Siapakah mereka? Orang-orang itu secara umum pastilah banyak yang mengenali. Dari kacamata awam orang-orang itu adalah seseorang yang biasa kalian lihat setiap hari atau mungkin juga kalian sama sekali tidak mengenali mereka atau bahkan sebaliknya mereka adalah orang-orang yang senantiasa kalian berikan puja dan puji.
Siapakah mereka sesungguhnya? Tentang perkara-perkara yang mereka sembunyikan secara rapi itulah orang-orang yang berurusan dengan kami dan kami menindak mereka dengan keadilan yang tersembunyi.
Setelah mereka dibersihkan apa yang terjadi dengan pemberitaan mereka? Sama sekali tidak akan ada kabar mengenai mereka. Akan ada divisi khusus yang bertugas untuk menyajikan alibi sempurna kepada orang-orang di sekitar mereka hingga kehilangan dan hilangnya mereka tidaklah lagi dipertanyakan. Sampai seperti itulah keistimewaan kami.
Pernah saat itu ada sebuah kasus yang begitu menghebohkan hingga semua media menjadikan orang itu sebagai sorotan. Berbulan-bulan beritanya terus-menerus menjadi tajuk utama.
Mau tak mau aku pun jadi mengikuti perkembangan kasusnya. Diputuskan terbukti bersalah tersangka itu akhirnya menerima vonis menjadi penghuni interniran. Meski begitu tetap saja ada pemberitaan tentangnya yang selalu muncul untuk mengikuti tingkah lakunya.
Berita terakhir yang tidak sengaja kudengar di pagi hari orang itu mendapatkan keringanan. Kenyataannya pada malam harinya orang itu sudah terbujur kaku di ruanganku. Aku membersihkan jejak-jejak terakhirnya.
Ada kalanya aku mengenali siapa orang-orang itu dari pakaian yang mereka kenakan yang masih jelas meski sudah berlumur bau anyir darah tanpa perlu menyidik berkas pengenalan.
Lebih seringnya aku buta akan siapa mereka. Semua lini terhubung dengan melakukan pekerjaan masing-masing tanpa cela. Tapi ada kalanya kami melakukan sebuah kealpaan yang sungguh kami sama sekali tidak ada niatan untuk berbuat demikian.
Pernah dengar istilah collateral damage? Itu juga pernah menimpa kami. Meskipun sangat minor tapi menjadi sebuah catatan noda kegagalan yang sangat disesali.
Seorang anak yang tidak tahu apa-apa bahkan dunia pun belum dikenalinya. Aku menenggelamkannya hingga lenyap tak bersisa.
Entah kenapa dia saat itu bisa berada di sana. Tidak ada unsur kesengajaan dari petugas kami. Kerusakan tambahan itu menyiratkan adanya kelemahan yang masih harus disempurnakan. Dan tentu saja ada sebuah ganjaran yang harus diterima jika melakukan sebuah kelalaian yang menyebabkan kerugian dan membahayakan yang lainnya.
Di dalam lemari pendingin yang aku ceritakan selain organ tubuh manusia ada juga perhiasan yang aku simpan di sana. Tentu saja kami tidak membuangnya karena masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang lain.
Emas murni tidak larut dalam asam encer atau larutan basa karena merupakan unsur yang sangat stabil dengan reaktivitas rendah terhadap sebagian besar bahan kimia. Logam mulia memiliki ketahanan yang tinggi terhadap korosi dan oksidasi karena konfigurasi elektroniknya.
Ada sebenarnya yang bisa melarutkan emas yaitu campuran yang dikenal sebagai aqua regia sangat korosif dan berbahaya.
Sifat emas yang seperti inilah yang sangat dihargai dan dicari untuk digunakan dalam perhiasan, mata uang, dan kepentingan lainnya.
Akan aku pastikan kalian yang membaca kisah ini tidak akan pernah tahu siapa aku yang sebenarnya. Aku tidak akan menjelaskan bagaimana rupaku seperti apa bentuk tubuhku dan dimana aku tinggal.
Sama seperti aku tidak akan pernah menyebutkan secara rinci siapa mayat-mayat yang sudah aku bersihkan. Aku pun tidak akan menggambarkan seperti apa orang-orang yang terlibat dalam dunia kerjaku.
Dengan bebas kalian bisa melatih daya imajinasi untuk menyerupakan seperti apa sosok kami di dalam jelmaan angan kalian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Anzar Anzardin
keren
2025-02-20
1