Bab 20

Kau pikir kau siapa? Akan ku tunjukkan kehebatanku, hingga kau benar-benar sadar diri bahwa, level kita jauh berbeda, bagai langit dan bumi. Hahaha..

Aku memang baik tapi, tidak demikian soal cinta. Kalau menyangkut soal yang satu ini, kita musti sedikit picik agar bisa menang dalam perlombaan. Pikiran Hana mulai tak sehat. Ia memikirkan banyak hal untuk bisa menyingkirkan Nisa selamanya. Bila perlu, dari dunia ini sekalipun.

Di tempat lain, Nisa sudah beristirahat sejak tadi. Tiga orang Karyawan yang bertugas sudah pulang, tinggal dirinya yang masih bersantai di kamar Kekasih sekaligus boss-nya. Reza yang melihatnya bersantai dan tak seperti biasanya selalu minta diantar pulang, mendekat ke arahnya dan ingin memeluk kekasihnya itu. Tapi, diluar dugaan, ia menyingkirkan tangan Reza dan mengatakan tak ingin di ganggu.

"Kamu kenapa, Yank? Apa gara-gara kedatangan Risal tadi, ya. Kenapa jadi aneh?"

"Kamu yang aneh!"

Reza kaget mendengar nada tinggi Nisa yang tidak seperti biasanya.

"Yank, ada apa!"

Nisa menyadari ia mulai tersulut emosi, dan tiba-tiba ingat akan pesan Risal, sehingga dengan cepat ia berusaha menetralkan emosinya.

"Aku tidak kenapa-kenapa, hanya sedikit kelelahan. Tadi pembeli lumayan banyak.Bolehkah aku menginap malam ini di sini?"

"Tentu saja, Yank. Jangan bikin aku takut, dong.!"

Reza berbaring di samping Nisa, membuat kasur yang tidak seberapa besar itu hampir tak muat.

"Sepertinya enak ini kalau aku baring di atas kamu saja, biar muat kasurnya."

Kelakarnya sambil menarik Nisa semakin erat.

Saat bersamaan, Ponsel Nisa berdering. Beberapa notifikasi yang belum dibuka sejak siang, ditambah lagi yang baru masuk. Pasti banyak sekali pesan.

Ia membuka aplikasi WhatsApp dan membaca pesan masuk, ternyata itu chat dari Coki buat Mina.

"Kamu coba hubungi dia. Kalau malam ini dia tidak pulang, bisa-bisa rencana kita gagal total."

"Siap, cintaku. Aku pastikan dia pulang sebentar. Akan ku hubungi sekarang."

Begitulah pesan balasan dari Mina

Nisa tersenyum getir membaca chat mereka. Fix, aku dalam bahaya. Sepertinya Mina sudah mulai mengkhianati aku. Baik, lah. Besok aku akan keluar dari rumahmu. Keputusannya sudah mantap, tak bisa di ganggu gugat.

"Za, boleh tak, aku tinggal di sini sementara. Mina sepertinya sudah mengkhianati aku."

Mendengar pernyataan Nisa, Reza kaget bukan kepalang. Dia mengira Nisa sudah tahu sikap Mina terhadapnya beberapa hari lalu.

"Ada apa memangnya, Yank?

"Coki bekerja sama dengan Mina untuk menghancurkan hidupku."

Nisa bukannya asal menebak, tapi dia yakin hal itulah yang sedang mereka rencanakan.

Reza sangat kaget mendengar berita itu. Ia berjanji dalam hati, akan melindungi kekasihnya sampai kapanpun.

"Kalau begitu kita harus ke sana sekarang untuk mengambil kopor mu."

"Ya sudah, nanti pulangnya baru mandi. Lagian pakaian aku di sana semua."

Mobil pun melaju membawa mereka menuju rumah si pengkhianat, Mina.

Sesampainya di sana, ternyata Pintu rumah Mina terbuka lebar. Ia tampak duduk di halaman luar sambil teleponan dengan seseorang. Begitu melihat kedatangan Nisa, ia langsung memutuskan sambungan telepon.

"Eh, kamu. Ku kira sudah lupa sama jalan pulang. Mentang-mentang sama pacar, sahabat dilupakan."

Nisa tak mau menanggapi ocehan Mina. Ia berlalu begitu saja menuju kamar, dan segera mengisi semua pakaian ke dalam kopor.

Mina tentu saja tidak menyusulnya ke kamar. Ia sibuk mendekati Reza yang duduk di balik stir mobil, dan menyelinap masuk tanpa ijin.

"Za, aku kangen kamu. Jujur, aku tidak bisa tenang kalau tak lihat kamu."

Dia memasukkan tangannya ke dalam kaos oblong ketat yang dikenakan Reza, lalu meraba dada bidannya. Merasa risih dengan sikap beraninya itu,, Reza pun menarik tangan Mina.

"Jangan begitu, lah. Aku pacar sahabatmu. Masa mau kamu embat juga?"

Keras sekali kepala Mina ini. Sangat agresif kalau ada Reza. Tak peduli, dia menarik tangan kekar pria pujaannya ini dan menempelkannya pada dada mungilnya.

"Reza tak berkutik, seperti disetrum aliran listrik. Namun, dia berusaha menormalkan kembali pikirannya yang mulai panas.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!