Bab 12

Tania menikmati hari harinya yang indah bersama David. David segalanya bagi Tania. Sikapnya yang manis benar benar membuat Tania cinta setengah mati.

"Hari ini aku harus cepat pulang, ada yang harus aku selesaikan.." ucap David sambil meletakkan belanjaan Tania.

Ada rasa kecewa di wajahnya. David menangkap raut sedih itu.

"Masih ada waktu sayang..." bisik David sambil merangkul pinggang Tania.

Tania hanya tersenyum menutupi rasa kecewanya. David tau sebenarnya Tania ingin lebih lama bersamanya.

"Jangan sedih.." bisik David sambil memberikan kecupan hangat di bibir Tania. Sebuah kecupan berlanjut menjadi ciuman lembut yang bermakna

Tania membalas ciuman David, membuat David tak ingin menghentikannya.

"Katanya mau cepat pulang.." ucap Tania.

David tertawa kecil, "lima menit lagi ya.." sahutnya.

Dia pun kembali memberikan ciumannya. Mengulum bibirnya hingga mencoba menerobos lidahnya di dalam rongga mulut Tania. Mengajak lidahnya bermain di sana.

"Udah lima menit.." bisik Tania sambil mengatur nafasnya.

"l want more.." sahut David.

Tania sedikit melotot. Namun David memeluknya semakin erat. Kali ini bibir David menyentuh leher Tania. Kecupan lembut David membuat seluruh tubuh Tania bereaksi. Sentuhan yang membuat Tania melayang.

"Dav..." desis Tania seolah memberi isyarat.

"l love you.." bisik David.

Keduanya beradu pandang. Tatap mata David yang dalam membuat jantung Tania berdesir. Tanpa ada kata yang terucap, David kembali melumat bibir Tania.

Tania seolah tak mau kalah membalas ciuman David dan membuat David semakin liar memainkan lidahnya. Tangannya perlahan menyusup ke dalam bajunya, mencari sesuatu untuk di remas.

"Aahh.." Tania mendesah pelan ketika sesuatu yang di cari David berhasil di temukan.

Tania memejamkan matanya, menggigit bibirnya perlahan. Nafasnya semakin tak beraturan ketika wajah David tenggelam di dadanya. Berulang kali dia mendesah tatkala David memainkan lidahnya di dada mulus Tania. Desahan Tania membuat celana David semakin terasa sempit.

David menghimpit tubuh Tania yang sudah setengah terbuka. Di dekatkan wajahnya ke wajah Tania membuat hidung mereka beradu. David seolah tak ingin membuang waktu. Di bopongnya tubuh Tania ke dalam kamar. Dan di rebahkan di atas ranjang.

Di buka baju yang menutupi tubuhnya. Tak menunggu lama, di tindihnya tubuh Tania. Di sentuh titik sensitif yang membuat Tania menggelinjang. Hasrat keduanya tak tertahan. Tania pasrah ketika David membuka celananya. Dan... Tubuh keduanya menyatu dalam birahi.

...****************...

Tania dan Shafia mengerjakan tugas sekolah bersama.

"Tan.." ucap Shafia.

"Uhmm.." jawab Tania singkat masih fokus dengan tugas sekolahnya.

"Ada yang mau aku tanya.." sahut Shafia.

"Apa..?" Tania masih menatap bukunya.

"Kamu pacaran ya sama pak David..?" tanya Shafia. Tania menghentikan gerakan tangannya.

"Kata siapa..?" Tania mencoba menutupi.

Shafia memandang Tania dengan tatapan serius.

"Kalau memang iya, gak apa apa sih.. Cuma kalau boleh kasih saran, mending kamu jaga jarak aja.."

Tania langsung memandang Shafia dengan tatapan yang tidak bersahabat. Shafia pun memandangnya,

"Aku cuma kasih saran aja.. takut nanti kamu sakit hati.." sambung Shafia.

"Kenapa kamu bilang begitu..?, pak David baik kok.." Tania membela diri.

Shafia tersenyum sinis mendengarnya, "kamu belum tau aja siapa pak David..".

Tania melirik ke arah Shafia, konsentrasinya mulai buyar. Sesekali Shafia meliriknya sambil geleng kepala. Memang susah kalau udah mabuk kepayang sama buaya.

"Aku cuma ngingetin kamu aja.. Kamu itu terlalu lugu dan polos. Maaf.. Mungkin dengan kepolosan dan keluguanmu bisa di manfaatin sama dia..".

Ucapan Shafia menyinggung perasaan Tania.

"Maksud kamu apa sih..?" tanya Tania dengan nada mulai tinggi.

Shafia kaget, "kan udah aku bilang Tania, aku cuma ngingetin kamu aja, biar kamu nanti gak sakit hati. Asal kamu tau, pak David itu buayaaa...!!, dia deketin cewek cuma biar bisa tidur sama cewek itu.." Shafia mencoba menjelaskan.

Tania menatap Shafia tajam, "bilang aja kamu iri aku dekat sama pak David..".

Shafia melotot, "gak salah kamu bilang gitu ke aku..??, sadar Taniaaaa...!!, aku gak iri kamu dekat dengan pak David, aku cuma mengingatkan.." Shafia masih menahan emosinya.

Tania mencibir, "bulshiitt...!!" sahut Tania ketus.

Shafia menarik nafas panjang, "terserah kamu percaya atau enggak, asal kamu tau hampir 80% siswi di sekolah udah pernah tidur sama dia, mungkin salah satunya kamu, biar dapat nilai bagus.."

Tania kembali menatap Shafia, "termasuk juga kamu..?" tanya Tania.

Shafia tertawa, "maaf, aku bertahan dengan nilai C atau paling tinggi B dari pada harus tidur dengannya.." jawab Shafia sambil merapikan alat tulisnya.

Dia mengambil tasnya kemudian beranjak.

"Oh iyaa.. Kayaknya kamu harus siapin mental karena bakal di tinggalin sama dia. Yang aku dengar, bulan depan dia akan tunangan sama pacarnya yang bakal pulang dari Perancis.." ucap Shafia sambil meninggalkan Tania.

Tania terdiam. Apa benar ucapan Shafia..??, sangat tidak masuk akal apa yang di ucapkannya. Hampir setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama. Pak David juga setia menemani Tania jika ada pekerjaan. Sikapnya juga manis, tak pernah ada tanda tanda dia memiliki perempuan lain.

Bahkan hampir setiap akhir pekan mereka menghabiskan waktu berdua di ranjang. Bergumul bermandikan peluh menikmati surga dunia. Dan David adalah cinta pertama Tania yang tak akan pernah mati.

"Yang jelas kalian iri padaku..." desisnya.

Dia tidak perduli dengan ucapan Shafia walaupun sedikit mengganggu fikirannya. Lagipula selama lebih setahun ini dia dekat dengan David tak pernah ada pertengkaran. Dia begitu di ratukan David.

Tak pernah ada kata kasar yang terlontar di mulutnya. Bahkan David sangat memanjakannya.. Benar benar di perlakukan seperti ratu.

Lamunan Tania hilang ketika mendengar suara deru mobil. Itu pasti David.

"Hai sayang.."

Suara itu membuatnya bahagia. Tania menyambutnya dengan senyum dan pelukan.

"Baru selesai buat tugas ya..?" tanya David.

Tania mengangguk.

"Good girl.." puji David yang di sertai dengan kecupan di bibir Tania.

Tania yang semakin candu dengan sentuhan David membalasnya.

"You want again baby..?" tanya David lembut.

Tania tersenyum malu. David langsung menutup pintu dan menguncinya. Di bawa tubuh Tania ke dalam kamar dan di cumbui setiap incinya.

Tania kembali menggelinjang dan mengerang ketika David mampu memberikan kenikmatan yang sempurna. Hanya David yang mampu memberikan apa yang dia inginkan.

Tak hanya sekali, bahkan sampai dua atau tiga kali dia merasakan puncak kenikmatan bersama David. Sampai dia benar benar merasa tak berdaya melawan serangan David yang bertubi tubi. David benar benar lelaki sempurna di matanya

...****************...

Tania memoles lipstik di bibirnya. Akan ada party malam ini bersama teman teman modelnya. Mini dress melekat di tubuhnya yang sintal. Siapa pun pasti akan terpesona olehnya.

Jam delapan malam dia sampai di tempat itu. Sudah banyak teman temannya yang hadir di sana. Gaya hidupnya mulai sedikit berubah, pesta ala sosialita mulai sering di hadirinya. Semua atas nama pekerjaan.

Padahal sesungguhnya hanya pamer kekayaan. Alunan musik terdengar di setiap sudut ruangan. Dia pun menikmati suasana itu. Puncak acara di mulai.

"Ok teman teman.. Terimakasih yang sudah hadir di acara ini. Langsung aja, kita sambut sahabat kita Evelyn...!!" suara pembawa acara.

Suara riuh tepuk tangan bersama dengan munculnya sosok gadis yang sangat menawan. Tania memperhatikan dengan seksama. Dia seperti mengenal sosok yang berjalan bersama wanita itu.

"David..!!" gumamnya tak percaya.

Dia berjalan mendekat, itu benar benar David..!!. Dadanya bergemuruh, darahnya terasa mendidih. Emosinya seketika memuncak melihat mereka berpelukan dan berciuman mesra di depan yang hadir.

Evelyn model internasional yang baru kembali dari Perancis. Dia merayakan kepulangannya plus acara tunangan dengan laki laki itu yang jelas jelas David. Mata Tania terasa panas, ketika melihat David memasangkan cincin di jari manis Evelyn.

Mereka berbahagia namun hati Tania terluka. Mungkin ini yang pernah di katakan Shafia. Tania berusaha mendekat ke arah mereka.

"Hai Tania.. Terima kasih sudah datang.." ucap Evelyn. Namun Tania hanya menatap David.

Evelyn sedikit bingung, mengapa Tania mengabaikannya.

"Kamu kenal David..?" tanya Evelyn.

Tania tak menjawab, tatap matanya penuh kebencian memandang David.

"Apa arti setahun ini Dav...?" tanya Tania.

David tertawa kecil.

"Please gadis kecil.. Kamu memang pintar, karir kamu juga bagus. Tapi maaf, hanya orang bodoh yang memilihmu untuk menjadi pasangan hidup. Sebajingan apapun laki laki pasti akan memilih perempuan terhormat untuk di jadikan istrinya. Bukan pelacur seperti kamu yang dengan mudahnya untuk di tiduri.."

Emosi Tania tak terkendali, plaaakk... Sebuah tamparan keras di pipi David. Matanya mulai basah.

"Kau bilang aku pelacur...???, kau anggap selama ini aku pelacur...???"

David mengelus pipinya, dia memandang Tania sinis.

"Apa sebutan untuk perempuan yang rela di tiduri laki laki kalau bukan pelacur...??"

Plaaaakkk...!!!, tamparan kedua mendarat di pipi David. Semua mata tertuju pada mereka. Evelyn kebingungan melihat apa yang terjadi.

"Kau bajingaaaann...!!!" teriak Tania.

Dia pun berlari meninggalkan tempat itu. Tangisnya pecah. Dia tak menyangka apa yang keluar dari mulut David. Di depan semua orang dia menyebutnya pelacur.

Pantas saja David meminta mereka merahasiakan hubungan ini. Tania terus berlari. Di jalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

"Bajingaaaann....!!!!, semua laki laki bajingaaaaannnn....!!!!" teriaknya tiada henti.

Hatinya hancur bersama harapan yang di rangkainya. Seperti di rasuki iblis, dia menekan gas dengan sekuatnya. Rasa sakit itu membuat sesak di dada. Emosinya semakin menjadi.

Matanya berkunang kunang, kepalanya mulai terasa berat. Sesuatu menghantamnya dengan kuat, braaaaakkkkkk....!!!! Sebuah dentuman kuat. Pandangannya mulai samar dan dia lupa segalanya..

Terpopuler

Comments

@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

2024-10-04

0

Jamayah Tambi

Jamayah Tambi

Kanborgvdah cakap.Kau kata iri/Sob//Sob//Sob//Sob/ Kan dah mendapat

2024-08-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!