Bab Enam Belas

Telah empat hari Ghendis membantu Aksa mengaudit keuangan perusahaan, dan dia telah dapat banyak kesalahan dan kejanggalan yang di sengaja.

Hari ini Ghendis dan Aksa mencoba menganalisa berdua agar mengetahui siapa pengkhianat itu. Tuti yang di minta mengantar air minum menjadi sangat ingin tahu kenapa seluruh data keuangan perusahaan diperiksa kembali dengan istrinya Aksa itu.

"Ini Pak, minumnya. Apa saya boleh tahu, apa ada kesalahan sehingga Bapak dan Ibu memeriksa kembali seluruh data keuangan. Bagian keuangan bertanya dengan saya, kenapa saya meminta data lagi tiga hari lalu, padahal semua telah Bapak setujui sebelumnya," ucap Tuti dengan rasa ingin tahunya.

"Saya hanya ingin melihatnya lagi dengan istri saya. Apa salah dan ada yang melarang atau keberatan?" tanya Aksa dengan penuh penekanan.

"Bukan begitu, Pak. Saya hanya ingin bertanya saja. Tidak biasanya Bapak mengulang pemeriksaan. Biasanya Bapak percaya saja dengan bagian keuangan. Apakah Ibu Ghendis yang meminta?" tanya Tuti makin lancang.

Aksa yang tak suka dengan pertanyaan Tuti akhirnya mengebrak meja, hingga kedua wanita di ruangan itu terkejut. Dia akui jika kerja Tuti sangat bagus, itulah alasannya mengapa Aksa mempekerjakan wanita hingga saat ini, walau terkadang rasa kepo nya membuat Aksa muak.

"Apa kamu lupa jika ini perusahaan milik saya. Apa pun yang akan saya lakukan dengan perusahaan ini, itu terserah saya. Jangan terlalu ikut campur dan ingin tahu jika itu bukan bagian dari pekerjaanmu. Sekarang keluarlah!" usir Aksa.

Wajah Tuti memerah karena malu. Tak pernah Aksa mengusirnya seperti saat ini. Dia memandangi Ghendis, berpikir atasannya itu berubah karena pengaruh istri barunya. Gadis itu tetap memeriksa keuangan tanpa peduli dengan pandangan tajam Tuti.

Wanita itu keluar dari ruangan dengan hati dongkol. Dia merasa harga dirinya jatuh karena di bentak di depan Ghendis.

Setelah kepergian Tuti, Aksa kembali fokus dengan laporan yang Ghendis berikan. Dia tampak mengepalkan tangan mengetahui jika banyak kecurangan yang didapati. Dia akan minta pertanggung jawaban dari karyawan yang terlibat.

"Jadi selama ini tenyata mereka telah menipuku. Walau awalnya hanya puluhan juta, hingga tiga bulan terakhir mereka menipu ratusan juta," ucap Aksa dengan menahan emosi.

"Mas, menurut aku, semua ini diketahui tim audit perusahaan. Mereka bekerja sama dengan bagian keuangan masing-masing devisi. Untuk mengelabui Mas, mereka memanipulasi data dari masing-masing devisi," ucap Ghendis.

"Ya, aku paham. Besok aku akan adakan rapat, dan memecat semua tim audit dan kepala keuangan. Aku tak peduli mereka tenaga lama dan yang berkompeten."

Kembali Aksa memeriksa bagian yang Ghendis katakan salah. Keduanya duduk saling berdekatan. Tak ada canggung lagi.

Hingga jam lima semua telah selesai. Aksa rasanya tak percaya melihat kepintaran istrinya itu. Dalam empat hari dia bisa menyelesaikan memeriksa laporan keuangan dua tahun belakangan.

Aksa melihat kelelahan dari wajahnya, tapi Ghendis tak pernah mengeluh. Sampai di rumah masih direpotkan dengan mengurus Alice. Gadis itu tampak duduk dengan bersandar di kursi, dengan mata yang terpejam.

Aksa mendekati dan membangunkan Ghendis. Gadis itu mengucek matanya.

"Ayo pulang lagi. Semua sudah selesai," ajak Aksa.

Entah karena mata yang masih mengantuk atau mungkin karena kecerobohannya, Ghendis yang ingin berdiri jadi sempoyongan, beruntung Aksa segera memeluk pinggang gadis itu sehingga tak terjatuh.

Aksa memeluk erat pinggang Ghendis hingga gadis itu terkejut dan tak percaya. Dia memandangi wajah suaminya. Begitu dekat keduanya. Gadis itu segera memalingkan wajah.

"Ghendis, ingat ya, kamu tak boleh jatuh cinta. Dia itu tak bisa mencintai wanita selain isterinya Grace, walau kalian telah resmi menjadi suami istri, jangan pernah simpan perasaan lebih untuknya," gumam Ghendis dalam hatinya.

"Apakah aku salah jika aku jatuh cinta lagi? Salahkah jika aku melakukan pernikahan turun ranjang? Apa ini bisa disebut aku telah mengkhianati cintaku pada Grace? Aku pernah berjanji padanya, tak akan pernah mencintai wanita selain dirinya," ucap Aksa dalam hatinya.

"Kita makan malam di luar saja. Nanti pulang dari sana langsung ke rumah mama. Menginap di sana," ucap Aksa.

"Aku tak bawa pakaian ganti," balas Ghendis.

"Kita beli saja. Sekarang kita pergi!" ajak Aksa lagi.

Mereka lalu berjalan meninggalkan kantor menuju sebuah restoran. Ghendis tak tahu ke restoran mana suaminya itu mengajaknya. Gadis itu tak begitu mengenal restoran mewah, dengan Dicky mereka lebih sering makan di pinggir jalan, walau gaji mereka cukup untuk makan di restoran. Keduanya lebih suka menabung untuk masa depan.

Berhenti di sebuah restoran, Ghendis yakin jika makan di sini bukan lah murah, pasti harus merogoh kocek lebih dalam.

Baru memasuki restoran terdengar suara piano yang lembut dan riang mengalun di sudut restoran itu, menciptakan suasana yang romantis dan menawan. Cahaya lembut dari lilin-lilin yang dinyalakan di setiap meja terlihat seperti bintang-bintang yang berkelap-kelip. Aroma makanan yang harum dan wangi menguar dari dapur, menarik perhatian semua tamu yang datang untuk merasakan makan malam yang istimewa.

Tepat di tengah ruangan, terdapat sebuah panggung kecil yang dipenuhi oleh bunga-bunga segar. Di atas panggung itu terdapat seorang penyanyi wanita yang anggun dengan gaun malam hitam yang elegan, menyanyikan lagu-lagu romantis yang menyentuh hati. Suara merdunya meresap ke setiap sudut ruangan, menenangkan hati yang gelisah dan mewujudkan suasana damai dan tenang.

Setiap meja dihiasi dengan cinta dan kelembutan. Masing-masing meja memiliki bunga-bunga segar yang indah dan pewarnaan cahaya yang lembut, menciptakan perasaan hangat dan dekat. Beberapa meja dilengkapi dengan lilin-lilin mengambang di dalam vas transparan yang dipenuhi air, menambahkan sentuhan romantis yang lebih intens dan menyenangkan.

Pelayan dengan pakaian serba hitam berjalan dengan lemah lembut, selalu memberikan senyuman dan perhatian kepada setiap tamu. Setiap hidangan yang disajikan benar-benar lezat. Dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup, semuanya terlihat dan terasa sempurna. Baunya yang begitu menggugah selera membuat setiap tamu ingin segera menikmati hidangan yang tersajikan di hadapan mereka.

Ghendis tak pernah membayangkan akan makan di restoran mewah seperti ini.

"Apakah Mas Aksa selalu makan malam di sini?" tanya Ghendis. Dia penasaran dari tadi, apakah sang kakak selalu makan malam di sini dengan suaminya ini.

"Grace suka makan di sini. Dia tidak mau di bawa ke restoran sembarangan," jawab Aksa.

"Pantas dia mengajak aku ke sini, ternyata mengenang saat makan malam berdua dengan sang istri," gumam Ghendis dalam hatinya.

Setelah makan malam, Aksa mengajak Ghendis ke butik. Lagi-lagi dia kaget karena itu butik dengan baju bermerek. Aksa membelikan satu baju tidur dan satu pasang baju kerja untuk gadis itu.

Setelah itu pulang ke rumah mama Aksa. Sampai di rumah, Alice telah tidur.

"Alice nya sudah tidur. Kalian langsung saja ke kamar," ucap Mama Reni.

"Ke kamar yang mana, Ma?" tanya Ghendis.

Mama Reni menatap menantunya dengan wajah keheranan.

"Tentu saja ke kamar Aksa. Tak mungkin kamar tamu," jawab Mama Reni.

Ghendis memandangi Aksa, mengharapkan pria itu menjawab atau membantah ucapan mama Reni.

"Aksa, bawa istrimu ke kamar. Pasti sudah capek. Istirahatlah ... Mama juga ingin beristirahat. Sudah malam," ucap Mama.

"Iya, Ma. Ayo Ghendis," ajak Aksa.

"Apakah aku harus sekamar dengan pria itu?" tanya Ghendis dalam hatinya.

...----------------...

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

makanya jangan mudah berjanji apalagi janji yg aneh aneh mendahului Tuhan itu namanya

2024-09-03

2

Raufaya Raisa Putri

Raufaya Raisa Putri

waduh... diajak nostalgila

2024-07-23

0

Shepty Ani

Shepty Ani

kiw kiw otw bucin

2024-07-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab Satu
2 Bab Dua
3 Bab Tiga
4 Bab Empat
5 Bab Lima
6 Bab Enam
7 Bab Tujuh
8 Bab Delapan
9 Bab Sembilan
10 Bab Sepuluh
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua Belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam Belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Bab Sembilan Belas
20 Bab Dua Puluh
21 Bab Dua Puluh Satu
22 Bab Dua Puluh Dua
23 Bab Dua Puluh Tiga
24 Bab Dua Puluh Empat
25 Bab Dua Puluh Lima
26 Bab Dua Puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua Puluh Delapan
29 Bab Dua Puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga Puluh Satu
32 Bab Tiga Puluh Dua
33 Bab Tiga Puluh Tiga
34 Bab Tiga Puluh Empat
35 Promo Novel Terbaru
36 Bab Tiga Puluh Lima
37 Bab Tiga Puluh Enam
38 Bab Tiga Puluh Tujuh
39 Bab Tiga Puluh Delapan
40 Bab Tiga Puluh Sembilan
41 Bab Empat Puluh
42 Bab Empat Puluh Satu
43 Bab Empat Puluh Dua
44 Bab Empat Puluh Tiga
45 Bab Empat Puluh Empat
46 Bab Empat Puluh Lima
47 Bab Empat Puluh Enam
48 Bab Empat Puluh Tujuh
49 Bab Empat Puluh Delapan
50 Bab Empat Puluh Sembilan
51 Bab Lima Puluh
52 Bab Lima Puluh Satu
53 Bab Lima Puluh Dua
54 Bab Lima Puluh Tiga
55 Bab Lima Puluh Empat
56 Bab Lima Puluh Lima
57 Bab Lima Puluh Enam
58 Bab Lima Puluh Tujuh
59 Bab Lima Puluh Delapan
60 Bab Lima Puluh Sembilan
61 Bab Enam Puluh
62 Bab Enam Puluh Satu
63 Bab Enam Puluh Dua
64 Bab Enam Puluh Tiga
65 Bab Enam Puluh Empat
66 Bab Enam Puluh Lima
67 Bab Enam Puluh Enam
68 Bab Enam Puluh Tujuh
69 Bab Enam Puluh Delapan
70 Bab Enam Puluh Sembilan
71 Bab Tujuh Puluh
72 Bab Tujuh Puluh Satu
73 Bab Tujuh Puluh Dua
74 Bab Tujuh Puluh Tiga
75 Bab Tujuh Puluh Empat
76 Bab Tujuh Puluh Lima
77 Bab Tujuh Puluh Enam
78 Bab Tujuh Puluh Tujuh
79 Bab Tujuh Puluh Delapan
80 Bab Tujuh Puluh Sembilan
81 Bab Delapan Puluh
82 Bab Delapan Puluh Satu
83 Bab Delapan Puluh Dua
84 Bab Delapan Puluh Tiga
85 Bab Delapan Puluh Empat
86 Bab Delapan Puluh Lima
87 Bab Delapan Puluh Enam
88 Bab Delapan Puluh Tujuh
89 Novel ISTRI KEDUA
90 Bab Delapan Puluh Delapan
91 Bonchap
92 Promo Novel Terbaru
93 Pengantin Pengganti Tanpa Nasab
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Bab Satu
2
Bab Dua
3
Bab Tiga
4
Bab Empat
5
Bab Lima
6
Bab Enam
7
Bab Tujuh
8
Bab Delapan
9
Bab Sembilan
10
Bab Sepuluh
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua Belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam Belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Bab Sembilan Belas
20
Bab Dua Puluh
21
Bab Dua Puluh Satu
22
Bab Dua Puluh Dua
23
Bab Dua Puluh Tiga
24
Bab Dua Puluh Empat
25
Bab Dua Puluh Lima
26
Bab Dua Puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua Puluh Delapan
29
Bab Dua Puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga Puluh Satu
32
Bab Tiga Puluh Dua
33
Bab Tiga Puluh Tiga
34
Bab Tiga Puluh Empat
35
Promo Novel Terbaru
36
Bab Tiga Puluh Lima
37
Bab Tiga Puluh Enam
38
Bab Tiga Puluh Tujuh
39
Bab Tiga Puluh Delapan
40
Bab Tiga Puluh Sembilan
41
Bab Empat Puluh
42
Bab Empat Puluh Satu
43
Bab Empat Puluh Dua
44
Bab Empat Puluh Tiga
45
Bab Empat Puluh Empat
46
Bab Empat Puluh Lima
47
Bab Empat Puluh Enam
48
Bab Empat Puluh Tujuh
49
Bab Empat Puluh Delapan
50
Bab Empat Puluh Sembilan
51
Bab Lima Puluh
52
Bab Lima Puluh Satu
53
Bab Lima Puluh Dua
54
Bab Lima Puluh Tiga
55
Bab Lima Puluh Empat
56
Bab Lima Puluh Lima
57
Bab Lima Puluh Enam
58
Bab Lima Puluh Tujuh
59
Bab Lima Puluh Delapan
60
Bab Lima Puluh Sembilan
61
Bab Enam Puluh
62
Bab Enam Puluh Satu
63
Bab Enam Puluh Dua
64
Bab Enam Puluh Tiga
65
Bab Enam Puluh Empat
66
Bab Enam Puluh Lima
67
Bab Enam Puluh Enam
68
Bab Enam Puluh Tujuh
69
Bab Enam Puluh Delapan
70
Bab Enam Puluh Sembilan
71
Bab Tujuh Puluh
72
Bab Tujuh Puluh Satu
73
Bab Tujuh Puluh Dua
74
Bab Tujuh Puluh Tiga
75
Bab Tujuh Puluh Empat
76
Bab Tujuh Puluh Lima
77
Bab Tujuh Puluh Enam
78
Bab Tujuh Puluh Tujuh
79
Bab Tujuh Puluh Delapan
80
Bab Tujuh Puluh Sembilan
81
Bab Delapan Puluh
82
Bab Delapan Puluh Satu
83
Bab Delapan Puluh Dua
84
Bab Delapan Puluh Tiga
85
Bab Delapan Puluh Empat
86
Bab Delapan Puluh Lima
87
Bab Delapan Puluh Enam
88
Bab Delapan Puluh Tujuh
89
Novel ISTRI KEDUA
90
Bab Delapan Puluh Delapan
91
Bonchap
92
Promo Novel Terbaru
93
Pengantin Pengganti Tanpa Nasab

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!