Chapter 2 [ Sistem ]

Setelah kesadaran Leo kembali ke tubuhnya, dia membuka matanya hanya untuk disambut oleh serigala yang ingin memakan tubuhnya.

"Huaaah..."

Karena kaget, Leo secara refleks menendang kepala serigala itu hingga kepala serigala itu hancur, yang membuatnya sangat terkejut dengan kekuatannya sendiri.

Kemudian dia merasakan tubuhnya, dan setelah melihat tubuhnya yang sembuh total, dia segera mengedipkan matanya dengan bingung. Tidak hanya itu, tapi dia juga merasa menjadi jauh lebih kuat daripada sebelumnya.

Namun, dia tidak punya waktu untuk memikirkan hal itu karena masih ada dua belas monster serigala di sekitarnya.

"Grrr..."

"Ugh, mungkin aku tidak akan bisa keluar dari tempat ini tanpa cedera."

Leo mengeluh.

Dia telah bangkit kembali dan mendapatkan kesempatan baru dalam hidupnya. Apakah dia harus mengalami kematian sekali lagi?

Pada saat ini, suara mekanis tiba-tiba terdengar di dalam pikirannya, [Ding! Sistem telah aktif. Sebagai hadiah pembuka, host mendapatkan kesempatan untuk menarik lotre sebanyak tiga kali]

"Timing yang tepat..." Leo tersenyum lebar ketika dia melihat sistemnya telah aktif. "Sistem, gunakan semua lotre yang aku punya sekarang juga."

[Ding! Lotre telah digunakan...]

[Ding! Equipment [Flame Sword], Skill [World Of Death] dan Item [Ramuan Pemulihan] telah didapatkan]

"Sistem, keluarkan Flame Sword!"

[Ding! Equipment [Flame Sword] telah dikeluarkan dari Storage]

Setelah sistem mengatakan itu, di tangan kanan Leo tiba-tiba muncul pedang berwarna hitam yang indah.

Leo segera menyalurkan mananya ke dalam pedang, yang membuat bilah pedang itu mengeluarkan api, dan menerangi dungeon yang gelap itu dengan cahayanya.

"Waktunya pembalasan..." Leo menyeringai.

Leo menggenggam pedangnya erat-erat, dan dia bergegas ke arah salah satu serigala yang ada di depannya.

Tiba dalam sekejap, api di bilah pedangnya berkobar semakin kencang, dan dia segera mengayunkan mengayunkan pedang Flame Sword dengan sekuat tenaga.

SLASH!

Kepala serigala yang diserang Leo terpotong dan kemudian terbakar sementara dia segera bergegas menjauh untuk menjaga jarak dari serigala lainnya.

"Sebelas lagi..." Leo bergumam sambil mengamati serigala yang tersisa.

"Grrrr..."

Melihat Leo tidak bergerak, serigala yang tersisa berjalan mengelilingi Leo sebelum mereka menyerangnya dari segala arah.

SLASH!

Setelah memotong kepala serigala yang ada di depannya, Leo langsung memindahkan tubuhnya ke kiri untuk menghindari serangan serigala di belakangnya.

Menghindari serangan sekali lagi, dan melihat ada celah, dengan cepat Leo mengayunkan pedangnya untuk menebas leher empat serigala sekaligus, dan membunuh mereka dalam satu serangan.

Setelah itu, Leo menoleh sedikit ke belakang dan menendang tubuh serigala yang ada di belakangnya dengan keras hingga serigala itu menabrak tembok.

BOOM!

Gelombang kejut menghantam tempat serigala itu mendarat, yang membuat tembok tersebut retak sementara tubuh serigala itu jatuh ke bawah dan berhenti bergerak/mati.

Melihat jenisnya yang dibunuh dengan mudah, lima serigala yang masih hidup sekarang menatap Leo dengan ketakutan.

Leo tidak membuang waktu, dia bergegas ke arah lima serigala yang tersisa.

Dihadapkan perbedaan kekuatan mereka yang jauh, lima serigala yang tersisa tidak dapat bertahan dari serangan Leo dan akhirnya, tubuh mereka terpotong sebelum api membakar tubuh mereka.

Leo menghela nafas lega, "Akhirnya pertarungan selesai." Ini pertama kalinya dia menghadapi monster sebanyak ini sendirian, dan sebenarnya dia sedikit gugup.

Tapi setelah merasakan kekuatan yang ada di tubuhnya, Leo merasa sangat senang.

.....

Mengangkat pedangnya ke depan, dan mengamatinya dengan teliti, Leo yang telah merasakan kekuatan Flame Sword, kini tersenyum senang, merasa sangat puas.

"Ini pedang yang sangat kuat, aku harus berhati-hati saat melawan orang lain agar aku tidak membunuhnya secara tidak sengaja."

Leo menggenggam pedangnya erat-erat sebelum dia menurunkan tangannya.

"Sistem, apa kau disini?"

[Ding! Sistem selalu bersama host]

"Jadi, fungsi apa saja yang dimiliki sistem?"

[Ding! Sistem memiliki lima fungsi, Yaitu: Status, Misi, Peningkatan, Lotre, dan Storage]

"Begitu ya..." Leo mengangguk dan memikirkan sesuatu sejenak sebelum dia tersenyum dan berkata, "Sebenarnya kau memiliki kesadaran kan, tuan Sistem?"

Sistem: [...]

Melihat sistem tidak menjawab, Leo sudah menebak jawabannya.

Kemudian, Leo mendengar suara helaan nafas sistem, anehnya itu terdengar halus.

[Selamat, tuan rumah telah menebak dengan benar. Sayang sekali, tidak ada hadiah yang bisa diberikan kepada anda.] Suara sistem terdengar main-main. Namun tidak seperti suara mekanis sebelumnya, kali ini suaranya terdengar seperti suara seorang gadis.

Mendengar suara sistem yang terdengar feminim, Leo sedikit melebarkan matanya karena terkejut, "Kau seorang wanita?"

[Yup! Aku adalah seorang wanita. Terlebih lagi, aku adalah wanita paling cantik di dunia ini.] Suara sistem terdengar sombong.

"Benarkah?" Leo meragukan perkataannya.

[Hmm, apakah kau meragukan kecantikanku?]

"Benar." Leo menganggukkan kepalanya.

Jujur, dia tidak percaya sama sekali dengan apa yang dikatakan sistem.

[Hum... Lihat saja nanti, kau pasti akan terpesona begitu melihat kecantikanku.]

"Oh~ Aku menantikan hari itu tiba." Leo tersenyum mengejek.

[Hmmp.] Sistem mendengus kesal.

"Ngomong-ngomong, apa kau punya nama?"

[Hmm, coba tebak!]

"Kau tidak punya nama, kan? Haruskah aku menamaimu? Baiklah, kalau begitu mulai sekarang namamu adalah Ronaldowati."

[Ya ampun, sangat kasar. Tentu saja aku mempunyai nama.]

"Oh, apa itu?" Leo mengangkat alisnya.

[Namaku adalah...]

ROAAARR!

Sebelum sistem memberitahukan namanya, tiba-tiba raungan yang sangat keras terdengar sebelum minotaur setinggi tiga meter yang membawa gada logam muncul melalui salah satu lorong di tempat itu.

"Minotaur?" Leo mengangkat alisnya sebelum tersenyum, ekspresinya terlihat sedikit bersemangat, "Waktu yang tepat. Aku akan melawanmu untuk menguji kekuatan baruku."

[Ding! Misi telah diberikan: Kalahkan Minotaur yang ada di depan anda tanpa menggunakan kekuatan api dari Flame Sword]

[Skill acak akan diberikan setelah host berhasil menyelesaikan misi] Suara mekanis sistem terdengar di kepala Leo.

"Ini akan sedikit sulit." Kata Leo setelah melihat misi yang diberikan sistem.

[Berjuanglah. Aku akan memberitahumu namaku jika kau bisa mengalahkan Minotaur di depanmu tanpa terluka.]

Leo menarik nafas dan tersenyum, "Aku harus berjuang keras kalau begitu."

ROAARR!

Melihat Minotaur semakin dekat, raut wajah Leo berubah menjadi serius.

Menggenggam Flame Sword erat-erat, dan menghentakkan kaki kanannya ke tanah dengan keras, Leo melesat menuju Minotaur dengan cepat, dan mengayunkan pedangnya dengan sekuat tenaga.

CLANG!

Dua senjata bertabrakan dan menyebabkan bunyi benturan logam. Setelah benturan yang ke tiga puluh, Leo melompat mundur untuk menjauh karena dia tidak diuntungkan dalam bentrokan tersebut.

'Dia lebih kuat dariku dalam hal kekuatan murni, tapi kelihatannya dia jauh lebih lambat dariku dalam hal kecepatan.' Leo membuat analisis setelah bentrokan tadi.

Sebelum dia dapat berpikir lebih jauh, miniatur tiba-tiba melompat ke arahnya dan membanting gada nya menuju tubuhnya.

Melihat hal ini, Leo merespon dengan cepat, dan dia segera melompat mundur sejauh sepuluh meter untuk menghindari serangan Minotaur.

BOOM!

Gelombang kejut menghantam tempat minotaur menyerang, hingga menciptakan kawah kecil dengan retakan di sekitarnya.

Tidak membuang waktu, Leo bergegas ke depan dan dia mengayunkan pedangnya menuju leher Minotaur dengan sekuat tenaga.

Namun... Tebasan Leo melesat dan hanya mengenai lengan bagian atasnya karena minotaur menghindar tepat pada waktunya.

ROAAARR!

Minotaur meraung dengan suara keras sebelum menggeser posisi tubuhnya dan mengayunkan gada di tangannya ke arah Leo.

CLANG! CLANG! CLANG! CLANG!

Pedang Leo bertabrakan berkali-kali dengan gada minotaur hingga menciptakan percikkan api di udara, namun sesuatu terjadi saat itu.

Saat bentrokan terakhir, gada minotaur tergelincir saat Leo memiringkan bilah pedangnya.

Leo tidak melewatkan kesempatan ini dan segera menebas lengan Minotaur yang memegang gada hingga terpotong, yang membuat Minotaur meraung keras dengan wajah kesakitan.

Menggunakan kesempatan ini, Leo segera melompat ke arah minotaur dan menancapkan ujung pedangnya ke leher minotaur sebelum dia mendarat di belakang monster tersebut.

"Pertarungan telah selesai." Setelah Leo mengatakan itu, tubuh besar minotaur jatuh ke tanah hingga menyebabkan debu-debu di bawahnya beterbangan.

[Ding! Misi telah diselesaikan. Skill [Teleport] telah diberikan sebagai hadiah karena telah menyelesaikan misi] Suara mekanis sistem terdengar di pikiran Leo.

Setelah itu, Leo berjalan menuju mayat minotaur itu dan mencabut pedang yang menancap di lehernya.

Terpopuler

Comments

Kang Comen

Kang Comen

asli aink gk ngerti bahsa luar negri
klo bis lngsung teremhkn pke indo ae Boss

2024-04-04

0

lou sheng

lou sheng

ini bukan kultivasi yaa, gua kurang minat klo gak ada kultivasinya. 😂😂

2024-04-02

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 [ Warisan ]
2 Chapter 2 [ Sistem ]
3 Chapter 3 [ Evelyn ]
4 Chapter 4 [ Hutan? ]
5 Chapter 5 [ Melawan Golem ]
6 Chapter 6 [ Bos Terakhir ]
7 Chapter 7 [ Kontrak ]
8 Chapter 8 [ Keluar Dari Dungeon ]
9 Chapter 9 [ Tiba Di Kerajaan Estasia ]
10 Chapter 10 [ Adik Perempuan Leo ]
11 Chapter 11 [ Merekrut Rekan ]
12 Chapter 12 [ Leo Vs Ragna ]
13 Chapter 13 [ Ragna Bergabung ]
14 Chapter 14 [ Membunuh ]
15 Chapter 15 [ Persidangan ]
16 Chapter 16 [ Melawan Raja ]
17 Chapter 17 [ Persiapan ]
18 Chapter 18 [ Dungeon Xirus ]
19 Chapter 19 [ Dungeon Xirus II ]
20 Chapter 20 [ Bertemu Teman Sekelas ]
21 Chapter 21 [ Konfrontasi ]
22 Chapter 22 [ Alice & Aurora ]
23 Chapter 23 [ Ragna Vs Roland ]
24 Chapter 24 [ Balas Dendam ]
25 Chapter 25 [ Keluar Dari Dungeon ]
26 Chapter 26 [ Di Masa Depan Yang Jauh ]
27 Chapter 27 [ Di Masa Depan Yang Jauh II ]
28 Chapter 28 [ Kerajaan Estasia Diserang!! ]
29 Chapter 29 [ Pertarungan ]
30 Chapter 30 [ Dua Alice & Aurora ]
31 Chapter 31 [ Necromancer Botak? ]
32 Chapter 32 [ Necromancer Bangkit Kembali ]
33 Chapter 33 [ Aku Tidak Akan Pergi ]
34 Chapter 34 [ Domain ]
35 Chapter 35 [ Kematian Necromancer ]
36 Chapter 36 [ Kedatangan Musuh Baru ]
37 Chapter 37 [ Gadis Dari Masa Depan ]
38 Chapter 38 [ Pagi Hari Di Celestal Academy ]
39 Chapter 39 [ Donovan ]
40 Chapter 40 [ Serenity Sword ]
41 Chapter 41 [ Chloe Aubert ]
42 Chapter 42 [ Tebasan Dimensi ]
43 Chapter 43 [ Pertarungan Berakhir ]
44 Chapter 44 [ Skill Shadow Monarch? ]
45 Chapter 45 [ Hari Yang Bahagia ]
46 Chapter 46 [ Momen Indah ]
47 chapter 47 [ Reaksi ]
48 Chapter 48 [ Angin Yang Berhembus ] S1-End
49 Chapter 49 [ Kenangan ]
50 Chapter 50 [ Hari Kepergian ]
51 Chapter 51 [ Kemalangan ]
52 Chapter 52 [ Kota Letinia ]
53 Chapter 53 [ Pelelangan ]
54 Chapter 54 [ Blue Sky Sword ]
55 Chapter 55 [ Mayat Naga Akhirnya Terjual ]
56 Chapter 56 [ Phoenix ]
57 Chapter 57 [ Kutukan? ]
58 Chapter 58 [ Demon King ]
59 Chapter 59 [ Masalah Kutukan Selesai ]
60 Chapter 60 [ Phoenix Dikendalikan Musuh ]
61 Chapter 61 [ Bahaya Mengintai ]
62 Chapter 62 [ Pertarungan Di Dalam Kota ]
63 Chapter 63 [ Pertarungan Di Dalam Kota II ]
64 Chapter 64 [ Pertarungan Di Dalam Kota III ]
65 Chapter 65 [ Kekalahan Demon King ]
66 Chapter 66 [ Pihak Ketiga Muncul ]
67 Chapter 67 [ Phoenix Dikendalikan Lagi! ]
68 Chapter 68 [ Tekad Chloe ]
69 Chapter 69 [ Harapan ]
70 Chapter 70 [ Melawan Phoenix ]
71 Episode 71 [ Terpojok ]
72 Chapter 72 [ Dragonisasi ]
73 Chapter 73 [ Rudies Bergerak ]
74 Chapter 74 [ Kehancuran ]
75 Chapter 75 [ Raja Naga Petir ]
76 Chapter 76 [ Akhir Yang Aneh ]
77 Chapter 77 [ Deduksi Kaisar ]
78 Chapter 78 [ Alam Ilahi & Para Dewa ]
79 Chapter 79 [ Sejarah Dunia ]
80 Chapter 80 [ Sejarah Dunia II ]
81 Chapter 81 [ Halo, Namaku Evelyn! ] S2-End
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Chapter 1 [ Warisan ]
2
Chapter 2 [ Sistem ]
3
Chapter 3 [ Evelyn ]
4
Chapter 4 [ Hutan? ]
5
Chapter 5 [ Melawan Golem ]
6
Chapter 6 [ Bos Terakhir ]
7
Chapter 7 [ Kontrak ]
8
Chapter 8 [ Keluar Dari Dungeon ]
9
Chapter 9 [ Tiba Di Kerajaan Estasia ]
10
Chapter 10 [ Adik Perempuan Leo ]
11
Chapter 11 [ Merekrut Rekan ]
12
Chapter 12 [ Leo Vs Ragna ]
13
Chapter 13 [ Ragna Bergabung ]
14
Chapter 14 [ Membunuh ]
15
Chapter 15 [ Persidangan ]
16
Chapter 16 [ Melawan Raja ]
17
Chapter 17 [ Persiapan ]
18
Chapter 18 [ Dungeon Xirus ]
19
Chapter 19 [ Dungeon Xirus II ]
20
Chapter 20 [ Bertemu Teman Sekelas ]
21
Chapter 21 [ Konfrontasi ]
22
Chapter 22 [ Alice & Aurora ]
23
Chapter 23 [ Ragna Vs Roland ]
24
Chapter 24 [ Balas Dendam ]
25
Chapter 25 [ Keluar Dari Dungeon ]
26
Chapter 26 [ Di Masa Depan Yang Jauh ]
27
Chapter 27 [ Di Masa Depan Yang Jauh II ]
28
Chapter 28 [ Kerajaan Estasia Diserang!! ]
29
Chapter 29 [ Pertarungan ]
30
Chapter 30 [ Dua Alice & Aurora ]
31
Chapter 31 [ Necromancer Botak? ]
32
Chapter 32 [ Necromancer Bangkit Kembali ]
33
Chapter 33 [ Aku Tidak Akan Pergi ]
34
Chapter 34 [ Domain ]
35
Chapter 35 [ Kematian Necromancer ]
36
Chapter 36 [ Kedatangan Musuh Baru ]
37
Chapter 37 [ Gadis Dari Masa Depan ]
38
Chapter 38 [ Pagi Hari Di Celestal Academy ]
39
Chapter 39 [ Donovan ]
40
Chapter 40 [ Serenity Sword ]
41
Chapter 41 [ Chloe Aubert ]
42
Chapter 42 [ Tebasan Dimensi ]
43
Chapter 43 [ Pertarungan Berakhir ]
44
Chapter 44 [ Skill Shadow Monarch? ]
45
Chapter 45 [ Hari Yang Bahagia ]
46
Chapter 46 [ Momen Indah ]
47
chapter 47 [ Reaksi ]
48
Chapter 48 [ Angin Yang Berhembus ] S1-End
49
Chapter 49 [ Kenangan ]
50
Chapter 50 [ Hari Kepergian ]
51
Chapter 51 [ Kemalangan ]
52
Chapter 52 [ Kota Letinia ]
53
Chapter 53 [ Pelelangan ]
54
Chapter 54 [ Blue Sky Sword ]
55
Chapter 55 [ Mayat Naga Akhirnya Terjual ]
56
Chapter 56 [ Phoenix ]
57
Chapter 57 [ Kutukan? ]
58
Chapter 58 [ Demon King ]
59
Chapter 59 [ Masalah Kutukan Selesai ]
60
Chapter 60 [ Phoenix Dikendalikan Musuh ]
61
Chapter 61 [ Bahaya Mengintai ]
62
Chapter 62 [ Pertarungan Di Dalam Kota ]
63
Chapter 63 [ Pertarungan Di Dalam Kota II ]
64
Chapter 64 [ Pertarungan Di Dalam Kota III ]
65
Chapter 65 [ Kekalahan Demon King ]
66
Chapter 66 [ Pihak Ketiga Muncul ]
67
Chapter 67 [ Phoenix Dikendalikan Lagi! ]
68
Chapter 68 [ Tekad Chloe ]
69
Chapter 69 [ Harapan ]
70
Chapter 70 [ Melawan Phoenix ]
71
Episode 71 [ Terpojok ]
72
Chapter 72 [ Dragonisasi ]
73
Chapter 73 [ Rudies Bergerak ]
74
Chapter 74 [ Kehancuran ]
75
Chapter 75 [ Raja Naga Petir ]
76
Chapter 76 [ Akhir Yang Aneh ]
77
Chapter 77 [ Deduksi Kaisar ]
78
Chapter 78 [ Alam Ilahi & Para Dewa ]
79
Chapter 79 [ Sejarah Dunia ]
80
Chapter 80 [ Sejarah Dunia II ]
81
Chapter 81 [ Halo, Namaku Evelyn! ] S2-End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!