BAB 13

"Laura kenapa mereka melakukan ini pada mu? Tolong ceritakan penyebabnya ke pada kakak!" cekik Alexa dengan khawatir.

"S-sebenarnya mereke mengedit fotoku, seolah olah aku tidak mengenakan baju. Dan mereka mengancamku untuk datang ke gudang ini sendirian dan jika aku tidak datang mereka akan menyebarkan fotoku yang telanjang. Aku benar benar gak ada pilihan lain selain menuruti perintah mereka. Dan setelah itu mereka meminta uang sebesar 200 triliun, namun aku tidak menuruti permintaan mereka hingga mereka merobe robek bajuku!!!" jelas Laura dengan Suara terbata bata dan isak tangis.

"Sialan!! Apa mereka tidak tau kalau kamu adalah adik dari orang terkaya nomor 1 di dunia?" cekik Alexa dengan sangat kesal.

"Tidak! Aku sengaja menutupi indetitasku dari para pria pria yang mendekatiku, aku ingin melihat yang mana yang tulus, karena pria sekarang suka memanfaatkan para wanita wanita kaya" Ucap Laura dengan kesal.

"Lalu kenapa kamu tidak melawan orang orang brengsek tadi? Apa kamu takut?" tanya Alexa dengan heran, karena Laura berbeda dengan Sandy kakaknya .

"Aku sengaja tidak melawan untuk merekam aksi mereka lalu aku sebarkan ke sosial media. Aku ingin mereka merasakan seperti apa rasanya di hina dan di caci oleh semua orang!!" cekik Laura sambil mengepalkan tangannya dengan sangat geram.

"Lau untuk apa kamu memanggilku ke sini?"

"Aku memanggil kakak ke sini untuk menangkap mereka, karena aku tidak bisa membawa mereka sendirian, dan juga aku sengaja tidak membawa pengawal agar mereka tidak curiga!!"

"Baiklah kalau begitu sekarang kita pulang!! Ayo pulang, jangan sampai membuat mama terlalu khawatir!!" Ucap Alexa sambil berdiri.

"Baiklah!" saut Laura.

Setibanya mereka di rumah, ternyata Anitya sudah menunggu mereka di teras rumah. Anitya berjalan mondar mandir dengan perasaan tidak tenang ketika mengetahui Laura dalam bahaya.

Ketika sedang mondar mandir, Anitya terkejut ketika ada orang yang menepuk pundaknya dari belakang. Anitya langsung menoleh ke arah belakang, ia sangat senang ketika melihat orang yang menepuk pundaknya adalah Laura.

Anitya langsung memeluk Laura sambil berkata 'Sayang kamu tidak apa apakan?'

"Tidak ma, aku tidak apa apa. Untung saja ada kak Alexa yang menolongku." ucap Laura dengan tenang.

"Baiklah kalau begitu ma Laura aku pamit dulu karena aku harus pergi ke perusahaan milik ayahku. Bye ma" ucap Alexa sambil berjalan pergi meninggalkan Laura dan Anitya.

"Hati hati, jangan pulang terlalu larut!!" pekik Anitya kepada Alexa.

Anitya sebenarnya sangat ingin mengatakan kepada Alexa bahwa kedua orang tuanya masih hidup, namun ia terpaksa menutupinya dari Alexa karena itu permintaan ibu Alexa sendiri.

Ketika Alexa sedang melihat data perusahaan Ivandra di ipadnya, tiba tiba handphonenya berdering ia mendapatkan telepon dari nomor yang tidak ia kenal.

Alexa yang melihat handphonenya berdiri hanya melihatnya tanpa mengangkat. Namun lama kelamaan ia risih dengan teleponnya, Alexa pun mengangkat teleponnya dengan kesal.

"Halo, lo siapa? Ngapain lo nelepon gue?!" cekik Alexa dengan nada sangat kesal.

"Halo apa benar ini nomor nona Alexa?!" Tanya seseorang dari seberang telepon.

"Ya gue Alexa! Lo ada perlu apa telpon gue?!" Tanya Alexa dengan kesal, Alexa belum sadar bahwa ia masih menyembunyikan identitasnya yang asli.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa sebenarnya orang tua anda masih hidup!! Dan mereka sekarang sedang menyembunyikan diri dari semua orang, namun ada satu keluarga yang mengetahui keberadaan orang tua kamu!!" ujar pria itu dari seberang telepon, lalu ia menutup teleponnya.

Alexa yang mendengar perkataan pria itu sangat terkejut, karena pria itu mengetahui identitasnya dan ia baru saja mendengar bahwa orang tuanya masih hidup.

.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!