Senyum Penuh Arti

Setelah dua hari dirawat di rumah sakit, hari ini Raina diizinkan pulang. Kondisi kesehatannya sudah membaik. Bahkan, lemasnya pun sudah banyak berkurang. Namun, luka hati masih tetap menganga. Terlebih saat dirinya kembali menginjakkan kaki di kamar yang kemarin menjadi saksi bisu atas tangisnya.

Suara langkah Nero yang ada di belakangnya, lantas bunyi pintu yang menutup, ibarat sirine yang menandakan terjadinya bencana. Sangat mengerikan.

Ya, dua hari yang penuh dengan sikap manis telah berakhir. Di rumah megah ini tak ada Yeni, tak ada Raksa, tak ada pula alasan bagi Nero untuk berpura-pura. Pasti dia akan bersikap angkuh dan kejam seperti sebelumnya.

"Jangan bertingkah bodoh lagi! Aku tidak akan memaafkan Raksa jika kamu mati," ucap Nero dengan sinis. Itu pun sambil melewati Raina yang baru saja duduk di tepi ranjang.

"Maaf." Satu kata lirih terucap dari bibir Raina.

"Tidur sana! Aku tidak punya waktu lagi untuk berjaga di rumah sakit."

"Baik."

Menurut. Hanya menurut yang bisa Raina lakukan. Setidaknya, itulah yang bisa meredam emosi Nero.

Tanpa memedulikan Raina yang mulai berbaring di ranjang, Nero pergi ke kamar mandi.

Sembari menatap pintu yang kembali menutup, Raina mengembuskan napas panjang. Entah sampai kapan semua itu akan berakhir. Sekilas Raina bermimpi suatu saat hati Nero akan melunak. Kalaupun tak cinta, setidaknya bisa sedikit menerima kehadirannya. Namun, sesaat kemudian Raina tersadar bahwa itu hampir mustahil. Siapa dirinya, sampai mampu membuat Nero luluh? Cantik tidak, kaya tidak, pintar pun tidak, mana mungkin Nero akan mempertimbangkan dia?

"Kenapa aku masih bodoh, bermimpi setinggi itu, memangnya pantas?" batin Raina, menertawakan dirinya sendiri yang menyimpan cinta buta. Benar-benar gila.

Cukup lama berbantahan dengan perasaannya sendiri, pikiran Raina kembali tersadar pada sekitar. Nero sudah keluar dari kamar mandi. Rupanya lelaki itu baru saja membersihkan diri, terbukti dari rambutnya yang basah dan setelan baju formal yang kini berganti celana selutut. Ahh, bukan rambut saja yang basah, melainkan juga wajah dan separuh.

Ya, separuh tubuh. Nero membiarkan dada bidang dan perut sixpack-nya terpampang tanpa sehelai benang. Tak dipungkiri, Raina juga menatap ke arah sana. Meski hanya sekejap karena langsung berpaling, tetapi jantungnya mendadak berdetak cepat, juga seolah ada hawa panas dingin yang merambat tanpa tahu tempat.

Memang, ini adalah pertama kalinya Raina melihat dada dan perut Nero secara jelas. Waktu malam itu, tubuh Nero tertutup selimut, menyisakan leher dan kepala saja. Saat lelaki itu bangkit dan mengenakan kembali pakaian, Raina memejam takut, tak berani mengintip sedikit pun. Maklum, sebelumnya dia tak pernah mengenal cinta atau dekat dengan lelaki, apalagi yang menjurus pada hal vul-gar.

"Udah nggak ngelihat, tapi rasanya kok tetap gini ya," batin Raina sembari beralih posisi dan memunggungi Nero.

Dia tak mau lagi melihat dada bidang tadi, yang mungkin itulah definisi tubuh sempurna dan menggoda. Sekejap menatap saja bayangannya seperti melekat di ingatan, apalagi menatap sampai berulang-ulang. Lebih parah lagi nanti.

Sementara itu, Nero masih asyik berdiri di depan cermin. Sesekali kali dia menyisir rambut basahnya dengan jemari, di sela-sela aktivitasnya mengenakan lotion dan parfume.

Namun selain itu, Nero juga sempat beberapa kali melirik Raina lewat pantulan cermin. Wajah canggung dan salah tingkah barusan, sedikit pun tak terlewat dari pandangan Nero, walau kini yang terlihat hanya punggung dan rambut panjangnya.

Masih dengan lirikan yang tertuju pada Raina, Nero mengulas senyum penuh arti. Sebuah senyum yang tak pudar meski dirinya sudah beralih dari depan cermin. Bahkan, sampai dirinya sudah mengenakan baju dan menyulut rokok di balkon kamar, senyum itu masih sesekali tersungging di bibirnya.

Barulah ketika ponsel di tangannya bergetar, senyum itu lenyap beserta pikiran-pikiran yang berkaitan dengannya.

Ava, satu nama yang terpampang dalam kolom pengirim pesan.

'Miss you, Nero. Are you still there for long time?'

Nero tak langsung membalas pesan tersebut, justru mengisap kuat rokoknya sambil menatap awan yang berarak di atas sana.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸

curiga dengan kehadiran ava yg tiba-tiba. setingan seseorang sepertinya.

2024-06-06

4

Iges Satria

Iges Satria

jangan sampai masuk dlm permainan Eva Nero ( perangkap lawan bisnismu )

2024-03-16

2

ria

ria

semangaat raina..kalo aq jadi km..langsung kabur saja gk peduli org mau bilang apa..gk peduli ancaman nero tentang raksa..daripd menderita bathin..
tp kalo dilihat dr senyum nero yg curi2 pandang ke raina seperti caper apakah nero sedikit ada rasa untuk raina🤔🤔entaahlaa..
godaan masih ada..ava..
siapa nanti yg terpilih dihati nero..

2024-03-16

2

lihat semua
Episodes
1 Perubahan Sikap
2 Alat Untuk Membalas Dendam
3 Ava Ollivia
4 Alasan di Balik Dendam
5 Darah
6 Kenyataan di Luar Nalar
7 Sangkar Dendam
8 Drama Keguguran
9 Ciuman Pagi
10 Senyum Penuh Arti
11 Kau Milikku!
12 Rahasia Ava
13 Tergoda Lagi
14 Senyum Tipis Nero
15 Nomor Asing
16 Rencana Licik Ava
17 Sempat Curiga
18 Kerja Sama
19 Kenangan Kelam Nero
20 Kalung Untuk Raina
21 Setangkai Mawar Putih
22 Membawa Wanita
23 Menyerah
24 Kejutan Untuk Ava
25 Kehancuran Ava
26 IKTN 26
27 IKTN 27
28 IKTN 28
29 Sedikit Petunjuk
30 Mencintai Diri Sendiri
31 IKTN 31
32 IKTN 32
33 IKTN 33 (Dua Tahun Berlalu)
34 IKTN 34
35 IKTN 35
36 IKTN 36
37 IKTN 37
38 IKTN 38
39 IKTN 39
40 IKTN 40
41 IKTN 41
42 IKTN 42
43 IKTN 43
44 IKTN 44
45 IKTN 45
46 IKTN 46
47 IKTN 47
48 IKTN 48
49 IKTN 49
50 IKTN 50
51 IKTN 51
52 IKTN 52
53 IKTN 53
54 IKTN 54
55 IKTN 55
56 IKTN 56
57 IKTN 57
58 IKTN 58
59 IKTN 59
60 IKTN 60
61 IKTN 61
62 IKTN 62
63 IKTN 63
64 IKTN 64
65 IKTN 65
66 IKTN 66
67 IKTN 67
68 IKTN 68
69 IKTN 69
70 IKTN 70
71 IKTN 71
72 IKTN 72
73 IKTN 73
74 IKTN 74
75 IKTN 75
76 IKTN 76
77 IKTN 77
78 IKTN 78
79 IKTN 79
80 IKTN 80
81 IKTN 81
82 IKTN 82
83 IKTN 83
84 IKTN 84
85 IKTN 85
86 IKTN 86
87 IKTN 87
88 IKTN 88
89 IKTN 89
90 IKTN 90
91 IKTN 91
92 IKTN 92
93 IKTN 93
94 IKTN 94
95 IKTN 95
96 IKTN 96
97 IKTN 97
98 IKTN 98
99 IKTN 99
100 IKTN 100
101 IKTN 101
102 IKTN 102 (Happy Ending)
103 IKTN 103 (Bonus Chapter)
104 One Day In London
105 DI ATAS RANJANG DOKTER DINGIN
106 Promo Novel Baru—Belenggu Masa Lalu
107 Promo Novel Baru—Fifty Days
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Perubahan Sikap
2
Alat Untuk Membalas Dendam
3
Ava Ollivia
4
Alasan di Balik Dendam
5
Darah
6
Kenyataan di Luar Nalar
7
Sangkar Dendam
8
Drama Keguguran
9
Ciuman Pagi
10
Senyum Penuh Arti
11
Kau Milikku!
12
Rahasia Ava
13
Tergoda Lagi
14
Senyum Tipis Nero
15
Nomor Asing
16
Rencana Licik Ava
17
Sempat Curiga
18
Kerja Sama
19
Kenangan Kelam Nero
20
Kalung Untuk Raina
21
Setangkai Mawar Putih
22
Membawa Wanita
23
Menyerah
24
Kejutan Untuk Ava
25
Kehancuran Ava
26
IKTN 26
27
IKTN 27
28
IKTN 28
29
Sedikit Petunjuk
30
Mencintai Diri Sendiri
31
IKTN 31
32
IKTN 32
33
IKTN 33 (Dua Tahun Berlalu)
34
IKTN 34
35
IKTN 35
36
IKTN 36
37
IKTN 37
38
IKTN 38
39
IKTN 39
40
IKTN 40
41
IKTN 41
42
IKTN 42
43
IKTN 43
44
IKTN 44
45
IKTN 45
46
IKTN 46
47
IKTN 47
48
IKTN 48
49
IKTN 49
50
IKTN 50
51
IKTN 51
52
IKTN 52
53
IKTN 53
54
IKTN 54
55
IKTN 55
56
IKTN 56
57
IKTN 57
58
IKTN 58
59
IKTN 59
60
IKTN 60
61
IKTN 61
62
IKTN 62
63
IKTN 63
64
IKTN 64
65
IKTN 65
66
IKTN 66
67
IKTN 67
68
IKTN 68
69
IKTN 69
70
IKTN 70
71
IKTN 71
72
IKTN 72
73
IKTN 73
74
IKTN 74
75
IKTN 75
76
IKTN 76
77
IKTN 77
78
IKTN 78
79
IKTN 79
80
IKTN 80
81
IKTN 81
82
IKTN 82
83
IKTN 83
84
IKTN 84
85
IKTN 85
86
IKTN 86
87
IKTN 87
88
IKTN 88
89
IKTN 89
90
IKTN 90
91
IKTN 91
92
IKTN 92
93
IKTN 93
94
IKTN 94
95
IKTN 95
96
IKTN 96
97
IKTN 97
98
IKTN 98
99
IKTN 99
100
IKTN 100
101
IKTN 101
102
IKTN 102 (Happy Ending)
103
IKTN 103 (Bonus Chapter)
104
One Day In London
105
DI ATAS RANJANG DOKTER DINGIN
106
Promo Novel Baru—Belenggu Masa Lalu
107
Promo Novel Baru—Fifty Days

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!