Ricky-Tita

Flash Back On

Setelah melakukan panggilan vidio call saat di kebun kurma. Ricky masih belum puas dan penasaran. Ia pun mengirim pesan kepada sang Bunda. Dan saat itu Bunda Raisya sudah kembali ke hotel di Madinah.

^^^💌Ricky^^^

^^^Bunda tolong jelaskan kepadaku.^^^

^^^Kenapa aku harus menyesal jika aku tidak menyusul kalian ke Turki?"^^^

💌Bunda

Mau tahu saja apa mau tahu banget?"

^^^💌Ricky^^^

^^^Oh ayolah Bun...^^^

^^^Apa Bunda mau anakmu ini mati penasaran?^^^

💌Bunda

Bunda tanya dulu..

Apa kamu masih mengharapkan Tita?"

^^^💌Ricky^^^

^^^Bunda kok nanya gitu?^^^

^^^Bunda dukung aku jadi pebinor ya? 😁^^^

💌Bunda

Kalau Tita sudah bukan istri orang, gimana?"

Sontak Ricky langsung menelpon Bundanya. Kebetulan Tita sedang di kamar mandi, jadi Bunda Raisya langsung mengangkat telpon dari Ricky

"Hallo, Bunda serius?"

"Assalamu'alaikum, Ricky."

"Wa'alaikum salam, hehe maaf lupa Bunda."

"Dengarkan Bunda! Tita sudah resmi bercerai hampir satu bulan yang lalu."

"Astagfirullah... kenapa Bunda?"

"Bunda tidak tahu pastinya. Intinya sudah tidak ada jodoh diantara Tita dan Raja."

"Pantas saja dia tidak pergi dengan suaminya, jadi itu alasannya?"

"Iya, kasihan anak itu. Tapi dia perempuan yang tegar. Bunda jadi ingat waktu Bunda masih muda dulu."

"Jadi karena itu aku harus menyusul kalian? Ceritanya Bunda mau aku mengejar Tita?"

"Mungkin ini kesempatan buatmu. Bunda tahu perasaanmu Rik! Dia memang baru saja bercerai, kalian sama-sama sedang menata hati. Mungkin tidak ada salahnya saling mengobati."

"Oke, atas restumu Bunda. Tunggu aku di Turki. Assalamu'alaikum.

"Wa'alaikum salam."

Flash Back Off

Mereka pun turun dari balon udara. Bunda Raisya digandeng Ayah Haris. Hal tersebut membuat Salman mengerti di dalam hati.

"Ya ampun, nih Kakek-kakek masih saja ngalahin anak muda! Nggak tahu apa anaknya ngiri nggak bawa pasangan. Tapi Alhamdulillah ya Allah semoga kedua orang tua Hamba dipanjangkan usianya agar bisa memberi contoh yang baik untuk kami." Batin Salman.

Tita pun turun dari balon udara mendahului Ricky.

"Andai kita sudah halal, sudah aku gandeng tanganmu." Batin Ricky.

Mereka pun kembali ke hotel. Malam ini mereka akan menginap untuk yang terakhir, karena besok mereka akan melakukan penerbangan dan kembali ke Indonesia.

Malam harinya.

Mereka berlima menikmati makan malam di restoran hotel dengan menikmati suasana malam yang penuh dengan kerlip bintang. Karena memang restoran tersebut terletak di out door.

"Tita makan yang banyak, kamu harus terlihat fresh. Abi dan Ummimu pasti senang melihat kamu sudah ceria dan tidak seperti kemarin sebelum berangkat umroh."

"Iya Tante."

"Au au au..." Ricky tidak sengaja menyeruput minuman coklatnya yang masih panas.

"Ricky pelan-pelan!" Tegur Bunda Raisya.

"Aku nggak konsen Bun!" Ricky menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Kenapa? Apa kamu melihat bidadari di sini?" Goda Ayah Haris.

"Ya ampun Dek, coklat panas disuruh!" Sahut Salman.

Malam ini Tita memang terlihat sangat anggun dengan gamis warna latte dan dan pashmina coklatnya. Dari tadi Ricky tak henti meliriknya.

"Iya... eh tidak!" Jawab Ricky.

"Hahaha... jaga pandanganmu Rik!"Ujar Ayah Haris.

Tita mengerutkan keningnya. Ia tidak mengerti dengan yang mereka maksud.

Selesai makan, Ayah Haris dan Bunda Raisya pamit untuk masuk ke kamar terlebih dahulu. Mereka ingin segera beristirahat. Berbeda hal dengan Salman. Ia masih ngobrol dengan jama'ah laki-laki yang lain yang masih asyik menyalakan rokok.

Di meja tersebut hanya ada Tita dan Ricky.

"E.. maaf Kak, saya juga mau kembali ke kamar."

Tita sudah beranjak dari kursinya. Namun Ricky masih mencegahnya.

"Maaf, boleh kita bicara sebentar?"

Tita menoleh ke kanan dan ke kiri. Ia merasa tidak enak, mengingat mereka bukan mahram dan Ricky baginya adalah suami orang.

"Maaf Kak, saya tidak enak kalau ngobrol berdua. Kakak kan sudah punya istri...."

"Kita bicara di tempat terbuka Tita. Lihatlah masih banyak orang. Lagian kita terhalang meja. Tapi kalau kamu tetap mau kembali silahkan, aku tidak akan memaksa."

"Aku takut rasa ini masih ada,Kak! Kamu tidak mengerti!" Batin Tita.

Ia pun duduk kembali dan menundukkan wajah.

"Kak Ricky mau ngomong apa?"

"Tita, aku sudah lama memendam perasaan ini. Aku tidak bisa memendamnya lagi! Aku mencintaimu, maukah kamu menjadi istriku?"

Jedaar...

Bagai disambar petir di siang bolong. Tita seharusnya bahagia mendengar pernyataan Ricky. Tapi kali ini ia justru ingin menangis karena merasa telah menjadi duri dalam pernikahan Ricky.

"Kak Ricky, kenapa kamu tega mengkhianati istrimu?" Matanya sudah berkaca-kaca.

"Tita, maaf jangan salah paham! Aku tidak mungkin mengatakan ini kalau aku masih beristri."

Sontak Tita mendongak. Perkataan Ricky kurang jelas menurutnya.

"Maksud Kakak?"

"Tita, aku sudah bercerai dengan istriku bahkan jauh sebelum kamu bercerai dengan Raja."

"Hah.." Tita menutup mulutnya.

"Nasib kita sama. Menikah dalam waktu yang singkat."

Tita tidak menjawab, ia masih shock dengan kebenaran ini.

"Sudah malam, tidurlah! Besok pagi kamu harus ke bandara untuk kembali ke negara kita. Jangan hiraukan ucapanku tadi jika kamu hanya menganggapku saudara. Tapi jika ada perasaan yang berbeda tolong segera beri tahu aku. Tidur gih! Atau kalau tidak aku nikahi kamu sekarang juga."

"Kak Ricky..."

"Apa?"

"Tidak, tidak ada apa-apa! A-aku mau kembali ke kamar, assalamu'alaikum." Tita menjadi salah tingkah.

"Wa'alaikum salam."

Ricky tersenyum melihat kepergian Tita.

"Sepertinya ada yang punya misi?" Sindir Salman."

"Sstt... dukung saja deh bang!"

"Memang kamu lagi nyaleg dek? Haha..."

"Iya lagi daftar jadi kandidat suami Tita, haha..."

Salman pun mengajak Ricky untuk beristirahat bersamanya di kamarnya. Karena Ricky tidak kebagian kamar.

Tita masuk ke dalam kamarnya dengan perasaan campur aduk.

"Ya Allah, inikah rencana-Mu? Inikah jawaban dari do'aku saat di tanah suci? Apa iya secepat ini?" Tita bertanya-tanya di dalam hatinya.

Tita sudah bersiap untuk tidur. Namun ada notif pesan masuk di handphone-nya.

💌Kak Ricky

Selamat tidur Tita

Have a nice dream

😍🤗

"Ya Allah kenapa Kak Ricky jadi kayak ABG gini sih?" Monolog Tita. Tak sadar ia tersenyum membacanya.

Tita tidak membalas pesan Ricky karena ia bingung. Ia meletakkan kembali handphone-nya kemudian pergi mengambil wudhu' dan segera tidur.

"Dibaca tapi tidak dibalas, nggak papa deh! Mungkin dia sudah ngantuk." Batin Ricky.

Keesokan harinya.

Setelah shalat Shubuh mereka sudah bersiap-siap memasukkan barang-barang ke dalam bus. Mereka akan langsung terbang dari Turki ke Surabaya tanpa transit. Ricky mengikuti bus mereka dengan menggunakan taxi.

"Ricky kami akan kembali. Kamu masih mau jalan-jalan di Turki? Apa mau cari gadis Turki?" Goda Ayah Haris.

"Setelah ini aku juga akan langsung kembali ke Mesir. Tidak, aku mau cari perempuan Indo saja!" Ricky melirik Tita.

"Apa perlu langsung Ayah lamar?" Bisik Ayah Haris.

"Eh jangan-jangan! Biarkan kami berproses, Yah. Serahkan semua kepadaku."

"Keren... duda satu ini!"

"Astaga.. Ayah memujiku apa mencelaku dengan menyebut merk segala."

"Hahaha...." Ayah Haris tertawa.

Ricky mencium punggung kedua orang tuanya dan Abangnya. Sementara kepada Tita ia menangkupkan kedua tangannya. Dan mereka beserta rombongan jama'ah pun cek in.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Ana

Ana

gemes aku sma riky dan tita

2025-03-26

1

⛱ᵃᵞᵘ🏝

⛱ᵃᵞᵘ🏝

Semangat Iya Riki ...👍🏻👍🏻😊😊

2024-12-21

2

Jenong Nong

Jenong Nong

ciee Riky gercep ....👍👍😁😁❤❤🙏🙏

2024-01-19

4

lihat semua
Episodes
1 Aisyah
2 Ke Mesir
3 Sah
4 Iman Ricky
5 Mencoba
6 Kenyataan
7 Mencari Mustafa
8 Malaikat
9 Pernikahan Tita
10 Gagal
11 Honey moon
12 Sweety
13 Ketahuan
14 Berpisah
15 Keputusan
16 Kepulangan Riky
17 Akta cerai
18 Umroh
19 Balon Udara
20 Ricky-Tita
21 Perhatian
22 Masakan Tita
23 Ulang tahun
24 Jodoh yang tertunda
25 Janji suci
26 Dengan malu-malu
27 Sempit
28 Bertemu Aqil
29 Menu pembuka
30 Menolong Hana
31 Salah baju
32 Di hotel
33 Tergila-gila
34 Tidak waras
35 Kecewa
36 Takut jarum
37 Ujian Iman
38 Melepas Rindu
39 Asisten
40 Reuni
41 Kwetiau
42 Mual lagi
43 Satu titik
44 Ngidam
45 Ke Jepang
46 Raka dan Ricky
47 Berhasil
48 Suara Aneh
49 Pulang
50 Persiapan
51 Lamaran
52 Nervous
53 Pandangan Mata
54 Bukan wanita penggoda
55 Menginginkanmu
56 Malam panjang
57 Tak ingin pisah
58 Rumah Bunda
59 Merayu
60 Malarindu
61 Kecebong
62 Pertemuan
63 Getaran rindu
64 Baby Boy
65 Aqiqah
66 Ngidam
67 Berbuka
68 Bucket bunga
69 Nakal
70 Gemoy
71 Tujuh bulanan
72 Menjemput Ayuni
73 Akting
74 Ditolak lagi
75 Nekat
76 Ayah Haris murka
77 Sidang keluarga
78 Nasib Ayuni
79 Belanja
80 Pertunangan
81 Ban bocor
82 Peran suami
83 Terharu
84 Takut
85 Nanda-Nindi
86 novel baru
87 Akhir yang indah
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Aisyah
2
Ke Mesir
3
Sah
4
Iman Ricky
5
Mencoba
6
Kenyataan
7
Mencari Mustafa
8
Malaikat
9
Pernikahan Tita
10
Gagal
11
Honey moon
12
Sweety
13
Ketahuan
14
Berpisah
15
Keputusan
16
Kepulangan Riky
17
Akta cerai
18
Umroh
19
Balon Udara
20
Ricky-Tita
21
Perhatian
22
Masakan Tita
23
Ulang tahun
24
Jodoh yang tertunda
25
Janji suci
26
Dengan malu-malu
27
Sempit
28
Bertemu Aqil
29
Menu pembuka
30
Menolong Hana
31
Salah baju
32
Di hotel
33
Tergila-gila
34
Tidak waras
35
Kecewa
36
Takut jarum
37
Ujian Iman
38
Melepas Rindu
39
Asisten
40
Reuni
41
Kwetiau
42
Mual lagi
43
Satu titik
44
Ngidam
45
Ke Jepang
46
Raka dan Ricky
47
Berhasil
48
Suara Aneh
49
Pulang
50
Persiapan
51
Lamaran
52
Nervous
53
Pandangan Mata
54
Bukan wanita penggoda
55
Menginginkanmu
56
Malam panjang
57
Tak ingin pisah
58
Rumah Bunda
59
Merayu
60
Malarindu
61
Kecebong
62
Pertemuan
63
Getaran rindu
64
Baby Boy
65
Aqiqah
66
Ngidam
67
Berbuka
68
Bucket bunga
69
Nakal
70
Gemoy
71
Tujuh bulanan
72
Menjemput Ayuni
73
Akting
74
Ditolak lagi
75
Nekat
76
Ayah Haris murka
77
Sidang keluarga
78
Nasib Ayuni
79
Belanja
80
Pertunangan
81
Ban bocor
82
Peran suami
83
Terharu
84
Takut
85
Nanda-Nindi
86
novel baru
87
Akhir yang indah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!