Bab 3 Bertemu Dengannya Lagi!

Malam ini, Ella akan menginap di rumahku. Katanya ia masih belum puas melepas kerinduan pada sahabatnya yaitu aku. Yang hampir empat tahun berpisah.

Ella juga mengatakan banyak hal yang tidak bisa ia sampaikan padaku lewat pesan ataupun telepon saat aku di Kota S, jadi sekarang ia ingin mengeluarkan semuanya padaku.

Setelah makan bersama tadi. Ella meminta izin pada keluargaku dia bilang ingin menginap semalam di rumah kami.

Tentu saja Ayah dan Ibuku menyetujuinya, karena bukan satu, dua, kali Ella bermalam dirumah kami. Apalagi besok hari Sabtu sekolah libur. Jadi, Ella pasti akan membuatku terjaga semalaman mendengarkan ceritanya.

...~~~...

Di dalam kamar, Aku sedang menunggu Ella yang berganti pakaian di kamar mandi sambil mengerjakan tugas sekolahku.

Untuk semalam aku meminjamkan pakaianku pada Ella, sebab dia memutuskan untuk menginap dirumahku tanpa persiapan.

Aku juga sudah terbiasa dengan sikap Ella yang selalu spontan tanpa rencana itu. Untung saja ukuran badan kami tidak jauh berbeda hanya saja Ella lebih tinggi sedikit dariku.

Beberapa saat kemudian. Ella keluar dari kamar mandi setelah berganti pakaian.

"Na, jadi gimana tanggapan kamu soal yang tadi?" Tanya Ella segera dan duduk di pinggiran tempat tidurku, hal itu dapat kulihat dari pantulan cermin yang ada di meja belajarku.

"Soal apa? La." Jawabku kurang fokus karena sedang mengerjakan tugas sekolah yang aku lewatkan.

"Itu loh ... soal Reno, gimana tanggapan kamu?"

"Hmm... aku gak tau, La. Untuk sekarang mungkin di bilang aku tidak tertarik? Karena aku mau fokus sekolah dulu, La!" Jelasku pada Ella.

"Kamu kan tau sendiri, aku itu siswa pindahan di sekolah kita. Awal semester satu di kelas tiga. Baru juga sekolah beberapa pekan, belum cukup sebulan. Jadi harus fokus dulu mengejar pelajaran yang dilewatkan, kan?" Lanjutku pada Ella yang dengan santainya telah berbaring di tempat tidurku.

"Iya juga sih Na, tapi kan kasian anak orang kalau dicuekin terus. Bisa sakit hati nantinya!"

"Yah... itu urusan dia." Ucapku.

"Katanya tadi mau cerita tentang empat tahun belakangan ini. Kenapa jadinya bahas Reno itu sih, La?"

Ella tidak menanggapi perkataanku. Yang terlihat sekarang dari pantulan cermin di meja belajar adalah Ella sedang sibuk dengan ponselnya.

Tidak perlu di tebak lagi dengan yakin aku bisa bilang dia sedang membalas pesan dari Angga kekasih tersayang itu!

Karena melihat Ella sibuk sendiri dengan ponselnya. Aku pun melanjutkan mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bu Hanin Wali kelasku. Yang kata Bu Hanin tugas ini dari masing-masing guru pelajaran yang aku lewatkan, sebelum masuk sekolah.

Setelah keheningan beberapa saat di dalam kamar, terdengar Ella memanggilku.

"Na! Nana! Raina!" Panggil Ella berulang padaku sambil meninggikan suaranya.

"Iya La, kenapa?"

"Jangan kerjaan tugas sekolah lagi! Nanti aku pinjamkan buku catatanku. Sekarang kamu temani aku tidur di sini." Kata Ella yang menyuruhku berhenti mengerjakan tugas.

Sebenarnya aku memang sudah ingin berhenti karena waktu juga sudah semakin larut. Kulihat sudah pukul sembilan malam lewat dua puluh lima menit.

Tapi... karena yang ku kerjakan sekarang adalah tugas pelajaran Matematika yang aku sukai, rasanya aku tidak bisa berhenti, jika tidak menyelesaikannya!

"Bentar lagi, La!."

"Memangnya tugas dari pelajaran mana lagi yang belum selesai?" Tanya Ella

"Matematika." Jawabku santai

"Hmm... Kalau gitu kamu selesaikan dulu deh. Kalau pelajaran Kramat itu, aku tidak bisa bantu. Hehehe." Ucap Ella sambil tertawa canggung.

Ella memang Lemah di pelajaran Matematika tapi dia berbakat dalam pelajaran Bahasa inggris.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam lewat sepuluh menit.

Hampir Empat jam lamanya waktu yang ku perlukan untuk mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh Bu Hanin untukku.

Ella telah tertidur. Untung saja tebakanku di awal yang mengatakan Ella akan membuatku terjaga semalaman tidak terjadi.

Akan tetapi sebaliknya aku terjaga sendiri karena tugas dari sekolah. Segera saja aku membereskan meja belajarku. Dan ikut merebahkan tubuhku di samping Ella yang jiwanya telah ada di dunia mimpi itu.

...~~~...

Hari ini sekolah libur. Seharusnya tidak ada yang akan melarangku untuk bangun lebih siang. Akan tetapi aku merasa ada yang menggangguku dari mimpi indah ku.

"Na! Nana! Raina! Bangun sudah pagi, kamu tidak mau pergi menukar tiket Konser sekaligus Fanmeetingnya BTS. Katanya hari ini terakhir, kan? besok acaranya sudah selesai."  Kudengar perkataan seseorang itu. Yang langsung saja membuat membuka mata.

Benar juga besok adalah Konser sekaligus Fanmeeting hari terakhir BTS, dan hari ini adalah kesempatan terakhir bagiku menukarkan tiket.

Seharusnya aku bisa menukarnya besok di hari-H nya. Akan tetapi itu akan terlalu merepotkan bagiku. Mengapa bukan kemarin? Aku masih sekolah dan jarak ke lokasi penukaran tiket termasuk cukup jauh dari sekolah. perlu sekitar dua jam perjalanan dengan menggunakan taksi online, itu sudah termasuk jika jalan macet.

Dan kemarin kami pulang sekolah cukup sore, karena pertandingan basket itu. Takutnya kalau pergi kemarin sampai disana tempat penukarannya sudah tutup.

Jadi, hari ini adalah kesempatan terakhir bagiku untuk menukar tiket online menjadi tiket fisik yang telah dibelikan kakak untukku. Kakak membeli tiket untuk hari terakhir acara BTS karena itu bertepatan dengan hari libur sekolahku.

Segera saja aku langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah melihat orang yang membangunkan ku tadi adalah Ella.

Setelah selesai. Aku melihat jam dinding di dalam kamarku. Pukul enam pagi lewat sepuluh menit. Masih ada waktu pikirku, jika dari sekolah memerlukan tiga jam kesana.

Tapi jika dari rumahku hanya perlu sekitar dua jam menggunakan taksi online.

"Na, tadi malam kamu tidur jam berapa?" Tanya Ella. Karena dia memang tidur lebih awal dariku.

"Hmm... Sekitar jam sebelas malam lewat?" Jawabku yang melupakan jam berapa sebenarnya aku tertidur yang kuingat hanya pukul sebelas malam aku selesai mengerjakan tugas.

"Ha! Ternyata aku bangunin kamu terlalu cepat, ya?" Ucap Ella kaget karena aku tidur belum cukup lama.

"Maaf." Lanjut Ella sambil meminta maaf padaku.

"Tidak masalah. Justru aku mau bilang terimakasih . Kalau bukan kamu yang bangunin bisa telat aku, buat menukar tiket. Nantinya aku tidak bisa ikut lagi." Kataku pada Ella yang membuat raut wajah jadi lebih baik.

"Jadi, terimakasih ya! Sahabatku Ella." Ucapku sambil merapikan pakaian yang ku kenakan.

...~~~...

Rencananya tadi setelah pamit pada ayah dan ibuku. Aku dan Ella akan berangkat bersama ke tempat penukaran tiket.

Akan tetapi Ella menerima telepon dari ibunya. Yang kudengar dari percakapan Ella dan Bunda Dinda akan ada orang yang datang bertamu di rumah Ella.

Jadi, sekarang aku sendirian berangkat ke sana.

Setelah perjalanan yang cukup lama. Akhirnya aku tiba di tempat penukaran tiket.

Disana telah ramai oleh orang-orang yang sepertinya juga ingin menukarkan tiket mereka. Sebagian kulihat adalah ARMY yang semuran denganku, baik itu laki-laki maupun perempuan, tapi banyak juga yang terlihat lebih tua dariku itu terlihat dengan banyaknya anak kecil disana.

Aku segera saja berbaris di konter penukaran sesuai dengan jalur tiket yang di belikan kakak ku. Jalur VIP, tidak terlalu banyak orang yang mengantri di jalurku, tidak seperti untuk jalur lainnya.

Mungkin saja sebagaian ARMY yang lain sudah menukarnya kemarin. Setelah selesai menukar tiket, aku tidak langsung pulang ke rumah akan tetapi aku sedikit berjalan-jalan di sekitar lokasi, yang sudah banyak kios-kios yang di dirikan oleh orang-orang. Banyak yang menjual barang-barang BTS yang membuatku tertarik.

Ada juga berbagai tempat Foto yang bertemakan BTS ARMY. Karena tertarik aku melihat-lihat dan membeli cukup banyak aksesoris-aksesoris yang bersangkutan dengan BTS. Dan tak lupa juga aku berfoto di tempat-tempat yang telah disediakan ada disana.

Pukul dua siang, aku mulai mencari makanan karena perutku sudah berbunyi sejak tadi. Setelah memesan makanan di salah satu kios disana. Aku duduk dengan tenang di kursi sambil menunggu makanan yang pesananku selesai di buat. Tak lama kemudian pesanan ku telah selesai. Aku berdiri untuk mengambil makananku.

Dari belakang aku merasa ada seseorang yang memanggilku.

"Hei! Ratu es!" Panggil orang itu.

Yah... Aku tidak langsung berbalik soalnya aku itu punya nama Raina Puteri Permatasari! Bukan Ratu es!.

Setelah berbalik, bukan untuk melihat dari mana suara orang itu. Akan tetapi aku berbalik untuk kembali ke meja makanku.

Tapi... tanpa sengaja aku melihat sosok yang cukup ku kenali. Dia... ternyata orang itu! Orang yang kemarin mengenalkan dirinya sebagai Reno.

Yah... dia Reno, aku cukup terkejut melihatnya ada disini. Apa dia juga ARMY? Pikirku.

Aku tetap saja berjalan menuju meja makanku tadi. Tanpa memedulikan Reno yang mengikutiku dari belakang.

Aku duduk dengan makananku di meja. Reno juga mengikutiku dengan duduk di hadapanku tanpa meminta ijin terlebih dahulu dariku! Yang membuat kesal padanya.

Kenapa juga dia duduk di depanku, sedangkan banyak kursi kosong disana.

Saat sedang menyantap makananku. Reno bertanya padaku.

"Hei, kamu ARMY?"

"Aku punya nama!" Jawabku dengan nada dingin.

"Maaf, soalnya bingung mau manggil apa. Ratu Es? Anak IPA 1? Kan kemarin belum kenalan." kata Reno dengan mimik wajah menyebalkan.

"Huft... Aku Raina Puteri Permatasari. Panggil Raina aja." Ucapku sambil menghela nafas.

"Boleh, tidak ... panggil Nana supaya terdengar akrab gitu." Ucap Reno lagi.

"Gak!" Kataku tegas.

"Yaudah, Raina, kamu ARMY?"

"Iya, kenapa? Ada masalah?

"Gak ada masalah, sih. Cuma mau tanya lagi kamu bakal nonton hari ini atau besok?"

"Besok." Jawabku singkat.

"Hmm... gitu ya."

"Gimana kalau nonton sekarang, aku punya dua tiket untuk hari ini, kita bisa nonton bareng, bagaimana?" Lanjut nya sambil mengajak ku nonton bersama.

Cukup lama aku berpikir soalnya jika aku nonton sekarang... aku belum minta ijin sama keluargaku.

Tapi aku juga pengennya nonton secepatnya sih. Setelah memikirkan cukup lama aku menyetujui Reno untuk nonton sekarang.

Tiket yang ku punya hanya untuk besok. Tapi jika ada yang menawarkan untuk hari ini kenapa tidak? Pikirku. Jadinya kan bisa nonton dua kali dan ikut Fanmeetingnya sekaligus, tidak rugi kan? Malahan untung!

"Baik. Tapi aku nelpon dulu mau ijin." Ucapku pada Reno.

Reno hanya menganggukkan kepalanya.

Setelah menyelesaikan makananku, awalnya aku akan pulang. Tapi Reno memberikan salah satu tikenya padaku agar bisa nonton hari ini juga. Jadi, aku akan pulang setelah nonton konser hari ini.

Aku langsung menelepon Ibuku dan memberitahunya soal aku akan pulang setelah nonton konser hari ini.

"Hallo, kenapa?" Terdengar suara Ibuku di seberang sana.

"Ma, aku mau nonton hari ini, ya?" Ucapku langsung.

"Loh, bukannya tiket yang beli Kak Reza, untuk kamu itu buat besok?" Kata ibuku bingung.

"Iya, tapi ada teman yang punya tiket hari ini. Dan dia ajak aku, Ma. Jadi, boleh ya?" Jelas ku

"Lalu, pulangnya?"

"Biar aku yang antar pulang." Reno memberikan tanda disamping ku.

"Katanya teman aku yang akan antar pulang Ma."

"Baiklah, hati-hati ya. Kalau selesai langsung pulang Jangan kemana-mana lagi." Ucap Ibuku memberitahuku agar jika selesai aku tidak keluyuran.

"Siap! Mama Irenku tersayang, mwah." Kataku sambil mencium layar ponselku dihadapan Reno tanpa sadar.

Segera saja aku mematikan teleponku, karena aku sudah malu. Telah memperlihatkan sisi yang tidak pernah ku perlihatkan pada orang lain, selain orang-orang terdekaku.

Reno tiba-tiba saja mengejek ku.

"Ternyata Ratu Es sekolah kami, selain dingin punya sisi lain juga, ya."

Aku tak menanggapinya karena wajahku sekarang sudah seperti kepiting rebus saja saking malunya aku.

"Ayo, buruan jalan!" Ucapku pada Reno yang tersenyum tidak jelas di belakang.

...~~~...

Terpopuler

Comments

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

wah akhirnya pdkt pertama nih kyknya semangt reno

2023-12-16

2

ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖

ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖

benar fokus sekolah dulu. lagipula baru juga kenal kan? mana bisa langsung suka

2023-12-16

2

🍌 ᷢ ͩ🔵🍭ͪ ͩ🥜⃫⃟⃤🍁S❣️🦚⃝⃟ˢᴴ

🍌 ᷢ ͩ🔵🍭ͪ ͩ🥜⃫⃟⃤🍁S❣️🦚⃝⃟ˢᴴ

bener harus fokus sekolah dulu kalo masalah cowok belakangan saja

2023-12-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!