Setelah mendapat persetujuan dari tuannya, Indra langsung menyeret Andre keluar.
Andre terkejut ketika Indra yang menyeretnya seperti binatang, ia mencoba memberontak namun sia sia karena kekuatan Indra sangat kuat. "Sialan lepaskan aku, kenapa kamu menyeret aku?" berontak Andre.
Namun Indra tidak menjawab pertanyaan itu, ia manaruh Andre ke dalam bagasi mobil. Setelah itu Indra langsung mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat. Tak butuh waktu lama untuk Indra membawa Andre ke markas milik Alexa dan Sandy.
Sesampainya di markas itu, Indra langsung menyeret Andre dan memasukannya ke dalam sebuah sel yang sangat terisolasi dari tempat lain.
Setelah itu Indra kembali ke mobil, ia hendak kembali ke perusahaan Invandra Group. Namun langkahnya terhenti ketik Sandy bertanya siapa pria yang ia seret tadi.
"Dia adalah menejer umum di perusahaan Ivandra Group!" saut Indra dengan sopan.
"Lalu untuk apa kamu membawanya ke sini? Apa ada sesuatu yang terjadi?!" tanya Sandy dengan penasaran.
"Begini tuan, dia salah satu anggota dari MERPATI MALAM. Dia sepertinya sudah menjadi mata mata di Ivandra Group sejak lama, dan mungkin bangkrutnya perusahaan itu ada kaitannya dengan mata mata itu!" ujar Indra dengan sangat yakin, hingga membuat Sandy terkejut.
"Apa kamu yakin dengan apa yang kamu katakan?" Tanya Sandy sambil melipat kedua tangannya di dada. Karena Sandy tidak begitu yakin, karena anggota MERPATI MALAM sudah lama tidak keluar.
"Saya sangat yakin dengan apa yang saya katakan, karena di lehernya ada tato berbetuk sayap sebelah kiri yang menjadi lambang setiap anggota MERPATI MALAM" balasnya dengan sangat yakin.
Sandy tang mendengar hal itu merasa sangat santai, meskipun ia tau sekarang dirinya selama ini adalah incaran ketua geng mereka. Karena Sandy sudah banyak ikut campur dengan apa yang hendak di lakukan oleh ketua geng itu mulai dari menggagalkan rencana penculikan anak kecil untuk diambil organ dalam, penjualan sabu sabu, dan masih banyak lain.
Namun mereka tidak tau wajah Sandy yang sebenarnya, karena setiap Sandy melakukan itu ia selalu menggunakan topeng berbentuk wajah manusia.
"Baiklah kalau begitu, Andra bawa pria itu ke ruang introgasi dan suruh Glen dan Jerry untuk mengintrogasi pria itu. Jika dia gak mau bicara siksa dia sampai mau bicara!" titah Sandy dengan sorot matanya yang tajam.
Andra yang mendengar itu langsung melaksakan perintah dari Sandy. *Sepertinya pria itu hanya bisa melihat matahari sampai lusa saja, karena is sudah menjadi mata mata di kantor milik nona Xena!* gumam Andra dalam hati.
_____
Ketika Alexa sedang sibuk memikirkan siapa yang akan dia jadikan direktur di Ivandra Group, tiba tiba pintu ruangan itu di buka dengan kasar oleh Zeana.
"Halo Nyonya Zeana. Ada apa anda ke sini, apa ada yang bisa saya bantu?!" Tanya Alexa dengan sopan namun sebenarnya sorot matanya sangat malas.
"Xena kenapa kamj sangat berani memotong lidah cucuku? Apa kamu tidak memiliki hati?" pekik Zeana dengan sangat emosi ketika mengetahui cucu kesayangannya di siksa oleh Xena.
Xena yang mendengar itu hal itu hanya tertawa puas. "Maaf nyonya Zeana sepertinya anda sedang memfitnah orang, jelas jelas saya tidak memotong lidah milik cucu anda. Kenapa anda menuduh saya?!"
"Dasar kamu wanita tidak memiliki hati, apa kamu pikir aku tidak tau kalau kamu sebenarnya adalah Alexa, apa kamu pikir aku bodoh..?" pekik Zeana sambil berjalan mendekat ke arah Alexa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments