Bab 13 Sihir Hitam

Saat ini aula menjadi sangat gaduh karena mendengar sihir hitam.

“Izin yang mulia … saya tidak mengerti maksud anda,” ucap Caroline.

“Bisa – bisanya mereka mengatakan sihirku sebagai ilmu hitam?!” teriak Demon kesal.

“tenanglah,” ucap Caroline menggunakan telepati.

“Hmp … untuk saat ini akan aku biarkan.” Demon pergi menghilang dari hadapan Caroline.

“Banyak orang yang tekah melihatmu mengeluarkan monster besar!” teriak sang Raja. Dia tidak akan membiarkan kesempatan ini lewat.

“Aku tidak menyangka anak dari master pedang akan menggunakan sihir terlarang,” ucap salah seorang petinggi bangsawan.

“Yang mulia … sihir hitam dilarang dalam kerajaan kita, saya harap tuan putri dihukum atas tindakanya.” Ini adalah Duke Coril, dia adalah pendukung yang mulia raja garis keras. Dia akan melakukan apa saja untuk menjilat keluarga kerajaan.

Duke North yang mendengar ini sangat terkejut. “Yang mulia … kita masih tidak memiliki bukti kalau putri Caroline memakai sihir hitam,” ucapnya.

“Apa yang kau katakan?! Banyak orang yang mellihat tuan putri menggunakan sihir hitam, kau membutuhkan bukti apalagi?” teriak Duke Coril.

“Yang Mulia saya rasa hukuman harus dilakukan,” lanjutnya.

“Kau-“

“Diam!” teriak Raja. Dia sangat tidak senang saat orang berdebat. Yang mulia raja melihat Duke North, dia mengingatnya saat mereka masih muda duke North sangat menyukai ibu Caroline. Duke North memiliki kekuasaan yang sangat besar dan orang yang sangat sulit tunduk padanya, itu membuatnya kesal.

“Aku tidak bisa menghukum anak dari master pedang yang telah berdedikasi dengan kerajaan kita begitu saja,” ucap sang Raja.

“dengan begitu aku akan memerintahkan putri Caroline untuk turun keperbatasan,” ucap yang mulia raja.

“Yang mulia-“

Sebelum Duke North membantah, Caroline memotongnya terlebih dahulu. “Baik yang mulia sesuai dengan perintahmu.” Caroline menunduk.

“Apa? Tuan Putri!” teriak Duke North.. bagaimana bisa dia mengirim Caroline keperbatasan.

“Persiapkan peralatan putri Caroline,” ucap Raja kepada pelayan disebelahnya.

“Baik yang mulia.” Pelayan itu segera pergi meninggalkan aula untuk mempersiapkan semuanya.

“Sebelum itu Putri Caroline pergi menemui aku keruang kerja,” ucap Raja.

“Pertemuan ini kita akhir sampai disini.” Yang mulia raja segera pergi keluar dari aula dan meninggalkan bangsawan yang masih gaduh dengan pernyataan yang mulia raja.

Caroline tidak ingin mendengar pembicaraan orang – orang dan segera keluar dari ruangan.

“Ha … ini sangat melelahkan,” ucap Caroline.

“Master … apa ini saatnya menemui calonmu?” tanya Demon.

“Tuan Putri.” Caroline berbalik saat mendengar seseorang memanggilnya.

Itu adalah Duke North. “Ada apa?” tanya Caroline.

“Apa anda benar – benar akan pergi keperbatasan?” tanya Duke North.

“Ya … apa ada masalah?” tanya Caroline.

“Saya akan membantu anda untuk tidak pergi keperbatasan,” ucap Duke North.

Caroline memiringkan kepalanya, bertanya – tanya apa rencana yang dimiliki Duke North ini.

“Menikahlah dengan anak saya!” ucap Duke North. Dia sudah lama memikirkan ini, dia akan menikah kan putranya dengan putri Caroline. Meskipun dia harus tunduk dengan yang mulia raja, dia tidak bisa membiarkan anak dari orang yang dia cintai mengorbankan dirinya begitu saja.

Caroline terkejut mendengarkan tawaran Duke North. Dia mendengar anak dari Duke sangat tampan, tetapi dia memiliki orang yang dia cintai. Apa Duke ingin membuatnya menjadi Villain?

“Terimakasih atas penawaranmu Duke, tetapi aku tidak bisa,” ucap Caroline.

“Tuan Putri!” Duke North tidak menyangka kalau tuan putri Caroline akan menolak tawarannya.

“Aku tidak bisa menikah dengan orang yang telah memiliki seseorang dihatinya,” ucap Caroline.

Duke North sedikit bergidik mendengar perkataan tuan putri Caroline.

“Ini satu – satu nya hal yang akan menyelamatkanmu,” ucap Duke.

“Cinta akan datang begitu kalian berdua tinggal bersama,” lanjutnya.

“Apa kau mencintai istrimu?” tanya Caroline.

“Apa?” Duke tidak menyangka tuan putri Caroline akan menanyakan hal ini kepadanya.

“Itu – aku” Duke tidak bisa menjawabnya. Apa dia pernah sekalipun mencintai istrinya? Selama ini dia hanya memikirkan cinta lamanya.

Caroline melihat Duke yang hanya terdiam tidak bisa menjawab. “Aku tidak ingin kehidupan seperti istrimu.” Caroline segera pergi, dia tidak ingin membicarakan omong kosong ini.

Duke North melihat Caroline pergi dan tidak bisa menghentikannya. Apa yang dia lakukan? Tuan putri punya pilihannya sendiri.

Caroline berjalan keruangan raja. Seperti biasa, saat dia dipanggil tidak ada yang menjaga ruangan raja.

“Kau sudah datang?” ucap sang raja.

“Yang mulia.” Caroline memberi hormat.

“Aku sebenarnya tidak ingin kau pergi ke perbatasan, hanya saja kau memiliki kekuatan yang tidak terduga yang akan sangat bermanfaat untuk kerajaan,” ucap sang raja.

Hah … omong kosong! Caroline memutar bola matanya.

Raja mulai mengeluarkan lingkarang sihir. “Kiat membutuhkan banyak mana … sebelum kau pergi kau harus memberikan manamu,” ucap yang mulia raja.

Pria tua ini masih ingin mengambil mana nya?!

“Master tenang lah … aku akan membantumu,” ucap Demon.

Caroline berjalan dan berdiri diatas lingkaran sihir. Semua sudah siap dan lingkaran sihir mulai bercahaya. Namun saat menyala, Caroline tidak merasakan apa – apa.

“Apa yang terjadi?!” teriak Raja. Mengapa tidak berfungsi? Apa rusak?

Raja berjalan kel arah lingkaran sihir dan melihat itu semua baik – baik saja. Raja melihat Caroline yang biasa saja tidak kesakitan. Apa mana yang ada ditubuh Caroline sudah habis?

“Bagaimana perasaanmu?” tanya Raja.

“Saya tidak merasakan apa – apa,” jawab Caroline.

“Tch … tidak berguna,” gumam Raja kesal.

“Pergilah … mulai hari ini kau akan dikirim keperbatasan.”

“Jangan kembali sebelum kau membawa kemenangan,” ucap Raja.

“Kalau begitu saya pamit.” Caroline mundur dan keluar dari ruang kerja.

“Arrrhhh … menyebalkan!!” terdengar teriakan yang mulia raja dari luar ruangan.

“Hahahaha … bagaimana kau melakukannya?” tanya Caroline.

“Aku hanya menahan mana master untuk keluar,” jawab Demon.

“Tentu saja atas izin master aku bisa melakukannya, jika kau tidak mengizinkannya maka itu tidak akan berhasil,” ucap Demon lagi.

“Lalu mengapa saat dilingkaran sihir mereka bisa mengambilnya?” tanya Caroline. Jika seperti itu teorinya bukankah dia bisa menahan mana untuk keluar?

“Ya … kau bisa melakukannya. Hanya saja master belum bisa melakukannya untuk sekarang oleh karena itu master membutuhkan bantuanku untuk melakukan itu,” jawab Demon.

“Begitu … sepertinya aku harus banyak berlatih,” ucap Caroline. Dia tidak bisa membiarkan orang mengambil mana nya sesuka hati.

Di area perbatasan.

“Apa kerajaan masih belum mengirimkan persenjataan?” tanya komandan pasukan.

“Belum yang mulia … saya mendapat kabar mereka akan mengirim senjata biasa tanpa mana.”

“Apa?! bagaimana bisa?” komandan putus asa. Musuh sangat kuat bahkan tanpa bantuan mana, jika terus seperti ini maka mereka akan kalah.

“Komandan!!” seorang prajuri masuk ke dalam tenda.

“Ada pemberitahuan dari raja,” ucapnya.

“Ada apa?” tanya komandan penasaran.

“Mereka akan mengirim Putri Caroline!”

“Apa? untuk apa mengirim seorang putri yang bahkan tidak bisa mengurus dirinya sendiri?” apa yang dipikirkan raja?

Prajurit itu terdiam dan saling melirik satu sama lain.

“Kalian keluar dulu,” ucap Komandan. Apa raja ingin membunuh putrinya sendiri?

Akhir dari Bab 13.

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

raja biadap rasain lo enggak bisa lg mengambil mana caroline..

2024-08-15

0

Sri wanti

Sri wanti

lanjut

2024-04-14

1

Yunita Widiastuti

Yunita Widiastuti

💪💪

2024-03-11

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Memasuki Tubuh Orang Lain
2 Bab 2 Dunia didalam Novel
3 Bab 3 Demon
4 Bab 4 Saudara
5 Bab 5 Keluar Istana
6 Bab 6 Pusat Perbelanjaan
7 Bab 7 Mary Aurelius
8 Bab 8 Pelayan
9 Bab 9 Duke Cedric
10 Bab 10 Monster
11 Bab 11 Serigala besar
12 Bab 12 Rencana Raja
13 Bab 13 Sihir Hitam
14 Bab 14 Menuju Perbatasan
15 Bab 15 Batu di Goa
16 Bab 16 Perjalanan hari pertama
17 Bab 17 Melanjutkan perjalanan
18 Bab 18 Tanaman Merambat
19 Bab 19 Batu Monster
20 Bab 20 Evan Davis
21 Bab 21 Camp perbatasan
22 Bab 22 Strategi
23 Bab 23 Menjadi Tawanan?
24 Bab 24 Camp Kerajaan Argentum
25 Bab 25 Goa
26 Bab 26 Pedang
27 Bab 27 Strategi
28 Bab 28 Perisapan Perang
29 Bab 29 Penyerangan
30 Bab 30 Menyerah dan kalah
31 Bab 31 Menuju Istana Eldoria
32 Bab 32 Titah Raja Argentum
33 Bab 33 Sebelum keributan
34 Bab 34 Sebelum keributan (2)
35 Bab 35 Ratu Bianca
36 Bab 36 Perselingkuhan
37 Bab 37 Perselingkuhan (2)
38 Bab 38 Istana Dingin
39 Bab 39 Pesta Dansa
40 Bab 40 Pesta Dansa (2)
41 Bab 41 Brian La Frins
42 Bab 42 Rencana selanjutnya
43 Bab 43 Berangkat
44 Bab 44 Cyrus Wise
45 Bab 45 Palace Blossom
46 Bab 46 Lily
47 Bab 47 Gosip
48 Bab 48 Roke
49 Bab 49 Line dan Riric
50 Bab 50 Berburu monster lagi
51 Bab 51 Surat undangan
52 52 Istana Argentum
53 Bab 53 Istana Argentum (2)
54 Bab 54 Pembicaraan dengan Raja
55 Bab 55 Pelayan pribadi
56 Bab 56 Ani
57 Bab 57 Resor
58 Bab 58 Hari Pernikahan
59 Bab 59 Hari Pernikahan 2
60 Bab 60 Persaingan
61 Bab 61 Putra Mahkota Cyrus
62 Bab 62 Tarian Pedang
63 Bab 63 Abu Krystal
64 Bab 64 Melihat Cahaya
65 Bab 65 Teman lama
66 Bab 66 Sabrina Luves
67 Bab 67 Saingan
68 Bab 68 Bangun
69 Bab 69 Hari - hari biasa
70 Bab 70 Surat
71 Bab 71 Hukuman
72 Bab 72 Oci
73 Bab 73 Menemui Raja
74 Bab 74 D'zem Lor
75 75 Meracik Ramuan
76 76 Ruang yang di sembunyikan
77 Bab 77 Hewan Dewa
78 Bab 78 Sebelum badai datang
79 Bab 79 Padang pasir
80 Bab 80 Sihir Hitam
81 Bab 81 Membersihkan Sampah
82 Bab 82 Ramuan Obat
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 Memasuki Tubuh Orang Lain
2
Bab 2 Dunia didalam Novel
3
Bab 3 Demon
4
Bab 4 Saudara
5
Bab 5 Keluar Istana
6
Bab 6 Pusat Perbelanjaan
7
Bab 7 Mary Aurelius
8
Bab 8 Pelayan
9
Bab 9 Duke Cedric
10
Bab 10 Monster
11
Bab 11 Serigala besar
12
Bab 12 Rencana Raja
13
Bab 13 Sihir Hitam
14
Bab 14 Menuju Perbatasan
15
Bab 15 Batu di Goa
16
Bab 16 Perjalanan hari pertama
17
Bab 17 Melanjutkan perjalanan
18
Bab 18 Tanaman Merambat
19
Bab 19 Batu Monster
20
Bab 20 Evan Davis
21
Bab 21 Camp perbatasan
22
Bab 22 Strategi
23
Bab 23 Menjadi Tawanan?
24
Bab 24 Camp Kerajaan Argentum
25
Bab 25 Goa
26
Bab 26 Pedang
27
Bab 27 Strategi
28
Bab 28 Perisapan Perang
29
Bab 29 Penyerangan
30
Bab 30 Menyerah dan kalah
31
Bab 31 Menuju Istana Eldoria
32
Bab 32 Titah Raja Argentum
33
Bab 33 Sebelum keributan
34
Bab 34 Sebelum keributan (2)
35
Bab 35 Ratu Bianca
36
Bab 36 Perselingkuhan
37
Bab 37 Perselingkuhan (2)
38
Bab 38 Istana Dingin
39
Bab 39 Pesta Dansa
40
Bab 40 Pesta Dansa (2)
41
Bab 41 Brian La Frins
42
Bab 42 Rencana selanjutnya
43
Bab 43 Berangkat
44
Bab 44 Cyrus Wise
45
Bab 45 Palace Blossom
46
Bab 46 Lily
47
Bab 47 Gosip
48
Bab 48 Roke
49
Bab 49 Line dan Riric
50
Bab 50 Berburu monster lagi
51
Bab 51 Surat undangan
52
52 Istana Argentum
53
Bab 53 Istana Argentum (2)
54
Bab 54 Pembicaraan dengan Raja
55
Bab 55 Pelayan pribadi
56
Bab 56 Ani
57
Bab 57 Resor
58
Bab 58 Hari Pernikahan
59
Bab 59 Hari Pernikahan 2
60
Bab 60 Persaingan
61
Bab 61 Putra Mahkota Cyrus
62
Bab 62 Tarian Pedang
63
Bab 63 Abu Krystal
64
Bab 64 Melihat Cahaya
65
Bab 65 Teman lama
66
Bab 66 Sabrina Luves
67
Bab 67 Saingan
68
Bab 68 Bangun
69
Bab 69 Hari - hari biasa
70
Bab 70 Surat
71
Bab 71 Hukuman
72
Bab 72 Oci
73
Bab 73 Menemui Raja
74
Bab 74 D'zem Lor
75
75 Meracik Ramuan
76
76 Ruang yang di sembunyikan
77
Bab 77 Hewan Dewa
78
Bab 78 Sebelum badai datang
79
Bab 79 Padang pasir
80
Bab 80 Sihir Hitam
81
Bab 81 Membersihkan Sampah
82
Bab 82 Ramuan Obat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!