Hari sebelum pernikahan

Akhirnya Zia dan Dave sampai di hotel, dan disambut oleh Bunda Marya.

"Apa kabar sayang," sapa Marya.

"Baik bun," jawab Zia sambil mencium tangan Marya.

Zia kembali membuka pintu mobil, untuk mengambil barang-barangnya yang dia bawa. Belum sempat Zia mengambil barang-barangnya, seketika Bunda Marya langsung menariknya lembut.

"Kamu mau apa sayang, biarkan Dave yang bawa. Jangan sampai kamu kelelahan, yang ada nanti nggak akan jadi dong buat cucunya karena kelelahan," goda Marya seraya menarik tangan Zia lembut.

Pipi Zia langsung merona, mendengar calon mertuanya mengatakan hal ini padanya.

Dave yang melihat cuma bisa tersenyum, karena dia tau superti apa bunda dari Arga ini.

" Ya sudah, ayo kita ke kamar untuk bersiap," Marya menuntun Zia menuju kamarnya.

"Dave kamu bawa barang barang Zia!"

Perintah Marya.

"Siap bun."

Zia tiba di kamar khusus untuk make up. Di sana sudah ada penata rias yang sudah menunggu Zia.

"Wah calon pengantinnya cantik sekali, belum make up saja sudah cantik, apa lagi nanti setelah di make up. Aku jamin calon pengantin pria akan terpesona nanti," ucap penata rias.

"Terimakasih." Zia terseyum mendengarnya.

Penata rias pun mulai memoles wajah Zia. Dengan sentuahn tangannya. Wajah Zia sektika berubah menjadi lebih cantik.

"Selesai," ucapnya pada Zia.

Setelah penata rias selesai memoles wajah Zia. Zia bersiap memakai gaun yang di bawanya. Kemarin saat Bunda Marya menghubungi, Zia sudah memberitahu jika dia akan memakai gaun yang di rancangnya sendiri.

Zia melihat penampilannya di depan cermin. Dengan gaun yang di rancangnya sendiri dan polesan make up, dia benar-benar nampak berbeda. Zia mengingat pertama kali membuat gaun yang di pakainya itu. Dulu dia hanya menuangkan impian tentang gaun seperti apa yang akan dia kenakan nanti di acara pernikahan. Tanpa ada niatan apa pun, akhirnga dia membuatnya. Dia hanya berharap suatu hari akan memakainya. Dan sekarang impiannya terwujud.

"Zia," panggil Ayah Adhi, dari balik pintu.

Zia yang mendengar ada yang memanggilnya langsung menoleh. Dan menoleh mendapati ayahnya di balik pintu.

Ayah Adhi melangkah mendekat pada putrinya. Dia melihat Zia yang begitu cantik dengan polesan make up dan gaun yang indah. Ayah Adhi benar-benae tidak menyangka putrinya secantik ini. "Cantik sekali anak ayah, pasti ibumu sangat senang melihat putri tercintanya yang cantik ini akan menikah dengan pilihannya." Adhi memuji Zia.

Zia yang mendengar ayahnya menyebut ibunya, merasa sedih saat mengingat ibunya. Tidak terasa air matanya menetes mengaliri pipinya. Rasanya berat sekali saat pernikahan dirinya tidak ada ibunya di sisinya. Tapi seperti kata ayahnya, ibunya akan bahagia melihat Zia menikah dengan orang pilihan ibunya.

"*S*emoga ibu senang aku menikah," batin Zia

" Jangan menangis sayang, make up kamu akan rusak nanti," goda ayahnya pada Zia.

"Jangan bersedih, ibu mu akan sangat bangga melihat putrinya memenuhi keinginannya, ayah sangat menyayangimu zi," ucap Adhi seraya memeluk Zia. Bagi Adhi melihat putrinya menikah adalah kebahagiaan tersendiri. Adhi hanya bisa berharap putrinya akan bahagia dengan pernikahan ini.

"Terimakasih ayah, aku juga sangat sayang dengan ayah." Zia coba tersenyum dalam kesedihannya

"Emm... Mana Tante Lidia dan Kaisar yah? " Tanya Zia. Zia yang menengok kebelakang mencari ibu tiri dan adik tirinya. Tapi dari tadi mereka tidak nampak. Hanya ayahnya saja yang terlihat.

"Maaf zi mereka tidak bisa datang."

Zia kaget mendengar ibu tiri dan adiknya tidak datang. "Kenapa?, apa mereka tidak akan hadir di hari bahagia ku?" Tanya Zia kecewa denga ucapan ayahnya. Walaupun Zia tidak terlalu suka dengan ibu tirinya, tapi Zia menghargai ayahnya terlebih dan Zia juga menyayangi adik tirinya.

"Zi..maafkan ayah, ayah memang tidak memberitahu Lidia. Ayah tak mau dia membuat masalah di hari pernikahanmu."

Adhi benar-benar tak mau Lidia mengacaukan kebahagiaan putrinya.

"Tapi yah..." Sanggah Zia

"Sudah sayang, yang penting ayah sudah datang. Ayah hanya ingin kamu bahagia. Sudah banyak luka yang ayah perbuat. Ayah tau Lidia memperlakukanmu dengan tidak baik. Jadi biarkan ayah melakukan yang terbaik sebagai ganti atas perlakukan Lidia padamu selama ini." Adhi memberi pengertian pada putrinya.

"Sudahlah yah, aku tidak apa apa. Aku iklas atas semua yang sudah di lakukan Tante Lidia padaku." Zia memang sudah lama memaafkan semua yang di lakukan mama tirinya padanya selama ini. Walau itu semua menyakitkan paling tidak demi ayahnya Zia melakukan semua ini. Zia benar-benar menjaga perasaan ayahnya karena ayahnya memiliki penyakit jantung.

Adhi bukan tidak tau selama ini apa yang sudah dilakukan Lidia pada putrinya, dan hanya ini yang bisa dilakukannya untuk menganti semuanya. "Kamu seperti ibu mu yang selalu baik dan memaafkan orang lain," batin Adhi.

Terpopuler

Comments

Murni Aneka

Murni Aneka

kira2 adik tiri nya itu satu ayah kah atau juga beda ayah, kalau sama ayah nya bukan saudara tiri tpi tetap saudara kandung karna sama ayah thor kebanyakan org ngak tau

2023-01-23

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus bersyukur

2022-10-27

0

Susillah

Susillah

knp ya nm Lidia sll dpt peran antagonis...

2021-12-12

0

lihat semua
Episodes
1 Setuju untuk menikah
2 Perjanjian perjodohan
3 Kembali ke indonesia
4 Pertemuan
5 Ternyata cintaku
6 Bertemu teman
7 Zia bertemu dave
8 Hari sebelum pernikahan
9 Pernikahan
10 Malam pertama
11 Diawali pertemanan
12 Dirumah mertua
13 Sarapan buatan zia
14 Bertemu dion
15 Dion lagi
16 Kembali ke rutinitas
17 Penyewa villa
18 Kembali ke kantor dan boutique
19 David
20 Arga sakit
21 Rahasia
22 Berangkat sama aku
23 Reuni (part1)
24 Reuni (part 2) game bisik-bisik
25 Reuni (part 3) berhenti berharap
26 Reuni (part 4) ungkapan cinta
27 Ternyata cinta
28 Pagi yang indah
29 Masih terasa sakit
30 Siapa byan
31 Morning kiss
32 Persiapan ulang tahun kesya
33 Ulang tahun kesya
34 Di antar David
35 Kecelakaan Zia
36 Di rawat
37 Arga tahu
38 Pulang
39 Kepanikan Bunda
40 David mengetahui semua
41 David dan Arga
42 Testpack
43 Kembali berkerja
44 Arga memasak
45 Undangan dari Lidia
46 Di sambut dua wanita
47 Makan malam
48 Akan mengantarmu
49 Jangan mendiamiku!
50 Jadikan aku istri keduamu
51 Jangan cepat menjadi tua
52 Ziga
53 Lupakan perkerjaan
54 Berusaha mengenggam mu
55 Aku hanya mengingatkan
56 Dapat bekas
57 Maaf
58 Aku akan membencimu
59 Jangan mengancamku
60 Kamu akan memukulnya?
61 Suami Zia
62 Pulanglah
63 Sebaiknya kamu mencari tahu
64 Aku bahagia
65 Anak kecil
66 Tidak punya kakek nenek
67 Melepaskanmu
68 Izinkan aku memelukmu
69 Kecuali kamu menyakitiku
70 Mengantar kamu
71 Belum menghubungi
72 Melewatkan kesempatan
73 Aku merindukan mu
74 Rahasia
75 Membujuk ayahmu
76 Kembali ke rumah
77 Positif
78 Menyusun rencana
79 Ini aku
80 Aku akan buktikan
81 Jangan sentuh aku
82 Penyelamat
83 Jangan hukum aku
84 Menerima dirimu
85 Memberikan waktu
86 Apa kamu mau?
87 Apa ini?
88 Kebahagiaan (Tamat)
89 Info Novel
90 Novel Baru Labuhan Cinta
91 Pengumuman Pre Order Novel My Baby CEO Versi Cetak
92 Novel Baru Rilis Di noveltoon
93 Bos Duda Kesayangan
94 PO Labuhan Cinta
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Setuju untuk menikah
2
Perjanjian perjodohan
3
Kembali ke indonesia
4
Pertemuan
5
Ternyata cintaku
6
Bertemu teman
7
Zia bertemu dave
8
Hari sebelum pernikahan
9
Pernikahan
10
Malam pertama
11
Diawali pertemanan
12
Dirumah mertua
13
Sarapan buatan zia
14
Bertemu dion
15
Dion lagi
16
Kembali ke rutinitas
17
Penyewa villa
18
Kembali ke kantor dan boutique
19
David
20
Arga sakit
21
Rahasia
22
Berangkat sama aku
23
Reuni (part1)
24
Reuni (part 2) game bisik-bisik
25
Reuni (part 3) berhenti berharap
26
Reuni (part 4) ungkapan cinta
27
Ternyata cinta
28
Pagi yang indah
29
Masih terasa sakit
30
Siapa byan
31
Morning kiss
32
Persiapan ulang tahun kesya
33
Ulang tahun kesya
34
Di antar David
35
Kecelakaan Zia
36
Di rawat
37
Arga tahu
38
Pulang
39
Kepanikan Bunda
40
David mengetahui semua
41
David dan Arga
42
Testpack
43
Kembali berkerja
44
Arga memasak
45
Undangan dari Lidia
46
Di sambut dua wanita
47
Makan malam
48
Akan mengantarmu
49
Jangan mendiamiku!
50
Jadikan aku istri keduamu
51
Jangan cepat menjadi tua
52
Ziga
53
Lupakan perkerjaan
54
Berusaha mengenggam mu
55
Aku hanya mengingatkan
56
Dapat bekas
57
Maaf
58
Aku akan membencimu
59
Jangan mengancamku
60
Kamu akan memukulnya?
61
Suami Zia
62
Pulanglah
63
Sebaiknya kamu mencari tahu
64
Aku bahagia
65
Anak kecil
66
Tidak punya kakek nenek
67
Melepaskanmu
68
Izinkan aku memelukmu
69
Kecuali kamu menyakitiku
70
Mengantar kamu
71
Belum menghubungi
72
Melewatkan kesempatan
73
Aku merindukan mu
74
Rahasia
75
Membujuk ayahmu
76
Kembali ke rumah
77
Positif
78
Menyusun rencana
79
Ini aku
80
Aku akan buktikan
81
Jangan sentuh aku
82
Penyelamat
83
Jangan hukum aku
84
Menerima dirimu
85
Memberikan waktu
86
Apa kamu mau?
87
Apa ini?
88
Kebahagiaan (Tamat)
89
Info Novel
90
Novel Baru Labuhan Cinta
91
Pengumuman Pre Order Novel My Baby CEO Versi Cetak
92
Novel Baru Rilis Di noveltoon
93
Bos Duda Kesayangan
94
PO Labuhan Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!