BAB 4

Sekarang jam menunjukan pukul 19:30, dan Alexa sedang sibuk berdandan dan memilih baju yang baru ia beli untuk di pakai. Sedangkan Sandy sudah menunggu Alexa selama hampir 30 menit lebih, di luar kamar Alexa.

"Xena cepat, sebentar lagi acara akan segera di mulai. Kamu gak mau terlambat kan??!" Teriak Sandy kepada Alexa.

"Iya iya bentar, sabar dong!" ucap Alexa sambil merapikan alat mekup nya.

"Udah ayok berangkat! Aku udah selesai!!" cekik Alexa sambil keluar dari kamarnya.

Ketika Sandy melihat Alexa dia hanya diam dan tidak memalingkan tatapannya dari Alexa. Tentunya hal ini disebab kan oleh Alexa yang terlalu cantik menggunakan gaun putihnya dan sedikit riasan di wajahnya.

"Oi ayo kita ke tempat ulang tahunnya Reina, kenapa kamu bengong gitu? Oh aku tau pasti karena aku sangat cantik jadinya kamu tidak memalingkan tatapan mu dari aku ya??!" ucap Alexa sambil menggoda.

"G-gak! Aku cuma lihat di rambutmu ada sesutu!" cekik Sandy dengan terkejut.

"Ada apa dengan rambut gue? Apa ada sesuatu? Di mana?!" Tanya Alexa dengan panik sambil mencari sesutu di rambutnya.

"Pfft!"

"Kenapa lo ketawa emang ada yang lucu?!" Tanya Alexa dengan bingung

"Gak gue gak ketawa! Ayok ke pesta ulang tahun Raina, dan gak ada sesuatu kok di rambut lo gue tadi hanya bercanda!" Ujar Sandy sambil menggandeng tangan Alexa.

*Aduh kok tiba tiba jantung gue berdetak kencang ya? Apa jangan jangan aku suka sama Sandy ya? Gak gak mungkin aku suka sama sahabat gue sendiri, dan juga bagaimana mungkin Sandy suka sam orang pendendam kayak gue?" guman Alexa dalam hati sambil memegang pipinya yang merah.

Setalah beberapa menit, akhirnya mereka berdua sampai di tempat pesta ulang tahun Raina di adakan. Ketika Alexa keluar pemandangan pertama yang di lihat oleh Alexa adalah rumah peninggalan orang tuanya, yang kini menjadi rumah orang lain.

*Rumah ini sekarang telah menjadi tempat asing bagi gue, dulu gue yang merayakan ulang tahun di sini tapi sekarang sepupu gue Raina yang merayakannya di rumah ini!* gumam Alexa dalam hati dengan sedih.

Sandy yang melihat Alexa sedih langsung membelai rambutnya. *Alexa aku janji padamu kalau aku akan membantu mu untuk mendapatkan kembali apa yang seharusnya menjadi milikmu!* Gumam Sandy dalam hati.

Ketika Rico dan istrinya sedang berbincang bincang dengan para tamu, mereka melihat Sandy di luar dan tidak masuk. Rico yang melihat orang sehebat Sandy di luar, langsung menghampiri Sandy dengan buru buru.

"Selamat datang Sandy, terimakasih karena telah datang di acar ulang tahun anak saya!" Ucap Rico sambil tersenyum, namun Rico tidak melihat ada seorang perempuan di samping Sandy.

"Terima kasih telah mengundang kami Pak Rico! Dan perkenalkan ini pasangan saya malam ini yang bernam XENA GABRIELLIA!" ucap Rico sambil memperkenalkan Alexa.

"Maaf saya tidak me–" ucap Sandy gantung, karena melihat sosok wanita yang ada di samping Sandy sangat mirip dengan adik iparnya.

"Alexa kamu kah itu? Ya ampun ternyata sekarang kamu sudah besar dan sangat sukses, paman bangga sama kamu!!" cekik Rico sambil memeluk Alexa.

Alexa yang mendapat pelukan dari omnya, hendak melepaskan pelukan pamannya. Namun ketika is melihat ke arah Sandy, Sandy menggelengkan kepalanya seakan akan mengatakan jangan melepaskan pelukan Rico.

"Om kok tau kalau aku Alexa masih hidup?!" Tanya Alexa dengan bingung.

"Itu karena paman yang membawa ke rumah sakit setelah kamu di pukul oleh nenek. Dan Terima kasih juga saya ucapkan kepada tuan Sandy karena telah merawat keponakan saya dengan sangat baik, hingga sekarang dia telah menjadi orang yang sukses!!" ujar Rico sambil melepaskan pelukannya dari Alexa.

"Iya sama sama om!" cekik Sandy dengan santai.

"Tunggu, jadi yang membawa aku ke rumah sakit adalah om? Dan juga yang menyuruh Sandy merawatku juga om?! Tanya Alexa dengan bingung.

"Iya benar!" ucap Rico.

"Tapi om aku mau minta tolong sama om boleh?!" tanya Alexa.

"Boleh dong Alexa! Emangnya kamu mau minta tolong apa sama om?!" cicit Rico.

"Aku mau om menyembunyikan identitas ku yang sebenarnya dan panggil aku dengan nama Xena. Satu lagi aku mau om jangan pernah menghalangi apa yang ingin kulakukan!!" ucap Alexa.

"Baik, om gak akan pernah menghalangi apa yang ingin kamu lakukan, tapi yang penting kamu harus menjaga kesehatan baim baik!" pita Rico dengan santai, tanpa tau apa yang Alexa ingin lakukan.

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

👍👍..

2025-03-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!