Tak tahan lagi

Riana tak langsung pulang ke rumah, mampir ke laundry tempat ibunya bekerja.Ingin membantu seperti biasanya sekaligus mencuci jaket milik Arga sebelum dia kembalikan pada pemiliknya.

"Eh Dewi, jangan gatel kamu jadi perempuan. Jangan karena gak ada perjaka ataupun duda yang mau sama kamu, terus kamu merayu suami saya!" maki Jamila, tetangga jauh Dewi.

Kemarin suami Jamila datang untuk melaundry pakaian. Namun alih-alih segera pergi setelah urusannya selesai, dia malah mengajak Dewi mengobrol panjang lebar. Sebenarnya Dewi malas menanggapi, namun mau mengusir, juga segan karena dia adalah pelanggan tetap laundry tempat dia bekerja.

"Yakin Ibu saya yang menggoda suami Ibu, bukan kebalikannya, suami ibu yang menggoda ibu saya?” seru Riana dengan lantang. Setiap kali ibunya dihujat, dia yang akan selalu pasang badan.

“Heh kamu anak haram, gak usah ikut campur urusan orang tua,” sentak Bu Jamila.

“Tolong jangan sebut anak saya anak haram, Bu,” ujar Dewi. “Silakan katai saya apapun, tapi jangan sebut putri saya anak haram. Anak saya terlahir dari pernikahan yang sah secara agama.” Dua puluh tahun putrinya selalu dipanggil anak haram, dan itu sangat menyakitkan bagi Dewi.

“Mana buktinya?" cibir Bu Jamila. Berkacak pinggang sambil menyeringai, yakin jika Dewi tak bisa menunjukkan bukti. “Dari dulu koar-koar kayak gitu, tapi gak pernah bisa ngasih bukti.

Halah, bosen dah ngebahas soal anak haram kamu. Sekarang yang penting, jauhi suami saya!"

“Tidak perlu Ibu suruh, Ibu saya juga akan menjauhinya,” Riana yang menyahuti.

“Bagus kalau tahu diri,” Bu Jamila langsung pergi begitu saja tanpa pamit apalagi salam.

Dewi membuang nafas kasar sembari mengelus dada selepas kepergian Bu Jamilah. Dia mengajak Riana masuk kedalam ruangan laundry agar beberapa orang yang menonton sejak tadi segera bubar dengan sendirinya. Melanjutkan pekerjaan sementara Riana duduk di sebuah kursi plastik, menegak air dari dalam botol minum yang ada di dalam tasnya.

“Mau sampai kapan Ibu dihina-hina gini terus?” Riana meletakkan botol minumnya di atas meja dengan sedikit kasar. Sisa emosi tadi belum sepenuhnya hilang. “Ini sudah kesekian kalinya Ibu dilabrak, masa iya mau gini terus.” Entah terbuat dari apa hati ibunya, Riana sampai heran. Wanita itu terlalu sabar menurutnya.

“Ibu juga gak mau kayak gini, Ri.” Dewi menghela nafas berat, mengeluarkan pakaian dari dalam mesin cuci dan meletakkan kedalam keranjang besar.

“Ya kalau gak mau, Ibu terima dong lamaran Mas Juned.”

“Astaghfirullah Ri,” Dewi menepuk dada sambil geleng-geleng. “Kamu tahu sendiri jika Bu Farida tak merestui hubungan Ibu dengan Mas Juned, jadi berhenti membicarakan tentang ini."

Riana menggigit bibir bawah agar air matanya tidak menyeruak keluar. Ini semua gara-gara dia, gara-gara melahirkannya. Sampai usia 42 tahun ibunya tak bisa menikah karena selalu terhalang restu orang tua. Ibunya dianggap bukan wanita baik-baik karena punya anak diluar pernikahan. Tanpa semua orang tahu, ibunya sebenarnya sudah menikah, meski hanya secara siri.

Bima Prasetya, pria itulah yang telah menikahi ibunya lalu mencampakkannya begitu saja. Dulu Dewi bekerja di rumah Bima sebagai asisten rumah tangga. Saat itu Bima sudah menikah dengan Soraya selama 4tahun, namun mereka tak kunjung mendapatkan momongan. Orang tua Bima menyuruh Bima menikah lagi jika sampai 5 tahun Soraya tak kunjung hamil. Tak mau dirinya dipoligami atau yang lebih parah didepak dari keluarga suaminya, Soraya meminta Bima diam-diam menikahi Dewi. Membuat Dewi hamil lalu mengakui anaknya sebagai anak Soraya dan Bima.

Dewi tentu menolak rencana gila majikannya. Dia tak mau mempermainkan pernikahan, dan dia juga tak akan bisa memberikan darah dagingnya pada Bima dan Soraya. Tapi tiba-tiba saja, ayah Dewi mengalami kecelakaan, entah itu ulah Soraya atau bukan, Dewi tak ada bukti. Ayah Dewi tertabrak motor dan harus dioperasi, karena butuh biaya besar, terpaksa Dewi menerima tawaran menikah siri dari majikannya. Dua bulan setelah menikah, Dewi langsung hamil, namun sesuatu yang tak terduga tiba-tiba terjadi, saat kandungannya berusia 5 bulan, Soraya hamil. Dan wanita itu langsung menyuruh Bima menceraikan dan mengusir Dewi dari rumah mereka.

.......

Byurrr

Riana yang baru keluar dari dalam bilik toilet kaget saat tubuhnya tiba-tiba disiram dengan air seember oleh mahasiswi yang tak dia kenal.

Gelak tawa seketika menggema di seluruh toilet. Ada 4 orang cewek yang mengelilinginya, tertawa puas seolah baru saja berhasil melakukan sebuah misi.

"Lo udah mirip tikus got," kata salah satu dari mereka yang langsung disambut tawa oleh lainnya.

Riana berdecak pelan, entah air apa yang mereka gunakan untuk menyiramnya barusan, yang pasti, sangat bau. Beruntung ponsel dan bukunya ada di dalam tas ransel dengan bahan anti air yang saat ini bertengger di punggung. Kemungkinan besar, barangnya tak ada yang basah.

"Udah guys, yuk cabut! Gak betah gue baunya," ujar salah satu cewek sambil menutup hidung. Gelak tawa mengiringi kepergian mereka, meninggalkan Riana sendirian di salah satu toilet kampus dengan kondisi mengenaskan.

"Bau apa nih? Bau apa?" ucap orang yang baru masuk. Dia menatap Riana dari atas kebawah lalu menutup hidungnya. "Habis mandi air toilet lo? Bau banget," cibir nya. Tak tahan dengan bau air comberan yang ada ditubuh Riana, beberapa orang yang baru masuk itu kembali keluar.

Riana tersenyum getir, kenapa harus sesial ini nasibnya. Sejak kecil mengalami bullying hanya karena lahir tanpa ayah, dan setelah besar, bukannya bebas, namun malah semakin mengenaskan. Dia yakin ini semua ulah Angel, saudara tirinya itu sepertinya terganggu atas kehadirannya. Kenapa juga dia harus satu kampus dengan gadis itu setelah sebelumnya satu SMA juga. Membalas juga makin parah, karena yang ada, justru dia makin dibully habis-habisan oleh teman-teman Angel. Ibarat kata, 1 lawan 10, melawan seperti apapun, dia tetap kalah.

Riana kembali masuk ke dalam bilik toilet, mengguyur tubuh untuk menghilangkan bau yang melekat pada tubuhnya. Beruntung ada jaket milik Arga di dalam tasnya yang tak ikut basah, bisa dia pakai sementara untuk menutupi pakaian basahnya.

Berjalan sambil menunduk ke pintu keluar kampus, mengabaikan tatapan orang yang bisa dipastikan, sedang menertawakan dan mengolok saat ini.

Bugh

Riana terjatuh saat seseorang menabrak kuat bahunya. Kedua telapak tangannya mengepal kuat melihat siapa yang melakukan itu.

Angel tersenyum devil ke arahnya, raut wajahnya menunjukkan kepuasan setelah berhasil membuat saudara tirinya itu seperti tikus got.

Riana tersenyum lalu bangkit. Kesabaran seseorang juga ada batasnya, begitupun dengannya. Dia mendekati Angel lalu berbisik, "Aku akan membalas semuanya."

Angel tertawa mendengar ancaman Riana yang dia anggap hanya omong kosong. Siapa gadis itu sampai berani mau membalasnya? Sedikitpun, tak ada ketakutan diwajahnya.

"Jangan mimpi! Lo tak lebih hanya seperti seekor lalat penganggu yang sangat mudah gue singkirkan. Sekali tepuk, lo HABIS," tekannya. "Pergi sana!" mendorong Riana kasar sampai hampir terjatuh. "Tempat lo di tempat sampah, bukan disini," dia tersenyum jumawa lalu pergi.

...........

"Perkenalkan, saya Riana, Riana Prasetya," sengaja dia tekankan saat menyebut Prasetya agar orang fokus kesana. "Anak terbuang dari Bima Prasetya, pemilik Praz Grup, ayah dari Angela Prasetya. Kalian akan menganggap saya omong kosong karena tak ada bukti, tapi saya siap melakukan tes DNA."

Riana tersenyum melihat hasil rekamannya barusan. Di dalam kamarnya, menggunakan ponsel dan tripod, merekam dirinya sendiri meski kualitas video itu tak terlalu bagus. Namun dia yakin, dampak yang akan ditimbulkan dari video itu sangatlah luar biasa, viral. Dia harus bersiap-siap menjadi viral. Saat ini, apapun yang menyangkut Angela, artis yang sedang naik daun itu, pasti akan cepat booming. Dia hanya tinggal mengupload, dan besok, ungguhannya akan langsung viral.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

JAHAT BANGET ANGEL DAN TEMAN2 NYA GILA BENER. TUNGGULAH KALIAN KARMA AKIBAT PERBUATAN JAHAT KALIAN.😡KASIHAN RIANA😥

2024-09-01

0

Asngadah Baruharjo

Asngadah Baruharjo

Riana aku bersamamu 😭

2024-05-31

1

Ita Mariyanti

Ita Mariyanti

sukak wanita tangguh.... strong Riana ayo hancurin Angela Bima 💪💪💪

2024-02-08

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!