BENAR-BENAR TIDAK BISA DI PERCAYA

"Fokus Mona, fokus." Reval mengarahkan sembari membidikkan kameranya ke arah Mona.

Reval merasa aneh karna sejak tadi Mona terlihat tidak ekpresif saat sesi pemotretan, tidak seperti biasanya sehingga dia berulangkali memperingatkan Mona.

"Aduhh, ini pasti gara-gara dijodohkan, makanya Mona jadi tidak fokus begitu." imbuh Merry melihat sang sahabat.

Mona sebenarnya masih tidak diizinkan untuk menjadi seorang model, hanya saja dia masa bodoh, baginya, larangan adalah perintah.

"Bisa istirahat dulu gak sieh." desah Mona frustasi karna dia sama sekali tidak bisa konsentrasi, sejak mengetahui kalau laki-laki yang dijodohkan dengannya adalah Adipati, dan Adipati dengan alasan tidak ingin mengecewakan omanya dengan pasrah menerima perjodohan tersebut.

"Oke, memang kita harus break dulu." imbuh Reval mengabulkan keinginan Mona.

Merry mendekati Mona dan membantu gadis itu memegang ekor gaun yang dikenakan, Reval juga mengekor dibelakang, dia ingin mencari tahu penyebab Mona tidak fokus begitu.

"Apa kamu sakit Mona." Reval bertanya saat Mona duduk dikursi yang memang disediakan untuknya.

"Gak." jawab Mona singkat.

"Tapi sejak awal pemotretan, kamu tidak fokus begitu."

"Hmmm, aku hanya agak capek sedikit." alibinya.

Reval mengangguk, "Apa kamu butuh liburan, Bali sepertinya oke, bagaimana kalau kita liburan bersama, aku yang menanggung semua biayanya." sekali lagi Reval berusaha untuk mengambil hati Mona.

"Tidak terimakasih, aku tidak butuh liburan." tandas Mona.

"Kalau kamu berubah fikiran, katakanlah padaku."

"Hmmm." lirihnya, "Sekarang kamu bisakan menjauh dariku, aku butuh sendirian." usirnya.

"Ohh oke." Reval terlihat kecewa, meskipun begitu, dia tetap melangkah pergi.

*****

"Gila, ternyata laki-laki yang dijodohkan dengan gue itu Adipati." Mona memberitahu pada kedua sahabatnya saat mereka bertiga tengah menikmati makan siang disebuah restoran.

"Adipati." ulang Ana, wanita gila kerja itu sepertinya sudah lupa dengan laki-laki yang dulu ditaksir berat oleh sang sahabat, apalagi setelah insiden dilapangan waktu itu, Mona tidak pernah lagi menyebut-nyebut nama Adipati sehingga wajar saja Ana lupa.

Sedangkan Merry masih ingat, "OMJ hello, Adipati tampan yang pernah ye tembak itu."

"Oh oh." Ana sepertinya mulai ingat, "Laki-laki sialan itu, kok bisa, astaga naga."

"Gue juga gak tahu, heran gue, dari ribuan laki-laki yang ada di Jakarta, kenapa dia coba yang dijodohkan dengan gue, padahalkan Jakarta tidak selebar daun kelor."

"Ohh eike tahu, pasti itukan yang membuat ye jadi tidak fokus saat pemotretan." Merry menebak.

"Hmm."

"Ini benar-benar tidak bisa dipercaya."

"Dan elo berdua tahu, sik brengsek sialan itu juga menerima perjodohan ini, gila gak sieh."

"Dia nerima, bukannya dia tidak suka sama lo."

"Ya sukalah, Mona kitakan telah berubah cantik bak dewi, sik brengsek itu pasti kepincut dengan kecantikan dan kemolekan Mona, benar-benar hidung belang."

"Sepertinya lo benar Merr, emang dasar laki-laki sama, pas buluk saja dipermalukan didepan umum, pas glow up langsung on tuh mata, dasar kucing garong."

"Makanya gue stress sekarang, apalagi tanggal pernikahannya sudah ditetapkan lagi."

"Kasihan banget lo Mon."

"Gue gak butuh dikasihanin ya An, yang gue butuhin adalah jalan keluar, apa yang harus gue lakuin supaya tuh pernikahan batal, sumpah ya gue gak mau nikah sama laki-laki menyebalkan seperti Adipati."

"Gampang, ye kabur saja." Merry menyarankan.

"Dan membuat mama gue mati mendadak gitu."

"Ya udahlah Mon, emang gak ada cara lainkan, emang lo harus nerima takdir lo menikah dengan Adipati, lagipula lo gak bakalan rugi kok menikah dengan Adipati, tuh cowokkan cakep, kaya dan pinter lagi."

"Setelah apa yang dia lakukan sama gue, gue harus nerima dia dengan lapang dada gitu, hati gue gak sesuci dan semurni itu ya untuk memaafkan kesalahan dia."

"Terus ye maunya gimana."

"Pokoknya gue harus melakukan apapun untuk membatalkan pernikahan itu."

"Caranya." kepo Ana memfokuskan perhatiannya pada Mona.

"Itulah gunanya lo berdua disini, bantuin gue mikir gimana caranya supaya gue gak jadi nikah sama dia."

"Duhh, gue gak punya ide ya Mon kalau masalah itu, kerjaan gue numpuk tuh gak habis-habis gue fikirin."

"Ishhh, tega banget sieh lo."

"Merr, lo ada rencana gak." Mona berpaling pada sahabatnya yang satu.

"Kasih racun aja Cin dimakanannya dia biar dia koit."

Plakk

Merry langsung mendapat gamparan dikepalanya dari Ana, "Hehh banci, jangan nyaranin yang aneh-aneh lo ya, lo mau Mona masuk penjara dan elo jadi pengangguran."

Merry mengelus kepalanya yang sakit akibat gamparan tangan Ana, "Dasar kasar ye An, sakit nieh kepala eike." sungutnya.

"Lo berdua sama aja, punya sahabat dua tapi gak berguna." dengus Mona jengkel, ternyata kedua sahabatnya itu tidak bisa diandalkan.

******

Episodes
1 MENYATAKAN PERASAAN
2 LO GAK PANTAS UNTUK ADIPATI
3 MODEL
4 MABUK
5 KAMU SUDAH PAPA JODOHKAN
6 KAMU TIDAK MAUKAN DIJODOHKAN
7 Draft
8 KAMU
9 AKU TIDAK MAU MENIKAH DENGANMU
10 BENAR-BENAR TIDAK BISA DI PERCAYA
11 TEMANI AKU MAKAN SIANG
12 MENIKAH
13 MAKAN MALAM
14 TELPON DARI CLARA
15 PAMIT
16 RUMAH BARU
17 JANGAN PULANG MALAM-MALAM
18 BERTEMU MAMA MERTUA
19 BERTEMU ADIPATI
20 MAKAN MALAM KELUARGA
21 KALUNG DARI OMA DANTI
22 BERANTEM
23 KEDATANGAN ANA DAN MERRY
24 CANGGUNG
25 KEPERGIAN ADIPATI
26 KAMU MASIH HIDUP
27 PERTENGKARAN DI KLINIK
28 KANTOR POLISI
29 MENJEMPUT MONA
30 BERTEMU CLARA
31 TELPON DARI MAMA
32 MEMBUAT KUE
33 GANTI PAKAIANMU
34 ACARA ANIVERSARY
35 TAMPARAN MARIO
36 Draft
37 MAKAN SING BERSAMA CLARA
38 TERPAKSA IKUT
39 KAMU PMS
40 APA KAMU MASIH MENCINTAIKU
41 DASAR IBLIS
42 ACARA REUNI
43 ACARA REUNI 2
44 KAMU MONALISA YANG ITU
45 FARHAN
46 PERTENGKARAN
47 Draf
48 BERSAMA FARHAN
49 MENEMUKAN MONA
50 MEMBAWA MONA PULANG
51 BUATKAN MAMA CUCU
52 Draft
53 MELAKUKANNYA
54 Draft
55 CHAT DARI SIK BRENGSEK
56 KUNJUNGAN MAMA DAN KAKAK IPAR
57 MENGERJAI MONA
58 DI JEMPUT FARHAN
59 LO PUNYA PACAR
60 ADIPATI NGAMBEK
61 JANGAN PERGI
62 DEMAM
63 KEDATANGAN CLARA
64 Draft
65 CHAT DARI MERRY
66 RENCANA BERCERAI
67 Draft
68 BERITA BAHAGIA
69 HAMIL
70 KEDATANGAN ADIPATI
Episodes

Updated 70 Episodes

1
MENYATAKAN PERASAAN
2
LO GAK PANTAS UNTUK ADIPATI
3
MODEL
4
MABUK
5
KAMU SUDAH PAPA JODOHKAN
6
KAMU TIDAK MAUKAN DIJODOHKAN
7
Draft
8
KAMU
9
AKU TIDAK MAU MENIKAH DENGANMU
10
BENAR-BENAR TIDAK BISA DI PERCAYA
11
TEMANI AKU MAKAN SIANG
12
MENIKAH
13
MAKAN MALAM
14
TELPON DARI CLARA
15
PAMIT
16
RUMAH BARU
17
JANGAN PULANG MALAM-MALAM
18
BERTEMU MAMA MERTUA
19
BERTEMU ADIPATI
20
MAKAN MALAM KELUARGA
21
KALUNG DARI OMA DANTI
22
BERANTEM
23
KEDATANGAN ANA DAN MERRY
24
CANGGUNG
25
KEPERGIAN ADIPATI
26
KAMU MASIH HIDUP
27
PERTENGKARAN DI KLINIK
28
KANTOR POLISI
29
MENJEMPUT MONA
30
BERTEMU CLARA
31
TELPON DARI MAMA
32
MEMBUAT KUE
33
GANTI PAKAIANMU
34
ACARA ANIVERSARY
35
TAMPARAN MARIO
36
Draft
37
MAKAN SING BERSAMA CLARA
38
TERPAKSA IKUT
39
KAMU PMS
40
APA KAMU MASIH MENCINTAIKU
41
DASAR IBLIS
42
ACARA REUNI
43
ACARA REUNI 2
44
KAMU MONALISA YANG ITU
45
FARHAN
46
PERTENGKARAN
47
Draf
48
BERSAMA FARHAN
49
MENEMUKAN MONA
50
MEMBAWA MONA PULANG
51
BUATKAN MAMA CUCU
52
Draft
53
MELAKUKANNYA
54
Draft
55
CHAT DARI SIK BRENGSEK
56
KUNJUNGAN MAMA DAN KAKAK IPAR
57
MENGERJAI MONA
58
DI JEMPUT FARHAN
59
LO PUNYA PACAR
60
ADIPATI NGAMBEK
61
JANGAN PERGI
62
DEMAM
63
KEDATANGAN CLARA
64
Draft
65
CHAT DARI MERRY
66
RENCANA BERCERAI
67
Draft
68
BERITA BAHAGIA
69
HAMIL
70
KEDATANGAN ADIPATI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!