STOP UNTUK JADI PEMBACA BAYANGAN, TOLONG HARGAI PARA PENULIS DENGAN LIKE DAN KOMEN NYA
...****************...
Happy Reading Guyss ❤️
Episode Sebelumnya
"Lo itu harus nya sadar diri, Lo itu bukan putri asli mereka, gue yang asli. dan lo itu cuma putri pengganti"ucap Victorya lirih, lalu ia berjalan ke arah bangkunya meninggalkan Aurora yang kembali diam dan menelungkup kan wajah nya sembari menangis terisak
"cih, lemah. Gue di gebukin bokap Lo sampe pingsan ga pernah tuh nangis"bisik Victoriya pelan, yang melihat Aurora yang menangis sampai sesegukan
"Aurora?"panggil Reymond yang baru saja datang
"kamu kenapa?"tanya Reymond yang duduk di sebelah Aurora
"Auroraaaa Bestieee kamuu kenapaa?"pekik seorang perempuan pendek, berambut panjang yang di kuncir kuda dari arah pintu kelas
"siapa yang nyakitin kamu? Cerita, sini cerita ana akuu"ucap perempuan itu dengan nada cempreng nya
"suara berisik Lo bikin rusak gendang telinga gue"tegur Victoriya yang membuat wanita itu langsung menoleh ke arah nya dan menghampiri nya dengan wajah garang, tapi terlihat menjengkelkan di mata Victoriya
"ini pasti gara gara kamu kan?! Ngaku kamu!"pekik nya dengan suara nyaring
"kalo iya kenapa? Masalah buat Lo?"tanya Victorya dengan Santai
"KAMU!"teriak nya sembari menunjuk ke arah Victoriya
"Yanti, ngapain kamu di sana? Kembali ke tempat duduk kamu, tidak dengar bel barusan hah?"tanya seorang guru perempuan gemuk dengan tampang garang nya
"i... Iya Bu"jawab nya takut takut, lalu setelah itu ia kembali ke tempat duduknya setelah melihat ke arah Victoriya yang memasang senyum mengejek kepada nya
"awas aja kamu nanti"gumam nya yang menatap sengit ke arah Victoriya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lima jam pelajaran pun sudah berlalu, dan kini bel yang menandakan istirahat pertama sudah berbunyi. Yang artinya semua siswa sudah dapat keluar dari kelas mereka masing masing untuk ber istirahat
"Baiklah, pelajaran hari ini kita akhiri sampai di sini saja ya. Tugas nya yang tadi jangan lupa untuk di kerjakan dan Minggu depan akan kita bahas bersama. Terimakasih"ucap guru pengajar tersebut, lalu setelah itu ia keluar dari kelas tersebut
"Yeayy! istirahat!"sorak anak kelas dengan riang gembira
"eh ada Raymond? Kenapa ray? Mau ajak aku ke kantin?"tanya Victorya dengan semangat
"Lo apain Aurora tadi? Kenapa dia sampai nangis begitu?"tanya Reymond dengan tatapan tajam nya
"ga aku apa apin kok, gitu doang kok nangis. Lemah"ucap santay Victorya yang malah menyulut emosi Reymond
"Lo itu kenapa sih?! sehari aja ga usah bikin ke kacauan! Ga bisa?!"bentak Reymond yang merasa jengkel melihat sikap santay Victorya itu
"kamu kenapa sih? gitu banget ngomong nya, lembut dikit ga bisa apa ya?"tanya Victorya yang ikut merasa kesal dengan sikap semena mena Reymond kepadanya
"Lo itu bukan Aurora, cewek baik baik yang ga petakilan kayak Lo, Lo ga pantes di lembutin!"ucap Reymond menohok
"awas aja kalo Lo berani gangguin Aurora lagi, abis Lo di tangan gue"ancam Reymond lalu ia berlalu keluar untuk mencari keberadaan Aurora dan juga Yanti yang sudah keluar semenjak bel istirahat tadi
"S¡al! Lagi dan lagi Aurora! terus saja Aurora!"pekik Victorya dengan marah
"liat aja Lo, gue ga akan biarin hidup Lo tenang selama Lo masih tetep kekeh buat tinggal bareng keluarga gue, liat aja Lo j*l*ng"umpat Victorya dengan tatapan Nyalang nya
Setelah perdebatan kecil tadi, Victorya memutuskan untuk pergi ke taman belakang sekolah nya saja, ia sudah tidak Mood untuk makan lagi. Biar lah dia makan siang di jam istirahat kedua nanti saja
sesampainya di taman belakang sekolah, Victorya lebih memilih duduk di bawah pohon rindang yang lumayan jauh dari jangkauan orang orang yang terus berlalu lalang di sekitar sana
"kapan hidup gue bisa setenang ini"gumam Victorya saat semilir angin menerpa wajah nya dengan lembut yang membuat perasaan nya jauh lebih tenang daripada tadi
"kenapa sih mama dan papa ga mau balikin Aurora ke rumah nya? Dia kan udah bukan lagi anak mereka! Anak mereka itu gue! Kenapa mereka ga ada yang mau ngertiin gue?"tanya Victorya yang berbicara kepada diri nya sendiri
"apa... gue menyerah aja ya?"gumam Victorya lagi
"mending gue pergi aja ga sih dari rumah? Terus biarin mereka hidup dengan damai seperti sebelum nya?"gumam nya lagi penuh pertimbangan
"ah enggak enggak, enak banget dong di Aurora. yang miskin dari lahir itu dia, tapi gue yang harus nanggung penderitaan nya, dan gue yang harusnya menikmati hidup malah ngerasain siksaan dari bokap nya! sialan emang! ga gue ga boleh nyerah! Gue harus bisa dapetin hak yang memang harus nya jadi milik gue!"tekat nya lagi
setelah beberapa saat duduk termenung di sana, kini Victorya mulai beranjak dari tempat duduk nya untuk kembali ke kelas, karena bel masuk pun sudah berbunyi beberapa saat yang lalu
"gue ga cape sekolah, yang gue cape in itu harus nahan sakit hati tiap liat kakak gue sendiri lebih sayang sama orang lain daripada gue"ucap nya lagi, lalu setelah itu dirinya benar-benar pergi dari sana untuk kembali ke kelas nya
Seperti biasa, sesampainya di kelas Victorya dapat melihat tatapan teman teman kelas nya yang melihat nya tidak suka, dan ada juga yang menatap kasihan dan juga menatap takut takut ke arah nya, dan Victory tidak terlalu perduli akan hal itu. Menurut nya tidak mempunyai teman sekalipun tidak akan mempengaruhi kehidupan nya. Maka dari itu dirinya tidak terlalu pusing untuk mencari teman
Selama perjalanan menuju bangkunya, Victory terus saja memperhatikan Aurora yang terus saja menunduk diam saat melihat kedatangan nya
"pura pura lemah biar di kasihani orang"ucap pelan Victorya saat lewat di samping Aurora untuk menuju bangkunya yang berada di bagian belakang
"Selamat siang anak anak, ayo cepat kembali ke tempat duduk kalian masing masing. Dan kumpulkan tugas yang Bapak berikan Minggu kemaren"suara seorang guru yang meng instruksi membuat Victorya mendengus sebal karena belum puas melihat wajah pucat Aurora
Suara kelas pun kembali ricuh dengan para siswa maupun Siswi yang berbagi alasan, dengan alasan lupa mengerjakan, buku yang tertinggal dan beragam lain nya. Sementara Victorya sendiri hanya duduk dengan tenang di bangku nya setelah maju ke depan untuk mengumpulkan buku tugas milik nya.
Berbeda dengan Victorya yang terlihat santai, Aurora justru terlihat gelisah sembari mengobrak abrik tas nya Lantaran tak dapat menemukan buku tugas milik nya
"Baiklah, buat kalian semua yang tidak mengerjakan. Cepat berdiri di depan!"suara guru tersebut yang membuat sebagian murid yang tidak mengerjakan menunduk lesu dan satu persatu berjalan ke depan untuk menerima hukuman
"Aurora! Mana buku kamu?"tanya guru tersebut lantaran tak menemukan nama Aurora di tumpukan buku yang di kumpulkan di depan
"eumm bapak... Buku saya..."
"buku Aurora ada di saya pak"ucap Reymond yang memotong ucapan Aurora
"lalu kemana buku kamu?"tanya guru itu lagi
"buku saya ketinggalan di rumah pak, makanya saya mau pinjam buku Aurora buat nyalin tugas nya"jelas Reymond
"Bapak tidak mau menerima alasan, cepat kemari kumpulkan buku Aurora, dan kamu ikut berdiri dengan ke-lima siswa itu"ucap bapak guru sembari menunjuk ke arah Siswa siswi yang tengah berdiri di samping pintu masuk kelas
"baik pak"jawab Reymond yang menurut dan langsung mengumpulkan buku tanpa sampul itu, lalu ikut bergabung dengan siswa siswi itu
"cih, dasar pahlawan kesiangan"gumam Victorya yang menatap geli ke arah Reymond yang memilih untuk di hukum untuk menyelamatkan Aurora
...----------------...
Istirahat untuk makan siang pun kini tiba, karena sudah merasa sangat lapar akhirnya Victorya memilih untuk segera ke kantin dan memesan makanan yang di inginkan nya
Setelah pesanan nya selesai, Victorya pun bergegas untuk mencari tempat duduk, dan ia malah melihat tempat duduk Kakak nya itu yang masih lumayan kosong, karena hanya di isi oleh Kakak nya, Aurora, dan juga Yanti
"itu dia"ucap Victorya senang lalu ia berjalan menuju ke bangku tersebut
"ngapain Lo ke sini?"tanya Yanti dengan nada ketus nya
"lah ngapain Lo ngurusin? jelas gue mau duduk sama kakak gue lah, mau apa lagi emang?"jawab Victorya tak kalah judes nya
"ngaku aja, Lo pasti mau gangguin Aurora kan? Ngaku Lo"ucap Yanti saat melihat Victorya yang asik me makan bakso nya
"udah Yan, jangan cari ribut"ucap Aurora yang menengahi
"tapi Aurora, dia itu tadi pagi aja udah gangguin kamu sampe nangis! Pasti sekarang dia mau gangguin kamu lagi!"tuduh Yanti yang membuat Aurora langsung menengang saat Andreas langsung menatap tajam ke arah Victorya
"bener?"tanya Andreas kepada Aurora yang langsung terdiam
"Lo ngapain lagi?"tanya Andreas yang langsung menjauhkam mangkok bakso milik Victorya dari jangkauan perempuan itu
"Lo dengerin gue ga sih Vi?!"tanya Andreas sedikit keras
"nanti, gue laper pengen makan",jawab Victorya yang kembali mengambil mangkok nya
BRAK
Pyarr
"setelah Lo bikin Aurora nangis, Lo masih bisa makan dengan tenang?!"tanya Andreas menggebu saat berhasil menggebrak meja hingga mangkok Bakso milik Victorya tumpah dan tak menyisakan apa apa
"Kalo orang ngomong itu di dengerin! Jangan malah pentingin makan-"
BRAK
"KALO ADA ORANG MAKAN ITU DI HARGAI! JANGAN ASAL JEPLAK TANGAN LO BUANG MAKANAN MILIK ORANG!"teriak Victorya setelah menggebrak meja
"LO GA AKAN TAU RASANYA BETAPA BERHARGANYA MAKANAN DI HIDUP GUE! KARNA LO DARI KECIL UDAH BISA MAKAN ENAK TANPA HARUS SUSAH! BEDA SAMA GUE YANG BARU BISA MAKAN KALO ABIS KERJA SENDIRI! S!ALAN!"Maki Victorya menggebu, lalu setelah itu ia langsung pergi dari sana karna takut jika terus saja di sana emosi nya akan semakin meluap luap
"kakak ga papa?"tanya Aurora saat melihat kakak nya yang terlihat kaget dengan kejadian barusan
"ga papa"jawab Andreas singkat, akan tetapi matanya terus saja memperhatikan kepergian Victorya yang semakin menjauh dari sana
To Be Continued
Don't Forget to Like Komen and Vote
Jangan lupa buat like dan Vote yang sayang, like dan komen kalian itu adalah penyemangat ku untuk terus Update dengan Jumat alias jumlah kata yang lebih banyak lagi
See You di Episode selanjutnya ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments
Fitriana Muflihatul Afidah
ya Allah sedih bacanya
2024-05-20
1
🍃🦂 Nurliana 🦂🍃
Antara kasian dan kesel bacana
2024-05-08
2
istrinya kim dokja♡´・ᴗ・`♡
abang laknat kudu dipendem di tanah kyknya ni orang
2024-04-12
3