BAB 13 "Perjanjian"

Dalam dua minggu itu Rio belum pernah pulang ke rumah sekalipun. Saat itu di sebuah rumah pinggiran hutan yang banyak ditumbuhi pohon pinus, tempat Rio selama ini tinggal dan menghabiskan waktu.

"Mas, apa kamu tak kangen rumah? Ayah dan ibumu pasti sedang mencari-carimu?" tanya suara wanita dalam dekapan Rio.

"Aku sudah tak kerasan kembali ke rumah itu." jawab Rio.

"Kenapa? Apa yang membuatmu segan? Bukankah selama ini Ayah dan ibumu selalu perhatian padamu?"

"Aku tak suka mereka mengatai dirimu macam-macam, aku ingin suatu saat mereka menerima kamu." jawab Rio.

Asih yang tengah berbaring di atas tubuh Rio hanya bergumam dalam hati."Aku sebenarnya ingin sekali mas. Tapi, kau tak tahu siapa aku sebenarnya aku tak mau kau kecewa jika kau tahu aku yang sebenarnya." kedua mata Asih sembab mengeluarkan bulir-bulir air mata yang perlahan keluar.

Rio merasakan ada tetesan air hangat mengenai dadanya, Rio berpaling kekiri membelai rambut kepala wanita yang dicintainya itu mencium keningnya, tangan Rio pegangi dagu menghadap kearahnya.

"Eh, sayang. Kenapa kamu menangis?" tanya Rio.

"Em, tidak mas. Asih hanya terharu melihat perhatianmu padaku." balas Asih.

"Itu sudah menjadi tanggung jawabku sebagai kekasihmu, mas tak mau seseorang menyakitimu, karena mas mencintaimu." jawab Rio.

Tangisan Asih bertambah pilu, mendengar kata-kata manis Rio. Ia hanya menyesali takdir yang membuat dirinya tak bisa bersatu dengan Rio pria yang dicintainya.

"Mas, kenapa takdir mempertemukan kita di waktu dan keadaan yang tidak tepat?" tanya Asih.

"Takdir hanyalah soal waktu, dulu ataupun sekarang sama saja mungkin saat ini. Akulah pria yang ditakdirkan itu."

"Andai mas tahu keadaanku, apakah mas masih mencintaiku?"

"Kenapa kamu berkata begitu? Bukankah selama ini mas tak mempersoalkan tentang keadaanmu itu?"

"Em, maksud Asih, Asih bingung memulainya dari mana untuk menjelaskannya padamu." terang Asih.

"Sudahlah, mas tak mau lagi mendengar soal keadaanmu, ataupun kondisi sosial keluargamu, saat ini mas ingin melupakan semua beban, itulah kenapa mas pergi dari rumah dan menghabiskan waktu bersamamu."

"Bagaimana jika nanti Ayah dan ibumu mengkhawatirkanmm...?" ucapan Asih terpotong oleh jari tangan Rio yang ditempelkan di bibirnya.

"Ssttt..Untuk saat ini biarlah hanya waktu yang akan menjawabnya."

Habis berkata begitu Rio memeluk tubuh Asih yang berada di atasnya semakin erat, membelai punggung halus milik Asih.

"Mas? Apakah mas tidak akan tinggalkan Asih?"

tanya Asih menghentikan ciumannya di mulut Rio.

"Kamu tahu? mas lari dari rumah agar selalu bisa dekat denganmu, mana mungkin mas meninggalkanmu." jawab Rio.

"Asih hanya ingin tahu jawaban jujur darimu mas."

"Kamu masih sangsi? Apakah mas perlu berjanji?" tanya Rio tersenyum.

"Janji apa? Asih ingin dengar?"

"Aku berjanji bahwa :

Satu. Setia pada Asih !

Dua. Mencintai Asih apa adanya !

Tiga. Tidak akan meninggalkannya !"

"Iiiihh. Mas gombal ah !" Asih tertawa melihat tingkah Rio yang mengatakan janji dengan gaya seperti itu.

"Kok, gombal ?! Haa haa !" Goda Rio hingga raut wajah Asih memerah.

"Udah. iihh !" Asih memukul-mukul dada Rio gemas.

Sepasang kekasih itu hanyut dalam kebersamaan yang hangat Asih seolah terhibur dengan tingkah polah Rio, selain rupawan Rio adalah tipe pria yang menyenangkan yang selalu ada ketika ia membutuhkannya.

"Mass - Rioo emmhh ..." senyum terkembang di bibir Asih.

Episodes
1 Rumah Tua
2 BAB 1
3 BAB 2 "Waar Ben Je?"
4 BAB 3 "Telaga"
5 BAB 4 "Rio"
6 BAB 5 "Permulaan"
7 BAB 6 "Pencarian"
8 BAB 7 "Pertemuan"
9 BAB 8 "Rindu"
10 BAB 9 "Kecemasan"
11 BAB 10 "Teror"
12 BAB 11 "Hantu Wanita"
13 BAB 12 "Mang Barja"
14 BAB 13 "Perjanjian"
15 BAB 14 "Pulang"
16 BAB 15 "Orang Ketiga"
17 BAB 16 "Ujian Hati Rio"
18 BAB 17 "Menagih Janji"
19 BAB 18 "Bara Dendam"
20 BAB 19 "Sukma"
21 BAB 20 "Mayang"
22 BAB 21 "Pesan"
23 BAB 22 "Menolong"
24 BAB 23 "Tersadar"
25 BAB 24 "Terkuak"
26 BAB 25 "Saling Percaya"
27 BAB 26 "Hipnotis"
28 BAB 27 "Harga Sebuah Kepercayaan"
29 BAB 28 "Jan Hendrik Vermeer"
30 BAB 29 "Pembalasan"
31 BAB 30 "Cemburu"
32 BAB 31 "Bersemi Kembali"
33 BAB 32 "Dua Mata Merah"
34 BAB 33 "Ternoda"
35 BAB 34 "Perhatian"
36 BAB 35 "Ancaman"
37 BAB 36 "Tragis"
38 BAB 37 "Bendera Kuning"
39 BAB 38 "Menuntut Balas"
40 BAB 39 "Kyai Sodiq"
41 BAB 40 "Naga Sasra"
42 BAB 41 "Rayuan"
43 BAB 42 "Kendali Asih"
44 BAB 43 "Rio Di Mana Kamu .. ?"
45 BAB 44 "Terkungkung"
46 BAB 45 "Kyai Sodiq vs Asih"
47 BAB 46 "Pelarian"
48 BAB 47 "Kehilangan"
49 BAB 48 "Risa"
50 BAB 49 "Titik Terang"
51 BAB 50 "Selendang Hijau"
52 BAB 51 "Mimpi Jadi Nyata ..."
53 BAB 52 "Inisiasi Risa"
54 BAB 53 "Geger di Hutan Pinus"
55 BAB 54 "Penyelamatan"
56 BAB 55 "Kembali."
57 BAB 56 "Duri yang Bertumbuh"
58 BAB 57 "Dua Hati Terpaut"
59 BAB 58 "Kembalinya Asih"
60 BAB 59 "Dendam Asih"
61 BAB 60 "Amukan Sang Nyai"
62 BAB 61 "Sang Pecinta"
63 BAB 62 "Marabahaya"
64 BAB 63 "Musuh dalam Selimut"
65 BAB 64 "Orang Tua Tak Dikenal"
66 BAB 65 "Masih Ada Harapan"
67 BAB 66 "Perpisahan Yang Pahit"
68 BAB 67 "Sosok Tidak Dikenal"
69 BAB 68 "Sang Khodam"
70 BAB 69 "Sinyal Untuk Rio"
71 BAB 70 "Telaga Beriak Kembali"
72 BAB 71 "Jaring-Jaring Iblis"
73 BAB 72 "Bunga Mekar Di Tepi Telaga"
74 BAB 73 "Api Cemburu"
75 BAB 74 "Malapetaka"
76 BAB 75 "Firasat"
77 BAB 76 "Rencana Jahat"
78 BAB 77 "Suara Bisikan"
79 BAB 78 "Nyaris !!"
80 BAB 79 "Duel Dua Jawara"
81 BAB 80 "Amarah Sang Nyai"
82 BAB 81 "Titik Akhir"
83 BAB 82 "Gamang"
84 BAB 83 "Akhir Sang Jawara "
85 BAB 84 "Ujung Sebuah Perjalanan"
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Rumah Tua
2
BAB 1
3
BAB 2 "Waar Ben Je?"
4
BAB 3 "Telaga"
5
BAB 4 "Rio"
6
BAB 5 "Permulaan"
7
BAB 6 "Pencarian"
8
BAB 7 "Pertemuan"
9
BAB 8 "Rindu"
10
BAB 9 "Kecemasan"
11
BAB 10 "Teror"
12
BAB 11 "Hantu Wanita"
13
BAB 12 "Mang Barja"
14
BAB 13 "Perjanjian"
15
BAB 14 "Pulang"
16
BAB 15 "Orang Ketiga"
17
BAB 16 "Ujian Hati Rio"
18
BAB 17 "Menagih Janji"
19
BAB 18 "Bara Dendam"
20
BAB 19 "Sukma"
21
BAB 20 "Mayang"
22
BAB 21 "Pesan"
23
BAB 22 "Menolong"
24
BAB 23 "Tersadar"
25
BAB 24 "Terkuak"
26
BAB 25 "Saling Percaya"
27
BAB 26 "Hipnotis"
28
BAB 27 "Harga Sebuah Kepercayaan"
29
BAB 28 "Jan Hendrik Vermeer"
30
BAB 29 "Pembalasan"
31
BAB 30 "Cemburu"
32
BAB 31 "Bersemi Kembali"
33
BAB 32 "Dua Mata Merah"
34
BAB 33 "Ternoda"
35
BAB 34 "Perhatian"
36
BAB 35 "Ancaman"
37
BAB 36 "Tragis"
38
BAB 37 "Bendera Kuning"
39
BAB 38 "Menuntut Balas"
40
BAB 39 "Kyai Sodiq"
41
BAB 40 "Naga Sasra"
42
BAB 41 "Rayuan"
43
BAB 42 "Kendali Asih"
44
BAB 43 "Rio Di Mana Kamu .. ?"
45
BAB 44 "Terkungkung"
46
BAB 45 "Kyai Sodiq vs Asih"
47
BAB 46 "Pelarian"
48
BAB 47 "Kehilangan"
49
BAB 48 "Risa"
50
BAB 49 "Titik Terang"
51
BAB 50 "Selendang Hijau"
52
BAB 51 "Mimpi Jadi Nyata ..."
53
BAB 52 "Inisiasi Risa"
54
BAB 53 "Geger di Hutan Pinus"
55
BAB 54 "Penyelamatan"
56
BAB 55 "Kembali."
57
BAB 56 "Duri yang Bertumbuh"
58
BAB 57 "Dua Hati Terpaut"
59
BAB 58 "Kembalinya Asih"
60
BAB 59 "Dendam Asih"
61
BAB 60 "Amukan Sang Nyai"
62
BAB 61 "Sang Pecinta"
63
BAB 62 "Marabahaya"
64
BAB 63 "Musuh dalam Selimut"
65
BAB 64 "Orang Tua Tak Dikenal"
66
BAB 65 "Masih Ada Harapan"
67
BAB 66 "Perpisahan Yang Pahit"
68
BAB 67 "Sosok Tidak Dikenal"
69
BAB 68 "Sang Khodam"
70
BAB 69 "Sinyal Untuk Rio"
71
BAB 70 "Telaga Beriak Kembali"
72
BAB 71 "Jaring-Jaring Iblis"
73
BAB 72 "Bunga Mekar Di Tepi Telaga"
74
BAB 73 "Api Cemburu"
75
BAB 74 "Malapetaka"
76
BAB 75 "Firasat"
77
BAB 76 "Rencana Jahat"
78
BAB 77 "Suara Bisikan"
79
BAB 78 "Nyaris !!"
80
BAB 79 "Duel Dua Jawara"
81
BAB 80 "Amarah Sang Nyai"
82
BAB 81 "Titik Akhir"
83
BAB 82 "Gamang"
84
BAB 83 "Akhir Sang Jawara "
85
BAB 84 "Ujung Sebuah Perjalanan"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!