Bab 20 - Aku kira Alana cewek baik-baik.

Perpustakaan ....

Merasakan getaran ponselnya di atas meja, Angkara segera melihat siapa yang baru saja mengirim pesan di jam istirahat seperti ini. Keningnya mengerut melihat jika pengirim tersebut tidak lain adalah Tiara.

📩Tiara: Sekarang aku mengerti kenapa Alana nggak pernah mengejar-ngejar kamu lagi Kara. Lihat, dia sudah berpindah ke lain hati

📩Tiara: Send foto

📩Tiara: Murahan ya dia? Aku kira Alana cewek baik-baik.

Angkara kembali meletakkan ponselnya setelah membaca sederet pesan dari Tiara. Ia sama sekali tidak tertarik untuk membalasnya. Bagi Angkara itu sangat tidak penting.

....

Suara deruman motor terdengar silih berganti di jalan raya saat sore hari menjelang. Tetapi itu tidak membuat pengendara lain emosi atau pun terganggu, lantaran tertibnya anggota Avegas berbaris di jalan raya. Sementara inti mereka sedang naik mobil dan berada di bagian paling depan.

Ada beberapa orang sedang melihat Avegas berada di jalanan, bahkan sebagian sengaja meminta foto di lampu merah, tetapi ditolak dengan alasan akan mempengaruhi lalu lintas.

Tak ada drama yang serius, mereka pun akhirnya sampai di warnet yang memang dikhususkan untuk para pemain yang ingin ikut bertanding. Hari ini terbagi menjadi dua tim. Geng Atlas tim A bersama Avegas. Sementara tim B, dihuni oleh All Start dan satu geng motor yang sedang bermasalah dengan Atlas.

Jika Avegas dan Atlas berhasil mengalahkan tim B, maka jalanan yang pernah diklaim oleh mereka akan bebas digunakan oleh geng motor mana saja.

"Kecelakaan lo?" Devano tersenyum kala melihat Alana baru saja memasuki warnet dan duduk di hadapan tim B. Putaran pertama, Avegas melawan All Star.

"Kok tahu ketua kita kecelakaan, dukun lo?" Roy menaikkan alisnya.

"Bukan dukun bukan cenayang, mungkin saja dia penyebabnya." Jevian terkekeh kecil dan itu berhasil membuat Devano marah. Lelaki itu bangkit dari duduknya dan hendak menghampiri Jevian, tetapi ditahan oleh yang lain.

"Ingat, kita disini bertarung melalui komputer, bukan fisik yang bisa membuat sakit," peringatan ketua Atlas.

"Sok bijak lo!" Devano kembali duduk, begitupun dengan Alana yang duduk di kursi penonton bersama ketua Atlas.

Jantung Alana berdetak tidak karuan kala permainan di mulai. Ia sangat khawatir tim Avegas kalah dan menggagalkan perjanjian.

Suasanya yang lumayan tegang, membuat mereka tidak menyadari bahwa orang yang mereka semua incar ikut hadir menonton pertandingan tersebut.

Mr.K, lelaki itu datang dan duduk di bagian paling belakang. Menyaksikan pertandingan melalui layar lebar yang sedang menayangkan pertandingan. Lelaki itu tersenyum kala strategi All Star dan Avegas sama-sama kuatnya.

Merasa permainan hampir selesai, Mr.K pun meninggalkan warnet lantaran tidak ingin ada yang mengetahui dirinya.

"Aaaakkkkkhhhhh sial!" teriak Gio ketika mereka berhasil dikalahkan oleh All Star. Kurangnya ke kompakkan membuat mereka sulit menang.

"Gue juga bilang apa, lo tuh nggak ada apa-apanya tanpa Alana," cetus Devano meremahkan. "Woi Atlas maju lo!" serunya.

Inti Avegas mengeram kesal, bukan karena kalah, tetapi ucapan Devano yang sangat mengesalkan. Ia pun berganti posisi dengan Atlas. Gio duduk di samping Alana.

"Sorry," lirih Gio.

"Sorry juga bu ketua, gue nggak bisa mengimbangi kekuatan mereka," ucap anggota Avegas yang menggantikan Alana.

"Bukan salah kalian, namanya juga usaha. Kalah dan menang soal biasa." Alana tersenyum, meski hatinya sangat panas karena kalah dari Devano.

Jika benar apa yang dikataka Gio, dia benar-benar akan memberikan pelajaran pada orang yang membuat tangannya terluka. Karena pelaku tersebut, niat mulianya terancam tidak berjalan dengan baik.

Setelah berjam-jam berada di dalam warnet, sorakan kemenangan pun terdengar dari mulut All Star bersama yang lainnya. Di mana artinya Avegas dan Atlas kalah kali ini.

Mereka semua keluar dengan raut wajah kekecewaan, terlebih untuk para inti yang telah mati-matian latihan jauh-jauh hari. Gagal mendamaikan, gagal mendapatkan uang, gagal pula ikut bertanding secara internasional.

"Sorry Bro, kita gagal mengambil jalanan yang diklaim oleh mereka seenak jidat, padahal lahan itu tempatnya para pedagang di malam hari," ucap Alana pada ketua Atlas.

"Santai saja, kita bisa merebutnya dengan cara lain. Terlebih karena mereka nama anak motor dicap nggak baik sama para orang tua. Beberapa anggota gue mundur karena berita nggak mengenakkan di Tv itu. Orang tuanya mengancam akan mengusir mereka.

Memang benar, baru-baru saja ada berita tentang geng motor yang mengacak-acak pedagang kaki lima karena mengklaim jalanan itu milik mereka untuk nongkrong atau pun konvoi. Dan semuanya berimbas pada semua geng motor.

"Btw, kalian nggak ada niatan menyelidiki kecelakaan Alana? Ganjal banget loh, masa kecelakaannya harus di waktu mepet pertandingan."

"Sudah, dalam proses, kita nggak akan membiarkan mereka lolos begitu saja kalau memang kecelakaannya disengaja," celetuk Jayden.

...****************...

Avegas

Terpopuler

Comments

Arsyad Al Ghifari 🥰

Arsyad Al Ghifari 🥰

Jayden benar . kecelakaan Alana emang harus di selidiki

2024-02-10

1

Yunia Afida

Yunia Afida

jayden gercep juga

2024-02-10

1

Hafifah Hafifah

Hafifah Hafifah

law cemburu bilang dong g usah memfitnah orang

2024-02-09

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 ~ Dasar bocah!
2 Bab 2 ~ Nama aku Angkara!
3 Bab 3 ~ Kak Angkara milik gue!"
4 Bab 4 ~ Jauhin aku!
5 Bab 5 ~ Mau jadi pacarku?
6 Bab 6 ~ Target salah sasaran
7 Bab 7 ~ Sekarang kita pacaran!
8 Bab 8 ~ Philophobia
9 Bab 9 - Insecure
10 Bab 10 - Mengemis Cinta
11 Bab 11 - Mr.K
12 Bab 12 ~ Menikah?
13 Bab 13 ~ Kenapa harus Alana, Pa?
14 Bab 14 - Mengundurkan diri jadi ketua geng motor?
15 Bab 15 - Mundur dari perjodohan
16 Bab 16 - Putri Daddy adalah yang terbaik.
17 Bab 17 - Ini semua karena kalian!
18 Bab 18 - Kamu ingin dibenci?
19 Bab 19 - Nyi Roro Kidul
20 Bab 20 - Aku kira Alana cewek baik-baik.
21 Bab 21 - Vano membenci Daddy!
22 Bab 22 - Maaf, ini salahku
23 Bab 23 - Cinta dan Benci
24 Bab 24 ~ Razia Tas
25 Bab 25 ~ Pindah sekolah
26 Bab 26 ~ Jatuh cinta wajar atau menakutkan?
27 Bab 27 ~ Berhenti membuat masalah di sekolah!
28 Bab 28 ~ Kara sakit apa tante?
29 Bab 29 ~ Terjebak dalam permainan
30 Bab 30 ~ Lalu kenapa Mama dan papa nggak bisa menyelesaikannya?
31 Bab 31 ~ Jadi lo lebih memilih Kara daripada Avegas?
32 Bab 32~ Lo harus ingat, musuh abadi All Star adalah Avegas!
33 Bab 33 ~ Bukan milik Alana
34 Bab 34 ~ Keputusan gue bersikap mutlak!
35 Bab 35 ~ Ingin seperti mereka
36 Bab 36 ~ Jangan dekati putriku!
37 Bab 37 ~ Anda puas Pak Dito?
38 Bab 38 ~ Gagal mendidik
39 Bab 39 ~ Kenapa kau datang lagi?
40 Bab 40 ~ Harusnya Alana jatuh cinta sama gue
41 Bab 41~ Daddy mu ada di sini Nak
42 Bab 42 ~ Aku nggak mau pulang
43 Bab 43 ~ Aku bukan milikmu
44 Bab 44 ~ Jangan tinggalkan daddy ya?
45 Bab 45 ~ Jangan temui putriku!
46 Bab 46 ~ Kamu bisa saja membunuhku.
47 Bab 47 ~ Gue memang nggak pernah setuju lo menikah Al!
48 Bab 48 ~ Dia adalah putri daddy!
49 Bab 49 ~ Terimalah kenyataan
50 Bab 50 ~ Aku egois Kak
51 Bab 51 ~ Aku takut menyakitimu Al
52 Bqb 52 ~ Bukan Vano
53 Bab 53 ~ Bangun!
54 Bab 54 ~ Pendarahan otak
55 Bab 55 ~ Jasmine
56 Bab 56 ~ Kita suami istri, tapi bukan pasangan
57 Bab 57 ~ Mencari perhatian
58 Bab 58 ~ Dia akan pergi karena cintamu
59 Bab 59 ~ Jadi kamu orangnya?
60 Bab 60 ~ Cuma titanium
61 Bab 61~ Memutuskan untuk jatuh cinta.
62 Bab 62 ~ Sikap yang berbeda
63 Bab 63 ~ Bukan Upik Abu
64 Bab 64 ~ Pulang Nak, daddy menunggumu.
65 Bab 65 ~ Memangnya gue punya berapa daddy?
66 Bab 66 ~ Keburukan Alana
67 Bab 67 ~ Manis Sekali
68 Bab 68 ~ Alana Arshila
69 Bab 69 ~ Muntah Darah
70 Bab 70 ~ Menangislah!
71 Bab 71 ~ Berhenti menoleh ke belakang dan melukai seseorang
72 Bab 72 ~ Aku takut tapi senang
73 Bab 73 ~ Mulai Menjauh
74 Bab 74 ~ Pelakor
75 Bab 75 ~ Malam Pertama
76 Bab 76 ~ Dasar penggoda
77 Bab 77 ~ Serangan jatuh cinta
78 Bab 78 ~ Antek-antek Alana
79 Bab 79 ~ Kenapa kamu sangat membenciku?
80 Bab 80 ~ Lana milik Kara
81 Bab 81 ~ Di antara Aron dan Dito
82 Bab 82 ~ Daddy Gue
83 Bab 83 ~ Hak untuk memilih
84 Bab 84 ~ Rencana Penyerangan
85 Bab 85 ~ Hanya masalah kecil
86 Bab 86 ~ Sarapan manis
87 Bab 87 ~ Keyakinan yang berbeda
88 Bab 88 ~ Pelukan Terakhir
89 Bab 89 ~ Adzan Berkumandang
90 Bab 90 ~ Keras Kepala
91 Bab 91 ~ Bukannya lo memang mau dia pergi dari hidup lo?
92 Bab 92 ~ Meminta maaf atau memberikan maaf
93 Bab 93 ~ Daddy kita
94 Bab 94 ~ Demi kebahagiaan Istriku
95 Bab 95 ~ Setiap perbuatan jahat ada alasan di baliknya
96 Bab 96 ~ Merawat Daddy
97 Bab 97 ~ Putri Daddy
98 Bab 98 ~ Alana lebih berhak
99 Bab 99 ~ Alana dan Devano
100 Bab 100 ~ Lo milik gue!
101 Bab 101 ~ Hari Bahagia
102 Bab 102 ~ Kebahagiaan dan kesedihan
103 Novel Baru ~ Istri Amnesia Ustaz Azzam
104 Bab 103 ~ Tespek garis dua
105 Bab 104 ~ Pasangan Bucin
106 Promosi novel
107 Bab 105 ~ Persiapan acara tahunan
108 Bab 106 ~ Ending
109 Istri untuk Suamiku
110 Novel Baru
111 Pesona Tukang Parkir
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Bab 1 ~ Dasar bocah!
2
Bab 2 ~ Nama aku Angkara!
3
Bab 3 ~ Kak Angkara milik gue!"
4
Bab 4 ~ Jauhin aku!
5
Bab 5 ~ Mau jadi pacarku?
6
Bab 6 ~ Target salah sasaran
7
Bab 7 ~ Sekarang kita pacaran!
8
Bab 8 ~ Philophobia
9
Bab 9 - Insecure
10
Bab 10 - Mengemis Cinta
11
Bab 11 - Mr.K
12
Bab 12 ~ Menikah?
13
Bab 13 ~ Kenapa harus Alana, Pa?
14
Bab 14 - Mengundurkan diri jadi ketua geng motor?
15
Bab 15 - Mundur dari perjodohan
16
Bab 16 - Putri Daddy adalah yang terbaik.
17
Bab 17 - Ini semua karena kalian!
18
Bab 18 - Kamu ingin dibenci?
19
Bab 19 - Nyi Roro Kidul
20
Bab 20 - Aku kira Alana cewek baik-baik.
21
Bab 21 - Vano membenci Daddy!
22
Bab 22 - Maaf, ini salahku
23
Bab 23 - Cinta dan Benci
24
Bab 24 ~ Razia Tas
25
Bab 25 ~ Pindah sekolah
26
Bab 26 ~ Jatuh cinta wajar atau menakutkan?
27
Bab 27 ~ Berhenti membuat masalah di sekolah!
28
Bab 28 ~ Kara sakit apa tante?
29
Bab 29 ~ Terjebak dalam permainan
30
Bab 30 ~ Lalu kenapa Mama dan papa nggak bisa menyelesaikannya?
31
Bab 31 ~ Jadi lo lebih memilih Kara daripada Avegas?
32
Bab 32~ Lo harus ingat, musuh abadi All Star adalah Avegas!
33
Bab 33 ~ Bukan milik Alana
34
Bab 34 ~ Keputusan gue bersikap mutlak!
35
Bab 35 ~ Ingin seperti mereka
36
Bab 36 ~ Jangan dekati putriku!
37
Bab 37 ~ Anda puas Pak Dito?
38
Bab 38 ~ Gagal mendidik
39
Bab 39 ~ Kenapa kau datang lagi?
40
Bab 40 ~ Harusnya Alana jatuh cinta sama gue
41
Bab 41~ Daddy mu ada di sini Nak
42
Bab 42 ~ Aku nggak mau pulang
43
Bab 43 ~ Aku bukan milikmu
44
Bab 44 ~ Jangan tinggalkan daddy ya?
45
Bab 45 ~ Jangan temui putriku!
46
Bab 46 ~ Kamu bisa saja membunuhku.
47
Bab 47 ~ Gue memang nggak pernah setuju lo menikah Al!
48
Bab 48 ~ Dia adalah putri daddy!
49
Bab 49 ~ Terimalah kenyataan
50
Bab 50 ~ Aku egois Kak
51
Bab 51 ~ Aku takut menyakitimu Al
52
Bqb 52 ~ Bukan Vano
53
Bab 53 ~ Bangun!
54
Bab 54 ~ Pendarahan otak
55
Bab 55 ~ Jasmine
56
Bab 56 ~ Kita suami istri, tapi bukan pasangan
57
Bab 57 ~ Mencari perhatian
58
Bab 58 ~ Dia akan pergi karena cintamu
59
Bab 59 ~ Jadi kamu orangnya?
60
Bab 60 ~ Cuma titanium
61
Bab 61~ Memutuskan untuk jatuh cinta.
62
Bab 62 ~ Sikap yang berbeda
63
Bab 63 ~ Bukan Upik Abu
64
Bab 64 ~ Pulang Nak, daddy menunggumu.
65
Bab 65 ~ Memangnya gue punya berapa daddy?
66
Bab 66 ~ Keburukan Alana
67
Bab 67 ~ Manis Sekali
68
Bab 68 ~ Alana Arshila
69
Bab 69 ~ Muntah Darah
70
Bab 70 ~ Menangislah!
71
Bab 71 ~ Berhenti menoleh ke belakang dan melukai seseorang
72
Bab 72 ~ Aku takut tapi senang
73
Bab 73 ~ Mulai Menjauh
74
Bab 74 ~ Pelakor
75
Bab 75 ~ Malam Pertama
76
Bab 76 ~ Dasar penggoda
77
Bab 77 ~ Serangan jatuh cinta
78
Bab 78 ~ Antek-antek Alana
79
Bab 79 ~ Kenapa kamu sangat membenciku?
80
Bab 80 ~ Lana milik Kara
81
Bab 81 ~ Di antara Aron dan Dito
82
Bab 82 ~ Daddy Gue
83
Bab 83 ~ Hak untuk memilih
84
Bab 84 ~ Rencana Penyerangan
85
Bab 85 ~ Hanya masalah kecil
86
Bab 86 ~ Sarapan manis
87
Bab 87 ~ Keyakinan yang berbeda
88
Bab 88 ~ Pelukan Terakhir
89
Bab 89 ~ Adzan Berkumandang
90
Bab 90 ~ Keras Kepala
91
Bab 91 ~ Bukannya lo memang mau dia pergi dari hidup lo?
92
Bab 92 ~ Meminta maaf atau memberikan maaf
93
Bab 93 ~ Daddy kita
94
Bab 94 ~ Demi kebahagiaan Istriku
95
Bab 95 ~ Setiap perbuatan jahat ada alasan di baliknya
96
Bab 96 ~ Merawat Daddy
97
Bab 97 ~ Putri Daddy
98
Bab 98 ~ Alana lebih berhak
99
Bab 99 ~ Alana dan Devano
100
Bab 100 ~ Lo milik gue!
101
Bab 101 ~ Hari Bahagia
102
Bab 102 ~ Kebahagiaan dan kesedihan
103
Novel Baru ~ Istri Amnesia Ustaz Azzam
104
Bab 103 ~ Tespek garis dua
105
Bab 104 ~ Pasangan Bucin
106
Promosi novel
107
Bab 105 ~ Persiapan acara tahunan
108
Bab 106 ~ Ending
109
Istri untuk Suamiku
110
Novel Baru
111
Pesona Tukang Parkir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!