Om Lojali, daddy kami?

Dario menatap Alice yang tertidur dengan lelap setelah tadi suter memberikannya obat. Malam semakin larut, tetapi pria itu belum juga tertidur dan malah berdiam diri sembari menatap lekat ke arah istrinya. Dia duduk di kursi sebelah brankar sembari melipat tangannya di depan d4da.

"Empat tahun lalu, nona Alice melahirkan anak kembar. Jika di hitung dari usianya, bisa saja Nona Alice pergi dalam keadaan hamil. Kalau Tuan ragu, kita bisa melakukan tes DNA pada kedua anak itu."

Kata-kata Asisten Ravi terngiang di kepalanya, benarkah Alice telah memiliki seorang anak kembar? Apalagi, setelah Dario tahu jika anak kembar yang mengobrol dengannya saat itu ternyata adalah putrinya. Ingatannya kembali berputar saat dimana dirinya dan si kembar bertemu. Senyum tipis Dario tercetak jelas di bibirnya saat ini.

"Ternyata, dua anak kembar menggemaskan itu adalah putriku. Mimpi indah apa aku kemarin malam. Aku tak menyangka jika ternyata statusku sudah bertambah menjadi seorang ayah. Astaga, aku sangat bahagia." Batin Dario.

Senyum Dario surut saat dirinya menatap wajah Alice. Dia merasa sangat kecewa pda Alice yang telah menyembunyikan kedua putrinya. Dario ingin marah, tetapi dirinya takut Alice kembali kabur dan membawa kedua putrinya. Maka dari itu, Dario menahan diri untuk dengan cara berpura-pura tidak mengetahui jika dirinya sudah memiliki dua putri yang sangat menggemaskan. Karena esok hari, Dario akan memulai rencananya untuk menemui si kembar.

"Kenapa? Kenapa kamu kabur dengan membawa kedua putri kita? Apa yang kamu takutkan? Bukankah selama ini kehadiran mereka yang kita tunggu-tunggu? Kenapa kamu menyimpan kebahagiaan itu sendiri selama bertahun-tahun? Aku sungguh kecewa padamu." Lirih Dario.

Dario menatap pergerakan dari Alice, dia bergegas menyingkirkan selang infus Alice agar tidak tertarik oleh wanita itu. Tampaknya, Alice pegal dengan posisi tidurnya. Maka dari itu, wanita itu memilih tidur dengan posisi miring dan menghadap ke arah Dario.

Perlahan, tangan Dario terangkat. Dia menyingkirkan anakan rambut yang menutupi mata cantik istrinya. Hati pria itu berdesir hangat, tangannya kembali menyentuh wanita yang sudah lama dirinya cari selama ini. Setelah kepergian Alice, Dario seperti raga tanpa jiwa.

Emosinya sering tak terkendali, bahkan siang malam dia sibuk mencari keberadaan istrinya. Namun, Alice tidak kunjung dia temukan. Keberadaan Wanita itu, sangat sulit di cari oleh orang-orang yang Dario kerahkan untuk mencari keberadaan sang istri. Dario Tidak pernah terpikirkan, jika Alice berada di tepi kota. Tepat, di rusun yang terlihat sangat tua.

"Alice, kamu harus membayar semuanya." Lirih Dario sembari menarik tangannya dari wajah cantik istrinya.

.

.

.

Pagi hari, si kembar sedang membantu Bu Liana menghitung stok warung. Mereka tampak fokus pada Kegiatan yang sedang mereka lakukan. Sementara Dara, sepagi ini dia tengah bersiap akan pergi ke kampusnya.

"Mi golengnya cica catu, nanti nenek beli lagi." Seru Eliza.

"Oh iya, mi goreng habis. Terus telur juga juga habis, banyak banget yang habis yah ... nenek harus ke pasar lagi kalau gitu." Gumam Bu Liana sembari mencatat stok yang habis di buku catatan.

Di saat ketiganya sedang fokus dengan kegiatan mereka, tiba-tiba pintu rumah mereka di ketuk. Alexa pun segera beranjak berdiri dan berlari menuju pintu. Bocah gembul menggemaskan itu langsung sedikit melompat agar dapat menarik handle pintu yang memiliki tinggi lebih darinya.

Cklek!

"Ya, cali ciapa?" Tanya Alexa sembari membuka lebar pintu itu.

Raut wajah Alexa berubah kaget, matanya membulat sempurna saat menatap sosok pria bertubuh tinggi yang menatapnya dengan ekspresi yang datar. Tatapan elang pria itu langsung menghunus tajam ke arah Alexa. Hal itu, tentu membuat Alexa sedikit merasa takut.

"Om Lojali ngapain kecini? Mau gucul lagi? Lumah nenek jangan di gucul dulu yah, tunggu Mommy pulang. Lekca bingung nanti tinggal dimana. Untuk om Lojali, boleh ngutang dulu di walung. Acal, jangan gucul lucun nenek yah." Cicit Alexa sembari menyembunyikan tubuhnya di belakang pintu dan hanya memunculkan kepalanya saja.

"Kemarilah!" Titah Dario.

Alex melirik ke dalam rumah, dia berharap sang nenek datang menghampirinya. Tak kunjung memenuhi permintaannya, Dario pun menarik tangan Alexa yang mana membuat anak itu berteriak nyaring.

"NENEEEEKK!!" Teriak Alexa.

Terkejut, Dario melepaskan Alexa. Bocah itu pun buru-buru berlari masuk walaupun dirinya sempat hampir terjatuh karena tak bisa menjaga keseimbangan tubuh gembulnya. Sejenak, Dario mengerjapkan matanya, dia beralih menatap asistennya yang juga tengah menatap nya.

"Sepertinya, anda seharusnya bicarakan hal ini dulu dengan nona Alice." Saran Asisten Ravi.

"Aku sengaja berpura-pura belum mengetahui tentang mereka, agar Alice tak memiliki rencana untuk kabur. Aku juga berniat ingin melakukan tes DNA pada keduanya, agar Alice tak lagi bisa mengelak seperti kemarin. Anak asuh katanya, ck." Desis Dario.

Sejak semalam Dario mengetahuinya, pria itu memilih tutup mulut. Dia tak ingin membuat Alice merancang rencana untuk melarikan diri kembali seperti lima tahun lalu. Dario harus bertindak lebih cepat dari istrinya itu.

"Anda siapa?" Bu Liana datang menghampiri Dario. Sementara di belakangnya, sudah ada Alexa dan Eliza yang sama-sama memegang dasternya dengan raut wajah ketakutan.

"Dia olangnya nek! Mau di culik Lekca lupanya cama ci Lojali iniii!" TEriak ALexa sembari menunjuk ke arah Dario. Asisten Ravi menahan tawanya, dia merasa lucu dengan panggilan Alexa untuk daddynya sendiri. Namun, melihat tatapan tajam Dario membuat ekspresi Asisten Ravi kembali datar.

"Kamu mau menculik cucu saya?! Mau saya laporin kamu yah! Macam-macam disini, saya bakalan teriak!" Ancam Bu Liana.

"Sebentar bu, saya satang kesini karena ingin menemui si kembar." Terang Dario mengenai kedatangannya.

"Ngapain kamu mau menemui si kembar?!" Tanya Bu Liana dengan sinis.

"Karena saya Daddy kandung mereka."

"Apa?"

Dario memberikan sebuah foto, dimana foto tersebut adalah foto pernikahan dirinya dengan Alice. Bu Liana meraih foto itu dengan tatapan tidak percaya. Lalu, dia pun beralih menatap Dario yang masih berdiri di depan pintu.

"Terus kamu kesini mau apa? Mau ambil si kembar? Enak yah, udah nikah lagi kesini malah mau ambil anaknya!" Pekik Bu Liana dengan sinis.

"Nikah lagi? Saya enggak ada nikah lagi." Bantah Dario.

"Eh? Enggak nikah lagi? Alice bilang, kamu pasti udah nikah lagi. Makanya dia enggak mau balik, lagian ... laki-laki sekarang mana mau tanpa pendamping. Istrinya minggat ya gak perlu di cari, nikah lagi kan bisa." Seru Bu Liana.

Asisten Ravi menahan tawanya, dia melirik ke arah raut wajah bosnya yang tampak suram saat ini. Biasanya, bosnya itu akan memarahi orang yang membuatnya kesal. Tapi di depan Bu Liana, Dario tampaknya tak bisa melawan.

"Saya tidak menikah dengan wanita mana pun selain dengan Alice! Kedatangan saya kesini tidak ingin mencari keributan. Saya hanya ingin menjemput kedua putri saya dan membawanya ...,"

"Om Lojali Daddy kami?" Pertanyaan Alexa membuat hati Dario berdesir. Tatapan matanya turun mengarah pada kedua putrinya yang menatapnya dengan tatapan polosnya. Mata Dario berkaca-kaca, panggilan Daddy dari putrinya seperti melodi yang mengalun indah di telinganya. Dario berlutut, matanya memanas menatap kedua putrinya dengan jarak yang lebih dekat.

"Ya sayang, ini Daddy. Kemarilah, peluk Daddy!"

___

Jangan lupa dukungannya🥰🥰

Terpopuler

Comments

Supriatin Ade

Supriatin Ade

makasih KA novel Kaka adalah salah satu penghibur q...d tengah cobaan yg sedang q jalani bisa buat sejenak melupakan masalah yg ku alami...makasih banget KA mohon doanya y semoga anak q cepat sehat operasi nya besok d lancarkan

2024-01-10

51

Heryta Herman

Heryta Herman

sedih juga bahagia rasanya liat si kembar ketemu dady nya

2024-04-22

1

Oi Min

Oi Min

kwe ki ncen pekok Dario

2024-04-18

0

lihat semua
Episodes
1 5 tahun pernikahan
2 Tetap akan selalu mencintai kamu
3 Kepergian Alice
4 Kembar c4del menggemaskan
5 Rusun yang akan di gusur
6 Pertemuan pertama Dario dan si kembar
7 Penolakan Dario
8 Kartu hitam yang terlacak
9 Kembali bertemu
10 Kamu masih istriku!
11 Dompet keling
12 Terbongkar
13 Om Lojali, daddy kami?
14 Menjemput si kembar
15 Ikut daddy
16 Rencana yang sia-sia
17 Tak lagi bisa mengelak
18 Cinta yang tetap ada
19 Cinta Dario
20 Perdebatan Helma dan Dario
21 keliputna oma
22 Ungkapan isi hati Alice
23 Mulai luluh
24 Tangican palcu penalik kacihan
25 Usaha yang gagal
26 Ketegasan Dario
27 Hubungan yang terputus
28 Bakat Alexa
29 Cali daddy balu
30 Cali gala-gala aja bicana
31 Alterio Regantara
32 Mobil Onty namuk
33 Akhirnya
34 Drama siang di kediaman Helma
35 Bujukan yang sangat memaksa
36 Pertemuan Alterio dan Dario
37 Kemarahan Raka pada putrinya
38 Saya ingin keadilan untuk istri saya!
39 Om Bakteli
40 Cintanya Dario
41 Aidan Raymond Luisa
42 Tentang Agni
43 Romantisnya Dario
44 Nda ada pikilanna kali
45 Pertama kali sekolah
46 Dimana adik saya?
47 Kesedihan Alterio
48 Botol yang hilang
49 Kedatangan Alterio
50 Ajakan menikah Asisten Ravi
51 Main di rusun
52 Adik Alterio
53 Aku adalah kakak kandungmu Alice
54 Kecerdasan Alexa
55 Jujur dan saling memahami
56 Kalian yang membuat ku jauh dari keluarga ini
57 Sudah kalah
58 Percakapan Alice dan Agatha
59 Tespack
60 Usaha agar Alice hamil kembali
61 Laca cayange
62 Ketakutan Dario
63 Sangat mencintai Alice
64 Mansion Alterio
65 D4rah apa?
66 Drama testpack
67 Adik balu
68 Alterio yang pusing mengurus si kembar
69 Tuan Arashi
70 Kecemburuan Alexa
71 Pemakaman Tuan Arashi
72 Esra, si wanita sewaan
73 Sampai kapan kalian menyembunyikan cicit kembarku?
74 Rasa cemas Alice yang menguap
75 Hadiah dari Eyang Nia
76 Aneska Alita, namamu mulai saat ini
77 Perkembangan Al dan El
78 Pertemuan Alice dan Aneska
79 Kenal Onty
80 Perkara Kecoa
81 Sikap aneh Alterio
82 Hari kelahiran si kembar
83 Hiiii gantengna oyyy
84 Saling serang Agatha dan Jeno
85 Tertarik padanya
86 Jodohkan saja mereka!
87 Tidak ada yang boleh mengganggunya!
88 Istri ku hanya kamu, sampai kapanpun
89 Hadiah dari si ganteng
90 Wedding Ravi&Dara
91 Kembar lagi?!
92 Stok kesabaran bumil
93 Menunda pernikahan
94 Mendekati waktu lahiran
95 Kelahiran Twins
96 Uculnaaaa!!
97 Arfano & Arash
98 Happy wedding Aidan&Freya
99 Indah pada waktunya
100 Bonchap 1
101 Bonchap 2
102 Bonchap 3
103 Empat
104 S 2 : 15 tahun kemudian
105 Rencana
106 Menemui calon
107 Masalah yang terjadi
108 Restu Dario
109 ONTYYY!!
110 Mengingat kembali hadiah lima belas tahun silam
111 Kecemburuan Arfano
112 Pemakaman Eyang
113 Kegelisahan Dario
114 Abang Kei cetia!
115 Kasih sayang Alexa
116 Wedding A&H
117 Kekesalan Hiro
118 Saling mencurigai
119 Duka
120 Pemakaman Kakek Arya
121 Merawat istri yang demam
122 Beldoca kali kamuuu
123 Yamada
124 Berpamitan pergi
125 Berusaha menahan
126 Keterkejutan Alexa
127 Ruangan aneh
128 Kunci pintu rahasia
129 LEWAT BENTAR^^
130 Ternyata hal ini yang di rahasiakan
131 Luluhnya hati Alexa
132 Sadar
133 Tingkah Alexa
134 Perlawanan Alexa
135 Rencana Alexa
136 Rencana Alexa 2
137 Dia, bukan ibu kandungmu
138 Hiro mengetahui nya
139 Melawan
140 Aku mencintai nya
141 Kenangan
142 Kedatangan Azumi
143 Nda mau punya mama tili
144 Akhirnya
145 Bonchap
146 Bonchap 2
Episodes

Updated 146 Episodes

1
5 tahun pernikahan
2
Tetap akan selalu mencintai kamu
3
Kepergian Alice
4
Kembar c4del menggemaskan
5
Rusun yang akan di gusur
6
Pertemuan pertama Dario dan si kembar
7
Penolakan Dario
8
Kartu hitam yang terlacak
9
Kembali bertemu
10
Kamu masih istriku!
11
Dompet keling
12
Terbongkar
13
Om Lojali, daddy kami?
14
Menjemput si kembar
15
Ikut daddy
16
Rencana yang sia-sia
17
Tak lagi bisa mengelak
18
Cinta yang tetap ada
19
Cinta Dario
20
Perdebatan Helma dan Dario
21
keliputna oma
22
Ungkapan isi hati Alice
23
Mulai luluh
24
Tangican palcu penalik kacihan
25
Usaha yang gagal
26
Ketegasan Dario
27
Hubungan yang terputus
28
Bakat Alexa
29
Cali daddy balu
30
Cali gala-gala aja bicana
31
Alterio Regantara
32
Mobil Onty namuk
33
Akhirnya
34
Drama siang di kediaman Helma
35
Bujukan yang sangat memaksa
36
Pertemuan Alterio dan Dario
37
Kemarahan Raka pada putrinya
38
Saya ingin keadilan untuk istri saya!
39
Om Bakteli
40
Cintanya Dario
41
Aidan Raymond Luisa
42
Tentang Agni
43
Romantisnya Dario
44
Nda ada pikilanna kali
45
Pertama kali sekolah
46
Dimana adik saya?
47
Kesedihan Alterio
48
Botol yang hilang
49
Kedatangan Alterio
50
Ajakan menikah Asisten Ravi
51
Main di rusun
52
Adik Alterio
53
Aku adalah kakak kandungmu Alice
54
Kecerdasan Alexa
55
Jujur dan saling memahami
56
Kalian yang membuat ku jauh dari keluarga ini
57
Sudah kalah
58
Percakapan Alice dan Agatha
59
Tespack
60
Usaha agar Alice hamil kembali
61
Laca cayange
62
Ketakutan Dario
63
Sangat mencintai Alice
64
Mansion Alterio
65
D4rah apa?
66
Drama testpack
67
Adik balu
68
Alterio yang pusing mengurus si kembar
69
Tuan Arashi
70
Kecemburuan Alexa
71
Pemakaman Tuan Arashi
72
Esra, si wanita sewaan
73
Sampai kapan kalian menyembunyikan cicit kembarku?
74
Rasa cemas Alice yang menguap
75
Hadiah dari Eyang Nia
76
Aneska Alita, namamu mulai saat ini
77
Perkembangan Al dan El
78
Pertemuan Alice dan Aneska
79
Kenal Onty
80
Perkara Kecoa
81
Sikap aneh Alterio
82
Hari kelahiran si kembar
83
Hiiii gantengna oyyy
84
Saling serang Agatha dan Jeno
85
Tertarik padanya
86
Jodohkan saja mereka!
87
Tidak ada yang boleh mengganggunya!
88
Istri ku hanya kamu, sampai kapanpun
89
Hadiah dari si ganteng
90
Wedding Ravi&Dara
91
Kembar lagi?!
92
Stok kesabaran bumil
93
Menunda pernikahan
94
Mendekati waktu lahiran
95
Kelahiran Twins
96
Uculnaaaa!!
97
Arfano & Arash
98
Happy wedding Aidan&Freya
99
Indah pada waktunya
100
Bonchap 1
101
Bonchap 2
102
Bonchap 3
103
Empat
104
S 2 : 15 tahun kemudian
105
Rencana
106
Menemui calon
107
Masalah yang terjadi
108
Restu Dario
109
ONTYYY!!
110
Mengingat kembali hadiah lima belas tahun silam
111
Kecemburuan Arfano
112
Pemakaman Eyang
113
Kegelisahan Dario
114
Abang Kei cetia!
115
Kasih sayang Alexa
116
Wedding A&H
117
Kekesalan Hiro
118
Saling mencurigai
119
Duka
120
Pemakaman Kakek Arya
121
Merawat istri yang demam
122
Beldoca kali kamuuu
123
Yamada
124
Berpamitan pergi
125
Berusaha menahan
126
Keterkejutan Alexa
127
Ruangan aneh
128
Kunci pintu rahasia
129
LEWAT BENTAR^^
130
Ternyata hal ini yang di rahasiakan
131
Luluhnya hati Alexa
132
Sadar
133
Tingkah Alexa
134
Perlawanan Alexa
135
Rencana Alexa
136
Rencana Alexa 2
137
Dia, bukan ibu kandungmu
138
Hiro mengetahui nya
139
Melawan
140
Aku mencintai nya
141
Kenangan
142
Kedatangan Azumi
143
Nda mau punya mama tili
144
Akhirnya
145
Bonchap
146
Bonchap 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!