Shafia mengantarkan Tania ke tempat kursus mengemudi. Mulai besok dia akan mulai ikut kursus itu. Shafia juga memberi beberapa petunjuk. Sepanjang jalan Shafia terus berceloteh.
"Makasih yaa.." ucap Tania sesampainya di depan gang kostnya.
Tania memperlambat langkah kakinya ketika melihat pak David duduk di depan kostnya. Mau apa lagi sih ini orang bathinnya.
"Hai non.." sapanya ketika melihat Tania.
"Bapak ngapain di sini..?" tanya Tania.
"Nunggu kamu, mau minta tolong bantu koreksi hasil ulangan kelas lain.." jawabnya santai.
Gimana mau nolaknya..!!.
"Bisa kan..?" tanyanya kemudian.
Aduuuhh.... Simalakama lagi inii...!!.
"Gak banyak kan pak..?" tanya Tania.
Pak David hanya tersenyum. Dengan sedikit terpaksa Tania pun membantunya.
Ternyata banyak juga murid lainnya yang mendapat nilai C. Kayaknya gak ada masalah, tapi kenapa aku terus di kejar ulangan susulan gumamnya.
"Jangan salah tulis, bisa bahaya.. Fokus.."
Suara pak David memecah keheningan. Tania hanya mendehem...
Sesekali Tania menangkap tatapan pak David kepadanya. Tatapan yang bisa membuat dia salah tingkah. Yang dia tau banyak sekali teman temannya bahkan kakak kelas berlomba lomba mencari perhatiannya. Tapi dia seolah tak memperdulikan.
"Selesai pak.. Koreksi lagi kalau salah.." ucap Tania menyerahkan setumpuk kertas.
Pak David menatapnya tak berkedip. Membuat Tania semakin salah tingkah.
"Kamu punya pacar..?" tanya pak David tiba tiba.
Tania gugup.
"Uuhmm..."
Aku harus jawab apaa...??, tanya Tania dalam hati.
"Jadi pacar aku mau gak..?" tanya pak David masih menatap Tania.
Tania terkejut
"Apa...??".
"Aku tanya, jadi pacar aku mau gak..?".
Pak David mengulangi pertanyaannya. Tapi Tania masih diam.
"Tapi aku mau hanya kita yang tau.." ucap pak David sambil menggenggam jemari Tania.
"Taa..tapi pak..." sahut Tania gugup.
"Tapi kenapa..?".
Tatap mata pak David membuat jantungnya mau copot.
"Uuhmm.. Bapak kan guru Tania.. " jawab Tania.
"Emang ada larangan guru sama murid pacaran..?, toh cuma kita yang tau.." sahutnya.
Tania mati kutu. Tania masih bingung.
"Uuhmm.. Jalani aja.." jawabnya singkat.
Pak David tersenyum, kemudian mengelus kepalanya.
"Di luar kamu pacar aku, di sekolah kamu muridku.. Deal..??".
Tania mengangguk perlahan. Ini gilaaa...
Bagaimana pak David bisa menaruh hati padanya, padahal usia mereka terpaut jauh. Bagaimana jika pak David tau masa lalunya. Tania merasa dirinya sampah tak sebanding dengan pak David yang kelihatan jauh lebih berkelas.
"Jalan yukk.." ajak pak David.
"Kemana..?" tanya Tania.
"Kemana aja.., ke hati kamu juga boleh..".
Tania seketika tertawa. Dia pun masuk ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian.
Dia memilih rok denim di atas lutut dengan t'shirt memberi kesan santai untuk kencan pertamanya. Rambutnya yang hitam panjang terurai. David menatapnya kagum.
"Cantik banget..!" pujinya.
Tania hanya membalasnya dengan senyum tipis.
Kencan pertamanya membuat Tania tak banyak bicara. Dia juga masih terlihat gugup saat David menggenggam tangannya. Orang orang menatap mereka yang terlihat seperti pasangan yang sempurna.
David yang lebih dewasa terlihat lebih dominan. Dia pun pandai mencari topik pembicaraan. Selera humornya juga mampu membuat Tania tertawa. Kencan pertama mereka ternyata benar benar mampu menumbuhkan rasa simpati di hati Tania.
"Terimakasih untuk hari ini.." ucap David saat mengantar Tania pulang.
"Sama sama.." ucap Tania.
Keduanya beradu pandang.
"Janji ya.. Cuma kita yang tau hubungan ini.." pinta David.
Tania mengangguk. David mencium pipi Tania dengan lembut, membuat Tania tersipu. David tak mampu menahan mendaratkan bibirnya di bibir Tania.
Sebuah kecupan berlanjut menjadi lumatan lembut. Perlahan Tania membalasnya. Sampai beberapa saat bibir mereka berpagut seolah tak ingin saling melepaskan.
Sentuhan David ternyata mampu membuat Tania mabuk kepayang. Setiap apa yang telah di lakukan laki laki itu terekam kuat di ingatannya. Tania di perlakukan seperti ratu. Di bukakan pintu mobil untuknya. David benar benar mampu menyentuh hatinya.
Tania memang cantik, semua orang mengakui itu. Bahkan beberapa orang teman di sekolahnya merasa tersaingi dengan kecantikannya. Tidak hanya cantik, dia juga pintar.
Sikapnya yang santun dan sedikit pendiam. Dan tanpa di sadarinya teman teman lelakinya diam diam banyak yang menaruh hati padanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
David bakal baik atau jahat ya?
2024-10-04
0
Jamayah Tambi
Ada ke pacar sama dosen
2024-08-16
1