Bab 11

Paolo menatap kedua tangannya dengan perasaan heran. Bagaimana bisa dia mendapatkan kekuatan seperti itu?Padahal dia hanya mendorong dada Raoul tidak terlalu kuat, tapi kenapa pemuda itu sampai terhempas dan membentur dinding?

"Hajar dia!" titah Rauol kepada teman-temannya sambil menunjuk Paolo.

Flavio dan Nils yang berada di hadapan Paolo maju mundur. Mereka takut kalau bernasib sama seperti Rauol. Pasalnya Daniel yang dulunya penakut, lemah, dan penurut kini terlihat berbeda, apalagi saat melihat sorot mata Daniel yang begitu tajam membuat mereka semakin ketakutan.

"Mengapa kalian mundur!" sentak Rauol pada dua temannya yang malah menjauhi Paolo.

Kring!!!

Suara Bel berbunyi keras dan panjang menandakan kalau kelas sebentar lagi akan dimulai. Black Devil dengan terpaksa membubarkan diri, lari ke kelas masing-masing. Tapi sebelum itu Rauol balik badan, seraya mengacungkan jari tengah pada Paolo.

Paolo menatap ke-empat pemuda itu sambil tersenyum bengis dan geleng-geleng kepala. "Dasar bocah ingusan! Mereka tidak tahu kalau sedang berhadapan dengan orang tua!" ucap Paolo sambil berjalan menuju kelasnya, namun dia sendiri tidak tahu di mana letak kelasnya.

"Aku harus pergi ke mana?" Paolo menoleh ke kiri dan ke kanan ketika sampai di perempatan lorong sekolah. Suasana di sana terlihat sepi karena para murid sudah memasuki kelas masing-masing. Tadi pagi dia lupa bertanya kepada ibunya mengenai kelas Daniel.

Paolo mengambil tasnya, dia melihat buku mata pelajaran. "Fisika? Astaga, kenapa bocah gendut ini harus mengambil kelas yang paling aku benci?!" gerutu Paolo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat menatap buku yang baru saja dia ambil dari tas, lalu melanjutkan langkahnya menuju kelas Daniel.

Langkah Paolo terhenti ketika sampai di depan pintu kelas Fisika. Sebelum memasuki kelas tersebut dia mengetuk pintu beberapa kali.

Paolo memasuki ruangan tersebut dengan perasaan tidak percaya diri, karena dia harus kembali sekolah dan berbaur dengan para anak remaja seusia Daniel.

"Dan, selamat datang kembali di sekolah ini." Miss Sophia menyambut Daniel, tapi tidak dengan teman-temannya. Semua murid di dalam kelas tersebut menatap aneh dan terkesan tidak suka. Dalam kelas tersebut ada 20 murid yang duduk di kursi dan meja tunggal.

Dobel shiit! Paolo memaki di dalam hati ketika melihat Black Devil duduk di bangku paling belakang. Lebih parahnya dia bisa mendengar suara hati seluruh murid dan guru di dalam kelas tersebut.

Kata-kata ejekan, makian, terdengar bersahut-sahut membuat kepala Paolo tiba-tiba terasa berat. Dan di saat yang bersamaan dia dapat mengingat memori Daniel ketika di bully habis-habisan dilingkungan sekolah tersebut.

"Dan, kau baik-baik saja? Silahkan duduk di bangku yang kosong," ucap Miss Sophia kepada Paolo yang mempunyai raga Daniel.

Paolo mengangguk, mengucapkan terima kasih kepada Miss Sophia yang dia kira baik ternyata lebih jahat dari iblis. Dia tadi mendengar suara hati Miss Sophia yang memaki dan mencaci Daniel di dalam hati.

"Tuhan telah membuka mata hatiku, ternyata di dunia ini banyak orang yang berhati busuk dan kejam. Wajah mereka tampak tulus tapi tidak dengan hati mereka," ucap Paolo di dalam hati sambil berjalan menuju bangku kosong di barisan ke tiga. Dia menatap sekitar, di mana semua murid di dalam kelas tersebut menatapnya penuh mengintimidasi. Tapi, Paolo tetap tenang sama sekali tidak takut kepada mereka yang membenci Daniel.

Materi pelajaran kembali dimulai setelah Paolo sudah duduk di kursinya. Paolo mendapatkan gangguan dari teman-temannya di saat pelajaran berlangsung. Ada yang memukul kepalanya, ada yang menendang kakinya, ada yang melemparinya dengan bulatan kertas, dan masih banyak lagi yang dia alami.

Paolo mencoba tenang dan bersabar. Kedua tangannya terkepal kuat dan rahangnya berkedut, giginya bergemelutuk rasanya ingin menghajar semua mereka semua yang sudah menganggunya.

"Daniel, bagaimana kau bisa melawati semua ini? Bagaimana kau bertahan sejauh ini. Apakah ini yang membuatmu bunuh diri?" Paolo tidak bisa membayangkan betapa sakit dan tertekannya Daniel selama ini karena di perlakukan seperti ini oleh teman-temannya, bahkan guru yang seharusnya melindungi muridnya terlihat biasa saja, seolah pemandangan pembullyan ini sudah biasa dan menjadi hal lumrah.

Paolo yang baru duduk 1 jam di dalam kelas itu saja tidak tahan dengan sikap mereka. Namun Paolo masih bisa menahan kesabarannya sejauh ini sampai bel sekolah berbunyi menandakan kalau kelas telah usai.

Paolo segera membereskan bukunya dan memasukkan ke dalam tas. Dia beranjak berdiri akan tetapi tiba-tiba ada orang yang menahan pundaknya dan menekannya ke bawah seolah tidak memperbolehkannya keluar dari kelas.

"Urusan kita belum selesai!" ucap Rauol kepada Paolo.

Paolo tersenyum devil, dan melayangkan tatapan tajam pada Rauol.

"Kau ingin berduel?" tanya Paolo.

"Kau menantang kami?!"

"Bukan kami tapi kau! Hanya kau, pecundang!" maki Paolo, mengibarkan bendera perang kepada Rauol yang beraninya main keroyokan.

Rauol mengeraskan rahangnya, "ke lapangan sekolah, sekarang juga!" balas Rauol tanpa takut sedikit pun.

Terpopuler

Comments

Elisabeth Thai

Elisabeth Thai

kasihan Daniel yang selalu dibully biar paulo menghajar mereka

2025-03-04

0

LENY

LENY

SEMUA MURID JAHAT AMPUN GAK ADA SATUPUN YG BAIK😥

2025-01-09

0

LENY

LENY

DUH KASIHAN SEKALI NASIB DANIEL YA SMG PAULO BISA BASMI SEMUA KUTU BUSUK INI😡

2025-01-09

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32. CUP!
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43. 5 tahun berlalu
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
60 Bab 59
61 Bab 60
62 Bab 61
63 Bab 62
64 Bab 63
65 Bab 64
66 Bab 65
67 Bab 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87. TAMAT
89 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
90 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
91 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
92 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
93 Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32. CUP!
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43. 5 tahun berlalu
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
60
Bab 59
61
Bab 60
62
Bab 61
63
Bab 62
64
Bab 63
65
Bab 64
66
Bab 65
67
Bab 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87. TAMAT
89
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
90
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
91
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
92
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
93
Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!