Sejak insiden perselingkuhan Reno dan Ceri terkuak, Alexa benar benar menjauhi kedua orang pengkhianat itu dan memilih menghabiskan waktunya untuk penelitian Pak Lewis bersama Julius.
Beberapa kali Reno meminta maaf hingga bersimpuh dan bersujud dihadapan Alexa di kampus, tidak membuat wanita itu semudah itu memaafkan perselingkuhan. Hatinya sudah benar benar terluka dan Julius yang menjadi pelindungnya.
Sedangkan Ceri, ia merasa dikucilkan oleh banyak mahasiswa karena dianggap menjadi pengganggu pasangan romantis di kampus Paris ini.
Tidak ada kesempatan bagi tukang selingkuh dan penggoda. Ceri juga beberapa kali berusaha meminta maaf kepada Alexa, namun diabaikan.
"Biarkan waktu yang menyembuhkan pengkhianatanmu, Cer. Pergilah, jangan ganggu aku. Nikmati hidupmu bersama pria itu" ucap Alexa ketika Ceri memohon maaf padanya lalu pergi dari hadapan sahabatnya itu eh mungkin sudah menjadi mantan sahabat.
Ceri hanya bisa menangis. Meskipun dari awal dia tau jika konsekuensi berselingkuh dengan kekasih sahabatnya akan membuat kebencian bagi Alexa ketika mengetahuinya, tapi pada akhirnya dia tetap belum siap dijauhi Alexa entah karena dalam hatinya dia sudah menganggap wanita itu sahabatnya juga atau ada rasa bersalah dihatinya karena Alexa juga sudah baik selama ini padanya.
Selama masa adaptasi Alexa setelah putus dari Reno karena diselingkuhi, agar tidak terlihat menyedihkan, wanita itu mengikuti drama Julius untuk membuat pria itu sebagai kekasih barunya. Tumbang satu tumbuh seribu bagi wanita cantik, kaya, pintar, dan mempesona seperti Alexa.
Mahasiswa lainnya rame dengan hubungan wanita populer di kampusnya yang terkenal dari keluarga kaya dan tersohor di Paris eh malah berpacaran dengan anak pindahan sementara setelah diselingkuhi.
Namun Alexa dan Julius tetap terlihat bersama meskipun sebenarnya mereka tidak ada hubungan lain selain partner balas dendam dan rekan penelitian. Mungkin saat ini hubungan mereka bisa dinamakan dengan status pertemanan dan pacar palsu atau pacar kontrak.
Hingga dua bulan kemudian, yang artinya sudah 3 bulan Alexa dan Julius bersama sebagai rekan penelitian di proyek Pak Lewis. Hari ini adalah konferensi pers hasil penelitian ini di perusahaan pesaing Amore Factory yaitu Yuhu Factory dari keluarga Arlando.
Julius dipaksa berpakaian rapi dengan jas sedangkan Alexa memakai gaun cantik berwarna hitam. Ketika mereka sampai di aula perusahaan Yuhu, semua mata memandang mereka.
"Siapa mereka? Pasangan yang serasi. Serasa melihat pasangan model di konferensi ini" ucap salah satu tamu berjas.
"Iya, siapa mereka ya? Kalau tidak salah ingat, wanita cantik itu wajahnya mirip putri dari keluarga Holanda? Apa dia mata mata disini?" sahut yg lain.
"Meskipun dia anak keluarga Holanda, konferensi ini memang dibuka untuk umum sebagai pengusaha tekstil. Tidak masalah jika ada pihak Amore Factory datang untuk melihat evaluasi terbuka kita" ucap seseorang yang terlihat tenang dan berwibawa dengan rambut putihnya serta pin Yuhu Factory yang menandakn dia memiliki status tinggi di perusahaan.
Didepan Alexa dan Julius berjalan sudah ada Pak Lewis dan istrinya bersama.
"Mungkinkah mereka mahasiswa dari Universitas Paris, mahasiswa dari Pak Lewis? Memang kampus itu keren sekali dalam memilih dan mendidik mahasiswanya" ujar tamu.
"Ya ya ya, aku rasa tidak salah memilih Pak Lewis untuk proyek evaluasi perusahaan Yuhu Factory" sahut pria yang sudah berambut putih dan memakai setelah jas warna putih dengan pin yang tadi disebutkan. Siapa lagi kalau bukan Johannes Arlando, direktur Yuhu Factory saat ini
Pria itu langsung menghampiri Pak Lewis dan istrinya.
"Selamat datang, Pak Lewis. Terima kasih atas kerja kerasnya selama proyek ini" sapa Johannes ramah.
"Selamat malam, Pak Johannes. Saya yang seharusnya berterima kasih karena Pak Lewis sudah bersedia berpartisipasi dalam evaluasi perusahaan kami" sahut Johannes dan mendapatkan senyuman dari Pak Lewis sebagai tanda penghormatan.
"Oh ya, Pak. Ini adalah kedua mahasiswa saya yang ikut membantu proyek ini. Salah satunya adalah putri dari Fransiscus Holanda yaitu Alexandra Holanda. Sesuai dengan izin bapak diawal, saya tetap mengikutsertaannya dalam acara ini karena Alexa adalah mahasiswa berprestasi kami dan saya yakin dia bisa objektif dalam menilai suatu kinerja marketing. Sedangkan satunya lagi adalah mahasiswa pertukaran dari Inggris yang mengikuti program double degree di kampus kami. Mereka berdua bekerja sama dengan baik" jelas Pak Lewis.
"I see. Mereka terlihat serasi dan pintar" puji Johannes.
"Selamat malam kalian, terima kasih sudah membantu Pak Lewis dan hadir diacara evaluasi malam ini" lanjut pria berjas putih itu sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan kedua mahasiswa didepannya.
"Selamat malam, Pak Johannes. Senang bertemu dengan anda" sapa Alexa terlebih dahulu.
"Selamat malam, Pak Johannes" lanjut Julius ketika giliran tangannya berjabat tangan dengan pemilik Amore Factory saat ini.
"Ya, silahkan dinikmati dulu sajian malam ini sebelum 15 menit lagi acara dimulai. Oh ya Alexa, apakah ayah dan kakakmu tidak datang kesini? Padahal undangan sudah saya kirimkan ke perusahaan Amore" pancing Johannes.
"Sepertinya mereka akan datang, Pak Johannes tapi secara individu saat ini saya datang atas nama Universitas Paris sebagai mahasiswa sehingga mohon maaf saya tidak bisa memastikan kapan mereka akan datang" sahut Alexa dengan lembut tapi mengena.
"Hahahhaa, memang anak Frans tidak main main. Begitu cantik dan pemberani. Coba kalau saya punya anak laki laki, mungkin bisa saya jodohkan denganmu agar keluarga kita rukun dan bisa memajukan bisnis bersama" ujar Johannes.
Alexa hanya membalas dengan senyuman saja. Pak Lewis yang merasa keadaan tidak kondusif lagi mengajak Alexa dan Julius beserta istrinya menikmati hidangan terlebih dahulu.
"Permisi ya Pak Johannes, kami mencari asupan dulu sebelum nanti akan presentasi di panggung" pamit Pak Lewis dengan candaan khasnya.
"Oh yaa, silahkan silahkan. Saya menantikan presentasi kalian" sahut Pak Johannes sambil mempersilahkan tamunya itu untuk menikmati hidangan.
"Ternyata Pak Johannes tidak seburuk yang aku pikir dan dengar dari keluargaku" celetuk Alexa pelan kepada Julius.
"Semua itu tidak boleh berdasarkan apa kata orang atau berita berita online. Kamu harus kenal dan bertemu dengan orang yang kamu anggap buruk atau baik setelah itu baru bisa judge. Tapi ya jangan tertipu seperti kesanmu kepada mantan kekasih dan sahabatmu itu" sahut Julius.
Alexa refleks memukul lengan pria disampingnya karena membahas kedua orang pengkhianat di hidupnya.
Plak!
"Ih sakit tau, Lex!" gerutu Julius sambil mengelus elusnya tapi sebenarnya tidak sakit hanya acting saja.
"Ya kamu, bikin aku kesel pake bahas bahas mereka di sini lagi" omel Alexa malah Julius terkikih karena berhasil menggoda wanita itu.
Mereka pun melanjutkan menikmati hidangan yang begitu banyak di aula konferensi Yuhu Factory.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments