PHSK 14

Rani mengangguk saja tanpa bertanya lebih. Citara yang tadinya merasa takut akan ketahuan, kini dapat bernapas dengan lega. Akan tetapi, perjuangan untuk kabur masih belum selesai karena ia masih harus melewati para pria berpakaian serba hitam yang berjaga di depan mansion.

"Kalau begitu saya tinggal dulu ya, Nyonya." Rani sedikit membungkukkan tubuhnya sebelum undur diri.

Wanita berlesung pipi itu tersenyum lebar, menunjukkan deretan gigi putih yang dirinya miliki.

Citara menatap kepergian maid yang dekat dengannya. Setelah punggung Rani tidak lagi terlihat, kepala Citara menoleh ke arah pintu utama mansion.

Mata indah wanita itu memperhatikan gerbang kebebasannya. Ia mulai melangkahkan kaki menuju pintu. Baru dua langkah terlaksana, gerakkan Citara harus terhenti lagi karena sebuah suara yang memanggilnya.

"Mau ke mana kau?"

Spontan Citara menoleh ke belakang, tepat suara itu berasal.

"F-farah, eee ...." Citara memainkan jarinya, ia tidak tau harus menjawab apa.

Kepala wanita berlesung pipi itu menunduk ketika Farah berjalan ke arahnya sembari bersedekap dada. Gaya pongahnya mirip sekali dengan Varen si Monster Salju.

"Ck, aku bertanya padamu!" ketus Farah.

"A-anu ... mau, mau ke sana." Jari Citara menunjuk ke arah pintu keluar. Lebih tepatnya taman yang ada di mansion Varen.

"Aku pikir kau ingin kabur, kalau kau berkenan aku bisa membantumu," ucap Farah dengan mengangkat dagunya.

Mata Citara berbinar kala mendengar ucapan Farah, ia tahu jika anak sambungnya yang berjenis kelamin perempuan ini sangat tidak menyukai dirinya. Citara merasa ini adalah kesempatan emas.

"Benarkah? Emmm, Mam— maksudnya saya mau. Tolong bantu saya keluar dari sini," ucap Citara dengan wajah memohon.

Kepala gadis berusia 17 tahun itu mengangguk, ia menggerakkan jari telunjuknya. Bergerak seolah menyuruh Citara untuk mengikutinya kesuatu tempat.

Wanita berlesung pipi yang tidak sabar untuk keluar dari mansion ini segera mengikuti Farah dari belakang. Beberapa maid yang sedang berkerja menundukkan kepalanya saat Farah melewati mereka.

Sementara itu, Citara tersenyum pada maid yang berpapasan dengannya. Tiba-tiba langkah kaki Farah membawanya pada lorong yang sepi, bahkan tidak ada satu maid pun yang berlalu lalang.

"Ini adalah gudang, kau bersembunyi lah di sini sampai malam hari tiba." Farah membuka pintu gudang itu dengan kunci yang sudah ia persiapkan sebelum menemui ibu sambungnya.

"Bersembunyi di gudang sampai malam?" tanya Citara,mengulang apa yang diucapakan oleh Farah.

"Hem! Dah sana masuk! Nanti keburu ada yang lihat," ucap Farah sembari mendorong tubuh ibu sambungnya.

"E— tapi ...."

Belum sempat Citara menyelesaikan ucapannya, pintu gudang itu sudah ditutup oleh putri Varen. Terdengar suara pintu yang dikunci dari luar.

"Farah, di sini gelap. Kenapa tidak ada pencahayaan sama sekali, tolong buka pintunya," pinta wanita berlesung pipi itu dengan suara yang teramat pelan.

"Berisik! Kalau mau kabur diam aja di situ, bye!" Farah mengibaskan rambutnya, gadis berusia 17 tahun yang cantik itu meninggalkan Citara di dalam gudang dengan menyeringai.

Citara yang kini berada di dalam gudang gelap nan sunyi hanya bisa memeluk lututnya. Ia berharap agar pilihannya kali ini sudah tepat.

Wanita berlesung pipi itu memegangi perutnya yang berbunyi minta diisi, Citara yang lelah menunggu akhirnya tertidur di tengah gelapnya ruangan tempat menyimpan barang.

Tubuh Citara yang belum sepenuhnya membaik kini berada di atas lantai yang dingin dan berdebu. Wanita itu begitu nyaman dalam mimpinya hingga tidak terganggu oleh suara berisik dari luar pintu gudang.

"Kemarikan kuncinya!" sergah Varen dengan wajah mengetat.

Beberapa menit sebelumnya ....

Varen yang baru tiba di mansion setelah transaksi jual beli barang gelapnya berhasil langsung melangkah masuk ke dalam kediamannya.

Para penjaga yang berjaga di depan mansion menunduk hormat pada tuan mereka. Pria berwajah dingin itu menatap datar ke arah semua orang.

"Di mana dia? Bukankah aku sudah memberi tahumu jika dia harus menyambutku ketika aku pulang!" ucap Varen dengan nada dingin yang membuat suasana menjadi mencekam.

Rani yang berdiri di ambang pintu besar mansion hanya bisa menunduk sebelum akhirnya Varen kembali bertanya.

"Apa kalian tidak bisa bicara ha!!!" teriak Varen tiba-tiba.

Tubuh maid yang berada di pintu masuk mansion terperanjat kaget karena suara Varen yang menggema di telinga mereka. Akan tetapi suara keras itu tidak berefek kepada para penjaga yang wajahnya kaku dan datar seperti patung.

"M-maaf, Tuan. Tadi Nyonya ada, akan tetapi sekarang saya tidak dapat menemukannya di mana pun." Rani menjawab dengan gemetar, kepalanya tertunduk karena rasa takut yang melanda.

Tangan Monster Salju itu terkepal kuat, ia segera berjalan ke arah lift untuk memeriksa kamar Citara.

Wajah dingin Varen semakin terlihat seram karena mata pria itu menunjukkan api kemarahan yang membara. Saat hampir tiba di kamar Citara, tiba-tiba Farah muncul dari pintu kamarnya. Gadis itu menghampiri daddy-nya.

"Daddy," panggil Farah.

Langkah kaki Varen terhenti, ia membalik tubuhnya. Mata yang tadinya berkilat marah, kini sedikit berkurang saat berhadapan dengan putrinya.

"Apa Daddy mencari wan— mama?" tanya gadis itu pada Varen.

"Ya," sahut Varen singkat.

Farah menggerakkan tangannya, dan saat itu pula para maid yang mengikuti tuannya dari belakang pergi meninggalkan anak dan ayah tersebut.

"Tadi mama memohon-mohon pada Farah agar dibantu untuk kabur dari mansion ini. Katanya dia tidak mau terperangkap dengan pria tua dan anak seperti kami." Farah menyampaikan info yang betolak dengan fakta sebenarnya.

Tangan Varen mengepal kuat, rahangnya mengetat hebat. Wajah yang masih tampan diusianya yang menginjak kepala empat terlihat memerah.

Dalam hati Farah bersorak senang, sepertinya rencana untuk membuat ibu sambungnya semakin tidak betah akan berhasil.

"Daddy tenang saja, tadi Farah berpura-pura untuk membantu mama kabur dengan mengatakan bersembunyi di gudang sampai malam tiba." Lanjut Farah.

Kemarahan Varen yang sudah berada pada level tinggi langsung turun ke lantai paling dasar di mansionnya. Farah tidak ikut dengan daddy-nya, ia memilih kembali masuk ke dalam kamar.

Sementara itu, Varen memanggil satu maid dan satu penjaga untuk mengikutinya. Hingga sampailah Varen di depan pintu gudang. Ia yang sedang merasa marah meminta kunci gudang mansion nya dengan suara yang dingin dan keras.

Saat kunci sudah berada di tangan si Monster Salju, ia langsung membuka pintu itu. Mata Varen menangkap Citara yang tertidur di atas lantai gudang.

"Kalian kembalilah! Pastikan anak-anakku tetao berada di dalam kamar!" perintah Varen tanpa menatap ke arah maid dan juga penjaga yang berada di belakangnya.

"Baik, Tuan." Kedua orang itu meninggalkan Varen dengan segera dari pada mendapat amukan dari tuan mereka.

Kaki Varen melangkah masuk ke dalam gudang. "Bangun kau jala-ng!" Suara Monster Salju itu naik satu oktaf.

Citara terpekik kaget, ia langsung terduduk saat mendengar suara keras milik Varen. Tubuh wanita berlesung pipi itu beringsut mundur saat Varen berjongkok di depannya.

"T-tu—"

"Diam!!!" teriak Varen.

Spontan Citara menutup matanya rapat. Varen yang dirasuki dengan rasa amarah yang kini meradang langsung mendorong tubuh Citara hingga wanita itu terbaring di atas lantai.

Monster Salju itu menindih tubuh istrinya, ia dengan tidak berperasaanya mere-mas bukit kembar Citara dengan sangat kuat.

"Ahhh. T-tuan!" teriak sekaligus desa-han bercampur menjadi satu.

Tangan Varen tidak hanya melakukannya sekali, Monster Salju yang mengungkung tubuh istrinya terus mengulang gerakkan itu sampai Citara menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Apa aku setua itu?!" desis Varen. Kini tangan pria itu berpindah pada gunung yang satunya.

Bersambung ....

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa Varen akan kembali meraup keranuman tubuh Citara?😱

Terpopuler

Comments

Miyagi Mitsui

Miyagi Mitsui

benci.dengan kebodohan si Ara ni

2025-02-20

1

Nicky Nick

Nicky Nick

cari gara2 sih lu raaaa...

2024-10-26

0

Fi Fin

Fi Fin

Dasar bodoh Citara begitu gampang nya percaya sama Farah .. begitu pingin nya kabur tp ga mikir dengan cermat cuma ngandelin tekad doang

2024-09-11

0

lihat semua
Episodes
1 PHSK 1
2 PHSK 2
3 PHSK 3
4 PHSK 4
5 PHSK 5
6 PHSK 6
7 PHSK 7
8 PHSK 8
9 PHSK 9
10 PHSK 10
11 PHSK 11
12 PHSK 12
13 PHSK 13
14 PHSK 14
15 PHSK 15
16 PHSK 16
17 PHSK 17
18 PHSK 18
19 PHSK 19
20 PHSK 20
21 PHSK 21
22 PHSK 22
23 PHSK 23
24 PHSK 24
25 PHSK 25
26 PHSK 26
27 PHSK 27
28 PHSK 28
29 PHSK 29
30 PHSK 30
31 PHSK 31
32 PHSK 32
33 PHSK 33
34 PHSK 34
35 PHSK 35
36 PHSK 36
37 PHSK 37
38 PHSK 38
39 PHSK 39
40 PHSK 40
41 PHSK 41
42 PHSK 42
43 PHSK 43
44 PHSK 44
45 PHSK 45
46 PHSK 46
47 PHSK 47
48 PHSK 48
49 PHSK 49
50 PHSK 50
51 PHSK 51
52 PHSK 52
53 PHSK 53
54 Istri Penebus Hutang Milik Duda Kejam (Author by :Roro Halus)
55 PHSK 54
56 PHSK 55
57 PHSK 56
58 PHSK 57
59 PHSK 58
60 PHSK 59
61 PHSK 60
62 PHSK 61
63 PHSK 62
64 PHSK 63
65 PHSK 64
66 PHSK 65
67 PHSK 66
68 PHSK 67
69 PHSK 68
70 PHSK 69
71 PHSK 70
72 PHSK 71
73 PHSK 72
74 PHSK 73
75 PHSK 74
76 PHSK 75
77 PHSK 76
78 PHSK 77
79 PHSK 78 (Kepergian)
80 PHSK 79 (Tamat!)
81 PHSK 80 (Kunci)
82 PHSK VISUAL
83 PHSK 81 (Berlumur Darah)
84 PHSK 82 (Harapan Semu?)
85 PHSK 83 (Siksaan)
86 PHSK 84
87 PHSK 85 (Membawamu Kembali)
88 PHSK 86 (Kematian di Depan Mata?)
89 PHSK 87 (Menyerang)
90 PHSK 88 (Bajingann!!!)
91 PHSK 89 (Pembunuh)
92 PHSK 90 (Bersedia?)
93 PHSK 91 (Hubby)
94 PHSK 92 (Ingin Membuat Bayi!)
95 PHSK 93 (Melepasmu)
96 PHSK 94 (Perubahan Sikap Monster Salju)
97 Menikah Dengan Hot Daddy (Author: Kacan)
98 PHSK 95 (Ada Apa?)
99 PHSK 96 (Beruang Kutub)
100 PHSK 97 (Apa yang Hubby Sembunyikan?)
101 PHSK 98 (Kedatangan)
102 PHSK 99 (Ahrggg!)
103 PHSK 100 (Benarkah Dia Suamiku?)
104 PHSK 101 (Let's Make Baby Monster)
105 PHSK 102 (Kebahagiaan Citara)
106 PHSK 103 (You Make Me Crazy)
107 PHSK 104 (Kecanduan)
108 PHSK 105 (Mandi)
109 PHSK 106 (Kekhawatiran yang Berlebihan)
110 PHSK 107 (Peringatan Varen)
111 PHSK 108 (Dia Tetaplah Seorang Monster)
112 PHSK 109 (Berada Dalam Pangkuan Suami)
113 PHSK 110 (TAMAT)
114 Bab Bonus (Iblis Kecil)
115 Bab Bonus (Kebahagiaan)
116 Bab Bonus (Akhir Bahagia)
Episodes

Updated 116 Episodes

1
PHSK 1
2
PHSK 2
3
PHSK 3
4
PHSK 4
5
PHSK 5
6
PHSK 6
7
PHSK 7
8
PHSK 8
9
PHSK 9
10
PHSK 10
11
PHSK 11
12
PHSK 12
13
PHSK 13
14
PHSK 14
15
PHSK 15
16
PHSK 16
17
PHSK 17
18
PHSK 18
19
PHSK 19
20
PHSK 20
21
PHSK 21
22
PHSK 22
23
PHSK 23
24
PHSK 24
25
PHSK 25
26
PHSK 26
27
PHSK 27
28
PHSK 28
29
PHSK 29
30
PHSK 30
31
PHSK 31
32
PHSK 32
33
PHSK 33
34
PHSK 34
35
PHSK 35
36
PHSK 36
37
PHSK 37
38
PHSK 38
39
PHSK 39
40
PHSK 40
41
PHSK 41
42
PHSK 42
43
PHSK 43
44
PHSK 44
45
PHSK 45
46
PHSK 46
47
PHSK 47
48
PHSK 48
49
PHSK 49
50
PHSK 50
51
PHSK 51
52
PHSK 52
53
PHSK 53
54
Istri Penebus Hutang Milik Duda Kejam (Author by :Roro Halus)
55
PHSK 54
56
PHSK 55
57
PHSK 56
58
PHSK 57
59
PHSK 58
60
PHSK 59
61
PHSK 60
62
PHSK 61
63
PHSK 62
64
PHSK 63
65
PHSK 64
66
PHSK 65
67
PHSK 66
68
PHSK 67
69
PHSK 68
70
PHSK 69
71
PHSK 70
72
PHSK 71
73
PHSK 72
74
PHSK 73
75
PHSK 74
76
PHSK 75
77
PHSK 76
78
PHSK 77
79
PHSK 78 (Kepergian)
80
PHSK 79 (Tamat!)
81
PHSK 80 (Kunci)
82
PHSK VISUAL
83
PHSK 81 (Berlumur Darah)
84
PHSK 82 (Harapan Semu?)
85
PHSK 83 (Siksaan)
86
PHSK 84
87
PHSK 85 (Membawamu Kembali)
88
PHSK 86 (Kematian di Depan Mata?)
89
PHSK 87 (Menyerang)
90
PHSK 88 (Bajingann!!!)
91
PHSK 89 (Pembunuh)
92
PHSK 90 (Bersedia?)
93
PHSK 91 (Hubby)
94
PHSK 92 (Ingin Membuat Bayi!)
95
PHSK 93 (Melepasmu)
96
PHSK 94 (Perubahan Sikap Monster Salju)
97
Menikah Dengan Hot Daddy (Author: Kacan)
98
PHSK 95 (Ada Apa?)
99
PHSK 96 (Beruang Kutub)
100
PHSK 97 (Apa yang Hubby Sembunyikan?)
101
PHSK 98 (Kedatangan)
102
PHSK 99 (Ahrggg!)
103
PHSK 100 (Benarkah Dia Suamiku?)
104
PHSK 101 (Let's Make Baby Monster)
105
PHSK 102 (Kebahagiaan Citara)
106
PHSK 103 (You Make Me Crazy)
107
PHSK 104 (Kecanduan)
108
PHSK 105 (Mandi)
109
PHSK 106 (Kekhawatiran yang Berlebihan)
110
PHSK 107 (Peringatan Varen)
111
PHSK 108 (Dia Tetaplah Seorang Monster)
112
PHSK 109 (Berada Dalam Pangkuan Suami)
113
PHSK 110 (TAMAT)
114
Bab Bonus (Iblis Kecil)
115
Bab Bonus (Kebahagiaan)
116
Bab Bonus (Akhir Bahagia)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!