Bab 2 Permintaan Maaf Ella

Sesampainya aku dirumah, ponselku tiba-tiba saja berdering. Kulihat ternyata telpon dari Ella, aku mengabaikan telponnya, karena masih kesal soal yang tadi disekolah, ia dengan santainya meninggalkanku berdua dengan sih Reno itu!

Untuk mencari alasan aku bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Karena ku tahu kalau aku tak menjawab panggilan Ella ia akan datang ke rumahku.

Dan benar saja saat dikamar mandi kudengar Ibuku memanggilku katanya Ella datang.

Tapi aku tak menjawab karena aku langsung menyalakan shower di kamar mandi.

...~~~...

Aku keluar dari kamar mandi setelah selesai, dan aku terkejut melihat Ella yang telah duduk manis di atas tempat tidurku. Tapi aku tetap saja mengabaikannya dan segera mengambil pakaianku.

Hingga terdengar Ella meminta maaf.

"Na, maaf ya ...." Kata Ella dengan suara yang kecil seperti akan menangis saja.

"Bukan niat aku ninggalin kamu." Lanjut Ella.

"Angga tadi bilang, katanya Reno itu suka sama kamu. Makanya aku kasih kalian waktu berdua supaya saling kenal." Kata Ella yang membuatku berbalik melihatnya.

Apa, Reno itu menyukaiku? Tapi... aku tidak pernah berkenalan dengannya. Darimana Reno mengenalku? Pikirku bertanya-tanya.

Dan seakan-akan bisa membaca pikiranku Ella berbicara kembali.

"Kata Angga, Reno itu Cinta pandangan pertama padamu saat di ruang guru. Katanya kalian pertama kali bertemu disitu, saat kamu melapor ke sekolah untuk bertanya kapan hari pertamamu masuk ke sekolah kami."

Hmm.. ucapan Ella itu mengingatkanku, saat ayah memberitahuku bahwa ia mendapat telpon dari sekolah yang mengatakan agar aku melapor terlebih dahulu ke sekolah secepatnya, katanya agar bisa diberikan baju seragam.

Ku ingat hari itu adalah hari Senin. Saat aku pergi melapor ke sekolah. Aku tiba disekolah tepat setelah upacara bendera telah di laksanakan. Aku bertanya pada penjaga sekolah dimana ruang kepala sekolah, dan ia pun mengantarku ke sana.

Setelah dari ruang kepala sekolah, aku disuruh melapor ke ruang guru, sekaligus mencari Bu Hanin yang akan menjadi wali kelasku nanti.

Waktu itu memang banyak Siswa laki-laki yang berdiri di depan pintu guru, tapi aku yang merasa mereka tidak ada sangkut pautnya dengan urusanku sekarang hanya mengabaikan mereka.

Tapi... sebelum masuk ku dengar mereka berbisik-bisik

"Wah... kayaknya itu deh siswa pindahan yang di bicarakan di grup sekolah."

"Sepertinya memang begitu."

"Ternyata sebelum pindah, aku sudah jadi bahan pembicaraan siswa lain!" Pikirku dalam hati sambil terus melangkah ke ruang guru.

"Cantik, ya."

Hmm... Jika di bilang cantik sih aku memang agak percaya diri, tapi aku juga tidak cantik sekali, kok. Standar muka orang aja. Punya dua mata, satu hidung, punya mulut, dan Alhamdulillah masih bernafas!

"Kira-kira kelas mana yang beruntung, ya?"

"Tapi... Keliatannya dia agak dingin, kan?"

Aku sifatnya gak dingin, kok. Cuma malas ngomong aja sama orang yang tidak dikenal, serta yang tidak punya kepentingan!

"Yah... Kalau gitu panggil Ratu Es saja."

Nah, dari sini juga julukan Ratu Es di berikan padaku, yang bahkan saat itu belum resmi jadi siswa disana.

Selanjutnya, aku tak tahu apalagi yang mereka bicarakan karena aku sudah masuk ke ruang guru. Didalam sana ku dapati seorang siswa laki-laki yang sedang dimarahi oleh seorang guru.

Dan sekarang aku baru tahu bahwa siswa saat itu adalah Reno yang mengenalkan dirinya tadi sore di sekolah.

Aku tersadar dari lamunanku, mendengar Ella berkata.

"Tadi juga Angga yang minta aku buat ajak kamu nonton pertandingan basket tadi, dia bilang ada temannya yang mau berkenalan denganmu. Makanya aku maksa kamu banget, maaf ya." Jelas Ella yang sekarang kulihat matanya sudah berkaca-kaca hampir menangis.

"Iya, aku maafin."

"Tapi ... Ingat loh akhir pekan ini temani aku ke konser sekaligus Fanmeetingnya BTS, loh." Ucapku mengingatkan Ella kembali.

"Beneran, udah dimaafin?"

"Iya!" Setelah mendengar perkataanku itu Ella langsung melompat ke arah dan memelukku erat.

Aku dan Ella sejak kecil memang tak pernah saling marah dalam waktu yang lama. Mungkin karena kami sudah menganggap kami ini satu keluarga dan bukan lagi sekedar tetangga.

Ku ingat saat mau pindah ke Kota S, Ella marah padaku sampai-sampai dia tidak berbicara dengan selama tiga hari. Kurasa, waktu itu adalah dimana satu-satunya saat Aku dan Ella tidak berbicara paling lama.

Tapi pada akhirnya Ella tetap ikut dengan keluarga nya mengantar kami sekeluarga. Dan bahkan saat tinggal di kota S pun aku tak memiliki banyak teman hanya Ella saja yang tiap hari meneleponku atau mengirimkan beberapa pesan padaku.

Cukup lama Ella memelukku, sampai rasanya aku akan mati tercekik olehnya. Untung saja Ibuku mengetuk pintu kamarku yang membuat Ella segera melepas pelukannya.

Dari balik pintu kamarku, nampak sesosok wanita yang tak muda lagi, ia adalah wanita tercantik bagiku, terbaik untukku. Siapa lagi jika bukan Ibuku tersayang.

"Gimana, Kalian udah baikan?" Kata pertama yang diucapkan Ibuku.

Dari ucapannya aku tahu bahwa Ella menceritakan semuanya pada ibuku lagi!

Segera saja aku menatap Ella dengan wajah yang sedikit kesal.

Lagi-lagi dia memberi tahu orang-orang kalau kami bertengkar.

Ella hanya memperlihatkan susunan rapi giginya padaku sambil tersenyum canggung.

dan dia menjawab pertanyaan ibuku

"Iya Ma, udah baikan." Jawabnya.

Ella memang memanggil Ibuku dengan sebutan Mama, atau biasanya dia panggil Mama Iren.

Dan Aku juga memanggil Mamanya Ella dengan sebutan Bunda atau Bunda Dinda.

"Kalau gitu, ayo turun makan dulu." Kata ibuku menyuruh kami untuk turun makan bersama.

Kami berdua hanya menganggukkan kepala kami.

Setelah melihat tanggapan kami ibuku menutup pintu kamarku kembali.

...~~~...

Terpopuler

Comments

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀకꫝ 🎸🎻ଓε🅠🅛⒋ⷨ͢⚤

owalah Reno suka Raina toh pantes nemuin td

2023-12-16

1

ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖

ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖

beritanya cepat ya.. anaknya belum masuk aja udah tau yg mana orangnya

2023-12-16

1

🍌 ᷢ ͩ🔵🍭ͪ ͩ🥜⃫⃟⃤🍁S❣️🦚⃝⃟ˢᴴ

🍌 ᷢ ͩ🔵🍭ͪ ͩ🥜⃫⃟⃤🍁S❣️🦚⃝⃟ˢᴴ

ya seharusnya kamu bilang dulu lah jangan asal maksa gitu kalo sudah marah gitu kamu kan yang repot

2023-12-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!