BRUUUK!
Ahsan mendorong tubuh Aqila.
"Hei apa-apaan, siapa kamu!" Aqila berdiri sambil mendorong Ahsan.
"Sayang, sayang!" Arkan berlari mengangkat tubuh Sheva membawanya keluar dari kantin.
"Pak Arkan, siapanya Sheva?" Aqila terkejut melihat Arkan yang menggendong Sheva.
"Pak Arkan suami sah Bu Sheva. Dan kamu apa masalahmu dengan istri Bos kami? Jika terjadi sesuatu pada kandungannya siap-siap masuk ke dalam penjara!" Ahsan meninggalkan Aqila yang melongo. Aqila tidak percaya Sheva adalah istri dari pengusaha terkenal di Kota A.
Tidak hanya Aqila saja, semua yang ada di kantin sangat terkejut mengetahui Sheva adalah istri dari Arkan pengusaha yang sering muncul di berbagai media karena kesuksesannya yang berhasil memimpin perusahaan di usia muda. Yang menjadi pertanyaan mereka mengapa Sheva bisa berada di kota mereka yang jauh.
Keadaan kantin semakin panas, karena sebelum Ahsan meninggalkan perusahaan Elzin, Ahsan bertemu dengan Elzin dan melaporkan perbuatan Aqila yang mendorong Sheva. Kepala HRD segara pergi ke kantin untuk menemui Aqila. Di depan banyak orang, kepala HRD menjelaskan alasan Aqila dipecat.
Aqila sengaja memanfaatkan Sheva yang tidak ada pengalaman kerja. Kepala HRD juga menunjukkan bukti rekaman CCTV Sheva yang sering lembur dan terlihat memegang perutnya. Karena kelelahan kini kandungannya Sheva menjadi bermasalah. Dan hari ini Sheva mengajukan diri untuk mengundurkan diri karena Sheva ingin beristirahat demi anak yang di dalam kandungannya.
Akhirnya setelah mengetahui kebenarannya, satu persatu dari karyawan administrasi mulai memberanikan diri mengadu kepada kepala HRD, mereka juga sering disuruh lembur oleh Aqila. Dan mereka juga tidak pernah mendapatkan uang lembur. Mereka hanya mendapatkan ucapan terima kasih. Mereka tidak berani melaporkan karena Aqila adalah ketua mereka. Mereka takut dipecat.
Aqila mati kutu, hari ini semua kecurangannya terbongkar. Aqila merasa rugi karena harus mengembalikan uang lembur Sheva selama tiga bulan dan marah karena orang yang meminta informasi Sheva sebelumnya tidak memenuhi janjinya membayar 50 juta. Aqila hanya mendapatkan 5 juta dari informasi yang dia berikan.
- Kilas balik dimulai.
Ahsan melihat postingan Aqila dari ponsel karyawan kantornya. Ahsan mendengar mereka seperti pernah melihat wanita yang sedang makan di belakang Aqila. Wajahnya familiar tapi mereka lupa pernah bertemu dimana. Salah satu karyawan bertanya kepada Ahsan yang kebetulan berada di sana. Ahsan memperhatikan orang itu dengan seksama. Ternyata itu adalah Sheva yang selama ini dia cari. Ahsan sungguh sangat direpotkan oleh Arkan yang terus-menerus memaksanya mencari Sheva. Selama 3 bulan Ahsan tidak tidur nyenyak, belum lagi pekerjaan kantor yang banyak tugasnya yang lain mencari Sheva.
Setelah mencari informasi tentang Sheva, Ahsan, Arkan dan Kak Lina segera terbang menuju kota tersebut. Ahsan juga menyelidiki Aqila, Ahsan harus memeriksa apakah informasi dari Aqila bisa dipercaya dan ternyata sewaktu Aqila memfitnah Sheva di kantin pada saat itu Ahsan berada di sana dan mendengarnya. Ahsan marah tidak terima Sheva diperlakukan seperti itu.
Tapi karena informasi dari Aqila lah Ahsan menemukan Sheva. Ahsan membayar jasa Aqila dengan nominal 5 juta. Dan hari ini kedatangan Arkan dan Ahsan ke kantor Elzin untuk berterima kasih karena sudah menolong Sheva dan Arkan melakukan kerja sama dengan Perusahaan Elzin. Arkan dan Ahsan kemudian menyusul Sheva ke kantin dan melihat Sheva jatuh didorong Aqila.
- Kilas balik selesai.
Elzin terpaksa melepaskan Sheva kali ini. Karena memang kondisi Sheva saat ini harus banyak beristirahat. Elzin tidak mungkin menahannya. Dan Elzin juga mendapatkan keuntungan bekerja sama dengan kantor Arkan. Arkan sama sekali tidak mengingat Elzin, orang yang menahan Sheva di dunia kegelapan.
- Di rumah sakit.
Sheva terbaring lemah, untungnya tidak terjadi masalah dengan kandungannya. Paha bagian bawah Sheva tertancap paku yang menyebabkan darah mengalir deras. Arkan sangat mengkhawatirkan Sheva. Arkan selalu disisinya. Arkan marah ingin sekali Arkan memberi pelajaran kepada Aqila. Tapi Sheva melarangnya. Sheva yang penasaran bertanya kepada Arkan bagaimana bisa menemukan dirinya. Arkan menceritakan kepada Sheva bahwa Ahsan lah orang yang berjasa menemukan dirinya.
"Terima kasih Kak Ahsan," ucap Sheva.
"Syukurlah kami menemukanmu. Akhirnya aku bisa tidur dengan tenang. Bos, saya minta ijin tidur di kamar sebelah. Dua kamar di sebelah ruangan ini sudah saya booking, untuk Bu Lina dan Rafael dan di sebelahnya kamar saya. Permisi." Ahsan kembali ke kamarnya.
"Kak Arkan, ada sesuatu yang ingin aku katakan kan." Wajah Sheva menegang.
"Apa itu sayang?" Arkan melihat kecemasan dari wajah Sheva.
"Kak, hmmm ... ada yang bilang anak yang ada di dalam kandunganku ini bukan anakmu." Sheva dengan nada yang bergetar.
"Kata siapa?" Arkan terlihat marah.
"Aku tidak ingat dia siapa." Sheva berbohong.
"Sayang, aku akan jujur kali ini sama kamu." Arkan menggenggam tangan Sheva.
Arkan menarik nafas dalam-dalam. Arkan mulai menceritakan awal pertemuan mereka. Pada saat Sheva masuk ke dalam kamarnya Sheva dalam pengaruh obat perangsang. Dan Sheva sungguh tidak bisa tertolong lagi. Akhirnya Arkan melakukan hubungan di luar nikah dengan Sheva. Arkan tidak bisa membayangkan jika Sheva melakukannya dengan orang lain. Apakah orang itu akan bertanggung jawab kepadanya. Dan Arkan tidak hanya bertanggung jawab tetapi juga jatuh cinta kepada Sheva dari pandangan pertama.
Setelah kejadian itu Arkan langsung melakukan pernikahan kilat dengan Sheva. Dan Sheva dipaksa nikah oleh ayahnya. Sheva yang dijanjikan ayahnya uang 200 juta meminta agar ayahnya memberikan uang itu untuk pengobatan tantenya. Tapi ayahnya ingkar dan tante yang sudah dianggap ibunya sendiri akhirnya meninggal dunia di rumah sakit karena penyakitnya.
Sheva di dalam keputusasaan mencoba untuk bunuh diri meloncat dari atas jurang. Arkan pun turut meloncat ke dasar laut untuk menyelamatkan Sheva. Tubuh Sheva terbentur batu karang di lautan. Itu lah yang menyebabkan Sheva amnesia.
"Benarkah? Anak ini anakmu?" tanya Sheva.
"Tentu saja." Jawab Arkan.
"Elzin, kamu jahat." Lirih Sheva.
"Apa sayang? Aku tidak dengar?" Arkan mendekatkan telinganya ke arah Sheva.
"Ah, tidak. Betapa rapuhnya hatiku. Mengapa aku bisa berpikiran mengakhiri hidupku. Jika itu terjadi bagaimana dengan anak ini?" Sheva menyesal sambil mengelus lembut perutnya.
"Ingat jangan lakukan lagi. Anak ini anak kita, kamu harus menjaganya." Arkan juga mengelus lembut perut Sheva.
Malam semakin larut, Sheva tertidur pulas dalam pelukan Arkan suaminya. Sheva bermimpi bertemu dengan seorang bapak dan seorang gadis yang duduk di kursi roda. Gadis itu begitu lemah, wajahnya pucat, matanya sayu. Sang bapak dengan aura yang menakutkan menatap tajam ke arah Sheva.
"Kemana saja kamu! Kamu harus menolongnya! Dia sekarat! Berikan ginjal mu! BERIKAN!" teriak bapak itu.
AAAAAAAA!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Ayu Rahayu
bapak Dajjal
2024-02-25
2
Queen
😱😱😱
2024-02-25
1
Queen
🤣🤣🤣🤣
2024-02-25
1