Malika dan Arnold tiba di komplek pemakaman Pondok Sawah, mereka turun dari sepeda motor butut milik Hendri. Meski di tepi sawah dan pelosok, komplek pemakaman itu sangat terawat. Tidak ada rumput atau daun kering berserakan disana.
Arnold terus mengikuti langkah kaki istrinya hingga berhenti didepan sebuah makam yang patok kayunya telah usang. Sebuah pohon bunga melati menjadi pertanda kalau makam itu adalah milik mendiang Ibu Malika.
Malika memejamkan mata, dia mengucap beberapa bait doa dan Arnold mengikutinya. Setelah selesai, Malika membuka mata dan mulai berbicara.
"Bu, ini aku Malika. Bagaimana kabarmu? Ibu baik baik saja bukan?" Air mata Malika mulai menetes perlahan.
"Bu, aku kesini ingin mengenalkan seseorang. Dia Pak Arnold, suamiku. Tampan tidak?" Celetuk Malika. Arnold sedikit menahan senyum, dia senang meski yang diucapkan Malika bukanlah sebuah pujian secara langsung.
"Bu, namaku Arnold. Aku menantu Ibu. Aku akan berjanji menjaga Malika dan menyayanginya seumur hidupku Bu. Aku tidak akan membiarkan siapapun untuk melukai atau menyakitinya," sambung Arnold penuh dengan keyakinan.
Malika terharu, ini kali pertama ada seorang pria mengucapkan janji manis untuknya di depan makam mendiang Ibunya. Semoga saja pilihan Malika tidak salah, dan Arnold bisa menepati janjinya tadi dengan baik.
"Dibanding semua itu, aku hanya mau kamu berjanji untuk setia padaku. Aku tidak mau kamu selingkuh, apa lagi sampai memiliki istri lain," Malika bicara terus terang. Dia sama sekali tidak merasa canggung atau grogi saat mengucapkannya.
"Tenang saja, aku adalah tipe pria yang setia. Kamu bisa memegang kata kataku ini Malika Binti Hendri." Arnold menatap istrinya dengan penuh cinta dan kasih sayang.
Hari itu, Malika tau kalau Arnold menyukainya. Dari cara Arnold berbicara hingga menatapnya benar benar terasa penuh dengan cinta. Tapi sejak kapan Arnold suka padanya? Kenapa Malika tak menyadarinya? Malika bertanya tanya sendiri dalam hati.
Pulang dari makam Ibunya, Malika langsung membereskan barang bawaannya dan Jessika. Sore nanti dia harus kembali ke Ibu kota, Arnold memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan disana.
Hendri merasa sedih, rumahnya akan terasa sepi tak seperti kemarin. Baru saja dia merasa akrab dengan Jessika, anak itu sudah mau dibawa pergi lagi.
"Ayah mau tidak ikut aku ke Jakarta?" Tanya Arnold pada Ayah mertuanya.
"Tidak, Ayah lebih suka tinggal disini," tolak Hendri,"
"Tapi Ayah sendirian disini loh,"
"Tidak apa apa, aku akan mengabari kalau ada sesuatu di sini. Pergilah, hati hati dijalan. Jaga Malika dan Jessika dengan baik," pesan Hendri.
"Tentu saja aku akan menjaga mereka, mereka dua kesayanganku." Ucap Arnold malu malu.
***
Pukul 06.30 pagi, Malika dan keluarga barunya kembali ke Jakarta dengan menaiki kereta. Jessika terlihat begitu sangat bersemangat dengan perjalanan ini, sepertinya dia akan sering minta main ke kampung halaman Malika jika libur sekolah tiba.
Di dalam kereta, Jessika mengambil foto Ayah dan Ibunya secara diam diam dengan ponsel Ayahnya. Kemudian dia menjadikan foto itu wallpaper di ponsel, foto profil di sosmed dan lain sebagainya.
Baru saja dipajang sepuluh menit, ponsel Arnold ramai dengan pesan masuk. Sepertinya mereka penasaran dengan sosok wanita muda yang cantik disebelah Arnold.
"Kamu sedang bermain apa?" Tanya Arnold.
"Main game," Jessika berbohong. Dia masih ingin membuat kehebohan dengan menggunakan ponsel Ayahnya.
"Jangan lama lama main ponselnya ya, nanti matanya merah," pesan Malika.
"Oke Bu," Jessika tak canggung mengubah panggilannya pada Malika. Seketika pipi Malika memerah karena malu.
***
Tempat lain...
Rossa baru saja tiba di bandara, dia kesal pada postingan yang dibuat oleh mantan suaminya. Terlebih dia terlihat begitu sumringah dan bahagia.
Rossa baru saja di talak oleh suami keduanya, dia kembali ke negaranya untuk mencari ketenangan. Tapi rupanya ketenangan tidak ada untuknya, khususnya setelah tau mantan suaminya menikah lagi dan hidup dengan bahagia.
"Jika hidupku hancur dan menderita, kamu juga tidak boleh bahagia Arnold!" Batin Rossa.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
Femmy Femmy
bisanya mengancam mantan suami yang selingkuh kamu kok malah mau korbankan orang..perempuan mau jadi pelakor dirumah tangga mantan suaminya😡
2024-04-13
0
Femmy Femmy
ya ampun ini ibunya Jessica perempuan g beres masa'sampai 2 kali ditalak sama suami pertama dan ke dua..paling suka selingkuh🤦😡
2024-04-13
0
Firman Firman
dasar perempuan ular suruh siapa kmu selingkuh 😡
2024-04-02
0