Bab 014

“Kamu bisa ‘kan membawa Lio pulang?” tanya Bara pada Liam, dimana asisten pribadinya itu sedang membopong Lio sambil duduk di bangku kemudi.

Liam menghela nafas berulang kali. Ingin rasanya menolak dan mengatakan tidak. Namun, tidak dia lakukan. Liam sangat tahu apa maksud ucapan Bara yang meminta dirinya untuk membawa Lio pulang seorang diri.

“Kenapa diam? Ada masalah, hum?” tanya Bara lagi, kesal tak mendapat jawaban dari Liam.

“Biarkan saja Lio ikut bersama kita. Lagipula dia tidak pernah merepotkan. Dia penurut dan–”

“Diam!” sentak Bara melirik tajam ke arah Krystal. “Aku tidak menanyakan pendapatmu tentang hal ini. Masuklah lebih dulu. Aku akan menyusul nanti,” tegasnya meminta Krystal untuk masuk ke dalam butik yang langganan Anaya.

“Tidak bisa, Kak. Aku yang mengantar Lio ke rumah sakit jadi aku juga yang harus mengantarnya pulang. Bagaimana kalau Lio mencari ku,” ucap Krystal hendak masuk ke dalam mobil, tapi ditahan oleh Bara.

“Atau kamu mau aku mengubungi papa dan mama sekarang juga? Dan menceritakan pada mereka kalau putrinya ini selingkuh setelah dua hari menikah?” ancam Bara merogoh ponselnya dan siap menelpon Noah.

Krystal berdecak kesal dengan kedua tangan terkepal. Dia lalu berbalik dan berjalan menuju ke butik. Di sana sudah ada dua orang yang menunggunya.

Setelah Krystal masuk Bara kembali bicara pada Liam. “Bilang pada mereka, aku akan pulang terlambat. Satu lagi, urus soal keributan yang terjadi di cafe tadi. Bungkam awak media. Jangan sampai ada berita aneh-aneh yang menjelek-jelekkan istriku. Jika itu terjadi, hancurkan mereka!” titahnya tegas.

Liam menelan ludahnya dengan susah payah. Untuk pertama kalinya, Bara meminta dirinya membungkam media. Padahal biasanya, pria itu sama sekali tidak peduli dengan pemberitaan mengenai dirinya.

“Mengerti, Liam?”

“Ya, Tuan. Saya mengerti.”

“Bagus.” Bara menepuk pundak Liam. Tatapannya kini tertuju pada Lio yang sedang tertidur lelap. Lalu tanpa mengatakan apapun, Bara menyusul Krystal yang sudah ada di butik.

“Kasian sekali tuan muda. Padahal dia sangat tampan dan menggemaskan. Kenapa ayahnya malah bersikap dingin begitu,” gumam Liam melajukan mobilnya menuju ke rumah utama.

*

*

Hampir satu jam lamanya, Krystal dibuat kesal dengan tingkah Bara yang amat sangat menyebalkan. Ini adalah gaun ke sepuluh yang sudah dia coba dan Bara memintanya untuk mencoba gaun yang lain.

“Bagaimana dengan gaun ini?” tanya Krystal.

“Tidak! Sangat jelek dan tidak cocok kamu pakai.”

“Tapi–”

“Aku bilang tidak cocok ya tidak! Cepat ganti sana!”

Krystal menjejakkan kakinya berulang kali di lantai. Lalu masuk ke ruang ganti. Sungguh, rasanya dia ingin sekali menjerit dan menjambak rambut Bara.

“Dasar sinting! Gaun ini begitu berat dan sesak. Dia bahkan mengucapkan kalimat tidak cocok tanpa melihat gaun yang kupakai. Sebenarnya apa yang dia mau, sih.”

Krystal menggerutu sambil melepaskan zipper bagian belakangnya dengan sedikit kesusahan. Dan berakhir dengan punggungnya yang terluka.

“Argh... apes sekali nasibku.” Dia meringis, menggigit bibir bawahnya sendiri menahan sakit.

Hingga tiba-tiba saja sebuah tangan menyentuh punggungnya dan membantu Krystal menurunkan zipper itu.

“Kenapa tidak dari tadi membantuku. Lihat, kamu membuat punggungku terluka. Mau dipotong gajimu?” Krystal bicara dengan wajah menunduk tanpa tahu siapa yang saat ini ada di belakangnya.

“Seharusnya kamu memanggilku. Jangan diam saja.” suara berat terdengar, membuat seluruh tubuh Krystal meremang seketika. Apalagi aroma parfum woody yang sangat dia kenali.

Krystal hendak berbalik, namun ditahan oleh pria itu.

“Mau berdandan secantik apapun, bahkan jika kamu telan-jang di hadapanku sekalipun, aku tidak akan pernah tertarik pada tubuh yang sudah disentuh banyak pria ini,” ucap Bara dingin. Menurunkan zipper nya kebawah hingga batas pinggang.

Krystal bisa melihat itu di pantulan cermin, raut datar Bara saat dia mengucapkannya bahkan menatapnya penuh dengan kebencian.

“Apa salahku, kenapa kamu selalu selalu bersikap seakan-akan aku ini wanita gampangan,” Krystal meremas ujung gaunnya, menahan air mata yang sudah menggenang.

“Salahmu karena kamu mau menandatangani berkas pernikahan itu dan menikah denganku. Karena sampai kapanpun, kamu tidak akan pernah menjadi nyonya Alfredo! Camkan itu!”

Bara menegakkan tubuhnya dan merapikan jasnya, lalu meninggalkan Krystal seorang diri.

Bertepatan dengan keluarnya Bara, butiran bening yang sejak tadi Krystal tahan lolos begitu saja membasahi pipinya.

“Tahan, Krys! Air matamu terlalu berharga untuk pria seperti Bara!”

Terpopuler

Comments

☠⏤͟͟͞R🎯™𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖❦︎ᵍᵇ𝐙⃝🦜

☠⏤͟͟͞R🎯™𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖❦︎ᵍᵇ𝐙⃝🦜

Kasian bener nasibmu cryis

2024-06-27

0

Rull

Rull

hadehh,baru bab segini kok aku mau nyerah ya,ceritanya bagus thor andai si kristalnya gak lembek² amat,buat sikristal dihargai dikitlah,lah ini kok bisa sibaranya semenan²,pokoknya gitu thor,yg jelas cerita nya ngebosanis,padahal baru bab 14 tp gw udah males baca

2024-05-21

5

Bzaa

Bzaa

si bara.... ku sumpahin bucin kamu sama kriystal

2024-04-26

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 001
2 Bab 002
3 Bab 003
4 Bab 004
5 Bab 005
6 Bab 006
7 Bab 007
8 Bab 008
9 Bab 009
10 Bab 010
11 Bab 011
12 Bab 012
13 Bab 013
14 Bab 014
15 Bab 015
16 Bab 016
17 Bab 017
18 Bab 018
19 Bab 019
20 Bab 020
21 Bab 021
22 Bab 022
23 Bab 023
24 Bab 024
25 Bab 025
26 Bab 026
27 Bab 027
28 Bab 028
29 Bab 029
30 Bab 030
31 Bab 031
32 Bab 032
33 Bab 033
34 Bab 034
35 Bab 035
36 Bab 036
37 Bab 037
38 Bab 038
39 Bab 039
40 Bab 040
41 Bab 041
42 Bab 042
43 Bab 043
44 Bab 044
45 Bab 045
46 Bab 046
47 Bab 047
48 Bab 048
49 Bab 049
50 Bab 050
51 Bab 051
52 Bab 052
53 Bab. 053
54 Bab. 054
55 Bab. 055
56 Promo Novel Baru "Istri Kecilku Yang Nakal"
57 Bab. 057
58 Bab. 058
59 Bab. 059
60 Bab. 060
61 Bab. 061
62 Bab. 062
63 Bab. 063
64 Bab. 064
65 Bab. 065
66 Bab. 066
67 Bab. 067
68 Bab. 068
69 Bab. 069
70 Bab. 70
71 Bab. 71
72 Bab. 072
73 Bab. 73
74 Bab. 074
75 Bab. 075
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Promo Novel Baru “My Teacher Husband”
84 SENTUH AKU, OM! — Bab 4
85 SENTUH AKU, OM! — Bab 5
86 SENTUH AKU, OM! — Bab 6
87 SENTUH AKU, OM! — Bab 7
88 SENTUH AKU, OM! — Bab 8
89 SENTUH AKU, OM! — Bab 9
90 SENTUH AKU, OM! — Bab 10
91 SENTUH AKU, OM! — Bab 11
92 SENTUH AKU, OM! — Bab 12
93 SENTUH AKU, OM! — Bab 13
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Bab 001
2
Bab 002
3
Bab 003
4
Bab 004
5
Bab 005
6
Bab 006
7
Bab 007
8
Bab 008
9
Bab 009
10
Bab 010
11
Bab 011
12
Bab 012
13
Bab 013
14
Bab 014
15
Bab 015
16
Bab 016
17
Bab 017
18
Bab 018
19
Bab 019
20
Bab 020
21
Bab 021
22
Bab 022
23
Bab 023
24
Bab 024
25
Bab 025
26
Bab 026
27
Bab 027
28
Bab 028
29
Bab 029
30
Bab 030
31
Bab 031
32
Bab 032
33
Bab 033
34
Bab 034
35
Bab 035
36
Bab 036
37
Bab 037
38
Bab 038
39
Bab 039
40
Bab 040
41
Bab 041
42
Bab 042
43
Bab 043
44
Bab 044
45
Bab 045
46
Bab 046
47
Bab 047
48
Bab 048
49
Bab 049
50
Bab 050
51
Bab 051
52
Bab 052
53
Bab. 053
54
Bab. 054
55
Bab. 055
56
Promo Novel Baru "Istri Kecilku Yang Nakal"
57
Bab. 057
58
Bab. 058
59
Bab. 059
60
Bab. 060
61
Bab. 061
62
Bab. 062
63
Bab. 063
64
Bab. 064
65
Bab. 065
66
Bab. 066
67
Bab. 067
68
Bab. 068
69
Bab. 069
70
Bab. 70
71
Bab. 71
72
Bab. 072
73
Bab. 73
74
Bab. 074
75
Bab. 075
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Promo Novel Baru “My Teacher Husband”
84
SENTUH AKU, OM! — Bab 4
85
SENTUH AKU, OM! — Bab 5
86
SENTUH AKU, OM! — Bab 6
87
SENTUH AKU, OM! — Bab 7
88
SENTUH AKU, OM! — Bab 8
89
SENTUH AKU, OM! — Bab 9
90
SENTUH AKU, OM! — Bab 10
91
SENTUH AKU, OM! — Bab 11
92
SENTUH AKU, OM! — Bab 12
93
SENTUH AKU, OM! — Bab 13

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!