pribadi anak saya Eric, tolong kamu ajari Eric dan bantu pekerjaan Eric karna dia masih belum paham mengenai perusahaan," terang papa Eric pada Reno.

"Siap tuan," Reno menjawab dengan anggukan dan segera mengantar Eric ke ruangang CEO.

"Mari Tuan Muda," ucap Reno dengan senyum.

Tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di depan ruangan CEO, sebelum mereka masuk Reno memperkenalkan Tika sebagai Sekretarisnya Eric mulai saat ini, dan Tika menyapa Eric dengan senyuman dan hanya dijawab anggukan saja oleh Eric tanpa ekspresi.

Eric bergegas masuk ke dalam ruangan yang di atasnya pintu terdapat tulisan CEO diikuti oleh Reno di belakangnya, Eric menatap takjub ruangan tersebut yang ukurannya lebih besar daripada ruangan papanya, dan Eric tak percaya bahwa didalam ruangannya tersebut terdapat kamar untuk dia istirahat.

Tak lama kemudian, Reno mengatakan bahwa besok pagi ada meeting dengan Perusahaan Vanley Group yang akan membahas kerja samanya dalam membangun sebuah proyek, dan dijawab dengan deheman saja oleh Eric. Sungguh sifat Eric begitu dingin sekali seakan dia membatasi seseorang yang ingin berbicara dengan dirinya.

Setelah itu Reno pamit keluar dan akan mengurusi pekerjaan lain.

Cukup lama Eric yang sedang duduk di kursi kebesarannya sehingga membuat dia tak sadar jika waktu sudah menunjukkan siang, dan waktunya untuk makan siang, tak lama kemudian Reno masuk bersamaan dengan bunyi dering telpon dari ponsel Eric.

Lalu secepat kilat Eric mengangkatnya dan tertera nama Brenda yang sedang menelponnya.

"Hallo sayang, sudah lama nih kita gak jalan," sapa Brenda dengan manjanya.

"Hallo juga sayang, ini aku mau makan siang. apa kamu mau menemaniku makan siang di restoran tempat kita biasanya ?" tanya Eric.

"Baiklah, aku siap siap dulu ya, emmmuach," ucap Brenda yang tampak girang karena siang ini dia akan makan siang berdua dengan Eric.

Tuan Muda, apa Tuan mau makan siang diluar ? Tanya Reno melihat Eric yang sedang membereskan beberapa berkasnya di atas meja.

"Iya aku mau makan siang diluar bersama Brenda, dan nanti aku balik lagi ke kantor. tolong siapkan berkas berkas yang harus aku pelajari lagi," ucap Eric sambil melangkahkan kakinya keluar dan menuju ke parkiran tempat mobilnya terparkir tadi.

Tidak lama kemudian Eric sudah sampai di sebuah restoran yg tempat dia akan makan siang dengan Brenda, namun tidak menyangka takdir bisa mempertemukannya lagi dengan seorang gadis yang sempat dia temui di minimarket dulu, ya gadis itu adalah Narin.

Dari kejauhan Narin melihat sosok laki laki yang dia kenal termasuk orang yang telah menempati hatinya selama ini, meskipun Narin telah mengubur perasaannya namun tetap saja Narin tidak bisa membohonginya dan perasaanya ke Eric semakin membuncah seakan ingin meledak seketika itu juga.

Apalagi Eric sekarang jadi seorang CEO dan penampilannya pun sangat berubah drastis yang membuatnya semakin tampan rupawan namun Eric tetap bersikap dingin. tapi tidak ke Brenda kekasih tercintanya.

Semula Narin sangat bahagia bisa bertemu lagi dengan Eric meski dari kejauhan, namun setelah ada perempuan yang dia kenal yaitu Brenda tiba tiba datang dan menghampiri Eric dengan berjalan yang sangat anggun, modis dan dia semakin terlihat cantik beda dengan yang dulu karena Brenda sekarang adalah seorang model, maka tidak kaget kalau penampilan Brenda sekarang makin keren dan modis, jauh berbeda saat di kampus dulu.

Dengan anggunnya Brenda berjalan ke arah meja yang di duduki oleh Eric dan seperti biasa Brenda selalu mencium pipi Eric yang membuat Narin sampai terkejut, meskipun Narin berada di meja yang berbeda tapi Narin tetap jelas melihat bagaimana Brenda mencium Eric dan mereka berdua pun saling melempar senyum.

"Hai sayang, sudah lama ya ? Maaf aku terlambat karena tadi aku masih harus menyelesaikan pemotretan sebelum kesini," sapa Brenda dengan wajah melasnya, hingga membuat Eric semakin kasihan melihat Brenda yang selalu di tuntut untuk melakukan pemotretan padahal itupun sudah waktunya untuk istirahat.

"Iya gak pa pa sayang yang penting sekarang kita makan yuk pasti kamu sudah lapar," sahut Eric yang dibalas dengan senyuman oleh Brenda.

Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk memesan menu yang mereka sukai untuk makan siang, dan di sisi lain ada Narin yang selalu menatap kearah meja yang ditempati oleh Eric dan Brenda, hatinya merasa sakit sekali melihat kemesraan mereka berdua sehingga membuat Narin yang tanpa sadar menitikkan air mata.

.

.

.

Terpopuler

Comments

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

sabar ya Narin..., mendapatkan cinta seorang Erick memang gak mudah.../Whimper/ si ular grecep bingits.../Left Bah!/

2024-06-23

1

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

si Brenda selalu bikin Erick tercandu-candu /Facepalm/

2024-06-23

1

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

belajar pelan-pelan Erick kamu pasti bisa.../Determined/

2024-06-23

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!