Kata-kata Noah membuat Vienna menjadi fokus menatap ke arah Noah yang tampak tegang bercampur gugup.
Pasti ada hal besar yang sudah terjadi pada perusahaan senior Noah. Meskipun mungkin aku akan membatalkan rencana kerjasama kami, tapi aku harap perusahaan Noah baik-baik saja.
Vienna berkata dalam hati sambil mengingat bagaimana sulitnya mempertahankan perusahaan yang sedang bersamasalah, seperti yang terjadi padanya sekarang.
Dan meskipun Vienna tidak memiliki hubungan istimewa dengan Noah, dia juga tidak ingin Noah mengalami kesulitan karena masalah yang terjadi di perusahaannya.
“Setelah semua urusanku disana selesai, aku janji akan segera menemuimu lagi dan membahas rencana kerjasama kita.” Noah berkata sambil meraih jas yang tadi sempat dia lepaskan dan langsung menggantungkannya ke lengan kirinya dan memandang ke arah Vienna dengan tatapan menyesal harus meninggalkan Vienna secepat itu padahal baru kali ini Vienna sendiri yang meminta bertemu dengannya.
“Tidak masalah Senior, lebih baik Senior selesaikan terlebih dahulu pekerjaan Senior. Masalah pembciaraan kita bisa ditunda untuk sementara waktu.” Vienna berkata sambil menatap ke arah Noah dengan sedikit mendongakkan ekpalanya, karena Noah berdiri di depannya, sedang Vienna masih duduk di tempatnya semula.
“Maaf sekali Vienna, aku harus segera kembali dan tidak bisa menundanya. Mungkin, setelahs ampai di sana sembari aku menyelesaikan amsalah di perusahaanku, aku akan menghubungimu, dan kamu bisa mengatakan apa yang bisa aku bantu untuk sementara ini.” Noah berkata sambil menatap Vienna yang langsung tersenyum.
“Jangan khawatirkan aku Senior, percaya saja semua akan baik-baik saja.” Vienna berkata sambil bangkit dari duduknya dan mengulurkan tangan ke arah Noah, tanpa menyadari di tempatnya duduk Hector tampak menatap tajam ke arah mereka berdua, berharap Noah segera menyingkir dari hadapan Vienna.
“Kalau begitu, aku pergi sekarang Vienna, karena asistenku sudah mengurus penerbanganku kembali ke Amerika dalam waktu kurang dari 2 jam. Aku harus pergi ke bandara sekarang juga.” Noah berkata sambil menjabat erat tangan Vienna yang untung saja hanya sebentar saja, karena di seberang tempat mereka duduk, Hector bahkan hampir bangkit berdiri begitu tangan Vienna dan Noah saling berjabat tangan.
Entah apa yang sedang dirasakan Hector saat ini, tapi dia sungguh merasa tidak rela melihat keramahan Vienna terhadap Noah, dan itu menyebabkan dadanya terasa panas dan hatinya gelisah tanpa alasan yang jelas.
Jackson yang sempat melirik bagaimana gerak-gerik Hector saat ini harus dengan keras menahan senyum gelinya, karena baru kali ini Hector menunjukkan sikap seperti itut erhadap seorang gadis, apalagi gadis itu bukanlah orang yang dia kenal, dan tidak memiliki hubungan apapun sebelumnya dengan Hector.
Dengan gerakan bergegas, dan langkah-langkah lebar, Noah berjalan meninggalkan restoran diiringi dengan lirikan tajam dari mata Hector, seperti pandangan seseorang yang sedang mengamati musuhnya dengan intens.
“Hah….” Begitu Noah sudah pergi dari tempat itu, Vienna mendess…sah pelan sambil duduk kembali ke kursinya, lalu dengan gerakan ogah-ogahan, Vienna menggeser kembali map miliknya yang berisi surat epnawaran kerjasama kepada Noah agar mendekat ke arahnya dan berada tepat di depannya.
“Permisi Putri Vienna… selamat siang Putri….” Suara sapaan seseorang yang memanggilnya dengan sebutan putri, membuat tubuh Vienna tersentak, karena selama ini tidak banyak orang yang tahu tentang statusnya sebagai putri Gracetian, dan dia sendiri tidak pernah menggembar gemborkan statusnya sebagai seorang putri di depan orang lain, bahkan Vienna cenderung selalu menyembunyikan statusnya itu dengan baik.
“Eh….” Dengan gerakan cepat, panggilan itu membuat Vienna menoleh ke samping, dimana dia langsung melihat sosok Jackson yang baru saja menyapanya dengan sikap hormat.
Bagaimana tidak Jackson merasa wajib bersikap hormat kepada gadis cantik di depannya itu, karena sejak Hector sibuk mencari info tentang gadis itu, dan juga kasus syal sebelumnya, Jackson menjadi yakin kalau gadis di depannya saat ini adalah kandidat terbesar untuk menjadi putrid mahkota Crowhill di masa depan.
Oleh sebab itu, Jackson ingin memberikan kesan baik kepada Vienna, karena di masa depan jika Vienna benar-benar menjadi istri Hector, mereka pasti akan semakin sering bertemu dan terlibat dalam banyak hal termasuk urusan pekerjaan dan pribadi.
Bagi Jackson, memiliki pemimpin seperti Hector yang memang hebat dengan otak yang sangat encer adalah hal yang membuatnya banyak berkembang dan maju, ikut menjadi orang yang hebat.
Akan tetapi sifat dingin dan karakter keras dari Hector kadang membuat Jackson merasa harus ada seseorang yang bisa mengubahkan karakter Hector agar terlihat lebih manusiawi, dan Jackson memiliki harapan besar begitu melihat sosok Vienna yang tampaknya bisa membuat Hector yang jarang sekali tersenyum bahkan seringkali menyembunyikan senyumnya saat menatap ke arah Vienna.
Dan melihat kegilaan sikap Hector tentang kasus syal dan juga bagaimana Hector yang begitu getol mencari semua info tentang Vienna, membuat Jackson semakin yakin kalau sosok Vienna di masa depan akan menjadi orang yang sangat berpengaruh bagi Hector yang selama ini tidak pernah ada seorangpun yang bisa membuatnya mengalah dan berubah jika itu bukan dari keinginan dirinya sendiri.
Seorang Hector yang selama ini dikenal oleh Jackson adalah orang yang tidak terlalu perduli dengan pendapat orang lain, dan akan menjalankan apapun yang dia anggap benar.
Bahkan kedua orangtua Hector, bukanlah orang yang bisa mengubah jalan berpikir Hector, yang untung saja, meskipun dingin dan terkesan keras juga angkuh, namun Hector tidak pernah melakukan sesuatu yang merugikan orang lain, tidak pernah menghukum orang yang tidak bersalah dan tidak pernah bersikap semena-mena terhadap orang lain di sekitarnya.
Walaupun terhadap orang yang bersalah dan terhadap orang yang dianggapnya tidak kompeten, Hector tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan hukuman atau penalti terhadap orang dengan tipe-tipe seperti itu.
Sikap tegas Hector, tidak perlu diragukan sedikitpun, membuat orang yang bekerja di bawah Hector, sadar kalau mereka harus bekerja dengan sungguh-sungguh jika tidak ingin dipecat.
“Maaf, siapa kalian… eh?” Vienna yang merasa tidak mengenal Jackson dan awalnya berencana bertanya tentang siapa Jackson, tiba-tiba sedikit terpekik begitu melihat sosok laki-laki tampan yang sedang berdiri di belakang Jackson tanpa ekspresi dan sedang menatap lurus ke arahnya.
“Ah… bukankah Anda Tuan yang waktu itu? Bagaimana dengan luka Tuan? Apa Tuan baik-baik saja? Syukurlah Tuan sepertinya tampak sudah sehat kembali.” Pertanyaan sekaligus sapaan Vienna kepada Hector membuat Jackson langsung menoleh dan bertatapan mata dengan Hector yang juga tidak menyangka kalau Vienna memanggilnya dengan sebutan Tuan seperti malam itu.
Tuan? Kenapa putri Vienna memanggil yang mulia dengan sebutan Tuan dan bukannya yang mulia atau putra mahkota?
Jackson berkata dalam hati, tidak menyangka kalau Vienna tidak memberikan salam penghormatan kepada Hector dan memanggil junjungannya itu dengan sebutan Tuan.
Tuan? Apa gadis ini benar-benar tidak mengenaliku sebagai Hector Adrojan?
Hector berkata dalam hati sambil mengernyitkan dahinya, dan mulai mengerti bahwa ternyata Vienna benar-benar tidak mengenalinya sebagai orang paling berkuasa kedua di Crownhill setelah raja Geraldo Adrojan, dan pastinya orang yang akan menggantikan Geraldo sebagai raja Crownhill di masa depan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 249 Episodes
Comments
Alexandra Juliana
Karena Vienna tdk tau klo Hector adalah Putra Mahkota kerajaan ini Jack...Atau Vienna tdk mengikuti berita2 yg di tayangkan stasiun TV atau medsos
2024-02-26
2
Sri Astuti
jelas Vienna ga ngenalin anda sbg putra mahkota Crownwill
2024-01-11
2
Windy Veriyanti
mungkin Vienna yang kurang update berita atau Hector yang sepertinya kurang terkenal 😂
2024-01-11
2