Dara masih berharap kakeknya ada di sini, namun dia sama sekali tidak melihatnya. Namun dia justru melihat dosen Toni yang berada di belakang Herry. Toni yang berumur dua puluh lima tahun dan dosen pembimbing Dara sangat peduli pada Dara. Dia selalu memberi semangat pada Dara untuk selalu optimis.
Berbeda saat melihat Suganda, orang tua ini justru menundukkan kepala. Dara tidak memahami maksudnya. Di tempat lain, dilihatnya Johan bersama beberapa anak buahnya.
"Adian Sanjaya dari Provinsi Kepulauan sekaligus cucu Raja Kota Pulau. Saat ini sedang kuliah di Universitas Kota M, mendapat empat ratus poin!"
"Gadis Bercaping, memperoleh poin tertinggi, tujuh ratus poin!"
Ketika pon Dara disebutkan, semua orang benar-benar terbengong, jadi lupa untuk bertepuk tangan.
Dara tenang-tenang saja. Sementara peserta lainnya melihat ke arahnya. Namun kuda putih Dara seperti mengetahui pengumuman itu. Kuda itu menjadi sombong. Kaki depan kuda itu bergerak-gerak ke kiri dan ke kanan seperti sedang menari. Lalu kuda itu mengangkat kaki depan, memainkan kakinya. Dara menenangkan kudanya.
"Putih! Jangan sombong. Tidak baik!" Bisik Dara. Kuda itu benar-benar mengerti ucapan Dara.
Kini tepuk tangan benar-benah pecah. Itu adalah pencapaian yang luar biasa. Saat Dara putri angkat Presiden Konsorsium melihat ke arahnya, Dara menundukkan kepala padanya. Putri angkat itu benar-benar kesal. Bagaimana mungkin dia bisa kalah dari gadis ini?
Bastian berdiri, dia langsung menuju ke tim juri dan mempertanyakan hasilnya.
"Tuan, Anda lihat lima panah Nona? Semuanya terbelah oleh panah Gadis Becaping itu. Artinya gadis itu mendapat nilai seratus persen. Itu bukan mengada-ada." Jawab salah satu juri. Bastian melihat bahwa lima anak panah putrinya benar-benar terbelah.
"Kenapa bisa begitu? Apakah gadis itu benar-benar hebat?" Gumam Bastian.
Dara melihat ke arah Herry, Herry tersenyum dan mengangkat tangan serta memberikan jempolnya. Dara senang karena ada pendukungnya di sini. Saat melihat Kakek Suganda, orang tua itu tersenyum mengangkat tangan dan memberi jempol. Dara menjadi lebih bersemangat. Dia melambaikan tangannya. Di sini sifat kekanakan Dara muncul.
"Berikutnya, kita akan menyaksikan kehebatan para kontestan dengan pisau terbang. Ini adalah tahap kedua dari kompetisi ini. Para asisten akan memberikan mereka pisau sesuai dengan nomor dan warna pakaian asisten. Namun kali ini, masing-masing kontestan tidak menggunakan kuda, melainkan berlari dan ketepatan mengenai sasaran yang bergerak."
"Pertandingan tidak ada aturan mutlak dan bebas. Hanya saja dilarang melukai sesama peserta." Ucap pembawa acara.
"Aku yakin kali ini aku akan menang dan mendapat poin tertinggi!" Ucap Dara putri angkat Presiden Konsorsium Merpati.
Hanya saja yang lain tidak ada yang menanggapi. Semuanya kini berfokus pada para asisten yang berlari ke arah mereka.
Masing-masing asisten meberikan tujuh bilah pisau. Semuanya memeriksa pisau masing-masing. Dara terkejut, ternyata pisaunya bukan dari besi, namun dari plastik dan lentur yang dibuat seperti pisau sungguhan dengan cat.
"Paman!" Dara memanggil asisten yang mendampinginya.
"Ada apa?" Tanya asisten.
"Ini plastik!" Jawab Dara.
"Apa? Tidak mungkin!" Sahut asisten. Dara mengulurkan pisau dan diterima oleh asisten. Asisten memeriksa dan dia benar-benar terkejut. Benar-benar plastik.
"Bagaimana ini? Pertandingan segera dimulai.!" Asisten kebingungan.
"Paman! Aku akan menggunakan ini." Sahut Dara.
"Apa? Ini bukan pisau sungguhan! Kamu akan kalah!" Asisten terlihat sangat panik.
Kepanikannya bertambah ketika suara tembakan terdengar. Pertandingan telah dimulai. Dara sangat yakin dia memang sengaja dikalahkan. Ini adalah konspirasi. Namun, dia tidak menyerah.
"Paman, aku akan mencobanya. Aku akan berusaha untuk menang di babak ini." Dara optimis. Namun asisten terlihat tidak tenang. Bagaimana pun, itu adalah plastik.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 187 Episodes
Comments
Sry Handayani
PD ja dl y dar
2024-04-14
1
Rista Ayu
gas
2024-01-01
1
Ymmers
thanks thor….
happy new year 🎊🎆🎈⭐️2024⭐️
smg th ini lebih baik lagi 🌹🌷
2024-01-01
3