Chapter 5 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0832 HRS

Just Another Day in the Big Smoke.

“Oh tidak!” kata Amisha dalam hati - ketika memeriksa ponsel-nya, “Mereka kok sudah sampai?”

Amisha menengok ke jam tangannya, “Padahal ini belum jam 9. Terlalu awal dari jadwal yang disepakati..”

“Halo?” Amisha berbicara di Discord voice chat room.

“HEEEEEEEY!!!!” teriak Charlotte di voice chat room.

“Hai Charlotte! Maaf aku baru menghubungi kalian.” jawab Amisha, “Kalian di mana?”

“Kami di seberang Canada House!” jawab Ann Loughty.

“Oke aku ke situ!” jawab Amisha “Eh ini di voice chat room ada akun scarbyn12, itu siapa ya?”

“Scarlett Corbyn!’ Jawab Charlotte, “Teman baru kita, baru bergabung pagi ini sebagai sukarelawan.”

“Hai, Amisha.. Aku Scarlett.” kata Scarlett di voice chat room.

“Hai, Scarlett!” balas Amisha “Aku add friend ya!”

“Tumben kau ingat nama belakang Scarlett, tadi lupa melulu.” kata Ann, “Jangan-jangan kau juga amnesia sesaat..”

“Jaga omonganmu!” Charlotte menyikut Ann sambil menengok ke arah Scarlett, kuatir kata-kata Ann menyinggung Scarlett.

Tak lama kemudian tampak seorang gadis berambut hitam kepang dua, tinggi sekitar 165cm, berbalut scarf berwarna fuchsia, newsboy hat warna pink di kepalanya, menggunakan puffer jacket warna pink dan hitam - dari kejauhan melambaikan tangan dan mendekati Charlotte dan Ann.

“Hai teman-teman! Mana Scarlett? ” kata Amisha sambil mencari wajah baru yang belum pernah ia temui, “Oh ini ya?” 

Scarlett membalas salam Amisha Catterson yang memang memiliki wajah baby face. Tak heran jika Ann Loughty memanggilnya “bocah”. Ia nampak seperti masih seperti siswi SMA berumur 16 tahun.

“Kau ini ya!” protes Charlotte sambil melepas headset-nya, “Katanya Stress Call pagi ini, kami sudah buru-buru sampai sini, tapi apa ini? Wajahmu berseri begini, tidak ada stress sama sekali!”

“Maaf, Charlotte.” jawab Amisha sambil menunjuk ke arah patung King George IV, “Aku habis main catur di sana.”

Ann mendekati Amisha dan berbisik, “Kau menang taruhan?”

Amisha tertawa menengok ke atas membalas pandangan tajam Ann Loughty. Perbedaan tinggi badan sekitar 15 cm, selalu membuat Amisha mendongak setiap kali berbincang dengan Ann.

“Orang kaya..” tambah Ann setengah berbisik menarik jaket Amisha, “Jaket pun The North Face! Kerja di McDonald’s, tapi mampu belanja di Wembley..”

“Ah tidak!” Amisha membela diri, “Ini bukan baru.. jaket bekas kok.. aku beli di pasar loak Camden, semua yang melekat di tubuhku dari pasar thrift itu.”

“Aku tidak percaya!” jawab Ann tertawa, “Berapa penghasilanmu dari taruhan main catur?”

“Dia benar, Ann!” kata Charlotte, “Aku kan tinggal di Camden, dekat pasar loak itu. Tapi ada yang lebih murah sih.. Thrifting di Maltby Market biasanya lebih murah daripada Camden Market, karena di Camden sudah banyak turis dan influencer.”

“Tuh kan..” Amisha senang dirinya dibela Charlotte.

“Nah sekarang jelaskan soal Stress Call tadi pagi, nona Catterson.” kata Charlotte sambil menengok jam tangannya, “Seharusnya kami mulai kerja 1.5 jam lagi dari sekarang.” 

Charlotte dan Ann memandang Amisha.

“Kami mendengarkan.” tambah Ann Loughty.

“Serius, aku tidak bohong soal Stress Call!” jawab Amisha

“I'm being seeeeyyyrriiieess..” Ann kembali menirukan logat Scouse dari media sosial seperti tadi. Charlotte langsung menyikut lengan Ann.

“Pagi ini aku terpaksa berhenti bekerja dari McDonald's karena 2 menit sebelum tengah malam ada orang mencurigakan datang ke McDonald’s dan aku yang melayaninya. Awalnya aku tidak sadar, tapi 5 menit kemudian orang itu melihat ke arahku terus-terusan dan berbicara dengan seseorang melalui telepon seluler.”

“Kau tahu persis waktunya?” tanya Ann, “kau lihat CCTV?”

“Bukan begitu!” jawab Amisha, “Aku terbiasa melihat waktu ketika pelanggan memesan.. Aku terbiasa melihat waktu untuk segala kejadian.”

“Kenal orang itu?”

“Gak sih..” jawab Amisha, “Tapi aku perasaan gak enak, seperti.. seperti.. Seperti Derig menyuruh orang memata-mataiku..”

“Jadi.. ini masih dugaan?” tanya Ann.

“Hmm… two minutes to midnight..” Charlotte melipat tangannya, “Itu kan lagunya Iron Maiden!”

“Beneran!” teriak Amisha pelan, “Aku takut sekali! Sepertinya ada kaitannya dengan Derig Mayountain! Mungkin.. Tapi aku belum tahu pasti! Aku takut akan terjadi sesuatu pagi ini! Er.. entah ancaman apa, tapi.. tapi aku merasakannya ada sesuatu yang tidak beres! Aku tidak tahu.. Tidak tahu harus bagaimana, aku takut sekali! Selesai shift malam tadi aku bilang ke manager bahwa aku mengundurkan diri. Aku takut!”

Scarlett diam saja, tapi ia mulai bisa menebak tentang apa yang disebut Stress Call. Dari cara Amisha menjelaskan saja, kata-katanya sudah menunjukkan bahwa ia stress.

“Apakah kau yakin bahwa orang itu ada kaitannya dengan Derig?” tanya Charlotte Alison.

“Tidak yakin sih… Aku.. aku..” jawab Amisha terbata-bata.

“Kapan ya Derig terakhir mengejarmu?”

“Hampir satu.. satu minggu yang lalu..” jawab Amisha, “Sejak  aku kabur, ganti nomor telepon, ganti pekerjaan dan pindah tempat tinggal..”

“Dulu siapa yang sering mengejarmu? Derig sendiri?”

“Bukan! Scott..”

“Scott?”

“Yang datang tadi malam itu Scott?”

“Er.. bukan sih..”

“Kau ini ya!” kata Ann, “Belum ada satu menit, tadi mukamu ceria, sekarang sudah pucat pasi seperti turis bertemu kepala hantu melayang Anne Boleyn!”

“Aku.. aku kalau main catur langsung bisa tenang, Ann.” jawab Amisha Catterson pelan lalu menunduk, “Hanya itu lah satu-satunya obatku.”

Tiba-tiba Amisha menutup wajah dengan kedua tangannya, dan semua terdiam.

Ann menoleh ke arah Charlotte. Lalu Ann menghampiri Amisha.

“Kau sudah makan?” bisik Charlotte menepuk bahu Amisha.

Amisha menggelengkan kepala sambil menahan tangis. Ann mengisyaratkan Charlotte untuk minggir dan mendekati gadis kelahiran Preston itu.

“Tadi manajer membungkuskan aku untuk sarapan.” Amisha terisak-isak, “Tapi karena aku terburu-buru, aku lupa membawanya.”

“Oke Amisha.” kata Ann sambil menunduk lalu memegang kedua pipi Amisha - dan mendekatkan dahinya ke dahi Amisha, “Aku tahu bahwa ini masalah wanita dan hanya sesama wanita yang bisa membantu. Tapi kami perlu kau bercerita dengan tenang. Makan dulu ya?”

Scarlett melihat bahu Amisha turun naik dan kedua tangannya sibuk mengusap pipinya.

“Selain main catur apakah ada obat lain yang membuatmu tenang? Kita ke Cafe On The Square yuk. Apa obatmu yang lain? The Square Burger? Kopi?”

Amisha tidak menjawab Ann, air matanya masih terus menetes. Ann Loughty lalu memeluknya.

Charlotte menoleh kepada Scarlett dan menarik tangan Scarlett menjauh sedikit dari Ann dan Amisha.

“Amisha dulu hampir diperkosa Derig, mantan atasannya sendiri.” Charlotte berbisik kepada Scarlett, “Luka itu belum sembuh, karena kita, er maksudku…. mayoritas wanita pasti sakit hatinya dengan perlakuan pelecehan seperti itu. Trauma tidak bisa hilang dalam waktu singkat.”

“Jadi..” Scarlett mencoba menebak, “Yang Ann tadi bilang hanya sesama wanita yang bisa mengerti masalah wanita adalah tugas kita di WEE sebagai relawan?”

Charlotte mengangguk, "Pernah lihat poster You Are Not Alone kan? Nah itu tugas kita walau masih pilot project."

Satu hal lagi, deskripsi tugas yang dijanjikan akan dijelaskan di dalam mobil tapi tidak terlaksana, bisa ditebak sendiri oleh Scarlett.

Charlotte menoleh perlahan ke arah Ann yang masih mengusap-usap rambut Amisha dalam pelukannya.

“Jadi.. kasus Amisha ini belum ditangani polisi?”

Charlotte menggelengkan kepalanya, “Amisha alih-alih datang ke kantor polisi, malah datang ke kantor WEE.”

Charlotte menghela nafas. Tampak Ann berbicara dengan Amisha.

“Amisha belum siap menceritakan detail kejadian kepada seorang polisi, ia selalu kuatir bahwa ia harus menceritakan kejadiannya kepada seorang polisi pria.. Sedangkan polisi harus tahu cerita detailnya untuk menjadikannya kasus yang bisa menjadikan Derig tersangka.”

“Ya… itu awkward..” Scarlett mulai mengerti, “Kita hanya bisa cerita ke sesama wanita.. Tapi apakah kita di WEE bisa menyelesaikan masalah tersebut? Dan sebenarnya ada polisi wanita juga kan? Er.. atau Amisha diancam kalau lapor ke polisi, maka akan terjadi sesuatu yang lebih menyakitkan?”

Charlotte diam memandang Scarlett dan mengusap pipinya. Ternyata tanpa sadar air matanya pun ikut jatuh. Ia teringat bagaimana pertama kali Amisha bercerita hampir jadi korban pelecehan yang dilakukan atasannya sendiri.

“Oh, aku mengerti,” tambah Scarlett, “Kau dan Ann adalah sesama wanita yang dipercaya Amisha. Kalau sudah jadi kasus polisi, maka cepat atau lambat akan jadi sorotan publik dan media sosial. Mungkin Amisha belum siap mental untuk itu ya?”

“Kita belum tentu bisa menyelesaikan masalah siapa pun, Scarlett.” kata Charlotte perlahan supaya tidak didengar Amisha, “Kita hanya perlu bisa dipercaya supaya mereka yang memiliki trauma tidak memilih untuk bunuh diri atau merasa sendirian di dunia ini. Kita beri waktu Amisha untuk menyiapkan mental sebelum membuat laporan ke polisi.”

Scarlett terdiam. Ia hanya bisa memandang sekumpulan burung merpati yang berjalan-jalan di Trafalgar Square. 

“Selain itu, kau tadi benar. Amisha juga sepertinya diancam Derig jika melapor polisi. Walau seharusnya ini urusan polisi. Anggaplah kita sebagai jembatan menuju kesiapan mental Amisha, supaya dia tidak terlalu down. Inilah salah satu tugas kita di WEE. Mendengarkan keluh kesah sesama wanita yang jadi korban, lalu menjadi teman untuk mereka.” 

Scarlett mulai mengerti apa yang harus dilakukannya sebagai relawan di WEE. Mungkin memang lebih jelas dengan cara begini daripada misalnya tadi ia dijelaskan secara teori di dalam mobil.

Ann merangkul Amisha kembali masuk ke Trafagal Square dan memberi isyarat kepada Charlotte dan Scarlett untuk mengikutinya.

Charlotte menggerakkan kepala ke arah Cafe On The Square. Scarlett mengangguk dan mengikuti Charlotte.

“Sepertinya kau tidak akan memilih The Square Burger!” kata Ann berjalan sambil masih merangkul Amisha. “Di McDonald’s kau setiap hari melihat burger.”

“Sebetulnya kata burger itu tidak tepat..” jawab Amisha sambil mengusap pipinya yang basah, “Yang benar adalah Hamburger. Diambil dari kata Hamburg dan -er. Itu sandwich gaya kota Hamburg, orang Jerman menyebutnya Hamburger.”

“Oh jadi bukan Ham dan Burger, lalu disebut Hamburger?” tanya Ann Loughty.

Amisha menggelengkan kepala, “Hamburg dan -er. Seperti sandwich gaya kota Frankfurt disebut Frankfurter. Kita mengenalnya sebagai Hot Dog.”

“Jadi menu Cheeseburger itu sandwich dengan gaya kota Cheeseburg?”

Amisha tertawa di sela isak tangisnya, “Kesalahan penamaan yang sudah dianggap benar di seluruh dunia, jadi tidak perlu direvisi. Bahkan kata burger akhirnya diterima menjadi kata baku dari kamus Oxford dan Cambridge.”

Ann merangkul Amisha sambil berjalan menuju Cafe On The Square, “Lihat matamu sembab!”

Amisha segera menghapus sisa-sisa air matanya. Mereka melewati kembali tempat Ned, Hicks dan Harold sibuk dengan papan catur. Amisha tidak ingin terlihat sedih di depan para kakek tersebut.

“Níl sé sin go hiontach!!” teriak Ned mengomentari langkah bidak catur Hicks.

Scarlett kaget menengok ke arah suara.

“Ada apa, Scar?”

Scarlett kembali kaget dengan pertanyaan Charlotte.

“Ah, tidak apa-apa..” jawab Scarlett. Tapi diam-diam ia merasa tidak asing dengan bahasa yang terlontar barusan dari mulut Ned.

Tak lama kemudian mereka sampai di depan Cafe On The Square. 

“Waduh, antriannya panjang ya?” kata Ann melihat penuhnya turis di Trafalgar Square di bulan Desember.

“Amisha, kau tunggu di sini bersama Scarlett ya.” kata Charlotte, “Aku dan Ann ke dalam membuat pesanan.”

“Scarlett, kau pesan apa?” tanya Ann.

“Aku baik-baik saja.” jawab Scarlett sambil mengeluarkan tumbler-nya, “Aku kenyang sekali dan aku bawa kopi dari kantor tadi. Itu tadi biji kopi Arabica Ethiopia ya?”

“Liberica, love.” jawab Charlotte tersenyum, “Bibi Elara selalu menyediakan yang terbaik.”

“Mencurigakan!” bisik Ann sambil tersenyum kepada Charlotte, “Seorang yang amnesia bisa mengerti kualitas biji kopi!”

“Mencurigakan apanya?” balas Charlotte, “Dia kan rekomendasi calon suamimu!”

“Bloody eejit!” Ann mencubit pinggang Charlotte.

“Hei.. itu kata kasar kan?” tanya Charlotte tertawa, “Aku tidak mengerti bahasa Skotlandia, tapi aku tahu itu tadi kata kasar!”

Ann Loughty masuk ke dalam sambil mengangkat bahunya, “Bagaimana mungkin kau tidak mengerti! Semua orang di TV dan di jalanan mengatakan hal yang sama denganku.”

“Tontonanku di TV, YouTube, dan lainnya berbeda denganmu!” Charlotte Alison juga masuk ke dalam cafe yang penuh dengan turis. 

“Tidak hanya orang Skotlandia, orang Irlandia juga mengatakannya..” kata Ann, “Londoners juga..”

“Ah.. sudah, sudah! Ayo masuk!”

Walaupun pagi itu masih dingin, tetap tidak menghalangi para turis yang berfoto, influencer dengan berbagai bahasa membuat video, sampai beberapa remaja sibuk membuat video Tik Tok di seluruh area Trafalgar Square.

Burung merpati yang sudah menjadi penduduk tetap Trafalgar Square pun tidak bisa istirahat di saat influencer, turis dan Tiktokers datang. Mereka juga kadang sering menjadi objek konten.

“Hai Amisha, kita baru hari ini bertemu ya?” Scarlett mencoba basa-basi tapi masih canggung. “Kita duduk di depan sini ya?”

Tiba-tiba sekumpulan burung merpati terbang serentak, mengagetkan Amisha dan Scarlett. 

“Kau baru masuk kerja hari ini?” tanya Amisha sambil tersenyum, tapi juga masih canggung.

Scarlett hanya duduk dan tersenyum mengangguk ke arah Amisha. Ia tidak tahu harus bicara apa, karena untuk menanyakan trauma Amisha dengan mantan atasannya akan membuat suasana jadi lebih buruk.

“Maaf ya, aku merepotkan kalian.” Amisha juga ikut duduk di outdoor terrace di depan Cafe On The Square. “Aku tidak tahu harus bicara kepada siapa, seharusnya aku menelepon polisi, tapi…”

Scarlett memegang tangan kiri Amisha dan menganguk perlahan.

“Aku sungguh tidak enak hati.” kata Amisha menunduk, “Tapi kalian lah yang pertama teringat ketika orang itu muncul.”

“Mari kita diam saja di sini menenangkan diri sambil menikmati hari Selasa yang dingin.”

Sebenarnya Scarlett ingin bilang bahwa mantan atasan Amisha harus diberi ganjaran setimpal, tapi ia memilih untuk menahan kata-kata itu supaya tidak keluar dari mulutnya.

Amisha juga diam saja. Ia belum mengenal Scarlett, jadi belum tahu harus bicara dari mana.

“Er..” Amisha memandang Scarlett, “Maaf, Scar.. Apakah kita pernah bertemu sebelumnya? Wajahmu tidak asing, tapi jika diingat.. Aku baru kali ini mendengar nama Scarlett Corbyn.”

“Maaf sekali Amisha,” kata Scarlett, “Aku tidak bisa mengingat..”

“Ah begitu ya?”

“Eh…” tiba-tiba Scarlett menunjuk ke arah bundaran di depan Trafalgar Square.

“Ada apa Scarlett?” tanya Amisha ikut melihat ke arah telunjuk Scarlett.

“BMW biru tadi..”

“BMW biru?”

“Yang hampir menyerempet Charlotte dalam perjalanan ke sini.. Itu mereka berhenti di dekat benda apa itu? Pos kecil?”

“Pos polisi kecil maksudmu?”

“Iya.. itu..”

Amisha melihat BMW biru yang ditunjuk Scarlett berhenti di dekat Pos Polisi Terkecil di London yang dipenuhi turis sedang swafoto.

Tiga orang keluar dari BMW itu, yang dua tegap sekitar usia 30-an, yang satu berperawakan kecil dengan bekas luka di pipi kiri, sepertinya lebih tua sedikit dari dua yang lain. 

BMW biru itu tidak berhenti, tapi melaju ke arah halte bus Charing Cross Station. Kendaraan bermotor tidak boleh parkir di sekitar Trafalgar Square.

Tiba-tiba Amisha Catterson membeku seperti patung di Trafalgar Square. Nafasnya seakan tertahan, mulutnya menganga dan matanya melotot.

“LARI!!!!” teriak Amisha tiba-tiba.

“BRAKK!!!” Amisha tak sengaja menjatuhkan kursi dan segera melarikan diri ke arah Charing Cross Road dengan sekuat tenaga.

“Eh!” Scarlett kaget, “Tunggu, Amisha!” Ia segera mengambil backpack-nya dan lari menyusul Amisha.

Para turis yang sedang mengunjungi Trafalgar Square ikut kaget dan bertanya-tanya dalam bahasa ibu mereka. Para Tiktokers langsung mengarahkan ponselnya ke arah Amisha.

“Ada apa?” Hicks tiba-tiba ikut berdiri mencari-cari ada kejadian apa yang sampai membuat heboh.

“Itu Amisha!!” Ned ikut kaget sambil menunjuk Amisha yang berlari diikuti Scarlett. “Mengapa berlari?”

“Apa ku bilang!” kata Harold sambil memegang gelas kopi yang sudah mulai dingin, “Polisi mengetahuinya! Itu polisi wanita dengan jaket kuning sedang yang mengejarnya.”

“Omong kosong, kau Harold!” tukas Hicks sambil masih heran mengapa Amisha berlari kencang.

“Jaket kuning, mate!” kata Harold, “Siapa lagi yang pakai jaket kuning di negara ini selain Scotland Yard?”

“Sok tau, kau Harold!” tambah Ned, sambil diam-diam koreksi langkah bidak caturnya tanpa diketahui oleh Hicks. 

Terpopuler

Comments

Mirabella

Mirabella

seperti tontonan author yang beda 😁

2024-04-13

0

Mirabella

Mirabella

pasti berat itu...

2024-04-13

0

Mirabella

Mirabella

lumayan buat referensi belanja kalau ke inggris beneran 😁

2024-04-13

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 - London, Carnaby Street 10/12/2019 0832 HRS
2 Chapter 2 - London, Broadwick Street 10/12/2019 0758 HRS
3 Chapter 3 - London, Charing Cross Road 10/12/2019 0812 HRS
4 Chapter 4 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0815 HRS
5 Chapter 5 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0832 HRS
6 Chapter 6 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0844 HRS
7 Chapter 7 - London, Wardour Street 10/12/2019 0859 HRS
8 Chapter 8 - London, Little Newport Street - 10/12/2019 09.58 HRS
9 Chapter 9 - London, Shaftesbury Avenue 10/12/2019 1012 HRS
10 Chapter 10 - London, Leicester Square Station 10/12/2019 1056 HRS
11 Chapter 11 - London, Bloomsbury Square 10/12/2019 1112 HRS
12 Chapter 12 - Ramsgate, Secret Undeground Bunker 10/12/2019 1112 HRS
13 Chapter 13 - Kent, Ashford International Station - 10/12/2019 1142 HRS
14 Chapter 14 Kent, Ashford, Dover Place 10/12/2019 1240 HRS
15 Chapter 15 - Maidstone, Hospital Road - 10/12/2019 1300 HRS
16 Chapter 16 - London, Carnaby Street - 10/12/2019 13.22 HRS
17 Chapter 17 - London, Stamford Hill - 10/12/2019 1426 HRS
18 Chapter 18 - Ashford, Dover Place - 10/12/2019 1448 HRS
19 Chapter 19 - Ashford, Dover Place - 10/12/2019 1509 HRS
20 Chapter 20 - London, Stamford Hill - 10/12/2019 1628 HRS
21 Chapter 21 - London, Stoke Newington - 10/12/2019 1700 HRS
22 Chapter 22 - London, Lucille Cafe - 10/12/2019 1800 HRS
23 Chapter 23 - Kent, Folkestone International Station - 11/12/2019 1023 HRS
24 Chapter 24 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1023 HRS
25 Chapter 25 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1112 HRS
26 Chapter 26 - London, Mayfair - 11/12/2019 1121 HRS
27 Chapter 27 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1125 HRS
28 Chapter 28 - London Hospital - 11/12/2019 1151 HRS
29 Chapter 29 - London, Tavistock Place - 11/12/2019 1240 HRS
30 Chapter 30 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1311 HRS
31 Chapter 31 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1401 HRS
32 Chapter 32 - London, Westminster Metropolitan Police Service - 11/12/2019 1412 HRS
33 Chapter 33 - London, Victoria Line - 11/12/2011 0807 HRS
34 Chapter 34 - London, North Greenwich - 11/12/2019 1632 HRS
35 Chapter 35 - Carterton, RAF Brize Norton - 14/08/2019 2116 HRS
36 Chapter 36 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2116 HRS
37 Chapter 37 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2151 HRS
38 Chapter 38 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2213 HRS
39 Chapter 39 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1613 HRS
40 Chapter 40 - London, Fleet Street - 11/12/2019 1642 HRS
41 Chapter 41 - London, Covent Garden - 01/03/2018 0906 HRS
42 Chapter 42 - London, Green Park - 01/03/2018 1147 HRS
43 Chapter 43 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1906 HRS
44 Anda Tidak Sendirian.
45 Chapter 44 - London, Stoke Newington - 11/12/2019 2206 HRS
46 Chapter 45 - London, Fleet Street - 12/12/2019 0803 HRS
47 Chapter 46 - London, Charing Cross Police Station - 12/12/2019 0915 HRS
48 Chapter 47 - London, Fleet Street - 12/12/2019 1008 HRS
49 Chapter 48 - London, Baker Street - 12/12/2019 1052 HRS
50 Chapter 49 - Amersham, Station Approach - 12/12/2019 1209 HRS
51 Chapter 50 - Windsor, Eton - 12/12/2019 1215 HRS
52 Chapter 51 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1352 HRS
53 Chapter 52 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1432 HRS
54 Chapter 53 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1648 HRS
55 Chapter 54 - Hamburg, Polizeikommissariat 15 Davidwache - 13/12/2019 0852 HRS
56 Chapter 55 - London, Stamford Hill - 13/12/2019 0858 HRS
57 Chapter 56 - London, Perrington Drive - 13/12/2019 0945 HRS
58 Chapter 57 - Rochester, Strood Waterfront - 13/12/2019 1022 HRS
59 Chapter 58 - London, Fleet Street - 13/12/2019 1112 HRS
60 Chapter 59 - London, St Pancras International - 13/12/2019 1211 HRS
61 Chapter 60 - London, Pentonville Road - 13/12/2019 1257 HRS
62 Chapter 61 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1311 HRS
63 Chapter 62 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1338 HRS
64 Chapter 63 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1346 HRS
65 Chapter 64 - London, Euston Road - 13/12/2019 1402 HRS
66 Chapter 65 - Rickmansworth, Black Site - 13/12/2019 1543 HRS
67 Chapter 66 - London, Carnaby Street - 13/12/2019 2018 HRS
68 Chapter 67 - London, New Scotland Yard - 14/12/2019 0819 HRS
69 Chapter 68 - London, Pall Mall - 14/12/2019 1003 HRS
70 Chapter 69 - London, Pall Mall - 14/12/2019 1046 HRS
71 Chapter 70 - London, Golden Square - 14/12/2019 1112 HRS
72 Chapter 71 - London, Wardour Street - 14/12/2019 1238 HRS
73 Chapter 72 - Edinburgh, Princess Street - 27/03/2017 1952 HRS
74 Chapter 73 - London, The Wednesday Club - 14/12/2019 1352 HRS
75 Chapter 74 - London, The O2 - 14/12/2019 1714 HRS
76 Chapter 75 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0806 HRS
77 Chapter 76 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0806 HRS
78 Chapter 77 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0915 HRS
79 Chapter 78 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0958 HRS
80 Chapter 79 - London, Shaftesbury Avenue - 15/12/2019 1012 HRS
81 Chapter 80 - London, The A.Q.P.R Hotel - 15/12/2019 1043 HRS
82 Chapter 81 - Birmingham, Pollard Road - 15/12/2019 1112 HRS
83 Chapter 82 - London, Putney - 15/12/2019 1318 HRS
84 Chapter 83 - London, Neal’s Yard - 15/12/2019 1541 HRS
85 Chapter 84 - London, Putney - 15/12/2019 1602 HRS
86 Chapter 85 - London, Putney - 15/12/2019 1640 HRS
87 Chapter 86 - London, Stamford Hill - 15/12/2019 1716 HRS
88 Chapter 87 - London, Essex Road - 15/12/2019 1743 HRS
89 Chapter 88 - London, Tower Bridge - 15/12/2019 1758 HRS
90 Chapter 89 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 1813 HRS
91 Chapter 90 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 1832 HRS
92 Chapter 91 - Birmingham, Warwick Road - 15/12/2019 2012 HRS
93 Chapter 92 - Birmingham, Pollard Road - 15/12/2019 1618 HRS
94 Chapter 93 - Perancis, Montbéliard - 16/12/2019 1412 HRS
95 Chapter 94 - Perancis, Montbéliard, Café de Bretton - 16/12/2019 1443 HRS
96 Chapter 95 - Swiss, Bern - 17/12/2019 0832 HRS
97 Chapter 96 - Bern, The Crowstone Harbingthorn Bank - 17/12/2019 0922 HRS
98 Chapter 97 - Bern, Bahnhof - 17/12/2019 1003 HRS
99 Chapter 98 - London, Carnaby Street - 18/12/2019 1112 HRS
100 Chapter 99 - Bern, Zytglogge - 18/12/2019 1112 HRS
101 Chapter 100 - Bern, Toko Coklat Gipfelgold - 18/12/2019 1322 HRS
102 Chapter 101 - Berkshire, Windsor Castle - 19/12/2019 0832 HRS
103 Chapter 102 - Perancis, Eurostar 9601 - 19/12/2019 1708 HRS
104 Chapter 103 - Inggris, Eurostar 9601 - 19/12/2019 1733 HRS
105 Chapter 104 - London, St Pancras International - 19/12/2019 1851 HRS
106 Chapter 105 - London, Shepherdess Walk - 20/12/2019 0431 HRS
107 Chapter 106 - London, Hyde Park - 20/12/2019 0916 HRS
108 Chapter 107 - London, Hyde Park - 20/12/2019 0944 HRS
109 Chapter 108 - London, Westminster Bridge Road - 20/12/2019 1021 HRS
110 Chapter 109 - London, Secret Bunker - 20/12/2019 1112 HRS
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Chapter 1 - London, Carnaby Street 10/12/2019 0832 HRS
2
Chapter 2 - London, Broadwick Street 10/12/2019 0758 HRS
3
Chapter 3 - London, Charing Cross Road 10/12/2019 0812 HRS
4
Chapter 4 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0815 HRS
5
Chapter 5 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0832 HRS
6
Chapter 6 - London, Trafalgar Square 10/12/2019 0844 HRS
7
Chapter 7 - London, Wardour Street 10/12/2019 0859 HRS
8
Chapter 8 - London, Little Newport Street - 10/12/2019 09.58 HRS
9
Chapter 9 - London, Shaftesbury Avenue 10/12/2019 1012 HRS
10
Chapter 10 - London, Leicester Square Station 10/12/2019 1056 HRS
11
Chapter 11 - London, Bloomsbury Square 10/12/2019 1112 HRS
12
Chapter 12 - Ramsgate, Secret Undeground Bunker 10/12/2019 1112 HRS
13
Chapter 13 - Kent, Ashford International Station - 10/12/2019 1142 HRS
14
Chapter 14 Kent, Ashford, Dover Place 10/12/2019 1240 HRS
15
Chapter 15 - Maidstone, Hospital Road - 10/12/2019 1300 HRS
16
Chapter 16 - London, Carnaby Street - 10/12/2019 13.22 HRS
17
Chapter 17 - London, Stamford Hill - 10/12/2019 1426 HRS
18
Chapter 18 - Ashford, Dover Place - 10/12/2019 1448 HRS
19
Chapter 19 - Ashford, Dover Place - 10/12/2019 1509 HRS
20
Chapter 20 - London, Stamford Hill - 10/12/2019 1628 HRS
21
Chapter 21 - London, Stoke Newington - 10/12/2019 1700 HRS
22
Chapter 22 - London, Lucille Cafe - 10/12/2019 1800 HRS
23
Chapter 23 - Kent, Folkestone International Station - 11/12/2019 1023 HRS
24
Chapter 24 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1023 HRS
25
Chapter 25 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1112 HRS
26
Chapter 26 - London, Mayfair - 11/12/2019 1121 HRS
27
Chapter 27 - London, St. Pancras International Station - 11/12/2019 1125 HRS
28
Chapter 28 - London Hospital - 11/12/2019 1151 HRS
29
Chapter 29 - London, Tavistock Place - 11/12/2019 1240 HRS
30
Chapter 30 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1311 HRS
31
Chapter 31 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1401 HRS
32
Chapter 32 - London, Westminster Metropolitan Police Service - 11/12/2019 1412 HRS
33
Chapter 33 - London, Victoria Line - 11/12/2011 0807 HRS
34
Chapter 34 - London, North Greenwich - 11/12/2019 1632 HRS
35
Chapter 35 - Carterton, RAF Brize Norton - 14/08/2019 2116 HRS
36
Chapter 36 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2116 HRS
37
Chapter 37 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2151 HRS
38
Chapter 38 - Salisbury Plain, Stonehenge - 14/08/2019 2213 HRS
39
Chapter 39 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1613 HRS
40
Chapter 40 - London, Fleet Street - 11/12/2019 1642 HRS
41
Chapter 41 - London, Covent Garden - 01/03/2018 0906 HRS
42
Chapter 42 - London, Green Park - 01/03/2018 1147 HRS
43
Chapter 43 - London, Carnaby Street - 11/12/2019 1906 HRS
44
Anda Tidak Sendirian.
45
Chapter 44 - London, Stoke Newington - 11/12/2019 2206 HRS
46
Chapter 45 - London, Fleet Street - 12/12/2019 0803 HRS
47
Chapter 46 - London, Charing Cross Police Station - 12/12/2019 0915 HRS
48
Chapter 47 - London, Fleet Street - 12/12/2019 1008 HRS
49
Chapter 48 - London, Baker Street - 12/12/2019 1052 HRS
50
Chapter 49 - Amersham, Station Approach - 12/12/2019 1209 HRS
51
Chapter 50 - Windsor, Eton - 12/12/2019 1215 HRS
52
Chapter 51 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1352 HRS
53
Chapter 52 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1432 HRS
54
Chapter 53 - Maidstone, East Farleigh - 12/12/2019 1648 HRS
55
Chapter 54 - Hamburg, Polizeikommissariat 15 Davidwache - 13/12/2019 0852 HRS
56
Chapter 55 - London, Stamford Hill - 13/12/2019 0858 HRS
57
Chapter 56 - London, Perrington Drive - 13/12/2019 0945 HRS
58
Chapter 57 - Rochester, Strood Waterfront - 13/12/2019 1022 HRS
59
Chapter 58 - London, Fleet Street - 13/12/2019 1112 HRS
60
Chapter 59 - London, St Pancras International - 13/12/2019 1211 HRS
61
Chapter 60 - London, Pentonville Road - 13/12/2019 1257 HRS
62
Chapter 61 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1311 HRS
63
Chapter 62 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1338 HRS
64
Chapter 63 - London, Grays Inn Road - 13/12/2019 1346 HRS
65
Chapter 64 - London, Euston Road - 13/12/2019 1402 HRS
66
Chapter 65 - Rickmansworth, Black Site - 13/12/2019 1543 HRS
67
Chapter 66 - London, Carnaby Street - 13/12/2019 2018 HRS
68
Chapter 67 - London, New Scotland Yard - 14/12/2019 0819 HRS
69
Chapter 68 - London, Pall Mall - 14/12/2019 1003 HRS
70
Chapter 69 - London, Pall Mall - 14/12/2019 1046 HRS
71
Chapter 70 - London, Golden Square - 14/12/2019 1112 HRS
72
Chapter 71 - London, Wardour Street - 14/12/2019 1238 HRS
73
Chapter 72 - Edinburgh, Princess Street - 27/03/2017 1952 HRS
74
Chapter 73 - London, The Wednesday Club - 14/12/2019 1352 HRS
75
Chapter 74 - London, The O2 - 14/12/2019 1714 HRS
76
Chapter 75 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0806 HRS
77
Chapter 76 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0806 HRS
78
Chapter 77 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0915 HRS
79
Chapter 78 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 0958 HRS
80
Chapter 79 - London, Shaftesbury Avenue - 15/12/2019 1012 HRS
81
Chapter 80 - London, The A.Q.P.R Hotel - 15/12/2019 1043 HRS
82
Chapter 81 - Birmingham, Pollard Road - 15/12/2019 1112 HRS
83
Chapter 82 - London, Putney - 15/12/2019 1318 HRS
84
Chapter 83 - London, Neal’s Yard - 15/12/2019 1541 HRS
85
Chapter 84 - London, Putney - 15/12/2019 1602 HRS
86
Chapter 85 - London, Putney - 15/12/2019 1640 HRS
87
Chapter 86 - London, Stamford Hill - 15/12/2019 1716 HRS
88
Chapter 87 - London, Essex Road - 15/12/2019 1743 HRS
89
Chapter 88 - London, Tower Bridge - 15/12/2019 1758 HRS
90
Chapter 89 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 1813 HRS
91
Chapter 90 - London, Trafalgar Square - 15/12/2019 1832 HRS
92
Chapter 91 - Birmingham, Warwick Road - 15/12/2019 2012 HRS
93
Chapter 92 - Birmingham, Pollard Road - 15/12/2019 1618 HRS
94
Chapter 93 - Perancis, Montbéliard - 16/12/2019 1412 HRS
95
Chapter 94 - Perancis, Montbéliard, Café de Bretton - 16/12/2019 1443 HRS
96
Chapter 95 - Swiss, Bern - 17/12/2019 0832 HRS
97
Chapter 96 - Bern, The Crowstone Harbingthorn Bank - 17/12/2019 0922 HRS
98
Chapter 97 - Bern, Bahnhof - 17/12/2019 1003 HRS
99
Chapter 98 - London, Carnaby Street - 18/12/2019 1112 HRS
100
Chapter 99 - Bern, Zytglogge - 18/12/2019 1112 HRS
101
Chapter 100 - Bern, Toko Coklat Gipfelgold - 18/12/2019 1322 HRS
102
Chapter 101 - Berkshire, Windsor Castle - 19/12/2019 0832 HRS
103
Chapter 102 - Perancis, Eurostar 9601 - 19/12/2019 1708 HRS
104
Chapter 103 - Inggris, Eurostar 9601 - 19/12/2019 1733 HRS
105
Chapter 104 - London, St Pancras International - 19/12/2019 1851 HRS
106
Chapter 105 - London, Shepherdess Walk - 20/12/2019 0431 HRS
107
Chapter 106 - London, Hyde Park - 20/12/2019 0916 HRS
108
Chapter 107 - London, Hyde Park - 20/12/2019 0944 HRS
109
Chapter 108 - London, Westminster Bridge Road - 20/12/2019 1021 HRS
110
Chapter 109 - London, Secret Bunker - 20/12/2019 1112 HRS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!