Revan Malvino Maherza
Revan Malvino Maherza, pria tampan, sukses dan tentunya kaya raya. Siapa yang tidak kenal dengan Duda tampan ini, pengusaha sukses yang banyak di inginkan oleh pengusaha lain untuk bekerjasama dengan pria itu. Pria berusia 32 tahun ini juga di juluki hot Deddy karena Revan sudah memiliki putri yaitu Yuna Adiva Maherza.
Yuna Adiva Maherza
Yuna, putri dari Revan yang cantik dan menggemaskan ini lebih mirip ke mamanya.
Revan sendiri sudah bercerai dari mantan istrinya yang berprofesi sebagai model sekitar tiga tahun yang lalu karena mantan istrinya lebih memilih mengembangkan karir nya di Amerika sebagai model dari pada milih dirinya dan putrinya. Pada saat itu Revan tidak mengijinkan istrinya pergi ke Amerika untuk menjadi model disana. Bukan Revan tidak memperbolehkan istrinya menjadi model kembali setelah melahirkan Yuna, hanya saja Revan mengijinkan istrinya menjadi model atau artis di ibukota saja. tapi mantan istrinya itu kekeh ingin ke Amerika karena ada yang menawarinya menjadi model disana. Revan yang juga kekeh tidak mengijinkannya malah berakhir istrinya minta cerai. Revan awalnya tidak ingin bercerai, tapi istrinya tidak memperdulikannya dan mantan istrinya itu malah pergi ke Amerika tanpa pamit dulu padanya dan meninggalkan dirinya dan juga putrinya yang masih kecil. Kemudian besoknya istrinya mengirim surat cerai yang sudah di tanda tangani olehnya, ke kantor Revan. Sungguh kejam mantan istrinya itu, saat itu juga Revan mengabulkannya dan ia begitu sangat membenci mantan istrinya itu.
Tetapi sekarang Revan sudah melupakan mantan istrinya dengan ia sudah memiliki kekasih. Dan mereka sudah menjalin hubungan selama satu tahun ini.
Gladies Anjani
Gladies Anjani, wanita berusia 28 tahun ini adalah kekasih dari Revan. Gladies sendiri tidak memiliki pekerjaan, ia kerjaannya hanya shopping dan shopping saja. Bisa di bilang dia juga orang yang berada, tapi masih dibawah jauh kalau di bandingkan kekayaan yang dimiliki oleh Revan. Gladies juga wanita yang sangat manja, apa-apa harus di turuti. Gladies sangat beruntung bisa menjadi kekasih dari Revan yang begitu mencintainya. Bersama Revan apapun keinginan Gladies selalu saja di penuhi oleh Revan. Termasuk membelikan barang-barang mewah.
***
Setelah menempuh perjalanan selama hampir 17 jam akhirnya pesawat yang di naiki oleh Revan dan Dika sampai juga di ibukota. Lelah, sungguh sangat melelahkan bagi Revan. Jam sudah menunjukkan pukul satu siang.
"Revan, sayang.." teriak Gladies sembari melambaikan tangannya ke arah Revan yang sedang berjalan menuju pintu Bandara sambil menarik kopernya. Revan tersenyum menatap siapa yang memanggilnya. Revan pun mempercepat jalannya menghampiri Gladies.
"Udah lama nunggu ya?!" tanya Revan sembari memeluk Gladies sangat erat. Revan juga sangat merindukan kekasihnya.
"Gak kok, baru nunggu kamu lima menit." jawab Gladies sambil membalas pelukan dari Revan.
"Udah makan siang?!" tanya Revan dan Gladies menggelengkan kepalanya. "Ya sudah, ayo kita makan siang dulu. Aku juga udah laper banget." ajak Revan. Gladies pun langsung memeluk lengan Revan dengan manja sambil berjalan keluar Bandara. Sementara Dika berjalan di belakang mereka sambil membawa kopernya dan dua paper bag milik bosnya yang berisi mainan milik Yuna.
"Itu paper bag oleh-oleh buat aku ya?!" tanya Gladies ketika melihat Dika memasukan paper bag ke bagasi mobil.
"Bukan sayang, itu biasa mainan untuk Yuna." jawab Revan.
"Kok aku gak belikan oleh-oleh sih sayang?!" ucapnya merajuk. Revan tersenyum melihat kekasih nya merajuk.
"Aku bukannya gak mau beliin kamu. Tapi aku bingung kalau membeli barang kesukaan wanita. Entar aku transfer aja ya? Kamu beli sendiri ke mall." tambah Revan.
"Beneran sayang?!" tanya Gladies senang.
"Iya sayang.." Gladies langsung memeluk Revan.
Dika yang melihat mereka hanya geleng-geleng kepala. Ia tidak mengerti dengan bosnya itu, kenapa mudah sekali memberi uang kepada Gladies. Sebenarnya Dika juga kurang sreg dengan Gladies, menurutnya Gladies hanya mau uangnya dan memanfaatkan bosnya saja. Terlihat dari sorot mata wanita itu tidak begitu tulus mencintai bosnya. Tapi ia tidak berani mengutarakan pendapatnya pada bosnya itu. Karena bosnya begitu menyayangi Gladies.
"Bos, barangnya sudah saya masukkan ke bagasi mobil semua. Kalau gitu saya pamit pulang." ucap Dika.
"Oke Dik terimakasih. Kamu naik apa? Kalau tidak bareng saya saja sekalian kita makan siang dulu." tawar Revan.
"Tidak bos terimakasih. Saya naik taksi saja." tolak Dika langsung karena ia melihat wajah Gladies sinis padanya.
"oh begitu, baiklah." sahut Revan.
Bertepatan ada taxi yang baru datang menurunkan penumpang. Setelah itu Dika langsung masuk kedalam taksi setelah berpamitan pada bosnya.
"Ayo sayang, apalagi yang di tunggu?!" ucap Gladies sedikit kesal karena Revan sempat menawarkan tumpangan pada Dika.
"Tidak ada. Ayo kita makan siang ke tempat biasa." ajak Revan langsung. Mereka berdua pun masuk kedalam mobilnya yang di kendarai oleh Revan. Karena memang Gladies menjemput Revan menggunakan mobil lelaki itu.
"Yuna.." panggil Anin. Saat itu waktunya kakek Ray dan Yuna makan siang. Dan Anin sudah menyiapkan makan siang untuk keduanya. Soal makanan, Anin lah yang memasak. Karena itu permintaan kakek Ray sendiri. Sedangkan ada juga tiga pembantu lainnya yang hanya di suruh bersih-bersih di rumah mewah milik keluarga Maherza.
Dari ketiga pembantu itu, ada dua pembantu yang merasa iri dengan Anin, karena menurut mereka kakek Ray seperti pilih kasih. Anin begitu di istimewakan oleh kakek Ray, berbeda dengan pembantu yang lainnya.
"Princess..!" panggil Anin lagi karena tidak ada sautan dari Yuna.
Dari ruang meja makan, Anin berjalan keluar menuju kamar Yuna. "Ya ampun tidur rupanya. Pantesan di panggil gak nyaut." ucap Anin sambil tersenyum ketika melihat Yuna tertidur pulas di kasurnya. Pasti ia sangat lelah, pakaiannya sokolahnya juga belum di ganti. Hari ini Yuna agak sedikit pulang lama karena ada les bahasa inggris. Ya Revan sudah memasukkan Yuna les bahasa inggris.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Pasrah
itu pinter banget berbisnis tapi masalah cari wanita nol karna sang istri kabur dan sekarang punya pacar cm di jadikan mesin ATM nya
2024-02-01
2
Kasih Bonda
next Thor semangat
2023-11-19
1
Far~ hidayu❤️😘🇵🇸
lanjutin author bikin penasaran
2023-11-18
1