Tanah lapang milik raja bawah tanah telah diatur sedemikian rupa. Kompetisi beladiri pun segera di mulai. Para dewan juri juga sudah berada di posisinya.
Kompetisi ini telah diatur oleh raja mafia untuk mengetahui orang terkuat saat ini. Raja mafia pun tidak membatasi usia peserta. Dara sebenarnya tidak mendaftar secara langsung, namun dia direkomendasikan oleh Raja Mafia tanpa mengikuti babak kualifikasi.
Raja Mafia telah menyelidiki siapa pembunuh ketua gangster yang merupakan ahli beladiri yang yak terkalahkan. Namun, dia mati oleh seorang gadis bernama Dara.
Raja Mafia akhirnya menemukan hanya ada dua nama Dara di provinsi selatan dan dia mengundang mereka untuk berpartisipasi tanpa mengikuti babak kualifikasi.
Peserta setelah kualifikasi ada sepuluh orang yang dianggap sebagai yang terkuat. Dan ada lima peserta merupakan murid dari Gunung Mer. Dosen Toni yang dititipi undangan untuk Dara.
Peserta yang datang sudah ada sebelas orang. Ada seorang gadis cantik yang berada di sana. Dia adalah Dara, putri angkat Presiden Konsorsium Merpati.
Seekor kuda berwarna putih memasuki ara tanah lapang. Penunggangnya memakai pakaian serba putih. Terlihat dari bentuk tub7hnya, dia adalah seorang perempuan. Orang ini memakai sejenis topi anyaman dari bambu dan membungkusnya dengan kain berwarna putih yang membuat wajahnya tidak terlihat.
Saat sudah sampai, gadis itu turun dari kuda dan memberikan undangan ke penyelenggara. Penyelenggara kemudian mengkonfirmasi bahwa peserta yang baru tiba adalah Dara.
"Baik, karena semua peserta sudah tiba, maka kompetisi akan segera dimulai. Tuan Bing, silahkan!" Penyelenggara memanggil Tuan Bing yang merupakan raja bawah tanah. Ini sebenarnya adalah raja mafia Provinsi selatan.
"Aku mengucapkan terimakasih karena sampai di sini, semua peserta adalah yang terhebat. Sebelumnya aku meminta maaf pada Guru Galuh. Dua gadis yang aku undang adalah para master tersembunyi Provinsi Selatan. Dan keputusanku ini bisa dibuktikan saat kompetisi berlangsung."
"Gadis! Peserta lain tidak ada yang memakai penutup kepala dan wajah terlihat dengan jelas. Apakah bisa membuka penutup kepala? Tuan Bing bicara yang ditujukan kepada Dara.
Dara tanpa ekspresi menjawab, "Kalau memang tidak boleh, maka aku akan pulang saja."
"Eh, tidak, tida! Maksudku apabila berkenan. Tapi kalu tidak mau jangan dipaksa." Sahut Tuan Bing tersenyum masam.
"Baiklah! Karena segala sesuatunya telah siap, kompetisi aku nyatakan dimulai. Adapun mengenai aturan dan lainnya, akan dibacakan pihak penyelenggara!" Suara tepuk tangan menggema di seantero tanah lapang.
"Terimakasih Tuan Bing!" Orang yang pertama kali bicara tadi langsung mengambil alih.
"Aturan kompetisi! Pertama, setiap peserta harus menyelesaikan tiga tantangan yaitu, pertama adalah memanah target bergerak dengan menunggang kuda, tantangan berikutnya adalah permainan pisau terbang, masing masing akan diberikan tiga liha pisau dan harus menancapkan pisau ke target bergerak sambil berlari."
"Setelah dua permainan ini, para juri akan menilai siapa yang akan masuk ke babak selanjutnya. Tentu saja, kecepatan, ketepan target akan menjadi penentunya."
"Kedua, peserta yang lolos akan saling bertanding di arena. Peserta yang bertahan, dia pemenangnya!"
Kembali tepuk tangan dari penonton. Di luar sana, polisi dan tentara dikerahkan untuk menjaga ketertiban. Inspektur Herry sendiri datang bersama Jenderal Primus dari militer karena diundang.
Sementara Suganda dan beberapa pengusaha terlihat ada di sana. Dara melihat merela, dia mencari-cari Joshua dan Cintya, namun mereka tidak ada.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 187 Episodes
Comments
Ayay Nya Yuda
enteng amat tuh mulut beb ahahha
2024-12-25
0
Daniela Whu
kok kayakx cerita drakor yg bongsoon ato gemja ya...
2024-03-02
1
Gus
boleh juga, ntar yak bilangin ke dara, tp klo di sekolsh kan gak boleh 🤓🤓
2024-01-09
2