RUMIT

RUMIT

SENJA

Namanya adalah Senja Dirgantara seorang wanita dengan paras cantik dan mempunyai hati yang baik, tulus kepada semua orang. Senja adalah pemilik sebuah restaurant bintang lima yang sangat terkenal di ibu kota dan memiliki berbagai cabang di luar dan di dalam kota. Di balik kesuksesan Senja, ternyata Senja juga adalah anak semata wayang dari pengusaha kaya raya yang sangat berpengaruh di ibu kota yaitu bapak Dirgantara.

Tidak ada yang tahu bahwa Senja adalah anak semata wayang  dari pengusaha kaya raya bapak Dirgantara, Semua orang hanya tau bahwa bapak Dirgantara hanya memiliki seorang anak perempuan tetapi tidak ada yang pernah melihat atau bertemu dengan anaknya.

Senja memang sengaja merahasiakan identitasnya kepada semua orang karena ia tidak mau bergantung kepada nama kedua orang tuanya, ia ingin menjadi wanita mandiri yang bisa membangun bisnisnya sendiri, Senja lebih senang jika ia dikenal sebagai Senja seorang pemilik restaurant bintang lima yang memiliki cabang di mana-mana, semua itu karena Senja memang membangun bisnisnya dari nol hingga menjadi sukses tanpa melibatkan atau membawa-bawa nama keluarganya.

Setelah menyelesaikan kuliahnya di luar negeri, ia di minta oleh ayahnya untuk meneruskan perusahaan milik ayahnya tetapi Senja menolak dan lebih memilih untuk memulai bisnisnya sendiri, dengan alasan ia ingin merintis bisnisnya sendiri dari nol tanpa menggunakan embel-embel dari keluarganya dan Senja berhasil membuktikan itu kepada kedua orang tuanya, ia telah berhasil merintis bisnisnya hingga menjadi sukses seperti sekarang ini.

Senja memiliki seorang sahabat dekat yang bernama Arina, Arina adalah gadis cantik dari keluarga sederhana, dia dan Senja sudah berteman selama Sebelas tahun lamanya, Arina adalah tempat Senja berbagi cerita saat senang dan saat susah, Ariana selalu menjadi teman yang baik untuk Senja dan menjadi satu-satunya orang yang paling Senja percaya, Senja memang anak yang baik dan tidak pernah memilih-milih teman, ia dengan tulus berteman dengan Arina walaupun Arina bukan berasal dari keluarga kaya sepertinya. Senja tulus berteman dengan Arina karena menurutnya Arina adalah anak yang baik. Awalnya Arina memang tulus berteman dengan Senja, namun, lama kelamaan timbul rasa iri di hati Arina terhadap Senja. Ia iri dengan Senja yang memiliki semua yang ia inginkan, bahkan ia juga iri dengan Senja yang memiliki seorang kekasih model yang sangat tampan.

Senja menjalin hubungan dengan seorang pria tampan yang berprofesi sebagai model yang sangat terkenal di ibu kota selama kurang lebih tiga tahun terakhir ini, namun, Senja dan kekasihnya itu jarang bertemu karna mereka berdua sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Hingga tanpa Senja sadari, saat Senja berada di luar kota untuk membangun cabang baru restaurantnya, sahabatnya diam-diam mendekati kekasihnya hingga sahabat dan kekasihnya itu menjalin sebuah hubungan terlarang di belakang Senja dan bahkan mereka berdua sudah sering memesan kamar di hotel untuk bercumbu dan bermesraan.

Suatu hari, Senja tidak sengaja melihat kekasih dan sahabatnya sedang memesan kamar di sebuah hotel milik ayahnya sendiri, kebetulan hari itu Senja sedang berada di sana untuk menghadiri undangan salah satu kolega bisnis ayahnya. Dan Mereka berdua tidak menyadari keberadaan Senja di hotel itu dan berlalu menuju kamar yang telah mereka pesan.

Melihat kelakuan sahabat dan kekasihnya yang sedang mengkhianatinya itu, membuat amarah Senja benar-benar sudah di ubun-ubun.

“Berani sekali kalian mempermainkanku.” Ucap Senja sambil mengepal kedua tangannya untuk menahan emosinya.

Senja mencari tahu kamar yang mereka berdua pesan, lalu mengambil kunci cadangan kamar mereka. Setelah mengambil kunci cadangan, Senja berjalan menuju kamar mereka dan setelah berada di depan pintu kamar itu, Senja terdiam sejenak untuk mengumpulkan keberaniannya dan menyiapkan hati untuk memergoki sahabat dan kekasihnya yang sedang berselingkuh. Pasalnya Senja sudah lama menjalin hubungan dengan kekasihnya itu bahkan ia sampai melawan kedua orang tuanya yang tidak merestui hubungan mereka.

Namun, saat Senja sudah menyiapkan hati untuk menangkap basah sahabat dan kekasihnya itu, betapa terkejutnya ia ketika membuka pintu dan melihat kekasih dan sahabatnya sedang bercumbu dengan sangat mesra, saking nikmatnya mereka bercumbu, mereka sampai tidak menyadari keberadaan Senja di dalam kamar itu.

“Hyaaakkk... Brengsek!!! Beraninya kalian mengabaikanku!” Teriak Senja dengan emosi.

Mereka berdua sangat terkejut mendengar teriakan Senja, dan dengan panik mengambil benda-benda yang berada di sekitar mereka untuk menutupi tubuh mereka yang sudah bertelanjang bulat.

“Sayang... kenapa kamu bisa di sini? Ahh... tidak, maksudku aku bisa jelaskan sayang.” Ucap kekasih Senja sangat terkejut dan panik.

“Cihhh... apakah begini kelakuan kalian di belakangku? Kenapa seleramu menjadi turun seperti ini?” Ucap Senja sambil menatap Arina dengan tatapan mengejek.

“Apakah tubuh sahabatku ini yang membuatmu jadi lupa diri? Ahhh... tidak, haruskah aku memanggilmu jalang sekarang?” Ucap Senja lagi.

Arina menatap Senja dengan tatapan tidak terima dengan perkataan Senja yang menyebutnya sebagai wanita jalang.

“Pakai pakaian kalian, aku akan menunggu kalian menjelaskan semua ini padaku.” Ucap Senja sambil berjalan ke sebuah sofa.

Senja menunggu mereka berdua di sebuah sofa yang berada agak jauh dari tempat tidur, dan beberapa menit kemudian, mereka berdua sudah datang dan berlutut di depan Senja. Aura ingin membunuh Senja benar-benar keluar sekarang tetapi mereka berdua hanya diam dan tidak berbicara sepatah kata pun.

“Sejak kapan? Sejak kapan kalian berdua bermain api di belakangku?” Tanya Senja memulai pembicaraan.

Tetapi mereka berdua hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan dari Senja hingga membuat emosi Senja semakin memuncak, tapi Senja berusaha menahan emosinya karena tidak ingin membuang-buang tenaganya untuk masalah seperti ini.

“Baiklah, kalian benar-benar tidak ada yang ingin menjawab? Aku tanya sekali lagi, sejak kapan kalian menjalin hubungan di belakangku?” Ucap Senja meninggikan suaranya.

“Sejak kamu memulai bisnismu di luar kota.” Ucap Arina.

Senja benar-benar tidak menyangka setelah mendengar jawaban sahabatnya itu, ia benar-benar tidak menyadari bahwa mereka berdua sudah menjalin hubungan di belakang Senja sudah begitu lama.

“Apakah kalian berdua menganggapku sebagai lelucon? Apaka kalian sangat menikmati drama ini? Baiklah, jadi kamu menginginkan lelaki ini kan? Ambillah bawa dia pergi bersamamu. Dan mulai sekarang, persahabatan kita selama 11 tahun, anggap saja tidak pernah ada.” Ucap Senja pada Arina.

“Dan kamu, mulai saat ini, kita tidak ada hubungan apa-apa lagi.” Ucap Alena dengan tegas sambil menunjuk kekasihnya.

“Sayang, maafkan aku, aku berjanji tidak akan melakukannya lagi.” Ucap kekasih Senja sambil terus berlutut dan memohon.

“Setelah aku pikir-pikir, kalian berdua memang sangat cocok untuk bersama, lanjutkanlah hubungan kalian, berbahagialah, dan ingatlah pengkhianatan kalian ini kepadaku.” Ucap Senja lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Terpopuler

Comments

Rey

Rey

baru aja baca, udah di buat greget sama Arina.
Senja kamu layak mendapatkan kekasih yang benar benar tulus mencintaimu.

2024-02-07

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!