Pagi harinya yoona bangun melihat tidak ada max langsung merubah sikap berjalan ke kamar mandi disana dia melihat dirinya penuh dengan tanda stoberi
Dia menyalahkan pria itu karena buas
Membersihkan diri kemudian mengenakan pakaian yang berwarna biru keluar dari kamar turun kebawah
yoona melihat hanya ayah max yang ada disana duduk di samping ayahnya
" pagi ayah " yoona tersenyum
" apakah max menganggu mu "
" tidak ayah "
" jangan bohong kau terlihat berbeda "
" ayah aku tidak apa hanya kelelahan " yoona memaksa tersenyum lebar
Ayah max tau itu adalah senyum paksaan menghela nafas tidak bertanya karena pihak lain tidak mau mengatakan maka dia tidak akan bertanya
Tak lama max dan para sahabat bersama karin datang bersama
Melihat kedekatan max dan karin hati yoona sedikit sesak ingin menangis membuang muka mencoba tegar
Karin yang berada di samping max merasa senang karena tiba-tiba tadi pagi max mengajukan ide untuk memperbaiki hubungan tentu saja dia senang apalagi melihat yoona yang sedih dia tambah bahagia
" tuan makanan sudah siap "
" yoona sayang ayo makan " ayah max mengajak yoona makan melupakan putranya
Yoona dengan patuh mengikuti ayah max
Di meja makan yoona duduk di dekat ayah max dan di sebrangnya ada max dan karin , yoona melihat max memperhatikan dan memanjakan yoona membuat hatinya sakit
Menudukan kepala menyibukkan diri pada makanannya
Max tentu saja melihat yoona ' aku harus melakukan ini untuk kebahagiaan kita,tunggu sebentar lagi '
Setelah makanan max dan ayah max serta sahabat max pergi ke ruang keraja membahas sesuatu
mengisahkan yoona dan karin
" cih liat kan max hanya menganggap ku sebagai permainan "
yoona menudukan kepala mata sedikit bergetar
Karin tersenyum menatap rendah yoona " aku tau bahwa max tidak mungkin menyukai anak tanpa orang tua seperti mu "
Yoona menatap karin dengan mata basah ingin membantah tapi tidak bisa
" kau hanya menjadi permainan jika dia puas kau akan di tinggalkan dan itu lah yang terjadi sekarang "
Suara pintu ruang kerja kebuka karin langsung menutup mulut max melihat yoona yang menatapnya dengan kecewa tertegun
Yoona tidak peduli lagi berlari ke kamar dengan sedih
Dikamar yoona duduk menatap ke luar jendela
Nona apa yang ada lakukan sekarang
'Tentu saja memberi pelajaran pada pria yang meninggalnya walaupun itu hanya pura-pura tapi dia berani menyentuh wanita lain aku akan membalasnya '
Ya nona apalagi pria itu tidak mengatakan apa-apa tentang rencana ini
Tok tok tok
" masuk "
" nona tuan besar mengatakan kita akan berangkat ke pangkalan sekarang "
" aku mengerti "
Tuan zho berbalik keluar dari kamar yoona merasa kasihan pada yoona. yoona sibuk mengepak Barang-barangnya dengan santai hanya beberapa saja
Turun semua sudah ada karin menatap nya dengan provokasi sambil bergelayutan di lengan max
Kali ini yoona tidak menangis menatap dengan datar tidak ada senyuman atau ekpresi
Ryan sedikit khwatir " yoona mari kita bersama "
yoona mengangguk hatinya menghangat melihat ada yang perhatian padanya
Max , karin, ayah max, Jack ada di mobil depan . Dia, Ryan dan samuel di mobil kedua awalnya yoona harusnya di mobil pertama tapi dia menolak memilih bersama Ryan
Sepanjang jalan yoona menatap keluar mobil dengan linglung Ryan dan samuel merasa tidak enak melihat gadis yang biasanya tersenyum tiba-tiba berubah seperti ini bahkan saat samuel mencoba membuat yoona tertawa gadis itu hanya menatap ke luar jendela
Mobil berhenti tiba-tiba yoona menatap kedepan ada zombie yang menghalangi mobil itu mereka keluar membunuh zombie
" bagaimana keadaannya " tanya max
" tidak baik dia sering linglung dan melamun "
Max merasa tidak nyaman melirik ke arah mobil dimana yoona berada.
" biarkan untuk sementara "
Ryan hanya menghela nafas mengangguk
Semuanya mati mereka melanjutkan perjalanan ke supermarket kecil mencari perbekalan.
Karin merasa mual saat melihat wajah zombie dan muntah-muntah melihat itu max membantu memberikan air
Melihat itu yoona mencibir memutar mata masuk bersama Ryan
Didalam banyak zombie yang harus di bunuh karin menatap dengan katakukan hanya yoona berdiri diam seperti patung
Disaat semua selesai mereka mulai mengumpulkan makana, yoona berpencar dari mereka dia mengumpulkan roti,beberapa botol air kemudian kembali ke tempat awal
" ayo kita pergi sekarang "
Masuk ke mobil semua mengendarai dengan kecepatan sedang mencari beberapa toko tapi kali ini yoona tidak turun melainkan diam di mobil
Bahkan saat mereka berhenti di hotel untuk beristirahat yoona tetap tidak menunjukkan ekpresi apa-apa membuat Ryan, samuel, Jack, ayah max, max khawatir
" kalian bisa beristirahat yoona kamu di kamar itu "
Yoona mengangguk
" ayah tidak bisa kamar itu aku menginginkannya "
yoona dia tidak menjawab langsung membawa ranselnya ke kamar paling pojok
Di kamar yoona mengunci pintu tidak khawatir ada zombie karena lantai pertama sudah di bersihkan oleh mereka
Merebahkan dirinya yoona merasa lelah tidur dengan mudah tidak tau beban psikolog yang di alami max
" max mari kita juga tidur " karin tersenyum
" kau tidurlah aku akan menjaga untuk malam ini "
" tapi_ "
" aku harus menjaga takut ada zombie yang turun "
Mendengar itu karin langsung ketakutan tidak mempermasalahkan lagi
setelah gadis itu pergi max berubah suram
" max aku tidak bisa melihat yoona seperti ini "
" untuk sementara "
" ah rasanya gadis itu semakin tengelam".
Semua memiliki perasaan campur aduk
┅┅┅┅┅┅┅༻❁༺┅┅┅┅┅┅┅
Paginya sebelum semuanya bangun yoona memanfaatkan itu dengan pergi dari sana berpisah dari rombongan max
Max, Ryan, samuel, dan Jack yang sedang pergi membereskan barang tidak sadar yoona pergi
" kita akan segera berangkat " ujar ayah max
" tapi dimana yoona " Ryan tidak melihat yoona
" cih dasar pemalas " cibir karin
Max sedikit khawatir mengkode Jack dengan matanya melihat itu jack pergi mengecek menemukan pintu terbuka
Kosong.....
Jack memeriksa tapi tidak menemukan siapa pun dengan cemas dia berlari ke luar
" yoona tidak ada "
" apa? "
Max ketakutan dia tidak akan mengira gadis itu akan pergi harusnya dia tidak melakukan ini jika tau gadis itu akan kabur
Kemana dia? Sekarang banyak zombie
Disaat semua cemas dan khawatir hanya karin yang bahagia
" ayah aku akan mencari yoona "
Ayah max setuju " cepat cari dia "
" max kenapa kau mencari dia bukan kah kau mengatakan akan memperbaiki hubungan " karin cemberut tidak senang
Max menatap dengan males " ayah aku serahkan dia pada mu "
Ayah max hanya mengangguk
Max langsung berlari dengan tergesa-gesa mencari ke setiap arah dimana yoona
Sedangkan yang dicari tengah mengendari mobil pergi ke pangkalan tentu saja dia tidak sendiri tapi dia mengikuti rombongan tentara tidak sengaja bertemu di jalan bukan kah itu keberuntungan yang bagus
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments