"Waaah kau benar benar mengalami banyak hal hari ini. Apa kau baik baik saja?" Hani sedikit mengkhawatirkan Dina.
"O aku baik baik saja.." Dina menenangkan Hani.
Setelah makan malam bersama. Mereka memutuskan untuk kembali pulang.
Dina segera memesan taksi untuk pulang.
"Kau tidak membawa mobil mu ya hari ini?" Tanya Hani.
"Hmm iya aku naik taksi hari ini" jawab Dina.
"Kau mau ku antar pulang?" Hani menawarkan dirinya.
"Tidak Hani terimakasih. Aku sudah memesan taksi. Kita juga tidak searah pulangnya" Dina tidak enak jika Hani mengantar nya pulang.
Setelah sampai di rumah. Dina merapikan barang barang bawaannya. Dan segera mandi bersih bersih. Bersiap istirahat.
Drrtt ddrrrttt ddrrrtt
Handphone Dina mendapatkan sebuah pesan
Dari suster Indah.
- Selamat malam Dokter. Kau besok mempunyai jadwal kunjungan khusus pukul 7 pagi. Apakah kau bisa? Kami mendapatkan pesannya mendadak.
- Oh kenapa pagi sekali Suster?
- Maaf Dokter, tapi pasien ingin kau yang menangninya.
- Baiklah karena besok juga jadwalku jam 10 kan suster? Aku akan menerima jadwal khususnya.
- Baik. Terimakasih Dokter
"Wah besok aku harus bangun pagi"
Dina memang sering mendapatkan jadwal kunjungan khusus. Karena rumah sakit tempat nya bekerja merupakan rumah sakit yang cukup terkenal. Jadi banyak artis, orang orang penting yang membutuhkan jadwal khusus yang menyesuaikan jadwal mereka.
Dan kami sebagai dokter yang berdedikasi tinggi untuk rumah sakit. Harus selalu siap dengan adanya panggilan jadwal khusus.
Tapi Dina juga senang. Karena jadwal khusus berarti Dina mendapatkan pasien super vvip. Bisa membantu Dina bertemu banyak orang penting dari segala aspek.
Dan selama ini, Dina belum pernah mendapatkan pasien jadwal khusus yang menjengkelkan atau lainnya.
Dina cukup antusias dan tidak sabar menyambut besok hari. Apakah akan ada kejutan lagi.
kkkrrriiiinnngg kkkrrriiiinnngg kkkrrriiiinnngg
Alarm Dina berbunyi.
Tak terasa. Pagi hari sudah datang. Dina bangun dengan senyuman diwajahnya.
Bergegas mandi dan bersiap jam menunjukkan pukul 5 pagi
Setelah selesai bersiap. Dina keluar kamar dan berpamitan dengan ibunya.
"Dina kau tidak sarapan dulu nak?" Tanya ibu Dina
"Tidak bu.. takut telat. Aku akan beli makan dijalan saja nanti ya... Bye" Dina keluar rumah melambaikan tangannya.
Memasuki mobilnya. Berjalan menuju rumah sakit.
Dina sampai di Rumah sakit. Berjalan menuju ruangannya. Bersiap dengan apa yang di butuhkan.
"Pagi Dokter. Apakah sudah sarapan?" Tanya Suster Indah
"Pagi Suster. Saya belum sarapan. Apakah kau sudah sarapan? Dan ada yang bisa membantu ku membeli kan kita sarapan?" Dina berencana membelikan sarapan sekalian untuk para suster yang bekerja bersamanya hari ini.
"Dokter mau makan apa? Nanti biar saya minta OB untuk membelikannya" jawab Suster Indah.
"Bagaimana kalau kita sarapan gimbab dulu saja Suster?" Usul Dina.
"Kedengarannya enak Dokter. Baik saya akan meminta OB untuk membeli kan nya. Terimakasih Dokter" suster Indah bergegas keluar mencari OB membantu membelikan sarapan yang di minta dokter Dina.
Tidak lama, suster Indah kembali ke dalam ruangan. Dan membawakan Gimbab pesanannya untuk sarapan.
"Ayo suster kita sarapan dulu" ajak Dina.
masih sempat untuk mereka berdua sarapan sebelum bertemu pasien..
"Oiya Dokter. Ini data untuk Pasien khusus kita hari ini" Suster indah menyerahkan berkas data pasien.
Dina membaca data pasien nya hari ini.
Nama : Min Yoongi
Umur : 32 tahun
Alamat : bla bla bla
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Dallana u-u
Tindihan perasaan!
2024-03-06
0