Sah

"Qobiltu nikachaha watazwijaha bil machril madzkur haalan."

"Sah..."

"Alhamdulillah."

Hari ini Ricky bukan hanya melamar Aisya, tapi ia langsung menikahinya secara agama. Aisyah pun mencium punggung tangan suaminya, kemudian kedua mertuanya.

Flash Back On

Siangnya Aisyah sudah boleh dari rumah sakit. Mereka langsung pergi ke kantor polisi untuk memberi keterangan. Ternyata orang yang menabrak Aisyah dalam keadaan mabuk berat. Saat ini ia sudah ditangkap polisi.

Sesuai janjinya kepada Aqil, Salman mengantarkan Aisyah ke rumah Aqil. Salman pun membawa uang sejumlah 100 ribu pound untuk diberikan kepada Aqil. Aisyah harus dipapah karena luka di lututnya menyebabkan ia kesulitan berjalan. Ricky tidak ingin menciptakan fitnah di masyarakat karena mereka belum menikah. Ia pun meminta tolong Shanum untuk memapah Aisyah.

"Bawa Aisyah ke kamarnya!" Ujar Aqil kepada Hana Istrinya.

"Tuan, ini uang yang kamu minta! Aku harap kamu menemani janjimu! Karena kalau tidak, hidupmu tidak akan tenang."

"Tenang saja, kau bisa pegang janjiku."

"Besok aku dan orang tuaku akan ke sini melamar Aisyah, perlakukan Aisyah dengan baik.Jangan membuat orang tuaku curiga!"

"Baiklah, aku akan menunggumu besok."

Aqil nampak sangat senang menerima uang tersebut dari Ricky. Dengan uang itu ia bisa membayar hutangnya.

Flash Back Off

"Bang Aqil karena Aisyah sudah menjadi istriku, tanggung jawabmu sudah berpindah kepadaku. Aku akan membawanya dan tinggal bersamaku."Ricky mengubah panggilannya kepada Aqil.

"Hiks... Adikku!" Aqil berpura-pura memeluk Aisyah.

"Bawalah dia kemana pun kamu pergi, dia sudah menjadi hakmu."

Hana sang Kakak ipar memeluk Aisyah dengan erat. Hana wanita yang baik, ia yang selalu melindungi Aisyah dari perbuatan buruk Aqil. Namun Hana tak berdaya saat dirinya pun akan mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya, jika ia ketahuan membantu Aisyah.

Orang tua Ricky pun membawa Ricky dan istrinya kembali ke apartemen. Ricky sudah sah menjadi suami Aisyah. Ia sudah tidak risih untuk memapah Aisyah. Bunda Raisya fan Ayah Harus melihat Aisyah adalah sosok perempuan yang baik. Mereka berharap Aisyah akan menjadi pasangan yang cocok untuk anak mereka.

Sampai di apartemen Ricky.

"Silahkan masuk Nak, ini tempat tinggal suamimu."

"Terima kasih, Nyonya."

"Kenapa memanggilku Nyonya? Panggil aku Bunda, dan panggil Ayah kepadanya! Kamu sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Kami akan menganggapmu seperti anak kami sendiri."

Aisyah terharu. Ia tidak menyangka akan dipertemukan dengan keluarga sebaik keluarga Ricky. Ricky membawa masuk barang-barang Aisyah dalam kamarnya. Namun Aisyah masih duduk di ruang tamu.

Bunda Raisya dan Ayah Haris membereskan baju-bajunya ke dalam koper. Mereka pun membawa koper tersebut keluar.

"Ayah dan Bunda, kalian mau ke mana?"

"Ricky, kami akan menginap di Hotel. Ayahmu ingin memantau Hotel."

"Kenapa tidak besok saja?"

"Kalian butuh privacy! Saling mengenal dulu! Ingat dia sudah menjadi istrimu, jangan kamu sia-siakan dia!"

Orang tua Ricky merasa mereka perlu untuk beradaptasi, mengingat keduanya menikah secara mendadak.

"Iya Bunda."

"Ya sudah, kami ke hotel dulu!'

Aisyah dan Ricky mencium punggung tangan kedua orang tuanya.

Setelah kepergian orang tuanya. Ricky menunjukkan kepada Aisyah letak dapur di apartemen tersebut.

"Aisyah dapurnya di sini! Di dalam kulkas ini ada bahan makanan. Kamu boleh memakainya sepuasmu. Dan di sini tempat mesin cucinya. Mari ikut ke kamar!"

Namun Aisyah masih terpaku di tempatnya.

"Aisyah ayo! Jangan takut, aku tidak akan berbuat macam-macam."

Aisyah pun masuk ke dalam kamar itu.

"Ini adalah kamarku. Kamu tidak perlu khawatir, aku akan tidur di sofa atau kamar sebelah."

"Terima kasih."

"Hem, sama-sama."

"Oh iya lemariku tidak cukup untuk menampung bajumu, lebih baik bajumu disimpan di lemari kamar sebelah. Mari aku antar."

Ricky pun membawakan barang-barang Aisyah.

"Dia orang baik, aku telah salah menilainya." Batin Aisyah.

"Dan ini uang, peganglah untuk kebutuhan sehari-hari, jika kurang nanti katakan saja kepadaku. Aku mempekerjakan seseorang untuk membersihkan apartemen 3 hari sekali. Dia akan datang hanya untuk bersih-bersih saja. Kalau untuk masak kadang saya masak sendiri atau beli. Kalau kamu mau keluar, jangan lupa pamit kepadaku. Sekarang kamu adalah tanggung jawabku."

"Baik, terima kasih sudah menyelamatkan aku. Aku sangat berhutang kepadamu."

"Aisyah."

"Iya Tuan."

"Jan panggil Tuan! Kamu bukan budakku. Panggil saja namaku! Atau kamu bisa panggil Abang atau Kakak juga terserah. Umur kita tidak beda jauh."

"I-iya Bang."

"Ini sudah malam, masuk kamar dan tidurlah! Aku akan tidur di kamar sebelah sana."

"Ti-tidak Bang, lebih baik saya yang tidur kamar sebelah."

"Baiklah, kalau itu maumu! Ya sudah selamat tidur."

Sosok Aisyah yang cantik dengan bulu mata yang lentik dan berpenampilan sederhana memang terlihat menarik. Namun entah kenapa Ricky masih menjaga perasaannya untuk orang lain.

Ricky pun masuk ke kamarnya. Ternya ada beberapa pesan di handphone-nya. Salah satunya dari Tita.

💌 Tita

Ternyata alasan Kakak bilang sibuk karena Kakak akan menikah. Kenapa Kakak tidak langsung memberitahuku? Apa Kakak takut aku tidak merestui?

Selamat menempuh hidup baru ya Kak. Aku tidak tahu aku harus bersedih atau bahagia. Tapi aku akan mendo'akan yang terbaik intuk Kakak. Semoga Kakak bahagia dengan kehidupan baru Kakak.

Mungkin setelah ini aku akan menerima lamaran Mas Raja. Do'akan aku juga ya Kak. Setelah ini mungkin kita akan jarang berkirim pesan. Karena sedekat apa pun kita, kita harus menjaga perasaan pasangan kita.

Maafkan aku ya kak, mungkin aku punya salah sama Kakak

-

Ricky memejamkan matanya setelah membaca pesan dari Tita.

"Bodoh! Kamu bodoh Rik! Tapi kamu sudah mengambil keputusan ini! Tita maafkan aku!" Ricky bermonolog. Ia pun membalas pesan Tita.

^^^💌Ricky^^^

^^^Terima kasih Tita^^^

^^^Aku harap kamu juga menemukan pasangan yang baik. Dan mungkin Raja orang yang tepat untukmu.^^^

^^^Aku juga minta maaf, mungkin secara tidak sengaja aku melukai hatimu.^^^

-

Setelah membalas pesan tersebut Arif pun pergi ke kamar mandi untuk berwudhu' lalu dia merebahkan diri untuk beristirahat di tempat tidurnya. Ia merenungkan jalan hidupnya ke depan nanti.

Sementara di Indonesia sudah jam 12 malam.

Tita memang belum bisa tidur. Ia membaca balasan pesan dari Ricky. Hatinya luka namun tak berdarah. Namun Tita tidak bisa menyalahkan Ricky, karena diantara mereka memang tidak ada ikatan apa pun. Mereka hanya mencintai dalam diam.

Keesokan harinya.

Saat sarapan pagi bersama keluarganya, Tita menyampaikan keputusannya.

"Ummi, Abi, Tita akan menerima lamaran Mas Raja."

"Benarkah itu?" Tanya Abi.

"Iya, Bi.

"Kamu yakin dek?" Tanya Tristan.

"Yakin Bang."

"Alhamdulillah, nanti Abi akan mengabari Pak Harun."

Beda halnya dengan Salwa. Ia yang sedikit tahu tentang perasaan adik iparnya itu merasa kasihan. Namun ini sudah takdir. Mereka harus bisa menjalani.

"Semoga kalian bisa menerima takdir ini, dan menemukan kebahagian masing-masing." Do'a Salwa dalam hati.

Selesai sarapan, mereka kembali ke kamar masing-masing.

Bersambung...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Maaf up nya satu-satu ya kak... karena masih ngelarin novel satunya.

Yuk jangan lupa mampir ke novel author yang lain

Ketegaran hati Raisya

Cinta dalam do'a (Sequel Ketegaran Hati Raisya)

Terpikat Cinta Mas Duda

Terpopuler

Comments

Ibu Dewi

Ibu Dewi

gpp nama jodoh bukan kita yang ngatur itu sudah kehedak ny manusia tiada daya nan upaya aisah juga wanita baik dan solehah

2024-03-05

3

Sri Rahayu

Sri Rahayu

kamu memang bodoh Riky....memendam rasa pd Tita pdhal kalian saling chatingan...knp tdk diungkapin perasaannya....skrg nyesel ga ada gunanya.🤭🤭🤭

2024-03-02

3

Biduri Aura

Biduri Aura

updatenya jgn k lama'n

2024-01-09

1

lihat semua
Episodes
1 Aisyah
2 Ke Mesir
3 Sah
4 Iman Ricky
5 Mencoba
6 Kenyataan
7 Mencari Mustafa
8 Malaikat
9 Pernikahan Tita
10 Gagal
11 Honey moon
12 Sweety
13 Ketahuan
14 Berpisah
15 Keputusan
16 Kepulangan Riky
17 Akta cerai
18 Umroh
19 Balon Udara
20 Ricky-Tita
21 Perhatian
22 Masakan Tita
23 Ulang tahun
24 Jodoh yang tertunda
25 Janji suci
26 Dengan malu-malu
27 Sempit
28 Bertemu Aqil
29 Menu pembuka
30 Menolong Hana
31 Salah baju
32 Di hotel
33 Tergila-gila
34 Tidak waras
35 Kecewa
36 Takut jarum
37 Ujian Iman
38 Melepas Rindu
39 Asisten
40 Reuni
41 Kwetiau
42 Mual lagi
43 Satu titik
44 Ngidam
45 Ke Jepang
46 Raka dan Ricky
47 Berhasil
48 Suara Aneh
49 Pulang
50 Persiapan
51 Lamaran
52 Nervous
53 Pandangan Mata
54 Bukan wanita penggoda
55 Menginginkanmu
56 Malam panjang
57 Tak ingin pisah
58 Rumah Bunda
59 Merayu
60 Malarindu
61 Kecebong
62 Pertemuan
63 Getaran rindu
64 Baby Boy
65 Aqiqah
66 Ngidam
67 Berbuka
68 Bucket bunga
69 Nakal
70 Gemoy
71 Tujuh bulanan
72 Menjemput Ayuni
73 Akting
74 Ditolak lagi
75 Nekat
76 Ayah Haris murka
77 Sidang keluarga
78 Nasib Ayuni
79 Belanja
80 Pertunangan
81 Ban bocor
82 Peran suami
83 Terharu
84 Takut
85 Nanda-Nindi
86 novel baru
87 Akhir yang indah
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Aisyah
2
Ke Mesir
3
Sah
4
Iman Ricky
5
Mencoba
6
Kenyataan
7
Mencari Mustafa
8
Malaikat
9
Pernikahan Tita
10
Gagal
11
Honey moon
12
Sweety
13
Ketahuan
14
Berpisah
15
Keputusan
16
Kepulangan Riky
17
Akta cerai
18
Umroh
19
Balon Udara
20
Ricky-Tita
21
Perhatian
22
Masakan Tita
23
Ulang tahun
24
Jodoh yang tertunda
25
Janji suci
26
Dengan malu-malu
27
Sempit
28
Bertemu Aqil
29
Menu pembuka
30
Menolong Hana
31
Salah baju
32
Di hotel
33
Tergila-gila
34
Tidak waras
35
Kecewa
36
Takut jarum
37
Ujian Iman
38
Melepas Rindu
39
Asisten
40
Reuni
41
Kwetiau
42
Mual lagi
43
Satu titik
44
Ngidam
45
Ke Jepang
46
Raka dan Ricky
47
Berhasil
48
Suara Aneh
49
Pulang
50
Persiapan
51
Lamaran
52
Nervous
53
Pandangan Mata
54
Bukan wanita penggoda
55
Menginginkanmu
56
Malam panjang
57
Tak ingin pisah
58
Rumah Bunda
59
Merayu
60
Malarindu
61
Kecebong
62
Pertemuan
63
Getaran rindu
64
Baby Boy
65
Aqiqah
66
Ngidam
67
Berbuka
68
Bucket bunga
69
Nakal
70
Gemoy
71
Tujuh bulanan
72
Menjemput Ayuni
73
Akting
74
Ditolak lagi
75
Nekat
76
Ayah Haris murka
77
Sidang keluarga
78
Nasib Ayuni
79
Belanja
80
Pertunangan
81
Ban bocor
82
Peran suami
83
Terharu
84
Takut
85
Nanda-Nindi
86
novel baru
87
Akhir yang indah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!