“Pindah posisimu!” titah Adam menepikan mobilnya ke jalanan yang cukup sepi.
“Hah?”
“Aku bilang pindah posisimu, duduklah di depan karena aku bukan sopir pribadimu!” ulang Adam. Kali ini pria itu sedikit meninggikan suaranya.
Ya, setelah mengantar Clara. Mereka berdua langsung pulang. Dan yang menyebalkan bagi Adam, istri kecilnya itu sama sekali tidak peka dan malah duduk di belakang seperti seorang majikan.
“Tapi, Kak—”
“Sekarang, Alana! Apa kamu mau aku menyeret mu?!”
Alana mengangguk. Cepat-cepat ia keluar dan berpindah duduk di bangku depan.
Adam kembali melajukan mobilnya menuju ke rumah utama dengan kecepatan tinggi. Entah apa yang terjadi pada pria itu, tapi sejujurnya Alana sedikit ketakutan.
“Turun!” titah Adam saat mobil mereka sudah sampai di halaman rumah.
“Iya, Kak.” Alana hendak turun, namun Adam malah keluar lebih dulu dan menghampirinya. Membuka pintu mobil sebelah Alana. “Eh, Kakak mau apa?” ujarnya kaget saat tiba-tiba tubuhnya melayang ke udara.
Ya, Adam membopongnya dan membawanya masuk ke dalam.
“Turunkan aku, Kak. Aku bisa jalan sendiri,” pinta Alana.
Sesampainya di kamar, Adam tidak langsung menurunkan Alana. Pria itu membawa Alana masuk ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam.
“Kenapa di kamar mandi, Kak? Aku belum mengganti pakaianku dan—” belum selesai Alana bicara, Adam sudah lebih dulu membungkam bibirnya. “Emph!”
Alana memukul pundak Adam. Namun, sepertinya pria itu tak berniat melepaskan Alana sama sekali.
Adam menahan tengkuk leher Alana agar ciuman itu tidak terlepas. Sedangkan tangan yang lain, menarik pinggang Alana agar mendekat ke tubuhnya.
Alana bisa merasakan sesuatu yang keras menusuk perutnya. Tentu saja ia tahu kalau saat ini Adam sedang terbakar api gairah.
“Tidak! Aku tidak mau melakukannya!” Alana dengan spontan menendang milik Adam hingga ciuman itu terlepas begitu saja.
“Akh ... apa yang kamu lakukan, Alana!” teriak Adam memegang senjatanya lalu mendongak menatap Alana. “Kamu ingin membunuh masa depanku, hah?!”
“Masa depan?” tanya Alana bingung. Ia tidak paham dengan masa depan yang Adam maksudkan.
Melihat Alana yang kebingungan, Adam langsung memutar kran shower dan air pun keluar membasahi seluruh tubuh Alana.
Adam bisa melihat seragam Alana yang basah, membuat lekuk dada Alana tercetak jelas dan terlihat menggoda di mata pria itu.
“Sial! Aku benar-benar tidak bisa menahannya.” Adam yang sudah terpancing gairah langsung melepaskan paksa pakaian yang Alana kenakan dan juga pakaiannya sendiri.
Kini tubuh mereka berdua sama-sama polos tanpa sehelai benangpun yang menutupi.
“Jangan, Kak!” Alana menutupi dadanya dengan kedua tangan. Meski pernah melakukannya, Alana masih terlihat malu.
Alana ingin sekali menolak. Tapi apa daya, tenaga Adam lebih besar darinya. Jangankan kabur, keluar saja tidak bisa.
“Katakan padaku, Alana. Apa aku terlihat begitu tua sampai kamu menganggap ku om-om dan juga memperkenalkan aku pada temanmu sebagai pamanmu?!” tanya Adam sambil menaikan satu kaki Alana ke atas sampai sebatas pinggang.
“Kak, stop!” Alana menggeleng. Apa Adam marah padanya hanya karena sebutan itu?
“Jawab, Alana! Jangan diam saja!” Adam memasukkan senja ta nya, hanya dengan sekali he nta kan miliknya masuk sempurna ke dalam sana.
Alana menjerit, merasakan milik Adam yang begitu be sar melesak terasa sesak dan sakit. “Sakit, Kak!”
Adam tersenyum menyeringai. “Ini adalah hukuman untuk istri kecilku yang sudah berani menyebutku paman.”
“Ahh...” Alana mencakar pundak Adam dengan kuku tajamnya setiap Adam meng hentak kan miliknya dengan begitu kasar.
“Brengsek! Kenapa kamu selalu membuatku begitu bergairah setiap kali melihat bibirmu ini, hmm?”
Kedua benda kenyal Alana tak luput dari sasaran bibir Adam. Ia memainkannya dan menyu su seperti bayi yang kehausan.
Dengan posisi berdiri dan dibawah guyuran air shower, Adam terus melanjutkan aksinya. Menggoyangkan pinggulnya tanpa peduli dengan teriakan kesakitan yang keluar dari bibir Alana.
“Jahat! Kamu jahat, Kak!” Alana meringis di iringi tangisan pedih. Menyesal karena mau menuruti permintaan Sherly untuk menikah dengan pria yang tidak memiliki perasaan seperti Adam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Sandisalbiah
suami psikopat atau tepatnya suami dgn gangguan jiwa..
2024-06-20
0
Bu sul Nganjuk
kasian alana, thor, buat adam bucin, sehingga ia berubah menjadi pria yang lembut
2024-05-07
4
Elly Rasmanawati
cepat bikin bucin adam nya thor...kasian alana nya
2024-04-22
1