Bab 16

Mengandung 21+

"lepas s*alan!!!. Apa yang kau lakukan padaku HAAAA!!!". Pekik intan yang diseret paksa oleh Arlan bahkan tanpa memakai pakaian sehelai pun. Sedangkan Louis sudah tak sadar diri karena mendapatkan suntik bius tak lupa diikat oleh Arlan.

"DIAM!!. kalau tidak aku akan membunuh mu". Setelah mendapatkan ancaman, intan terdiam karena tak mau mati dengan sia-sia.

"Dasar m*rahan". Ucap Arlan.

Mata intan membelalak ketika melihat siapa yang sedang duduk di sofa, dia tak pernah menyangka jika kekasihnya William sekarang ada disini.

"Sayang apa yang kamu lakukan disini hmm ?". Ucap intan dengan suara manja dan s*ksinya membuat William jijik mendengar nya.

"Lepas, aku ingin menghampiri kekasih ku". Perintah nya pada Arlan.

William dan Rendy  melihat tubuh intan tanpa pakaian merasa jijik, apalagi tubuh itu sudah dipakai oleh dua orang sekaligus. Sedangkan tiga orang yang lainnya seperti anj*ng liar yang siap menerkam mangsanya.

"Sayang apa kamu nggak kasihan melihat ku, lihatlah orang ini memegang tangan kekasih mu bahkan aku belum memakai pakaian". Ucap intan kembali berusaha melepaskan diri.

"Tolong aku sayang, setelah itu aku akan memuaskan mu. Lihatlah tubuh ku ini begitu s*ksi. Aku yakin kamu akan ketagihan". Sambungnya lagi dengan sengaja menggigit bibir nya agar terlihat s*nsual. Padahal William sekarang rasanya ingin muntah.

"Suntikkan dia dengan obat itu Arlan. Agar tubuhnya meliuk-liuk seperti cacing kepanasan". Arlan segera menancapkan suntikan itu.

"Akhhhhh, apa yang kau lakukan". Berontaknya.

"Nikmati setiap sentuhan dari tiga orang ini perempuan m*rahan, dasar menjijikkan". Intan tersentak kaget mendengar ucapan sang kekasih.

"Apa yang kamu katakan sayang, ini tidak seperti yang ku bayangkan". Ucap intan disela kegelisahannya karena obat itu mulai bereaksi.

"A-apa y-yang kau sun-suntikan itu". Ucapnya kembali sambil ngos-ngosan.

"Ah itu hanya obat p*r*ngsang dan tiga orang ini akan memuaskan mu. Bukan kah selama ini kamu ini j*l*ng hmm. Memberikan orang lain tubuh mu untuk dinikmati. Aku kira kamu memang perempuan baik ternyata aku salah menilai, bahkan Zahra lebih baik dari kamu. Ibarat kamu hanya seonggok sampah dan Zahra lah berliannya. sini ku beri bocoran jika saat ini Zahra sudah menjadi istriku, bahkan dia rela menggantikan mu yang telah menyia-nyiakan pernikahan kita dulu". Intan tersentak mendengar setiap ucapan keluar dari mulut William.

"TIDAKKKK, KAMU HANYA MENCINTAI KU WILLIAM. KAMU BAHKAN TIDAK BISA HIDUP TANPAKU". teriak intan menarik rambutnya frustasi, disatu sisi harus mendengar kenyataan yang ada dan disisi lain dia juga sekuat tenaga menahan hasratnya.

"Hahahaha, itu dulu tapi sekarang persetan dengan cinta itu. Aku bahkan jijik melihat mu CK. Jika bisa aku tidak mau bernafas dalam ruangan bersama perempuan menjijikkan, perempuan p*l*cur seperti dirimu". Kata William denga pandangan menjijikkan.

"Satu lagi jangan pernah ganggu kehidupan ku bersama istriku Zahra". Tekannya lagi.

"Kalian laksanakan tugas yang sudah saya perintah kan". Panggil nya pada tiga orang yang memang sudah tidak sabaran menyentuh tubuh intan.

"TIDAK WILLIAM JANGAN LAKUKAN INI KU MOHON. AKHHHHH". teriak intan meremas kedua benda kenyal nya bahkan tangannya sudah bermain dibawah sana sebab sudah tak tahan ingin disentuh.

"Arlan, setelah ini hilangkan semua jejak yang ada diapartemen ini dan juga kirimkan video-video itu serta beberapa foto pada kekasihnya yang satu". William segera berlalu setelah mengatakan perintahnya pada Arlan. Rendy segera mengekori karena merinding melihat tiga orang tadi dan juga intan seakan haus belaian.

"WILLIAM, TOLONG JANGAN PERGI. SENTUH AKU, KU MOHON. AKU NGGAK MAU DISENTUH DENGAN MEREKA. TIDAAAAKKKKKK". teriak intan semakin menjadi-jadi.

Tiga orang tersebut segera mendekat kearah intan yang nampak sudah bermain s*l* sejak tadi.

"Apa anda butuh bantuan nona ?". Kata orang itu dalam bahasa jerman yang berwajah garang dengan tatto penuh lengannya.

"Ahhh cepat sentuh aku, rasanya aku sudah tidak tahan ouhhhhh". Rancau intan menyentuh daerah s*nsitif nya sendiri.

Tanpa banyak bicara dua tiga orang langsung mengerumuni nya, badan intan yang memang ingin disentuh oleh mereka bertiga.

intan terus berteriak ingin dibelai oleh tiga pria itu, bahkan sedari tadi memohon.

"masukan lebih dalam". D*s*hnya lagi tak tertahankan. Sedangkan Arlan menatap jijik melihat intan meminta lebih pada tiga orang itu.

D*s*han demi d*s*han keluar dari mulut intan memenuhi ruangan apartemen milik Louis. Bahkan beberapa kali intan mendapat pelepasan dari orang yang berhubungan badan dengan.

Sedangkan di ditempat lain, tepatnya di sebuah apartemen milik indra, laki-laki itu kini berbaring lemah karena memang badannya yang sedang tidak sehat.

Ting

Ting

Beberapa kali notifikasi pesan masuk dalam ponselnya, awalnya indra mengabaikan karena badannya begitu lemas tapi dia juga penasaran sebab baru kali ini banyak pesan yang masuk dari ponselnya itu. Biasanya jika ada yang penting maka orang itu pasti akan menelponnya.

Dengan tangan gemetar, indra segera mengambil ponsel diatas meja samping tempat tidur nya. Matanya terbelalak melihat apa yang dikirimkan oleh orang tersebut, rasa sakit yang menjalar ditubuh nya kini dia hiraukan.

"K*rang aj*r, ternyata begini kelakuan j*l*ng itu dibelakang ku. S*ALAN!!!". mata indra sudah memerah dan jari-jari mengeluarkan beberapa urat. Perempuan yang selama ini sangat dia cintai ternyata tega berhubungan dengan rekan kerjanya bahkan sampai berhubungan badan.

"Aku akan membunuhmu s*alan". Ucapnya memukul tembok hingga retak. Darah segar keluar dari tangannya tapi tak dia hiraukan karena rasa sakit hatinya begitu dalam dari rasa sakit pada tangannya.

*

*

*

William kembali bersiap menuju keindonesia, kali ini tidak memakai pesawat tapi dengan helikopter yang dibelinya dari sana semuanya tak luput dari teman Arlan yang mengurus semua keperluan William. Rasanya tidak sabar bertemu Zahra kembali apalagi setelah kejadia malam itu dia tidak pernah melihat istrinya lagi.

"Tunggu aku sayang, aku akan bertanggu jawab jika nanti kamu hamil anak ku dan kita akan membesarkannya bersama". Ucap William dengan senyum yang terbit dibibir nya.

Tapi senyum itu kembali hilang mengingat bagaimana perlakuan nya terhadap Zahra, kenapa dia begitu b*d*h tak pernah percaya dengan kata-kata istrinya sendiri dan lebih memilih intan yang sekarang menghancurkan nya.

Benar apa kata Zahra kini dia menyesal telah melakukan itu semua. Pikirannya kembali kalut mengingat ucapan Zahra

'jika nanti anda mengetahui kebenarannya jika saya tak pernah terlibat sedikit pun dalam penculikan kekasih anda itu, maka jangan pernah menyesal sedikit pun karena saat itu terjadi sudah tidak ada maaf untuk Anda tuan William Alexander yang terhormat'.

"Rendy, apa menurut mu Zahra akan memaafkan semua kesalahan ku ?". Tanya nya menatap keluar jendela helikopter.

Rendy menghela nafas tak tahu harus menjawab apa karena selama William menikah dengan zahra dia tak banyak tahu tentang rumah tangga sahabatnya itu.

"Sebenarnya apa yang kamu lakukan Will sampai kamu ragu seperti ini". Tanyanya menatap William.

Haaaaa

"Aku menyiksanya, bukan hanya fisik yang aku lukai tapi juga batinnya. Aku selalu melontarkan kata-kata yang menghina bahkan tak segan aku memukul badan mungilnya itu dan terakhir aku aku merenggut kesuciannya". Rendy tercengang dengan ucapan William jika saja mereka tidak di atas udara mungkin Rendy akan menghajar habis-habisan bos nya itu.

"Entahlah aku bingung, setelah apa yang kamu lakukan aku bisa menarik kesimpulan jika Zahra tak akan pernah memaafkan mu".ucapnya tegas pada William.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Kartini Rotua Situmorang

Kartini Rotua Situmorang

waduh, helikopter ga tuh

2025-02-15

1

Nur Faidah

Nur Faidah

buat zahra gk maafin william thor...enak bgt dia setelah kecewa sm intan dan merenggut kesucian zahra dgn enak nya mau kembali ke zahra..

2025-01-12

1

It's me💓💓

It's me💓💓

bukan ku bayangkn thor, tpi kau bayangkn msih byk typo thor

2024-11-22

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!