Tidak sesuka itu

"Hello brother!" sapa Yoga mendudukkan dirinya di sofa depan Haga disusul dengan yang lainnya duduk di tempat yang mereka mau dengan santai Yoga menuangkan cairan yang mengandung alkohol tinggi itu ke dalam gelas.

"Kenapa kau ada disini? Bukankah kau akan menikah? Ayahmu sudah membicarakannya ke publik, namun ibu tirimu seperti tidak ingin kau cepat cepat menikah" tanya Dirga kemudian.

"Kapan kau menikah? tambah Chandra.

"Ngomong ngomong, aku juga penasaran kenapa kemarin Syania sampai menangis dengan cara mengerikan dan meneriakkan namamu. Apa yang kau lakukan?" pertanyaan kembali datang dari Yoga membuat Haga menghela nafas.

"Melakukan apa lagi? Aku hanya melakukan hal yang aku lakukan pada wanita lain, mudah kan?" jawab Haga enteng.

Dirga bertepuk tangan "Mencampakkannya. iyash!"

"Dia terlalu berharap jadi aku menghapusnya saja" ujar Haga tersenyum remeh.

Chandra bersiul "Wow Haga, angel night ini kembali beraksi mencampakkan wanita setelah sekian lama insap. Kau tertarik untuk mencampakkan yang lainnya lagi?"

"Tidak untuk sekarang" gumam Haga.

"Lalu bagaimana dengan calon istrimu yang sopan, cantik, berbakat itu? Lagipula dia pilihan ayahmu" ujar Dirga kalem.

"Itu dia alasannya, aku tak suka dia karena dia pilihan ayahku" papar Haga.

"Kenapa? Karena dia memilih istri seperti ibu tirimu yang ular itu?" tanya Chandra.

Haga mengangguk "Itu juga termasuk"

Yoga menyeritkan dahinya heran berujar pelan sebelum kembali meneguk minumannya "Maksudmu ada yang lain?"

Dirga mengangkat tangan kanannya didepan wajah Haga sebelum Haga berbicara "Jangan katakan kalau ayahmu menikah lagi? Begitu? Ha???!"

"Apa?!" semprot Yoga, minumannya meluncur bebas pada baju Chandra.

"Aish, sialan kau" gerutu Chandra.

"Sorry brother, tante cantik disana akan melapnya untukmu" kekeh Yoga.

"Katakan Haga! Cepat!" ujar Dirga.

"Kenapa kau begitu penasaran?" tanya Haga bingung.

"ITU KARENA AKU INGIN MEMINTA RESEP SUPAYA SEPERTI AYAHMU JUGA! BANYAK ISTRI!" sentak Dirga tak sabar.

"Woah, aku harus melaporkan ini pada Bia" gumam Chandra bahagia disela tangannya yang mengelap noda di bajunya yang pasti tidak akan hilang dalam sekejap.

"Jangan coba coba!" ujar Dirga geram.

"Jadi bagaimana, apa itu benar Haga?" tanya Yoga.

"Kenapa kalian begitu penasaran dan topiknya seperti aku saja sedari tad-"

"Katakan saja!" geram ketiga lelaki itu.

"Tidak"

"Woah aku kecewa" Dirga menghembuskan nafas kasar dengan cara yang err- lebay.

Chandra menggeleng melihat kelakuan Dirga "Kau ingin membuat Haga mempunyai ibu berapa?"

"11 cukup" jawab Yoga dan berakhir dengan jitakan dari Chandra

"Ada apa kau ini?" protes Yoga kesal.

"Ide yang bagus" puji Chandra menaik turunkan alisnya, itu membuat keduanya tergelak dan bertos ria.

"Yang pasti aku tak ingin memilih gadis yang pria tua itu pilih. Pasti semua gadis yang ia pilih adalah gadis naif yang akan berani berselingkuh pada akhirnya seperti Azrina" jelas Haga membuat ketiga laki laki dengan wajah tampan itu terdiam, melihat temannya diam Haga pun beranjak dari duduknya "Aku pergi dulu, ada sesuatu yang harus aku urus kali ini hal yang menyenangkan" ujar Haga.

"Hal apa?"

"Tak perlu tahu, calon istriku menunggu"

"O-ow" Yoga melambaikan tangannya dengan cepat walau raut wajahnya masih terkejut.

Setelah Haga pergi, ketiganya mendekat dengan raut wajah yang berbeda beda.

"Bukankah Azrina itu ibu kandungnya?" tanya Chandra memastikan, dan diangguki kedua lelaki tampan lainnya.

"Apa kita harus meluruskan hal ini?" Ujar Yoga.

Dirga meregangkan tangannya "Tak perlu, karena sepertinya Haga pun tak mau hal ini diungkit kembali" ujarnya kemudian.

"Tapi seperti ada yang tak beres kau tahu kan?"

"Biarkan saja dia untuk saat ini, kita tak bisa bergerak lebih luas jika mengenai wanita yang melahirkan dia" ujar Dirga kembali diangguki Yoga. Chandra pun hanya diam.

...----------------...

Dilain waktu dan tempat, sudah 4 jam lamanya Ayana menunggu lelaki mesum yang berjanji akan menjemputnya jam 8 pagi. Dan sekarang nyatanya sudah jam 12 lelaki mesum tak jelas yang Ayana suka tak menampakan batang hidungnya sekalipun.

"Huft, lebih baik aku menemui Aji saja. Aku menunggu dan merelakan rapat penting dengan para investor hanya untuk dia yang sekarang tidak datang" gerutu Ayana kesal menerogoh tas kecilnya dan mengambil iPhone kesayangan miliknya.

Dia membuka chat LINE dengan Aji, saat hendak mengetik iPhone nya bergetar dan menampilkan nama lelaki mesum di layarnya.

Ayana yang terkejut mendiamkan panggilan itu, tangannya yang lemas membuat iPhone nya terjatuh. Gadis itu menutup matanya tak percaya, setelah menyadari benda pipih itu terjatuh kemudian dia membuka matanya lebih membulatkan matanya. Ia membawa kembali benda itu dan mengusap usap nya sayang, bagaimanapun itu adalah benda yang menyimpan semua foto foto juga video saat dia kecil bersama orangtuanya. Jadi benda itu menjadi kesayangannya.

Saat Ayana melihat lihat iPhone nya yang tidak cacat sedikitpun, dia baru menyadari bahwa benda itu berhenti bergetar. Memang Ayana tidak pernah membuat benda itu bersuara, karena menurutnya akan menganggu pekerjaannya.

Ayana pun mengalihkan pandangannya ke arah televisi kembali, tak sedikitpun niatnya memanggil balik pada lelaki itu. Jika lelaki itu peduli padanya, dan benar benar ingin membuatnya jatuh cinta seharusnya lelaki itu datang dan menjemputnya sesuai janjinya bukan?

Dan kenyataan bahwa Giandra seperti menyerah saja dan membuat Haga bisa memutuskan apa saja, memang bukan hanya Haga namun Ayana juga bisa ikut mengambil keputusan toh itu juga menyangkut hidupnya. Padahal saat Ayana pertama kali menginjakkan kakinya di apart, Giandra meminta tolong kepadanya untuk menikahi Haga dan membuat lelaki mesum itu tunduk. Sekarang? Tidak tahu lagi akan bagaimana, dia akan menikah dengan lelaki itu atau tidak.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!