Penolakan Dario

Dario telah sampai di rumahnya, dia berniat ingin masuk ke dalam kamarnya langsung. Tubuhnya terasa lelah dan segera ingin beristirahat. Namun, alih-alih beristirahat, sang mama justru malah memanggil nya yang mana membuat Dario menghentikan langkahnya.

"Dario!"

Dario menoleh, dia menatap lelah menatap sang mama dan juga Agatha. Sejenak, Dairo menghela nafasnya dan mengalihkan pandangannya.

"Dario, antar Agatha pulang. Sudah malam, kasihan jika dia pulang sendiri." Pinta sang mama yang mana membuat Dario menatap jengah ke arah dua wanita itu.

"Dia kesini tadi naik apa? Suruh dia pulang dengan naik kendaraan yang sama. Kenapa aku harus mengantarnya. Lagian, bukan aku yang memintanya untuk datang." Ketus Dario.

"Dario, kamu ...,"

"Tante, tidak papa. Agatha bisa minta supir papa untuk jemput, mungkin Mas Dario juga sedang lelah." Sela Agatha sembari memegang lengan Helma.

Helma mengelus lengan Agatha, tatapan wanita paruh baya itu terlihat teduh pada wanita di sampingnya. Melihat itu, Dario berd3cih dalam hatinya. Saat masih ada Alice disisinya, sang mama selalu menatap tajam padanya. Tak pernah sekalipun Helma menatap dengan tatapan teduh pada menantunya itu.

"Kamu memang calon istri yang sangat pengertian, gak salah tante pilih kamu untuk jadi calon menantu." Puji Helma.

Dario memutar bola matanya malas, dia berlalu pergi begitu saja. Meninggalkan Agatha yang menatapnya dengan tatapan sendu. Sikap dingin Dario membuat Agatha merasa kecewa. Namun begitu, dia tetap tak menyerah untuk mendapatkan hati Dario.

"Tante itu heran, kenapa dia selalu memikirkan istrinya. Padahal istrinya itu sudah j4hat meninggalkan dirinya. Bahkan, selama lima tahun mereka berumah tangga. Istrinya tak memperlakukan putra tante dengan ba ...,"

"Mama jangan memutar balikan fakta deh! Nyatanya Mama yang j4hat, kenapa Kak Alice yang di salahkan?!" Sahut seorang gadis remaja yang baru saja turun dari kamarnya.

"Mulai berani gak sopan kamu yah Freya!" Sentak Helma pada putrinya itu.

Freya memutar bola matanya malas, tatapannya beralih menatap ke arah Agatha yang masih memandang kepergian Dario. Terkadang, Freya merasa kasihan dengan wanita itu. Sebab, Agatha sudah lama mengejar Dario. Tetapi, pria itu tak pernah membalas perasaannya.

"Lagian juga Bang Dario sama Kak Alice belum resmi bercerai, udah sibuk cari istri baru aja." Sindir Freya.

"Heh! Kamu itu masih kecil! Mana ngerti tentang rumah tangga!" Ketus Helma.

"Yaudah Tante, Agatha pulang dulu yah. Mungkin supir sudah ada di depan." Pamit Agatha untuk mengindari perdebatan semakin panjang.

Helma tersenyum, dia mengusap lengan Agatha dengan lembut. Dirinya benar-benar ingin Agatha menikahi putranya. Sebab, dari Agatha kecil, Helma sudah dekat dengan anak dari sahabatnya itu.

"Hati-hati yah sayang, maafkan Dario. Mungkin hari ini dia sibuk, tapi besok ... tante akan memintanya untuk jalan bersamamu." Janji Helma

"Hem, terima kasih tante. Kalau gitu, aku pulang dulu." Pamit Agatha dan langsung beranjak pergi dari sana.

Helma tersenyum, dia menghela nafas lega karena Agatha tak marah dengan sikap Dario. Tak sabar, Helma ingin menjadikan Agatha menantunya. Walaupun, putranya itu masih menentangnya hingga saat ini.

"Mama gak capek apa egois terus?" Tanya Freya yang mana membuat Helma berbalik dan menatap tajam pada putrinya itu

"Kamu gak usah ikut campur, belajar aja yang benar." Tegur Helma dan berlalu pergi dari sana.

Freya hanya bisa menggelengkan kepalanya, dia mengelus d4danya seakan sedang memperdalam kesabarannya. Memiliki seorang mama seperti Helma sangat menguji kesabarannya sebagai seorang anak. Freya sangat yakin, jika kepergian kakak iparnya adalah ulah sang mama. Menantu mana yang tidak tahan saat memiliki mertua seperti mamanya? Freya saja yang sebagai anaknya merasa tidak sanggup, apalagi kakak iparnya.

"Kenapa papa dulu bisa menikah sama mama yah? Orang sifatnya aja ngeselin begitu." Gumam Freya.

Sementara di kamar, Dario tengah merebahkan dirinya di ranjang king size nya. Semenjak Alice pergi dari kehidupannya, Dario kembali tinggal bersama sang mama dan adiknya. Sementara rumah lamanya bersama Alice dia biarkan begitu saja. Karena rumah itu, memiliki banyak kenangan bersama istri tercintanya yang bisa mengundang rasa sakitnya.

Dario, tengah membayangkan bagaimana pertemuannya dengan si kembar siang tadi. Tak terasa, bibirnya melengkungkan sebuah senyuman. Anak kembar itu menurutnya sangat menggemaskan. "Mereka sangat lucu, aku jadi merindukan mereka." Gumam Dario.

.

.

.

Pagi hari, Alice sedang menjemur pakaian dengan di bantu kedua putrinya. Tampak, kedua bocah kembar itu tengah merebutkan gantungan pakaian yang Alice berikan pada mereka. Tak ada hari tanpa bertengkar, seperti saat ini. Keduanya asik tarik menarik gantungan yang baru saja mereka dapatkan.

"Belikan aku catuuu! Janan kau ambil cemuanyaaa!" Seru Alexa.

"Heh cumiati! Cudah ku belikan tadi!" Pekik Eliza. Karena kesal, Alexa kembali menaruh pakaian yang akan ia jemur itu dan menjauh dari sana. Dia berdiri di pojokan sembari menatap kesal ke arah Eliza yang melongo menatapnya.

"Pantecan bibilmu cemakin maju, celing ngambek lupanya. Cumiatii ... cumiatii ..." Tegur Eliza sembari menggelengkan kepalanya.

"MOOOMM! LIAT LIJAAA! DI PANGGILNYA AKU CUMIATI TELUUSSS!" Adu Alexa dengan pipi menggembung kesal, mata sudah memerah menahan tangis yang sebentar lagi akan meledak.

"Liza, sayang. Jangan di godain terus kakak nya yah, nanti nangis. Susah di bujuknya." Tegur Alice dengan lembut.

Eliza mengangguk, dia tak lagi menggoda Alexa yang akan menangis itu. Dia kembali fokus dengan kegiatannya membantu sang mommy menjemur pakaian. Sementara Alexa dia berjongkok sembari memainkan potongan lidi yang dia temukan. Anak satu itu sudah tidak mood untuk meneruskan menjemur pakaian.

"Eh Alice." Sapa Liana yang mana membuat Alice segera berbalik dan menatap ibu dari Dara itu.

"Eh, Bu Liana. Ada apa bu? Saya belum ke warung, masih sibuk beberes. Sebentar lagi saya akan ke warung." Ujar Alice sembari menaruh kembali pakaian yang belum dia jemur tadi.

"Bukan itu, kamu tolong pergi ke pasar yah. Beberapa stok warung menipis, ibu gak bisa ke pasar. Soalnya nanti ibu mau ke rumah sakit, jenguk tetangga kita yang sakit. Bisa kan yah, Alice?" Pinta Bu Liana dengan memegang pundak Alice.

"Oh, bisa bu. Kebetulan si kembar lagi mau jajan ke pasar, nanti sekalian beli perlengkapan warung." Seru Alice dengan tersenyum lembut.

"Syukurlah, ini uangnya. Kalau begitu, ibu pergi dulu yah." Pamit Bu Liana setelah memberikan uangnya pada Alice.

Alice menatap kedua putrinya yang sama-sama menatap kepergian Bu Liana. Lalu, tatapan keduanya mengarah pada sang mommy. Senyuman kedua anak itu terbit, seakan mendapatkan hadiah. "Oke, sekarang siapa siap. Kita akan belanja!" Seru Alice yang mana membuat kedua anak kembar itu memekik senang. Kapan lagi mereka akan belanja dan keluar dari rusun ini.

Alice tersenyum, padahal hanya di ajak berbelanja ke pasar saja. Tetapi, kedua putrinya sudah sebahagia itu. Tak lama senyuman Alice memudar, dia tengah memikirkan suatu hal yang membuatnya kini merasa bersalah.

"Kalau aja Mommy tidak memisahkan kalian dari daddy kalian, pasti kalian tidak akan sesulit sekarang. Kalian harus tumbuh di tengah kesulitan ekonomi yang mengharuskan kalian berhemat. Di ajak ke pasar saja kalian sudah terlihat sangat bahagia. Maafkan Mommy yang belum memberikan sesuatu yang layak untuk kalian." Lirih Alice.

"HEEE! CUMIATIII! ITU CEPATUKUUU! KEMBALIKAAAAN!"

"HIII! CUDAH MILING OTAKMU ITU YAH?! NDA LIAT INI WALNANYA UNGU?! PUNYAMU WALNA BILUUU! MENYIKCA DILIKU KALI LACANYAAA!"

Tak sadar, Alice menyunggingkan senyumannya. Walaupun harinya terasa berat tanpa Dario di sisinya. Namun, dengan adanya kedua anak kembarnya yang sangat menggemaskan, membuat kehidupan Alice terasa sangat berwarna.

___

Jangan lupa dukungannya🥰🥰

Terpopuler

Comments

Exselyn Jelita

Exselyn Jelita

selama menikah apa tidak punya tabungan yg cukup....secara Khan orang kaya dikasih kartu hitam lagi

2024-11-18

1

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

gak nyadar diri nenek tua nih menantu pergi krn siapa

2024-12-27

0

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

dapetin hati Dario apa dapetin harta nya Dario

2024-12-27

0

lihat semua
Episodes
1 5 tahun pernikahan
2 Tetap akan selalu mencintai kamu
3 Kepergian Alice
4 Kembar c4del menggemaskan
5 Rusun yang akan di gusur
6 Pertemuan pertama Dario dan si kembar
7 Penolakan Dario
8 Kartu hitam yang terlacak
9 Kembali bertemu
10 Kamu masih istriku!
11 Dompet keling
12 Terbongkar
13 Om Lojali, daddy kami?
14 Menjemput si kembar
15 Ikut daddy
16 Rencana yang sia-sia
17 Tak lagi bisa mengelak
18 Cinta yang tetap ada
19 Cinta Dario
20 Perdebatan Helma dan Dario
21 keliputna oma
22 Ungkapan isi hati Alice
23 Mulai luluh
24 Tangican palcu penalik kacihan
25 Usaha yang gagal
26 Ketegasan Dario
27 Hubungan yang terputus
28 Bakat Alexa
29 Cali daddy balu
30 Cali gala-gala aja bicana
31 Alterio Regantara
32 Mobil Onty namuk
33 Akhirnya
34 Drama siang di kediaman Helma
35 Bujukan yang sangat memaksa
36 Pertemuan Alterio dan Dario
37 Kemarahan Raka pada putrinya
38 Saya ingin keadilan untuk istri saya!
39 Om Bakteli
40 Cintanya Dario
41 Aidan Raymond Luisa
42 Tentang Agni
43 Romantisnya Dario
44 Nda ada pikilanna kali
45 Pertama kali sekolah
46 Dimana adik saya?
47 Kesedihan Alterio
48 Botol yang hilang
49 Kedatangan Alterio
50 Ajakan menikah Asisten Ravi
51 Main di rusun
52 Adik Alterio
53 Aku adalah kakak kandungmu Alice
54 Kecerdasan Alexa
55 Jujur dan saling memahami
56 Kalian yang membuat ku jauh dari keluarga ini
57 Sudah kalah
58 Percakapan Alice dan Agatha
59 Tespack
60 Usaha agar Alice hamil kembali
61 Laca cayange
62 Ketakutan Dario
63 Sangat mencintai Alice
64 Mansion Alterio
65 D4rah apa?
66 Drama testpack
67 Adik balu
68 Alterio yang pusing mengurus si kembar
69 Tuan Arashi
70 Kecemburuan Alexa
71 Pemakaman Tuan Arashi
72 Esra, si wanita sewaan
73 Sampai kapan kalian menyembunyikan cicit kembarku?
74 Rasa cemas Alice yang menguap
75 Hadiah dari Eyang Nia
76 Aneska Alita, namamu mulai saat ini
77 Perkembangan Al dan El
78 Pertemuan Alice dan Aneska
79 Kenal Onty
80 Perkara Kecoa
81 Sikap aneh Alterio
82 Hari kelahiran si kembar
83 Hiiii gantengna oyyy
84 Saling serang Agatha dan Jeno
85 Tertarik padanya
86 Jodohkan saja mereka!
87 Tidak ada yang boleh mengganggunya!
88 Istri ku hanya kamu, sampai kapanpun
89 Hadiah dari si ganteng
90 Wedding Ravi&Dara
91 Kembar lagi?!
92 Stok kesabaran bumil
93 Menunda pernikahan
94 Mendekati waktu lahiran
95 Kelahiran Twins
96 Uculnaaaa!!
97 Arfano & Arash
98 Happy wedding Aidan&Freya
99 Indah pada waktunya
100 Bonchap 1
101 Bonchap 2
102 Bonchap 3
103 Empat
104 S 2 : 15 tahun kemudian
105 Rencana
106 Menemui calon
107 Masalah yang terjadi
108 Restu Dario
109 ONTYYY!!
110 Mengingat kembali hadiah lima belas tahun silam
111 Kecemburuan Arfano
112 Pemakaman Eyang
113 Kegelisahan Dario
114 Abang Kei cetia!
115 Kasih sayang Alexa
116 Wedding A&H
117 Kekesalan Hiro
118 Saling mencurigai
119 Duka
120 Pemakaman Kakek Arya
121 Merawat istri yang demam
122 Beldoca kali kamuuu
123 Yamada
124 Berpamitan pergi
125 Berusaha menahan
126 Keterkejutan Alexa
127 Ruangan aneh
128 Kunci pintu rahasia
129 LEWAT BENTAR^^
130 Ternyata hal ini yang di rahasiakan
131 Luluhnya hati Alexa
132 Sadar
133 Tingkah Alexa
134 Perlawanan Alexa
135 Rencana Alexa
136 Rencana Alexa 2
137 Dia, bukan ibu kandungmu
138 Hiro mengetahui nya
139 Melawan
140 Aku mencintai nya
141 Kenangan
142 Kedatangan Azumi
143 Nda mau punya mama tili
144 Akhirnya
145 Bonchap
146 Bonchap 2
147 IF YOU COME BACK
148 Cinta Yang Kamu Pilih (Promosi)
Episodes

Updated 148 Episodes

1
5 tahun pernikahan
2
Tetap akan selalu mencintai kamu
3
Kepergian Alice
4
Kembar c4del menggemaskan
5
Rusun yang akan di gusur
6
Pertemuan pertama Dario dan si kembar
7
Penolakan Dario
8
Kartu hitam yang terlacak
9
Kembali bertemu
10
Kamu masih istriku!
11
Dompet keling
12
Terbongkar
13
Om Lojali, daddy kami?
14
Menjemput si kembar
15
Ikut daddy
16
Rencana yang sia-sia
17
Tak lagi bisa mengelak
18
Cinta yang tetap ada
19
Cinta Dario
20
Perdebatan Helma dan Dario
21
keliputna oma
22
Ungkapan isi hati Alice
23
Mulai luluh
24
Tangican palcu penalik kacihan
25
Usaha yang gagal
26
Ketegasan Dario
27
Hubungan yang terputus
28
Bakat Alexa
29
Cali daddy balu
30
Cali gala-gala aja bicana
31
Alterio Regantara
32
Mobil Onty namuk
33
Akhirnya
34
Drama siang di kediaman Helma
35
Bujukan yang sangat memaksa
36
Pertemuan Alterio dan Dario
37
Kemarahan Raka pada putrinya
38
Saya ingin keadilan untuk istri saya!
39
Om Bakteli
40
Cintanya Dario
41
Aidan Raymond Luisa
42
Tentang Agni
43
Romantisnya Dario
44
Nda ada pikilanna kali
45
Pertama kali sekolah
46
Dimana adik saya?
47
Kesedihan Alterio
48
Botol yang hilang
49
Kedatangan Alterio
50
Ajakan menikah Asisten Ravi
51
Main di rusun
52
Adik Alterio
53
Aku adalah kakak kandungmu Alice
54
Kecerdasan Alexa
55
Jujur dan saling memahami
56
Kalian yang membuat ku jauh dari keluarga ini
57
Sudah kalah
58
Percakapan Alice dan Agatha
59
Tespack
60
Usaha agar Alice hamil kembali
61
Laca cayange
62
Ketakutan Dario
63
Sangat mencintai Alice
64
Mansion Alterio
65
D4rah apa?
66
Drama testpack
67
Adik balu
68
Alterio yang pusing mengurus si kembar
69
Tuan Arashi
70
Kecemburuan Alexa
71
Pemakaman Tuan Arashi
72
Esra, si wanita sewaan
73
Sampai kapan kalian menyembunyikan cicit kembarku?
74
Rasa cemas Alice yang menguap
75
Hadiah dari Eyang Nia
76
Aneska Alita, namamu mulai saat ini
77
Perkembangan Al dan El
78
Pertemuan Alice dan Aneska
79
Kenal Onty
80
Perkara Kecoa
81
Sikap aneh Alterio
82
Hari kelahiran si kembar
83
Hiiii gantengna oyyy
84
Saling serang Agatha dan Jeno
85
Tertarik padanya
86
Jodohkan saja mereka!
87
Tidak ada yang boleh mengganggunya!
88
Istri ku hanya kamu, sampai kapanpun
89
Hadiah dari si ganteng
90
Wedding Ravi&Dara
91
Kembar lagi?!
92
Stok kesabaran bumil
93
Menunda pernikahan
94
Mendekati waktu lahiran
95
Kelahiran Twins
96
Uculnaaaa!!
97
Arfano & Arash
98
Happy wedding Aidan&Freya
99
Indah pada waktunya
100
Bonchap 1
101
Bonchap 2
102
Bonchap 3
103
Empat
104
S 2 : 15 tahun kemudian
105
Rencana
106
Menemui calon
107
Masalah yang terjadi
108
Restu Dario
109
ONTYYY!!
110
Mengingat kembali hadiah lima belas tahun silam
111
Kecemburuan Arfano
112
Pemakaman Eyang
113
Kegelisahan Dario
114
Abang Kei cetia!
115
Kasih sayang Alexa
116
Wedding A&H
117
Kekesalan Hiro
118
Saling mencurigai
119
Duka
120
Pemakaman Kakek Arya
121
Merawat istri yang demam
122
Beldoca kali kamuuu
123
Yamada
124
Berpamitan pergi
125
Berusaha menahan
126
Keterkejutan Alexa
127
Ruangan aneh
128
Kunci pintu rahasia
129
LEWAT BENTAR^^
130
Ternyata hal ini yang di rahasiakan
131
Luluhnya hati Alexa
132
Sadar
133
Tingkah Alexa
134
Perlawanan Alexa
135
Rencana Alexa
136
Rencana Alexa 2
137
Dia, bukan ibu kandungmu
138
Hiro mengetahui nya
139
Melawan
140
Aku mencintai nya
141
Kenangan
142
Kedatangan Azumi
143
Nda mau punya mama tili
144
Akhirnya
145
Bonchap
146
Bonchap 2
147
IF YOU COME BACK
148
Cinta Yang Kamu Pilih (Promosi)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!