Balon Udara

Mereka turun di Jabal Uhud untuk berziarah ke makam para syuhada'. Setelah itu mereka kembali lagi ke hotel yang berada di madinah. Tita merasa hatinya jauh lebih tenang daripada sebelum ia berangkat umroh. Ia sudah ikhlas dengan semuanya.

Tiga hari berlalu.

Waktunya mereka pulang. Namun sebelum itu mereka akan mampir untuk tour ke Turki sesuai dengan paket perjalanan mereka. Mereka akan menginap di hotel daerah Cappadocia.

Sekitar jam 22.00 waktu Turki pesawat mereka landing. Rombongan langsung menuju ke salah satu hotel di Cappadocia yang tidak jauh dari tempat wisata balon udara di sana. Kali ini mereka mendapat jatah satu orang satu kamar. Atau yang berpasangan bisa satu kamar. Mereka pun langsung beristirahat agar besok pagi-pagi bisa langsung berkunjung ke tempat wisata. Rombongan jama'ah umroh yang dibawa Salman rata-rata masih berusia sekitar 20-40 tahun karena mereka sebagian besar dari mereka diberangkatkan oleh sebuah perusahaan tempat mereka bekerja.Jadi bisa dibilang yang tua hanya Ayah Haris dan Bunda Raisya.

"Tita, nggak pa-pa ya Tantenya tidur sama Om?"

"Nggak pa-pa Om. Justru Tita yang minta maaf karena sudah memisahkan Om dan Tante saat umroh kemarin, hehe...."

"Ya sudah ayo kita tidur, biar besok pagi fresh."

"Iya Om."

Mereka masuk ke kamarnya masing-masing.

Pagi harinya saat sudah selesai shalat shubuh, Tita dan yang lain keluar dari kamar dan duduk di balkon hotel. Mereka menikmati pemandangan balon udara yang sudah mulai beroperasi dari pagi hari.

"Masyaallah indah sekali! Pengen naik."

"Tita kamu mau naik balon udara?"

"Pingin tapi takut Tante."

"Tante sama Om juga mau naik nanti. Ikut saja bareng kami."

"Iya Tante, jam berapa kita akan ke sana?"

"Paling jam 3 sore kita berangkat ke sana."

Tita mengambil gambar balon udara yang sudah melayang. Ia juga berselfi dengan background balon udara yang cukup banyak di langit kejauhan. Ia pun membuat story dengan fotonya tersebut dengan caption "Memulai hidup yang lebih baik lagi, karena akan ada pelangi setelah hujan."

Hal tersebut tidak luput dari pantauan seseorang yang jauh di sana. Entah mengapa Ricky membuka lock blokiran nomer Tita. Jadi dia pun tahu story Tita.

"Kamu cantik dan baik, biarkan aku jadi pelangimu." Monolog Ricky setelah melihat story Tita.

Jam 8, rombongan jama'ah dijemput bus yang akan membawa mereka jalan-jalan keliling Turki. Mereka sangat antusias. Karena mereka ingin menelusuri kota tersebut.

Di sepanjang perjalanan, nampak keceriaan di wajah Tita. Wanita cantik berusia 23 tahun tersebut saat ini menggunakan gamis warna pink dengan model mayung dan pashmina warna lebih cerah.

"Ayah, lihat Tita! Cantik sekali ya?" Bisik Bunda Raisya.

"Iya, Bun!"

"Tak ambil jadi mantu mau nggak ya?"

"Eh, buat siapa?"

"Ricky"

"Jangan main jodoh-jodohin lho Bun!"

"Ayah sih nggak tahu saja!"

"Nggak tahu apa?"

"Ada deh.."

"Main rahasia ya?"

"Biarin."

Mereka pun sampai di tempat yang dituju. Mereka mengelilingi kota tersebut sampai jam 3 sore. Membeli beberapa oleh-oleh khas Turki dan berkuliner makanan khas Turki. Selanjutnya mereka menuju ke Gerome Village untuk menikmati spot terbaik dari atas balon udara.

"Masyaallah Ayah, Bunda sudah lama lho pingin ke sini gara-gara film itu!"

"Ah Bunda, coba bilang sama Ayah nggak usah nunggu kita umroh."

"Alah, Ayah sibuk terus!"

Tita tersenyum melihat perdebatan dua orang tersebut.

"Ayah, Bunda, sudah jangan ribut! Ayo kita naik balon terbang!" Ujar Salman kepada kedua orang tuanya.

"Tunggu, kita tunggu seseorang dulu!" Ujar Bunda Salwa.

"Siapa?" Tanya Ayah Haris.

"Assalamu'alaikum."

Terdengar suara yang sangat familiar.

"Wa'alaikum salam." Mereka pun menoleh.

"Ricky..." Ujar Ayah Haris dan Salman yang terkejut melihat kedatangan Ricky. Sedangkan Bunda Raisya yang sudah mengetahui hanya tersenyum melihat kedatangan putranya.

"Kak Ricky." Lirih Tita.

Ricky mencium punggung tangan kedua orang tuanya dan Kakaknya.

"Wah, bilangnya malas tapi udah nyampe sini saja!"Tegur Salman.

"Ayo cepat kita naik!" Ajak Bunda Raisya.

Ricky dan Tita belum sempat bertegur sapa. Karena mereka berlima keburu naik ke balon udara. Mereka naik balon udara yang sama.

Sebenarnya mereka agak takut saat naik. Namun karena keingintahuan yang tinggi mereka bertekat untuk tetap naik.Balon udara mulai mengudara. Mereka bisa menikmati pemandangan kota Cappadocia dari atas udara. Kota yang terkenal dengan julukan kota romantis itu sangat indah bila dilihat dari atas. Di dalam keranjang balon terbang tersebut seharusnya bisa dipakai 10-15 orang. Namun mereka sengaja mengisinya 5 orang dan 2 orang petugas agar lebih leluasa.

"Masyaallah cantik sekali." Ujar Tita memuji pemandangan di bawahnya sambil mengambil gambar dari kameranya.

"Iya sungguh sangat cantik." Sahut Ricky. Namun maksud Ricky berbeda dengan yang dimaksud Tita. Ia sebenarnya memuji kecantikan wanita di depannya. Karena saat ini ia berdiri di belakang Tita.

"K-Kak Ricky?"

"Iya Tita." Ricky tersenyum.

Dan senyuman Ricky membuat hati Tita deg-deg-an. Tita pun membalikkan badan ke depan lagi.

"Astagfirullah, jangan sampai kamu terlena dengan suami orang Tita." Batin Tita.

"Kamu mau ambil gambarnya, Ta? Sini biar aku yang potret!"

"Ti-tidak usah Kak."

"Sayang lho pemandangannya indah. Ayo sini kameranya!"

Tita pun memberikan kameranya. Ia bersandar dan berpose menghadap ke samping. Ricky mengambil beberapa gambar.

"Sudah Kak, apa Kakak juga mau berfoto?"

"Tidak perlu, nanti merusak pemandangan. Hahaha..."

Sontak Tita tersenyum menanggapinya.

"Tita ayo kita foto bersama di sini!" Ajak Bunda Raisya. Mereka pun foto bersama dengan background beberapa balon udara.

Setelah itu mereka kembali menikmati pemandangan. Ricky berdiri di samping Tita. Jangan tanyakan jantung keduanya yang berpacu begitu cepat.

"Tita..."

"Iya..."

"Kamu baik-baik saja?"

"Iya Kak, aku baik-baik saja. Kenapa Kakak bertanya begitu?"

"Aku hanya khawatir lukamu belum sembuh."

"Luka?"

"Iya, maaf aku sudah tahu tentang perceraianmu."

Deg

Tita sedikit terkejut, namun dia berusaha tenang.

"Oh... iya. Alhamdulillah aku sudah baik-baik saja Kak. Aku sudah ikhlas dengan semuanya.

"Syukurlah kalau begitu.Mungkin Allah sedang menyiapkan jodoh yang terbaik untukmu."

"Semoga saja Kak, amin...."

"Dan semoga itu aku." Batin Ricky.

Ayah Haris yang melihat Ricky sedang ngobrol dengan Tita pun menyenggol tangan Bunda Raisya. Ia memberi kode dengan mata menunjuk mereka.

"Biarkan saja,Yah! Siapa tahu jodoh!" Bisik Ayah Haris.

"Kamu berhutang penjelasan kepadaku Bun!"

"Apaan sih Yah? Emang sembako dihutang?"

Karena Ayah Haris merasa gemas kepada istrinya itu, ia pun memeluk Bunda Raisya dari belakang.

"Ayah, malu!"

"Biarkan saja, anggap yang lain ngontrak."

Melihat orang tuanya itu, Salman menepuk dahinya sendiri.

"Dasar Ayah bucin!"

"Nggak usah bucin Man! Bilang saja kamu iri karena istrimu tidak ikut!"

"Nggak, siapa yang iri?"

Tita dan Ricky pun menyaksikan perdebatan mereka.

"Aku senang melihat Ayah dan Bundanya Kakak."

"Kenapa?"

"Mereka romantis meski sudah tidak muda lagi."

"Aku bisa lebih romantis dari Ayahku!

"Ya, ya, istri Kakak pasti bahagia."

"Kamu yang akan aku bahagiakan,Tita." Batin Ricky.

Bersambung...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

⛱ᵃᵞᵘ🏝

⛱ᵃᵞᵘ🏝

Darimana Datang Dri Mesir...??🤔🤔

2024-12-21

1

Sri Rahayu

Sri Rahayu

ayoo Rik nyataan perasaan mu pd Tita.... jgn dipendam terus keburu ditikung orang lagi 😆😆😆🤭🤭🤭🤪🤪🤪

2024-03-02

4

Jenong Nong

Jenong Nong

Loh Riky udah ya ...baguslah ...gercep Rik ...😁😁❤❤🙏🙏

2024-01-19

4

lihat semua
Episodes
1 Aisyah
2 Ke Mesir
3 Sah
4 Iman Ricky
5 Mencoba
6 Kenyataan
7 Mencari Mustafa
8 Malaikat
9 Pernikahan Tita
10 Gagal
11 Honey moon
12 Sweety
13 Ketahuan
14 Berpisah
15 Keputusan
16 Kepulangan Riky
17 Akta cerai
18 Umroh
19 Balon Udara
20 Ricky-Tita
21 Perhatian
22 Masakan Tita
23 Ulang tahun
24 Jodoh yang tertunda
25 Janji suci
26 Dengan malu-malu
27 Sempit
28 Bertemu Aqil
29 Menu pembuka
30 Menolong Hana
31 Salah baju
32 Di hotel
33 Tergila-gila
34 Tidak waras
35 Kecewa
36 Takut jarum
37 Ujian Iman
38 Melepas Rindu
39 Asisten
40 Reuni
41 Kwetiau
42 Mual lagi
43 Satu titik
44 Ngidam
45 Ke Jepang
46 Raka dan Ricky
47 Berhasil
48 Suara Aneh
49 Pulang
50 Persiapan
51 Lamaran
52 Nervous
53 Pandangan Mata
54 Bukan wanita penggoda
55 Menginginkanmu
56 Malam panjang
57 Tak ingin pisah
58 Rumah Bunda
59 Merayu
60 Malarindu
61 Kecebong
62 Pertemuan
63 Getaran rindu
64 Baby Boy
65 Aqiqah
66 Ngidam
67 Berbuka
68 Bucket bunga
69 Nakal
70 Gemoy
71 Tujuh bulanan
72 Menjemput Ayuni
73 Akting
74 Ditolak lagi
75 Nekat
76 Ayah Haris murka
77 Sidang keluarga
78 Nasib Ayuni
79 Belanja
80 Pertunangan
81 Ban bocor
82 Peran suami
83 Terharu
84 Takut
85 Nanda-Nindi
86 novel baru
87 Akhir yang indah
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Aisyah
2
Ke Mesir
3
Sah
4
Iman Ricky
5
Mencoba
6
Kenyataan
7
Mencari Mustafa
8
Malaikat
9
Pernikahan Tita
10
Gagal
11
Honey moon
12
Sweety
13
Ketahuan
14
Berpisah
15
Keputusan
16
Kepulangan Riky
17
Akta cerai
18
Umroh
19
Balon Udara
20
Ricky-Tita
21
Perhatian
22
Masakan Tita
23
Ulang tahun
24
Jodoh yang tertunda
25
Janji suci
26
Dengan malu-malu
27
Sempit
28
Bertemu Aqil
29
Menu pembuka
30
Menolong Hana
31
Salah baju
32
Di hotel
33
Tergila-gila
34
Tidak waras
35
Kecewa
36
Takut jarum
37
Ujian Iman
38
Melepas Rindu
39
Asisten
40
Reuni
41
Kwetiau
42
Mual lagi
43
Satu titik
44
Ngidam
45
Ke Jepang
46
Raka dan Ricky
47
Berhasil
48
Suara Aneh
49
Pulang
50
Persiapan
51
Lamaran
52
Nervous
53
Pandangan Mata
54
Bukan wanita penggoda
55
Menginginkanmu
56
Malam panjang
57
Tak ingin pisah
58
Rumah Bunda
59
Merayu
60
Malarindu
61
Kecebong
62
Pertemuan
63
Getaran rindu
64
Baby Boy
65
Aqiqah
66
Ngidam
67
Berbuka
68
Bucket bunga
69
Nakal
70
Gemoy
71
Tujuh bulanan
72
Menjemput Ayuni
73
Akting
74
Ditolak lagi
75
Nekat
76
Ayah Haris murka
77
Sidang keluarga
78
Nasib Ayuni
79
Belanja
80
Pertunangan
81
Ban bocor
82
Peran suami
83
Terharu
84
Takut
85
Nanda-Nindi
86
novel baru
87
Akhir yang indah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!